Sebelum nya, saya mau menyarankan saja.
Sebelum komen mohon baca nya sampai akhir ya ..😊😊😊
Bagaimana jadinya kalo seseorang menikah tanpa rencana.
Kinar Anastasya menikah dengan Daniel Putra Candhrawinata yang baru saja dikenal nya
Menikah karena merasa berhutang budi, karena telah membantu keluarga nya..
Hayy ini novel pertama aku, maaf kalau ada salah kata😊
Jangan lupa dukung Mbak nad ya dengan vote, like/comen.,
Supaya Mbak nad tambah semangat lagi..
Terima kasih..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbak nad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Daniel menghampiri Kinar dan menarik tangan kinar kedalam pelukan nya.
"Aku melihat kau menampar gadis ini, aku hanya membalaskan tamparan itu.." ujar Daniel.
"Dia yang membuat masalah dengan ku." jawab Shinta sambil menunjuk ke arah Kinar.
Kinar hanya diam tak berkata apa-apa.
"Aku ngga peduli siapa yang mulai duluan, dan siapa yang salah, cepat kau minta maaf kepada istriku, kalo tidakkk kau akan menyesal.." ucap Daniel mengancam.
Mendengar perkataan dari CEO perusahaan besar itu, semua orang yang menyaksikan kejadian itu seketika bisu dan mata melotot seakan tak percaya.
Daniel menyapu seisi ruangan itu dengan sorot mata yang membunuh, semua orang langsung menunduk.
Asisten Vino menghampiri Kinar "Selamat siang nona muda.." . .
Kinar tidak menjawab sapa an dari asisten Vino, karena Kinar merasa tadi diabaikan oleh asisten Vino.
Semua orang duduk massal di lantai atas perintah dari CEO muda tersebut dan tidak ada suara sedikitpun
Gedung yang tadinya ramai, sekarang menjadi sunyi seperti tak berpenghuni.
Bahkan tak ada satu orang pun yang berani membuka mulut nya.
Salah satu karyawan memberanikan diri untuk membuka suara "Maafkan kami tuan Daniel, kami tidak tau kalo nona itu adalah istri tuan Daniel.." ujar Salah satu karyawan.
"Diam kau..!!" Bentak daniel bersuara lantang dengan tatapan membunuh.
Melihat Daniel sangat marah membuat wanita yang berjaga di meja resepsionis menjadi ketakutan dan meneteskan air mata., tubuhnya menjadi lemas.
Kinar yang berada disamping Daniel langsung menutup kedua telinganya.
"Sayang., kau kenapa berteriak seperti itu..?? telingaku sakit.." ujar Kinar mengadu.
Daniel menatap Kinar dengan lembut.
"Maaf sayang.." ujar Daniel sambil mengelus rambut Kinar yang tergerai.
Semua karyawan terkejut mendengar CEO itu meminta maaf,.
Kata-kata haram yang tidak pernah diucapkan Daniel.
Daniel menghampiri Shinta dan menatap kearah Shinta "heee kau dengar aku, aku membiarkan mu keluar masuk perusahaanku bukan karna aku mencintaimu, tapi aku menghormati mu karna kau rekan bisnis ku.." jelas Daniel.
Shinta menangis atas penghinaan yang dia dapatkan..
Daniel menatap tajam kesemua orang yang ada di dalam ruangan itu.
"Kalau kau tak mau mendapat masalah, cepat minta maaf pada istriku.." ujar Daniel.
Semua orang meminta maaf kepada Kinar "nona muda maafkan kami, kami tidak tau siapa sebenarnya nona.." ucap orang-orang itu bersama-sama.
Kinar menatap wajah Daniel "Sayang, aku memaafkan mereka, kau jangan marah-marah .." ujar Kinar. .
"Iya., tapi mereka harus tetap dihukum.." Daniel sambil menarik hidung Kinar.
Daniel menatap kearah karyawan nya.
"Kalian, gaji kalian bulan ini aku potong.," ujar Daniel.
Semua orang langsung bernafas lega karna hukuman yang diberika sedikit ringan.
Biasanya kalo ada yang berbuat salah sang CEO itu langsung memecat nya.
Kinar tersenyum mendengar hukuman yang diberikan Daniel.
Daniel menggandeng tangan Kinar menuju ke lift khusus CEO.
Setelah sampai di ruangan Daniel, Kinar duduk di sofa.
"Sayang, ada apa kau menyuruhku datang..??" tanya Kinar.
"Ngga ada, aku takut kau bosan dirumah.," jawab Daniel bohong, sebenarnya dia merindukan istrinya.
"Sayang, aku akan pergi ke ruko untuk melihat saja.." ujar Kinar memohon.
"Baiklah nanti kita kesana bersama.." ujar Daniel..
Kinar hanya menganggukan kepalanya.
"Kau sudah makan..??" tanya Daniel.
"Belumm sayang., aku lapar.." jawab Kinar. . .
Daniel menyuruh asisten Vino membelikan makanan di luar. . .
G tegas