NovelToon NovelToon
Belenggu Benang Kusut

Belenggu Benang Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahkontrak / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:405.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tie tik

"Aku tidak pernah menyangka … jika sosok yang selama ini sudah aku anggap sebagai ayahku sendiri ternyata memiliki perasaan cinta layaknya seorang pria kepada seorang wanita. Dia membuatku berada dalam situasi yang sulit—menjadi ibu tiri sekaligus sahabat dari putrinya sendiri. Aku harus bersandiwara dengan baik dalam belenggu benang kusut yang tidak pasti di mana ujungnya." Anne Malila.

"Sosok wanita di masa laluku hadir dalam dirimu. Aku tidak bisa mengendalikan perasaan yang sudah lama terkubur ketika melihatmu. Rasa ingin memiliki dan mencintai yang sempat hilang di masa lalu tidak akan kuulang kembali. Aku harus memilikimu, Anne, karena kamu seperti inkarnasi ibumu di saat dia masih muda dulu." Rudianto Baskoro

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Ngompol?

"An! Kira-kira kalau aku pengen ke salon gimana ya caranya?" tanya Dara ketika mengamati riak air kolam renang yang ada di hadapannya.

"Sementara kita di rumah saja lah, Dar! Tunggu sampai Papimu luluh," ucap Anne, karena ia sendiri bingung harus menjawab apa.

Memberitahu Dara tentang kartu ajaib pemberian om Rudi sepertinya bukan jalan keluar yang baik. Lebih baik diam, mengikuti apa yang diinginkan oleh om Rudi saja daripada harus membuka kepingan puzzel yang tertata rapi.

"Tapi sejak kapan ya Papi mengawasi aku?" Dara mengalihkan pandangan ke samping agar bisa menatap Anne yang sedang mengayun kakinya di kolam renang.

"Entahlah, Dar! Papimu bisa melakukan apapun karena beliau mempunyai kekuasaan!" jawab Anne dengan tatapan lurus ke depan, "sekarang yang aku khawatirkan adalah masalah lain, Dar." Anne terlihat resah ketika mengatakan hal itu.

"Katakan! Apa itu!" Dara mendesak Anne agar segera menjawab pertanyaannya.

"Aku khawatir papimu tahu, jika Juna kuliah di Jepang juga," ucap Anne yang membuat Dara membelalakkan mata.

"Astaga! Kenapa aku tidak memikirkan hal itu?" Dara menggigit jarinya, "ini gawat, An! Aduh! Bodoh banget sih aku!" Dara menepuk keningnya beberapa kali.

Anne justru tersenyum melihat jawaban Dara. Ia heran saja bagaimana bisa darah daging seorang Rudianto Baskoro se lengah ini. Anne tidak habis pikir melihat kelakuan Dara selama ini, sangat berbanding terbalik dengan sang ayah. Mungkin Dara tidak mewarisi kecerdikan om Rudi atau mungkin saja ia dibutakan oleh cinta. Sungguh, Anne ingin sekali tertawa keras saat ini.

"Dar, lebih baik kamu berendam di kolam ini deh! Biar isi kepalamu tidak terkontaminasi virus bucin!" ujar Anne seraya mengulum senyum.

Setelah mengucapkan hal itu, Anne turun ke dalam kolam renang. Ia memutari kolam renang itu beberapa kali. Namun, Dara tak kunjung menyusulnya, sahabatnya itu masih termenung di sisi kolam renang.

"Buruan turun! Kita balapan!" ujar Anne saat mendekat ke tepi kolam. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Anne menarik kaki Dara agar gadis itu tercebur di kolam renang.

"Anne!" teriak Dara setelah kepalanya muncul dari kolam renang.

Kedua gadis itu pada akhirnya menghabiskan sore dengan bersenang-senang di dalam kolam renang. Suara gelak tawa keduanya memecah kesunyian halaman belakang rumah megah tersebut.

Sementara itu, di balik jendela kaca salah satu ruangan yang ada di lantai dua, om Rudi mengembangkan senyumnya karena melihat kedekatan di antara Anne dan Dara. Beliau rela menunda pekerjaanya terlebih dahulu karena ingin mengamati apa saja yang dilakukan istri dan putrinya. Om Rudi mulai resah tatkala melihat Anne naik ke tepi kolam renang. Beliau melihat dengan jelas kain berenda merah jambu yang tercetak dari tangtop putih yang dipakai oleh Anne.

