NovelToon NovelToon
ISTRI YANG MALANG

ISTRI YANG MALANG

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pernikahan Kilat / Cerai / Tamat
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

Kina Anantasya Braspati.

Wanita yang merasa menjadi istri paling beruntung lantaran dinikahi oleh pria yang selama ini hanya bisa ia cinta dalam diam. Namun apa jadinya jika apa yang ia rasakan ini bertolak belakang dengan kenyataan.

Lalu bagaimanakan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Tidak terasa, sudah satu minggu lamanya Hana dan Braspati meninggalkan Kina untuk selamanya. Hari ini Axel menemani Kina pergi berziarah ke makan mereka.

Kali ini, Axel melihat Kina lebih tegar dari sebelumnya. Meskipun air mata tetap turun dari kedua mata wanita itu, tapi ia merasa jika Kina sudah jauh lebih kuat dan mencoba melepaskan kepergian orang tuanya dengan perasaan ikhlas.

"Semoga mama dan papa tenang di alam sana ya, ma, pa. Mama dan papa ini orang baik, pasti mama sama papa akan di tempatkan di sisi Tuhan."

"Aamiin .." sahut Axel.

Usai mendoakan keduanya, Kina menabur bunga yang sebelumnya ia beli. Ia tabur banyak pada kedua makan yang berdampingan.

"Ma, pa, aku pulang dulu, ya. Nanti aku akan balik lagi ke sini. Assalamu'alaikum .."

Kina mengecup batu nisan mama dan papa nya secara bergantian. Setelah itu mereka kembali ke mobil yang ada di parkiran TPU tersebut.

"Kak, udah ada kabar dari pihak kepolisian terkait pelaku sabotase mobil papa?" tanya Kina.

Axel menggeleng. "Belum. Tapi semalam polisi sempat izin mau cek CCTV rumah. Siapa tahu pelaku sabotase itu melakukannya saat mobil masih berada di rumah."

Kina diam untuk beberapa saat. "Kalau benar, aku jadi penasaran, apa maksud dan tujuan orang itu sabotase mobil papa? Padahal papa ini setahu aku gak pernah berurusan sama orang-orang. Tapi kenapa dia sampai melakukan kejahatan yang begitu keji sama papa dan mama."

"Yang terpenting mama sama papa kamu sekarang udah tenang. Dan pelakunya bisa di hukum seberat-beratnya. Kita berdoa aja, ya."

Kina mengangguk. "Iya, kak."

"Sekarang kamu mau pulang kemana? Mau ke rumah kamu atau balik lagi ke rumah tadi?"

"Aku mau ke rumah aku dulu aja sekarang, kak. Sekalian mau ambil barang-barang yang perlu aku bawa ke rumah papa."

"Iya."

Axel pun menghidupkan mesin mobilnya dan mobil pun pergi meninggalkan parkiran TPU.

Hanya membutuhkan waktu sekitar lima belas untuk sampai ke rumah yang Kina tinggali. Begitu masuk ke pelataran rumah, pandangan Kina tertuju pada mobil yang terparkir di halaman rumah tersebut.

"Itu kan mobil mas Agam," ujar Kina membuat Axel mengikuti pandangannya.

"Yakin itu mobil suami kamu?"

Kina mengangguk. "Iya, kak. Itu artinya mas Agam pulang. Dia ada di sini."

Kina sudah tidak sabar untuk segera turun dari mobil. Ia melangkah tergesa masuk ke dalam rumah.

"Hati-hati, Ki. Pelan-pelan ..." teriak Axel.

Kina mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruangan guna mencari sosok suaminya. Kemudian ia meniti anak tangga untuk sampai ke kamarnya. Pintu tersebut terbuka, Kina mengulas senyum.

"Mas Agam pasti ada di dalam," ujarnya.

Kemudian ia membuka pintu kamar tersebut lebar-lebar. Langkahnya seketika terhenti saat kedua matanya mendapati sosok suaminya tengah bercummbu dengan sosok wanita lain. Mereka bertellanjang bulat.

