Di Novel kali ini Aku membuat 3cerita sekaligus, Namun jangan sawah dulu ya, walaupun ada tiga Cerita di satu Novel namun cerita mereka pendek-pendek ko..
S1. Menceritakan tentang Rumah tangga yang hancur karena suaminya Ternyata selingkuh dengan adik tirinya.
S2. Menceritakan tentang Anak pertama dari Ayu dan juga Bima yang bernama Bayu harus di asingkan kesebuah Desa karena kesalahannya sendiri, namun siapa sangka Di desa itulah Bayu mendapatkan Jodohnya...
S3. Menceritakan tentang Adik Bayu yang bernama Yuma. Cerita Yuma juga tidak akan kalah seru dari cerita Ibu dan juga Kakak nya.
.
.
.
.
Yuk simak cerita mereka..... 🥰♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEJUTAN UNTUK BIMA
Jam tujuh Bima Baru Pulang Bahkan ia Juga sudah merasa Lelah karena Pekerjaan nya Hari ini sangat Melelahkan
Di Buka lah Pintu Apartemen oleh Bima, Bima melihat masih gelap Hanya ada Cahaya dari Jendela karena Gorden yang belum di tutup
" Ayu kemana, Ko lampu masih pada gelap " Gumam Bima. Bima langsung mencari Saklar Lampu dan hendak menghidupkan Lampu
Ceklek...
" Kejutan... Happy birthday honey.... Semoga Di usia mu saat Ini, Kamu semakin Dewasa Semakin makmur dan selalu di berikan Kesehatan Yang melimpah Amin.. " Kata Ayu yang langsung Mendekat ke arah Bima dengan membawa Kue yang di atasnya di kasih lilin kecil
Bima yang Mendapatkan Kejutan Langsung tersenyum Haru karena Ini adalah Pengalaman Yang pertama Untuk Bima. Bima Baru kali ini ia mendapatkan kejutan yang luar biasa seperti Ini setalah dirinya di tinggal pergi Oleh Kedua orang tua nya Dulu.
" Terimakasih Ay.. " Bima memeluk Ayu lalu mengecup Pucuk rambut Ayu..
" Jangan menangis, masa ia seorang CEO menangis " Ledek Ayu yang menghapus air mata Bima di pipinya
" Aku menangis Haru sayang, Bahkan Aku sangat Bahagia setelah kamu memberikan Aku hadiah yang spesial ini bahkan Akan aku ingat Sampai Kapan pun " Kata Bima yang kembali memeluk Ayu
Ayu tersenyum " Kalo begitu ayo tiup Lilin nya dan Jangan Lupa Berdoa dulu " kata Ayu yang langsung di balas anggukan oleh Bima
Bima langsung menutup Mata untuk Berdoa Lalu ia meniup Lilin " Terimakasih Sayang "
" Sama-sama. Kalo begitu ayo makan, kamu pasti sudah Laperkan " Ajak Ayu.
Ayu membawa Bima ke meja makan, Di sana Ada Rendang, Udang Balado, Ikan Bakar dan Jangan Lupa sambel Ijo yang di buat Ayu tadi " Wah ini makanan ke sukaan Aku semua " Seru Bima
" Kalo begitu Makan lah, Aku sengaja Membuatkan Makanan Spesial Untuk kamu malam ini " Kata Ayu
" Terimakasih ya sayang " Ayu menganggukkan kepalanya " Oh iya, Ngomong-ngomong Kamu tau dari mana jika hari ini adalah Hari Ulang tahunku? " tanya Bima
Ayu tersenyum " Sebelumnya Aku minta Maaf. Waktu itu Aku tidak sengaja menjatuhkan Dompet Milikmu dan Dompet nya terbuka jadi dengan secara tidak sengaja Aku melihat kartu Identitas mu " kata Ayu Jujur
" Oh Begitu " Jawab Bima tersenyum
" Kamu tidak marah? " tanya Ayu sambil mendongakkan kepalanya
" Kenapa mesti Marah Orang kamu adalah Calon Istriku Jadi Tidak masalah Untukku " Jawab Bima yang sedang Asik makan
Ayu tersenyum Ia pikir Bima Akan marah eh malah sebaliknya " Kalo kamu tidak menjatuhkan Dompet ku pasti Kamu tidak akan tau Kapan Aku ulang Tahun hehehe.. "
" Iya. Kalo begitu habiskan lah Makanan nya " Kata Ayu
" Siap " Jawab Bima dengan senang Hati Apa lagi ini Adalah Hari ulang Tahun nya
Makan malam Begitu Nikmat Apa lagi Bima di suguhkan dengan Makanan Kesukaan nya. Kini Bima Dan Ayu Sedang bersantai di Sofa sambil Menonton Film kesukaan Mereka
Ayu menyenderkan Kepalanya di dada Bima " Ay.. Bagai Mana Tadi soal Pengukuran nya? " tanya Bima dengan Mengelus Bahu Ayu
" Lancar. Bahkan Beliau juga sangat Sopan Aku suka "