"Dia begitu menggoda petang ini!" gumam om Rudi tanpa mengedipkan mata.

...****************...

Cahaya rembulan tengah terhalang awan hitam yang sedang berkuasa. Langit menjadi redup karena bintang tak menampakkan keindahannya. Malam telah larut, angin berhembus mesra menambah syahdunya malam ini.

Melangkah gontai serta menahan rasa kantuk yang melanda kedua mata indah itu, pada akhirnya Anne sampai di depan kamarnya. Ia sempat tidur di kamar Dara setelah menonton drama korea terbaru.

"Duh! Kenapa hari ini aku lelah banget, ya!" gerutu Anne setelah merebahkan diri di ranjang.

Namun, baru saja kelopak mata itu tertutup rapat, kini harus kembali terbuka setelah mendengar suara pintu yang terbuka. Ia mengalihkan pandangan untuk melihat siapa yang datang.

"Ngapain, Om?" tanya Anne seraya menatap pria yang berdiri di sisi ranjang.

"Tidurlah!" jawab om Rudi setelah duduk bersandar di sisi Anne.

"Pintunya sudah dikunci?" tanya Anne penuh arti.

"Sudah!" Om Rudi menatap Anne, "sini mendekat!" titahnya.

"Saya lelah, Om! Gak usah ngapa-ngapain ya," keluh Anne seraya menatap wajah om Rudi.

"Kan udah saya bilang, kamu harus menghabiskan waktu di ruang gym untuk menjaga stamina!" ujar om Rudi seraya membelai rambut sang istri.

Anne berdecak mendengar hal itu, tapi memang benar, ia kalah tenaga dengan pria berusia hampir lima puluh tahun itu. Tenaganya seakan tidak pernah habis walau melakukan 'itu' setiap hari.

"Oke, malam ini, saya akan memberi kamu dispensasi," ucap om Rudi yang membuat Anne tersenyum penuh kemenangan.

Anne mengusap lengan om Rudi dengan diiringi senyum yang sangat manis. Namun, tidak lama setelah itu, senyum itu pudar begitu saja kala mendengar kelanjutan dari pernyataan om Rudi,

"kamu cukup diam dan menerima, biarkan Om yang bekerja malam ini."

Rencana tidur nyenyak hilang begitu saja kala jadwal penanaman bibit tidak bisa ditunda. Pada akhirnya, kegiatan itu kembali terulang dan dilakukan untuk pertama kalinya di kamar ini. Anne harus menahan suara lenguhannya agar tidak menimbulkan kecurigaan.

"Lepaskan saja! Jangan ditahan! Tidak ada yang bisa mendengar suaramu, Sayang," ujar om Rudi di sela-sela kegiatannya.

Mendengar hal itu, lenguhan Anne lolos begitu saja. Ia mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan saat ini. Hal itu membuat om Rudi tersenyum penuh arti, gairah pun semakin berkobar. Malam panjang kembali dirasakan sepasang suami istri tersebut dengan penyatuan yang tidak tahu kapan selesainya.

****

Tubuh Anne terguncang beberapa kali, Suara Dara terdengar nyaring di kamar itu. Anne berusaha keras untuk membuka kelopak mata yang masih berat untuk terbuka. Kulit mulus itu terasa dingin karena selimut tebal yang menutupi tubuhnya dibuka oleh Dara.

"An! Kamu ngompol ya?" tanya Dara dengan suara yang lantang ketika melihat tempat yang ada di sisi Anne basah.

"Hah? Apa, Dar?" Anne terkejut mendengar pertanyaan itu. Seketika, matanya terbuka lebar ketika teringat jika dirinya tadi malam tidur tanpa memakai pakaian.

Anne terhenyak, ia segera duduk di ranjang. Kedua manik hitam itu langsung mengamati tubuhnya. Ternyata, ia sudah berpakaian lengkap. Setelah itu pandangannya beralih ke lantai untuk memastikan tidak ada tissu bekas yang dipakai tadi malam.