Senyum Kina seketika memudar, tubuhnya kembali melemas. Air matanya kembali jatuh untuk pria yang seharusnya sudah tidak pantas ia tangisi. Kedua tangannya mengepal menahan amarah.

"Kina, kenapa harus terburu-bu-" Kalimat Axel terhenti saat ia melihat apa yang saat ini ada di depan matanya.

Ia menoleh ke arah Kina yang sudah basah dengan air matanya. Seketika amarah Axel memuncak melihat sepupunya di sakiti di depan matanya.

"WOOYYYYY ...!!!" teriak Axel membuat kedua orang yang tengah asik bercummbu itu menoleh.

Mereka langsung menghentikan gerakannya. Agam memandang ke arah Kina.

Axel berjalan menghampiri mereka dan melayangkan ebuah pukulan pada Agam.

"Dassar breng sekk ..!!" maki Axel dan kembali melayangkan pukulan pada Agam.

Terjadi baku hantam antara keduanya, sampai akhirnya Agam berhasil di lumpuhkan. Sudut bibirnya mengeluarkan setetes darah segar.

Sementara wanita yang menjadi teman tidurnya itu mundur ke pojokan, membalut tubuh polosnya menggunakan selimut. Dia sedikit ketakutan.

"Siapa lo?" tanya Agam sambil menahan sakit.

"Gak perlu tahu siapa gue. Sedikit aja lo sakiti Kina, habis lo!" ucap Axel di akhiri dengan tendangan pada tubuh Agam.

"Kak, udah cukup, kak. Udah cukup." Kina menahan Axel agar tidak lagi menghajar suaminya.

"Dia pantas mendapatkannya, Ki. Dan ini gak sebanding dengan rasa sakit kamu. Aku tahu dia ini laki-laki bejjad, sering mabuk-mabukan dan pemain wanita. Aku yakin ini bukan kali pertama kamu lihat dia seperti ini. Iya kan?"

Kina tak kuasa menahan tangisnya.

"Jangan bodoh, Ki. Dia buka laki-laki yang pantas buat kamu. Tinggalkan dia. Kamu berhak bahagia. Jangan siksa diri kamu, Ki."

Kina menoleh ke arah suaminya, pria itu terkapar di lantai sedang menahan sakit. Dia berusaha bangun dan meraih tangan Kina.

"Jangan sentuh aku, mas!" pinta Kina lirih namun penuh penekanan.

"Kenapa?" tanya Agam.

"Kenapa kamu bilang, mas? Tangan kamu itu kotor, mas. Sudah berapa banyak wanita yang kamu sentuh? Kamu sadar gak sih, mas? Aku ini sedang berduka, aku butuh kamu. Dan kamu kemana? Kamu malah asik-asikan main sama banyak wanita. Dan sekarang kamu masih bilang kenapa?"

"Selama ini aku sabar menghadapi sikap bejjad kamu, mas. Karena apa? Aku yakin kalau kamu akan berubah. Tapi apa? Perubahan kamu hanya untuk memanipulasi aku supaya kamu bisa dapatin harta papa aku kan?" seru Kina.

"Sayang-"

"Stop panggil aku dengan sebutan itu, mas. Aku jijjik dengarnya. Harusnya kamu sadar, setelah aku memberi kamu kesempatan terakhir, kamu gunakan kesempatan itu. Tapi nyatanya kamu tetap mengulangi kesalahan serupa. Kamu sakit aku dengan sabarnya rawat kamu, tapi begitu kamu sembuh, kamu kambuh. Khianati aku, sakiti aku. Padahal aku sedang hamil anak kamu. Anak kamu, mas!"

Kina meluapkan semua unek-uneknya. Ia berusaha tahan, tapi kali ini keluar semua.

Agam berusaha untuk bangkit, tapi sulit. Ia meraih kaki Kina dan berlutut di sana.

"Lepasin, mas! Lapasin!"

"Sayang .. Aku benar-benar minta maaf, sayang. Tolong maafin aku. Aku janji akan berubah. Tolong kasih aku kesempatan lagi. Aku mohon, sayang."

"Lepas, mas!"

