NovelToon NovelToon
BLUE MOON

BLUE MOON

Status: tamat
Genre:Komedi / Balas Dendam / Balas dendam. / Perubahan Hidup / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Pengantin Pengganti / Dokter Genius / Fantasi Wanita / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:11.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita

Flavia Gu, adalah anak dari selir kesayangan Tuan Gu. Dibawa olehnya masuk ke dalam keluarga Gu. Ketika ibunya meninggal .

Namun, tidak pernah dianggap sebagia anggota keluarga Gu. Bahkan dia harus menghidupi dirinya sendiri dari keahlian yang dia miliki. Keahlian yang dia sembunyikan dengan baik.

Tidak hanya itu saja, bahkan Flavia dijadikan tumbal malam pertama untuk menggantikan peran Olivia Gu yang ingin menjadi menantu utama keluarga Lin .

Siapa sangka Flavia yang selama ini diam akan menyerang balik mereka semua, yang pernah mencelakainya. sampai pada akhirnya takdir membawa Flavia ke pangkuan Eryk Lin, seorang Mysophobia yang sengaja memilih menjadi dokter Forensik demi mengatasi rasa takutnya yang berlebihan.

Akankah ketika konflik bersemi, justru malah akan membuat keduanya saling jatuh cinta dan menginginkan satu sama lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEPASANG SUAMI ISTRI

Eryk dan dokter Song pun keluar kamar, begitu menutup pintu, Flavia langsung bernapas lega sambil menyandar di pintu kamar.

"Ya Tuhan, hampir saja," ujar Flavia.

Nyonya Lin masih belum bisa bicara dan blum bisa banyak bergerak. Flavia pun memulai terapi akupunturnya kepada Nyonya Lin. Sementara itu di luar kamar, Eryk nampak melihat-lihat isi rumah Flavia.

'Aneh, tidak ada foto pernikahan' pikir Eryk.

"Apa kau mengetahui tentang suaminya?" tanya Eryk kepada dokter Song.

"Siapa?" tanya Dokter Song.

"Flavia," jawab Eryk.

'Suami' pikir Dokter Song.

Baru saja ingin menjawab jika Flavia belum menikah, Dokter Song melihat samurai terpajang dengan tanda silang, itu artinya Nona Flavia berada langsung dalam perlindungan asisten He.

Dengan kecerdasannya dia pun dengan cepat memahami situasinya, lalu menjawab "Aku tidak tahu banyak tentangnya. Hanya saja yang aku tahu dia adalah pelindung terbaik yang Flavia miliki saat ini."

"Hah! Pelindung apanya, baru-baru ini saja Flavia masuk ke rumah sakit karena kram perut" ujar Eryk sedikit kesal.

"Uhuk uhuk uhuk," Dokter Song terbatuk-batuk mendengar Eryk cemburu kepada asisten He.

Di dalam kamar, sambil menunggu terapi selesai, Flavia segera merapihkan dirinya dengan make up wajah jeleknya. Setelah berubah menjadi gadis buruk rupa, Flavia segera mencabut jarum-jarum akupunturnya.

Setelahnya membantu Nyonya Lin untuk duduk, dan menyuapi obat yang telah dia buat.

Nyonya Lin melirik perut Flavia yang sudah terlihat sedikit membesar itu, "Apa mau menyentuhnya?" tanya Flavia.

Nyonya Lin, memberikan anggukan pelan. Flavia mengambil tangan Nyonya Lin, lalu meletakan di perutnya.

"Ada bayi kecil yang bertumbuh di sini," ujar lembut Flavia.

"Jadi Nyonya, jika ingin bermain dengannya maka cepatlah sembuh," ujar Flavia lagi dengan tersenyum.

Flavia memanggil Eryk, "Kami sudah selesai," ujarnya.

Eryk segera masuk ke kamar lalu membawa Mamanya keluar. Mereka semua duduk di ruang tamu. Lalu Flavia datang dari dapur dengan membawa satu piring dimsum dan beberapa sumpit. Flavia juga membawa piring kecil, lalu mensisihkan beberapa dimsum di piring kecil itu, dan meletakannya di depan Eryk.