"An? Kamu ini kenapa?" Dara menjadi bingung ketika melihat Anne seperti orang linglung, "kamu ngompol, ya?" sekali lagi Dara memastikan sprei putih yang basah itu.

"Ngompol?" Anne meyakinkan pertanyaan dari Dara dan setelah itu, pandangannya beralih ke samping.

Mata sayup itu semakin terbelalak ketika melihat bercak lendir sisa pergulatan bersama om Rudi. Pagi ini, Anne dipaksa memutar otak untuk mencari alasan yang tepat.

"Dar! Jangan bilang-bilang ya, kalau aku ngompol!" Anne terpaksa mengakui hal memalukan itu.

Dara tergelak ketika melihat ekspresi wajah Anne saat mengakui kesalahannya. Bahkan, gadis itu tidak curiga sama sekali ketika melihat bercak yang tercetak di sprei putih itu.

"Ya ampun, Anne! Kamu udah gede masih ngompol aja!" sarkas Dara di sela-sela gelak tawanya.

"Dar! Please!" Anne mengatupkan kedua tangannya di depan dada. Ia harus berlagak malu di hadapan Dara demi kelancaran drama yang sedang terjadi.

"Buruan keluar! Aku mau ke kamar mandi! Aku gak mau ya, kalau kamu sampai melihat celanaku yang basah!" ujar Anne seraya menatap Dara.

Dara sangat bahagia pagi ini ketika melihat wajah Anne yang merona karena menahan malu. Setelah mendapat lemparan bantal dari Anne, akhirnya Dara bersedia keluar dari kamar tersebut. Anne bernapas lega setelah putri sambungnya itu keluar dari kamar.

"Aduh! Bodoh banget sih aku!" Anne menepuk keningnya, "untung aja Dara gak curiga!" Anne menghembuskan napasnya kasar.

...🌹Selamat Membaca🌹...

...🌷🌷🌷🌷🌷...