Kina berusaha melepaskan kaki nya yang di peluk oleh Agam. Melihat Kina tidak nyaman di pegang-pegang oleh pria itu, Axel menendang wajah Agam dan pria itu kembali tersungkur.

"Jangan sentuh, Kina!" sentak Axel.

Agam kembali kesakitan, dia sudah mulai tidak berdaya. Sekujur tubuhnya lemas.

"S-sayang .." Agam berusaha untuk meraih Kina lagi, namun Axel membawa tubuh Kina mundur jauh agar tidak terjangkau.

Tiba-tiba terdengar suara derap langkah masuk, dan begitu di lihat, dua orang polisi datang.

"Selamat siang. Kami dari pihak kepolisian ingin memberi tahu jika pelaku sabotase itu telah telah terungkap."

Kina dan Axel saling memandang.

"Siapa, pak?" tanya Kina dan Axel hampir bersamaan.

Salah satu polisi tersebut memberi sebuah rekaman CCTV yang mereka dapat dari rumah tempat kediaman orang tua Kina.

Kedua mata Kina membulat sempurna. Terlihat jelas wajah pelaku.

Kina menoleh ke belakang. "Mas Agam. Ternyata kamu pelakunya, mas."

Kina menggeleng tidak percaya. Ternyata suaminya sendiri yang telah membuat papa dan mamanya sampai mengalami kecelakaan yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia.

"TEGA KAMU, MAS! TEGAAA ..!! KAMU UDAH HANCURIN HIDUP AKU, KELUARGA AKU. KAMU ORANG JAHAT YANG PERNAH AKU TEMUI, MAS! AKU MENYESAL SUDAH MENCINTAI ORANG BEJJAD SEPERTI KAMU, MAS. MANUSIA TIDAK PUNYA HATI, MANUSIA TIDAK BERPERASAAN ..!!!"

Kina memaki Agam. Ia sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana terhadap suaminya. Agam sudah sangat keterlaluan.

"Kina, kamu tenang, ya. Kontrol emosi kamu. Tenang, ya." Axel berusaha menenangkan Kina.

Kedua polisi itu langsung melakukan penangkapan terhadap Agam. Wanita yang menjadi teman tidur yang masih berdiri di pojokan pun ikut di bawa. Kedua tangan mereka di borgol.

"Sayang .. Maafin aku, sayang. Tolong jangan lakukan ini sama aku. Aku janji akan berubah menjadi suami terbaik untuk kamu. Kina, aku mohon .." ucap Agam.

Pria itu meminta waktu sebentar sebelum mereka membawanya ke kantor polisi.

"Yang aku lakukan seminggu terakhir ini bukan lagi mempertahankan hubungan, mas. Melainkan menunda perpisahan. Dan sekarang, aku menyerah. Talak aku sekarang, mas!" pinta Kina usai mengumpulkan keberanian dan kekuatan untuk mengungkapkan hal tersebut.

Agam menggeleng. "Enggak, sayang. Aku gak bakal lakuin aku. Gak akan pernah. Aku gak mau."

"Talak aku, mas."

"Enggak, Kina."

"TALAK AKU, MAS ..!!" seru Kina dengan kedua mata yang menyala merah menahan amarah.

Semua orang diam. Axel tahu sekacau apa perasaan Kina sekarang.

Setelah lama berdiam, Agam pun membuka suara.

"Aku gak akan pernah melakukannya. Kamu lagi hamil anak aku."

Sekarang Kina paham, kenapa Agam memintanya untuk cepat-cepat hamil sebelumnya. Rupanya ini, akan menjadi sebuah alasan agar dia tidak melepasnya. Namun ia tidak bisa terikat oleh hubungan toxic ini.

"Kalau begitu, hukum dia seberat-beratnya, pak. Kalau bisa, jatuhkan hukum mati padanya."

Permintaan Kina membuat Agam tak bisa berkata-kata.