" Benarkah? "
Ayu menganggukkan kepalanya " Iyah. Tadinya Beliau Mengajak Aku makan Malam Tapi Aku Tolak soalnya Aku sudah berniat Ingin memberikan mu kejutan Malam ini "
Bima tersenyum " Syukurlah Kalo beliau sangat Sopan kepadamu " kata Bima
" Kenapa? " tanya Ayu Heran
" Karena Kalo dia tidak memperlakukan Kamu dengan Baik Maka Akan Aku hancurkan Gedung itu sampai rata " ucap Bima dengan tatapan yang membunuh
Ayu menyempatkan Kedua mata nya " Jangan Aneh-aneh Deh. Lagian Beliau sangat Baik bahkan sangat Baik "
" Iyah Sayang. Kan aku Bilang Jika dia tidak memperlakukan Kamu dengan baik Maka akan Aku hancurkan Bangunan itu "
Ayu menggelengkan kepalanya " Aku baru tau Ternyata Kamu ini Sedikit Arogan "
" Aku bukan Arogan tapi Aku hanya tidak Ingin Kamu terluka "
Cup
Satu kecupan Mendarat Di Bi**r Ayu
Ayu yang mendapatkan Kecupan langsung Menoleh ia " Apa kamu lupa dengan janji mu? " tanya Ayu
" Iya Aku ingat " Jawab Bima
" Yaudah kalo Begitu Ayo kita pergi Tidur hari sudah semakin Malam Gak baik untuk Kita tidur malam-malam Apa lagi Besok kita masih bekerja " kata Ayu yang langsung Pergi kemar nya
Sedangkan Bima ia malah menatap kepergian Ayu " Hmm.. " Bima membuang napasnya pelan lalu menjatuhkan Tubuhnya ke sofa " Ini gara-gara janjiku kemarin " Des_h Bima yang menyesali janji sendiri
~ PAGI TELAH TIBA
Di rumah Rahman Kirana sedang Sibuk bulak balik ke kamar mandi karena ia Merasakan Mual yang Luar biasa " Kamu Kenapa? " tanya Bu Astuti Yang melihat Kirana Muntah-muntah
Kirana memutarkan kedua bola mata nya " Entahlah, Akhir-akhir Ini setiap Pagi Aku harus bulak balik ke kamar mandi, mungkin Karena Anak ini yang membuat Aku kesulitan dalam segala hal " Keluh Kirana yang menyalahkan Anak yang ada di kandungannya
Bu Astuti Malah berdengus sebal karena Kirana Malah menyalahkan Cucu Nya " Sudah lebih Baik kamu istirahat di kamar " kata Bu Astuti
" Ia Ini Mau " Jawab Kirana Yang langsung Meninggalkan Bu Astuti di dapur
Bu astuti Yang melihat kepergian Kirana Ia malah menatap Kirana sini " Andai saja Dia sedang Tidak mengandung cucuku Sudah ku pastikan Aku akan mengusir nya saat Ini juga. Dia sangat Jauh berbeda dengan Kakak nya yang selalu rajin mengerjakan apa saja Bahkan tanpa di suruh pun Ayu akan melakukan nya " keluh Bu Astuti " Dan sekarang, Malah aku yang jadi pembantu Di rumah ini Padahal dia belum resmi Jadi Menantuku " Gerutu Bu Astuti sambil membereskan Piring yang kotor bekas sarapan tadi
Sedangkan Kirana ia Malah tersenyum Puas ketika Melihat kekesalan Bu Astuti " Rasain tuh Nenek-nenek Cerewet, Aku di lawan lagian Mau samain Aku dengan Kak Ayu yang akan diam saja Ketika Menjadi Pembantu Di rumah ini " Gumam Kirana " tersenyum Menang karena Akhirnya Ia bebas dari Tugas-tugas Yang mengharuskan Dirinya yang melakukan.
Kirana Membaringkan Tubuhnya di Atas tempat Tidur ia Mencoba Menghubungi Rahman Namun lagi-lagi Rahman tidak bisa dihubungi Bahkan No nya pun Sudah tidak aktif " Kemana sih Dia perginya " Keluh Kirana " Awas saja Jika nanti Ketemu Aku tidak akan memberikan Ampun kepadamu Mas "
Prang...
Kirana Yang hendak Tergiur malah di kagetkan oleh Suara di Luar kamar sana " Ada apa sih.. Gak tau Aku mau istirahat apa " keluh Nya yang langsung keluar kamar
" Tante Ada apa? " Tanya Kirana
" Ini Tante tidak sengaja Menjatuhkan Piring " ucap Bu Astuti
" makanya kalo Nyuci Piring itu Yang benar jangan asal Begitu saja kan sayang Piring nya jadi pecah " keluh Kirana yang menyalahkan Bu Astuti Begitu Saja lalu ia pergi
" Eh.. dasar Anak kirang Ajar. awas saja jika sudah melahirkan nanti Akan aku tendang kamu " gerutu Bu Astuti
Mampir kesini yuk " I love You Mbak "