NovelToon NovelToon
Ketika Harus Memilih

Ketika Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 5
Nama Author: parida hakim

Kaisar Pratama, pemuda tampan yang disukai banyak wanita. Anak bungsu dari pasangan pengusaha Andi Pratama dan Wina Pratama. Di usianya yang baru menginjak dua puluh lima tahun seorang Kaisar sudah menjabat sebagai Manager keuangan di salah satu Bank swasta terbesar yang ada di Indonesia.

Kaisar Pratama sudah di kenal banyak orang sebagai pemuda dingin tingkat tinggi.

Yasika, gadis sederhana berparas cantik, pintar dan sedikit pendiam. Melanjutkan pendidikan terakhir nya di salah satu Universitas yang berada di Jakarta. Menjadi seorang pengacara adalah cita-citanya.

Yasika pernah bertunangan dengan seorang laki-laki yang merupakan cinta pertamanya.

Anne Putri, gadis cantik, tinggi, dan juga pintar. Menjadi seorang Dokter adalah impiannya sejak kecil. Anne dan Kaisar pernah menjalin hubungan selama lima tahun lamanya.

Dan hubungan mereka harus berakhir ketika Anne memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di negeri kangguru.

Bagaimana kisah asmara antara mereka bertiga?

Siapakah diantara kedua gadis itu yang akan mendapatkan hati seorang Kaisar?

Yasika, gadis sederhana berparas cantik dan sedikit pendiam.

Atau Anne Putri, yang merupakan mantan terindahnya.


yu ikuti terus kelanjutanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon parida hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Dunia ini memang sempit

Yee.... balik lagi

Semoga kalian suka

Aku tidak mengira bisa sampai episode ke 30

wkwkwk.....

Kalau begitu...

Happy reading ya..

* * *

" Kamu.. " Alan melongo tidak percaya begitu melihat sosok perempuan yang selama ini ia cari.

Yasika mengerutkan keningnya, ia sedang mengingat siapa laki laki ini, kenapa laki laki ini bisa mengenalnya.

" Haii.... apa kabar? kebetulan sekali kita bertemu lagi.? " dengan senyum manis Alan menyapa Yasika.

Yasika diam, ia hanya tersenyum membalas sapaan dari Alan.

" Kamu pasti lupa kan? Aku ini orang yang nabrak kamu waktu itu. "

" Oo... Ya, aku ingat sekarang. Maaf ya? " Yasika tersenyum manis dengan menampakkan deretan giginya yang putih.

Alan benar benar takjub melihat sosok perempuan yang begitu cantik dan anggun, yang berada di hadapannya sekarang sedang tersenyum dengan begitu indahnya.

" Maaf___ kalau boleh tau siapa namamu nona manis? " tanya Alan tanpa basa basi.

Yasika menjulurkan tangannya " Yasika. "

Dengan segera Alan menjabat tangan Yasika saat itu juga " Nama yang Cantik seperti orangnya? O__ ya kenalin aku Alan. "

Mereka berdua berjabat tangan, mengenalkan diri masing masing, Yasika merasa Alan orang yang baik, maka itu ia mau berkenalan dengannya, lagi pula apa salahnya kan jika cuma berkenalan pikir Yasika.

Berbeda dengan Alan, entah mengapa ia sangat bahagia saat itu juga, selain bertemu lagi dengan gadis yang selama ini ia cari, ternyata sekarang ia bisa mengenal siapa nama gadis cantik ini.

" Ngomong ngomong kamu mau kemana nona manis.? "

" Jangan panggil aku seperti itu Kak__panggil aja aku Yasika."

Alan mengerutkan dahinya dan tersenyum tipis.

" Kenapa kamu juga panggil aku dengan sebutan Kakak.? "

" Ya___karena aku, melihat kamu lebih tua dari aku. " jawab Yasika polos.

Alan begitu terkejut dengan apa yang perempuan ini katakan, baru pertama kali ini ada yang bilang padanya kalau ia TUA.

" Haii... Nona, kamu orang pertama yang bilang aku tua.? " dengan tertawa lepas Alan mengatakan itu pada Yasika.

Yasika pun tertawa mendengar apa yang laki laki ini bilang, apa salahnya ia memanggil dengan sebutan Kakak, toh ia juga memanggil Kaisar sama seperti kepadanya. Karena bagi Yasika ia ingin menghargai orang yang usianya lebih tua darinya.

Mereka pun ngobrol dan tertawa bersama, mereka seperti sudah saling mengenal satu sama lain. Padahal ini baru pertama kalinya bisa ngobrol dekat seperti ini.

Alan begitu senang bisa mengenal sosok gadis ini, gadis yang selama ini ia cari, gadis yang sejak awal bertemu bisa membuatnya uring uringan tidak jelas.

Berbeda dengan Yasika, ia melihat sosok Alan adalah orang yang baik, dan juga mudah bergaul dengan siapa saja. Ia senang bisa mengenal Alan. Ia juga tidak merasa keberatan dengan Alan yang ingin berteman dengannya.