Melihat piring kecil berisi tiga dimsum Eryk pun melirik piring yang ukurannya lebih besar, lalu melirik ke dokter Song.

Tiba-tiba saja di memberikan bagiannya itu kepada Dokter Song, "Ini kau makan yang ini saja," ujarnya.

Eryk tak rela jika Flavia berbagi dimsum dari satu piring yang sama bersama dengan Dokter Song. Lalu dengan santainya dia mengambil satu dimsum dari piring yang besar.

Flavia hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, 'Kekanakan sekali' pikirnya.

Ketika akan pulang masih ada makanan lagi, tapi ini untuk Nyonya Lin. Flavia memasukan makanan itu dalam termos makanan yang bisa menjaga makanan tetap hangat untuk beberapa jam kedepan.

"Ini jangan lupa di makan ya, ini bagus untuk pencernaan," jelas Flavia kepada Dokter Song.

Flavia melambaikan tangannya kepada mobil yang bergerak menjauh dari rumahnya itu. Dia pun segera masuk dan tak lama kemudian asisten He datang.

"Nona, sepertinya banyak orang yang sedang mencari Nona," lapor asisten He.

"Benarkah?" tanya Flavia antara terkejut dan tidak terkejut.

Dia mengetahui jika Eryk jelas-jelas mencarinya, "Katakan siapa lagi yang mencariku?" tanya Flavia.

"Gu Yun Yan," jawab Asisten He.

"Aaah wanita ular itu lagi," ujar Flavia dengan menyeringai.

"Mereka masuk ke area kekuasaan kita dan bertanya tentang Nona," jelas asisten He.

"Apakah ada kebocoran?" tanya Flavia.

"Tentu saja tidak," jawab asisten He.

Hukuman bagi seorang penghianat sangatlah kejam. Jika berhianat maka yang terkena hukuman bukan si penghianat saja. Namun, juga anggota keluarganya.

Karena itu, jika mau berhianat. Maka mereka akan berpikir 1000 kali. Flavia Gu adalah bunga yang harus Klan Naga Hitam lindungi. Jika bukan karena sengaja ingin diungkap, maka itu tidak akan terungkap.

Flavia memutuskan akan selalu dalam bentuk si gadis buruk rupa, sampai nanti keadaan sedikit mereda.

"Tuan Henry Lin memberikan ini," ujar Asisten He seraya memberikan sebuah berkas.

"Itu tentang kejahatan Paman Lin yang belum bisa dibuktikan," jelas asisten He lagi.

"Penjualan bayi?" Ujar Flavia.

"Gu Yun Yan ... dia kenal dengannya?" tanya Flavia lagi.

"Dia juga melakukan ini!" ujarnya sedikit marah.

"Ya Nona, menurut sumber Tuan Henry Lin, Dokter Lin di bantu dengan Nyonya Gu akan menjaga beberapa wanita hamil, lalu setelah bayi itu lahir maka dia akan mencari orang tua adopsi dan mendapatkan imbalan yang tinggi,"

"Semua dilakukan dengan prosedur resmi, karena itu sulit untuk di jerat," jelas asisten He lagi.

"Masukan aku ke sana?" ujar Flavia.

"Apa nona sedang bercanda?" tanya Asisten He.

"Tidak?" Jawab Flavia.

"Tidak Nona, aku tidak berani ..." jawab asisten He yang baru kali ini merasa takut kepalanya akan terpenggal.

"Aku hamil, bukankah akan lebih mudah mengambil bukti jika aku menyusup ke sana?" ujar Flavia.

"Tidak boleh, Tuan Mo akan memenggalku jika aku memasukan Nona ke sana," debat asisten He lagi pada Flavia.

"Lalu menurutmu aku harus apa?" tanya Flavia.

"Cari pihak ketiga," jawab asisten He.

"Ya kau benar, kita cari pihak ketiga yang bisa menjebak mereka,"

"Carikan sepasang suami istri untukku!" perintah Flavia lagi.