"Ok, jika itu mau. Aku yang akan meminta langsung hukuman itu nanti. Tapi, tolong jaga baik-baik anak kita. Tolong ceritakan padanya bahwa aku pun pernah menjadi bagian terbaik di hidup kamu. Dan ternyata kamu benar, kebencian itu sudah berubah menjadi cinta. Sayangnya, aku telat menyadarinya. Di saat cinta kamu sudah berubah menjadi benci. Maaf. Aku pergi."

Kalimat tersebut begitu menyesakkan dada Kina, akan tetapi ia tidak boleh terlihat lemah di hadapan Agam. Pria itu pun segera di bawa oleh polisi tersebut usai bagian intim nya di tutupi oleh kain yang ada.

Kina jatuh merosot ke lantai. Ia masih tidak percaya jika semuanya akan berakhir seperti ini.

Axel membantu Kina untuk bangkit berdiri, pria itu memeluk Kina guna menyalurkan kekuatan dan semangat hidup.

"Kamu harus kuat. Anggap ini semua adalah mimpi buruk bagi kamu. Hidup terus berjalan, dan kamu harus bisa melewati semua ini. Aku tahu kamu wanita hebat. Kamu wanita kuat. Kamu pasti bisa," ucap Axel tepat di telinga Kina.

Kina melepaskan pelukannya. Ia memandang wajah Axel cukup lekat.

"Makasih, kak. Kakak ada di masa aku terpuruk. Aku sangat berhutang budi sama kakak. Suatu hari, aku pasti akan membalas kebaikan kakak. Makasih kak Axel."

"Inilah guna nya keluarga. Memberi support. Dan saling menabur kebaikan."

Axel mengusap air mata di kedua pipi Kina. Setelah itu, ia membantu Kina untuk mengemas barang yang akan di bawa ke rumah almarhum papanya.

_Bersambung_

1
Winsulistyowati
Tamat...??..
Apakah ada Part -2 Thor..?
Winsulistyowati
Paling Agam yg Sabotase Kecelakaan ortunya Kinan y Thor..
Winsulistyowati
Main Wadon thok Ni Thor..piyee jare..
Winsulistyowati
Klu tau Sifat Agam gtu..Haruse Trus Trang sama Ortu say..
Winsulistyowati
Agam Nafsu..Ambisi Pengaruhi Istrine Thor..Kurang Ajar emang...Jiwanya Rusak..ampun say..🤔😇
Winsulistyowati
Kina..kamu harus Hargai dirimu Sndiri..Minta Cerai ae say..Ojo diam n Lemah ya..Smangat..💪💪👍👍
Winsulistyowati
Mama Kina...kontak Batin Thor..Sialan Agam..
Winsulistyowati
Kamu jangan Trlalu cinta dong ..Kamu harus Tegas say..
Winsulistyowati
Sabar..diliat n selidiki dulu..klu bnar dia Selingkuh..Madon..Cerai ae say..
Winsulistyowati
Agak GK Tulus Sayang..Agam Matre
Winsulistyowati
Assalamualaikum..Nyimak.Bab 1 Uda Kliatan Sang Pria kya'e ws GK menghargai seorng Wanita..Msok Yo Perempuan disuruh angkat" Thor say..😴🤔
Nita Anita
tuh gara gara Kamu goblok bodoh nya ga ketulungan .orang tua kamu mati di tangan suami kamu sendiri makan tuh cinta .di bayar langsung kontan tuh cinta kamu sama nyawa kedua orang tua kamu
Warlin Mga
nga ada thor dikolom pencarian
Wind Rahma: Cari nama pena aja WIND RAHMA
total 1 replies
Uthie
cuma satu kata untuk wanita begitu: bodoh 😌
Uthie
mampir 👍♥️
Sri Wahyuni
dsar cwe tooool s kina telen tuh cinta smpe jd caduk
Hanipah Fitri
sepertinya Agam coma mau harta istrinya saja
shyafira fitri
Koq udah tamat aja sih thor 😔
💕KyNaRa❣️PUTRI💞
nah ini baru saya setuju ..... klo si agam tuh kena batunya atas semua sikapnya ke kina... dan kina jngan mau lagi ama barang rosokan ya......masih bnyak di luar sana duda duda baik
Irnaningsih
nyesek😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!