1
COOL_I4N
ya ampun anne nakal bgt sempet2nya pedang om rudi di buat mainan di saat lg nahan sakit🤣🤣🤣🤣🤣
COOL_I4N
buakakakakakkkkk aku sampe ngakak keras thor waktu baca dara omong mau ke dokter saraf krn ada saraf yg kendor
COOL_I4N
walahhhh thor mau di kasih konflik apalg sih😭😭😭😭😭
COOL_I4N
nangis aku thor liat kegigihan dan kondisi anne yg menunggu di depan rumah dara. tp memang harus seperti itu untuk mendapatkan lg kepercayaan dara. menyalahkan dara pun tdk bisa. seumpama aku di posisi dara pun aku akan jd meragukan sosok anne yg sesungguhnya spt apa. thor kamu kok hebat banget sih buat konflik dan cara penyelesaian nya pas semua. i love u sekebon thor
Titik pujiningdyah: love u pulll kak
total 1 replies
COOL_I4N
harus nya anne sdh bs memperkirakan kejadian ini jd hrsnya anne menginfokan ke dara kl mau berkunjung. kl gini jd merusak kepercayaan dara ke anne
COOL_I4N
thor sbnr nya kl aku gak terlalu suka kl anne terlalu vulgar+brani. pdhl br bbrp bln nikah sm si om. pingin nya msh malu2 gt biar si om yg agresif. tp ya sudahlah manut sm author saja
COOL_I4N
buakakakkakkkkk ya ampun thor tiap bab di bikin terpingkal2 trs. banyak istilah baru bikin nambah kosakata nya nih 🤭 'parkir diluar", "kacang almond basah", "minyak bumi meleleh" 🤣🤣🤣 hareudang hareudangggggg bab ini
COOL_I4N
author ini imajinasi nya luar biasa. ..😂😂😂😂 mami mona, 8 jt.... ckck ngakak aku thor
COOL_I4N
buahahahaha anne tambah terlatih nih skill bohong nya. ky bohongin anak balita aja ya ampun ngakak thor. kok bs bikin adegan dan dialog se smooth ini. semoga karya thor ini semakin banyak yg ngenotice dan dapat banyak like
Titik pujiningdyah: amiin ya allah. terima kasih kak
total 1 replies
COOL_I4N
wahahahahaaaaaa seru seruuuu thor. ya ampun aku suka bnget baca novel ini. bab2 awal biasa aja tp tambah lama tambah asik dibaca nya. ada aja kejadian yg author buat cerita ini menarik tp ttp natural
COOL_I4N
harus nya pas adegan ini akan lebih romantis dan unyu2 kl om rudi meraih pinggang anne trs kiss bibir nya. tp anne nya brontak krn lg mode merajuk. sayang thor soalnya udh ada adegan anne ndatengin si om ke ruang kerja. hrs nya dibuat klimaks biar pembaca puas membayangkan keunyuan pasangan ini. si om hrsnya dibuat peka dikit ky gak tau aja kl cewek itu lain di hati lain di mulut. siapa tau si anne modus mau ngrajuk tp sbnrnya kepingin deket2 sm si om. hihihi
Titik pujiningdyah: kalau terlalu manis gak baik kak. authornya yg gk kuat🤣🤣🤣
total 1 replies
COOL_I4N
hahahahahaha ngakak banget pas baca anne terpaksa harus ngaku kalau ngompol. thor kreaktif banget sih buat alur cerita nay bs serealistis ini ky kehidupan sehari2 dg konfliks dan respon2 tokoh nya natural banget gak ky novel yg konflik/masalahnya di paksain diada2ij biar ceritanya bs panjang
COOL_I4N
aku suka karakter om rudi. walau dia suka bs punya waktu dg anne lbh banyak tp tdk memanfaatkan kebohongan dara yg curi2 supaya bs ke bandung . itu nenunjukkan bahwa om rudi tdk di butakan oleh nafsu tp sll tdk lupa akan peran nya sbg ayah yg baik.. jd om rudi pilih bersikap tegas ke dara alih2 pura2 tdk tau. ini menunjukkan kedewasaan usia om rudi. tenang, berwibasa, dan tegas..dan om rudi jg tdk pernah mengungkit soal anne yg sdh melepas virginity ke bagus. dan saat anne ketemu bagus di mall dan minta waktu sebntr untuk bs ngobrol dg bagus, om rudi pun memberikan. tdk posesif. menunjukkan betapa percaya diri nya om rudi. aku suka karakter cowok yg dewasa+pede spt om rudi. anne gak rugi kok dpt om rudi. smoga endingnya memuaskan ya thor
Titik pujiningdyah: yok lanjut baca yook. pasti bikin greget😁
total 1 replies
COOL_I4N
suka thor dg konfliksnya yg natural tdk berlebihan ky sinetron. bagus banget jd semangat bacanya. menurutku om rudi orang baik ya dia msh berbesar hati tau anne sdh menyerahkan dirinya ke bagus. walau pasti kecewa dan marah tp ok rudi bs mengendalikan diri tdk kasar tp tegas dan dewasa
COOL_I4N
wkwkwk modus nya om rudi luar biasa thor. gemes bgt. tambah kesini tanbah bagus thor jalan cerita nya. tambah realistis respon+dialog tokohnya. aku menikmati banget baca alur perkembangan hub om rudi dg anne jd saling cinta. semoga ending nya bikin puas pembaca. sayang anne melepas virginitynya untuk bagus
Titik pujiningdyah: yaaa othor berusaha bikin senatural mungkin kak. semoga suka ya
total 1 replies
COOL_I4N
betul an harus berdamai dg keadaan. sudah pilihan mu menerima bantuan om rudi dg syarat menikah dg om rudi.
COOL_I4N
suka adegan ini. ketika anne terbangun dan refleks menampar tangan pm rudi dan anna meminta maaf krn sdh refleks tdk sengaja dan respon om rudi tertegun melihat tangan yg sdh di tampar anne dan diam terlihat tersinggung dan memperingati anne untuk tdk mengulangi lg. adegan ini natural realistis banget thor ky dikehidupan nyata responnya
COOL_I4N
kenapa dibilang om rudi orang yang jahat thor? perasaan om rudi cukup baik orangnya.
MakBarudakh
bagus ceritanya thor
Titik pujiningdyah: makasih kakka😍
total 1 replies
Yen Margaret Purba
konflik psti oom n Anne Krn Rudi mantan kekasih sekar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!