'Pantas saja Olivia begitu mudahnya menipu tetua Lin. Aku rasa dokter yang mengeluarkan bisa ular waktu itu, pastilah Paman Lin' pikir Flavia.

'Dua ular ini tidak bisa dibiarkan begitu saja' ujar Flavia dalam hati.

Olivia dan Nyonya Gu, masih belum hancur karena masih di lindungi oleh Paman Lin. Melawan musuh dalam selimut tidaklah mudah, karena itu Flavia memutuskan melakukan pembalasan dalam diam, jika terlalu ribut maka akan membangunkan kewaspadaan musuh.

Di mansion Mo, asisten He mengumpulkan beberapa anak buahnya lalu bertanya, "Siapa yang sudah menikah dan saat ini istrinya sedang hamil?"

Ada satu orang yang mengangkat tangan, "siapa namamu?" tanya asisten He.

"Alex," jawabnya.

"Ada tugas untukmu dan juga istrimu," ujar asksten He.

"Klan Naga Hitam akan menjamin keamanan dan segala keperluan keluarga kalian," jelas asisten He.

"Baik Tuan," jawab Alex.

Asisteh He pun mengajak Alex bicara empat mata, lalu menjelaskan rencana dari Nona muda mereka itu.

"Apa sampai di sini sudah paham dengan rencananya?" tanya asisten He.

"Paham Tuan," jawab Alex.

"Jika begitu bagus, kau diberi ijin beberapa hari untuk menemani istrimu sebelum berpisah dengannya," ujar asisten He.

Di salah satu kamar bersalin di tempat rahasia. Beberapa wanita baru saja melahirkan. Bayi-bayi yang masih merah itu langsung saja dipisahkan dari ibunya.

"Tuan, permintaan bayi-bayi semakin meningkat," ujar salah satu perawat di tempat rahasia itu.

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

DUKUNG NOVEL ini dengan :

- Vote

-Like

-Komen

- Tap favorit yang tanda hati ya

- Poin, hadiah.

KUY semangatin Authornya, yang masih menulis Gratisan untuk kalian semua 🤗🤗🤗 LEMPAR VOTE DAN POIN YANG BANYAK YAH GAES

DUKUNG JUGA FLAVIA DAN ERYK, YANG SEDANG IKUT LOMBA NOVEL GENRE WANITA MANDIRI

 

1
ASHLAN DINENDRA
karyanya semua bagus dan aku suka
beda dari yang lain disini juga banyk ilmu yang dijelaskan...
Love bangett Karya Nita
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
critanya sll keren 👍👍👍
Muhamad Rizal Abdullah
luar biasa 🥰🥰🥰 terbaik
LinLin
karya keren & berbobot. alur cerita bagus, sat set ga lembek. good job Thor 👍
LinLin
setuju Thor. the power of emak-emak 💪
LinLin
wow bravo👏👍
LinLin
astaga Cedric main nyosor aja
LinLin
ngetawain Cedric ga dosa kan ya😀😀🤣🤣🤣
LinLin
rasain papa Eriyk puasa dulu ya 😀😀
LinLin
haha.... ketakutan jg kan Cedric, makanya lain waktu jangan buat Lily kesel ya😀
LinLin
cinta Cedric & Lily terhalang status
LinLin
Carl provokator nih, ga kebayang 30 gaya dlm semalam 😀
LinLin
bangga dong Carl, paling tdk ada 1 keunggulan dr abangmu
LinLin
😀🤣 emg jelangkung
LinLin
nama Ariana pasti langsung keinget Carl
LinLin
berani musuhin naga kecil sm aja cr mati😀
Freya
Eryk!!!! 🤣🤣🤣🤣
Freya
ceritanya bagus
Bie
Tp klo iya dpet pnjagaan dr kluuarga long, knp bisa smpai kecolongan wkt flavia di jebak ya??
Yaa, emang sih klo gda adegan itu, kasusnya g muncul ya? 🤭
Bie
Kakak authornya kereeen, bisa ampe kesitu cerita nya ya?? mksdnya kpikiran untuk memberitahu sbuah obat aja hrus pke teki dlu🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!