Yasika saat itu bertemu dengan Alan di sebuah mall ternama, kebetulan Yasika sedang membeli sebuah buku pelajaran untuk tugas kampusnya itu. Ia tidak sendiri melainkan dengan teman temannya yang lain yaitu Annisa, Novia dan Ririn. tetapi mereka menunggu di tempat makan yang ada di mall itu.

" Kamu disini sama siapa Yas.? "

" Aku, sama teman teman aku Kak.."

" Oo... sekarang teman kamu itu dimana? "

" Mereka lagi makan Kak, dan aku mau kesana sekarang. "

" Wahh.... kebetulan ni, aku boleh ikut gabung gak? soalnya aku juga belum makan? " dengan senyuman memelas, Alan ingin ikut bersama Yasika.

" Ya udah kalau Kakak mau. "

" Dengan senang hati... nona cantik. " goda Alan kepada Yasika.

Yasika hanya tersenyum, lalu mereka pergi ke tempat dimana semua teman Yasika sedang menunggunya.

" Lama banget lo.. dah ketemu bukunya.? " tanya Ica pada Yasika yang baru saja datang.

" Nih... udah, maaf ya lama.. "

Mereka semua melongo,saat melihat ada sosok laki laki tampan dengan fostur tubuh yang tinggi, hidung mancung, bibir yang kemerahan, rambut yang hitam lebat, mata yang indah, dan alis yang tebal, serta kulit yang putih bersih, ada di hadapan mereka saat ini.

Siapa cowok itu?

Kenapa dia bisa bersama Yasika?

" Ya Tuhan.....mata gue gak salah lihat kan? "

" Kayaknya....gue baru lihat malaikat deh. "

" Gila.... baru lihat gue, ternyata ada pahatan manusia yang begitu sempurna kayak gini..? "

Itulah sebagian racauan mereka saat melihat sosok laki laki yang begitu sempurna di hadapan mereka. Yasika heran melihat raut wajah dari ketiga sahabatnya itu. Yasika melipat bibirnya, ia menahan senyum melihat tingkahnya mereka bertiga.

Yasika melirik ke arah dimana ada laki laki berdiri di sampingnya, yang membuat semua temannya itu menjadi bertingkah aneh.

" Kalian lihatin apa sih..? " tanya Yasika sambil tersenyum.

" Yas...Lo dapet pangeran darimana sih? " ucap Novia yang masih melongo.

Yasika tersenyum, begitu pula dengan Alan yang daritadi berdiri di samping Yasika, ia tersenyum mendengar ucapan dari para perempuan yang ada disana. Dengan segera Alan mengenalkan dirinya, dan di sambut hangat oleh ketiga gadis itu.

Mereka makan bersama, sesekali ngobrol dan bercanda. Mereka senang melihat sosok Alan yang ramah dan mudah bergaul. Mereka menghabiskan makanan itu, sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Alan mengajak mereka untuk pulang bersama naik mobilnya sendiri. Dan merekapun menyetujuinya.

Di perjalanan, mereka pun tidak berhenti mengoceh kesana kemari. Alan hanya tersenyum manis mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Alan saat ini tinggal di apartemen miliknya sendiri. Ia tidak tinggal lagi di rumahnya Kaisar. ia memutuskan untuk tinggal di apartemennya.

Alan terkejut, ketika Yasika memintanya untuk turun di depan sebuah rumah, dimana rumah itu adalah rumah kost milik Kaisar dan bersebelahan dengan rumah Om dan Tantenya itu.

" Kak___ kenapa bengong? " tanya Yasika yang heran melihat Alan dengan raut wajahnya yang aneh.

" Jadi... kalian tinggal disini? " Alan dengan masih tidak percayanya.

Alan benar benar tidak habis pikir, selama ini ia tidak tahu kalau wanita yang ia cari benar benar ada di dekatnya, di rumah milik saudara sepupunya itu.

" Memangnya kenapa? aku sama mereka memang ngekost disini Kak.. "

Alan tersenyum, ia tidak mengira ternyata memang benar, dunia itu tidak selebar daun kelor.

Kemana saja aku selama ini?

Ternyata dunia ini memang sempit.

" Gadis yang selama ini aku cari ternyata ada di dekatku. "

* * *

Mohon dukungannya buat aku ya semua?

Tinggalkan like, komen, dan vote buat aku.

Mohon maaf juga bila banyak kesalahan dalam cerita, penulisan atau kata kata yang berantakan.

Salam sayang saya buat semua ❤ ❤ ❤

1
Lala Al Fadholi
laki2 kok ambekan...ngambek mulu ga pantas
Albet Marthadian: p🙏
a




qpappp
pxpp0pppa@pparppppppwpwpppppappppqllqlq qppp0 al dla wa w ew a q1p3l9zosppppppe seekor@qa
total 2 replies
Lala Al Fadholi
heran jd org tua udah anaknya d sakitin eh setelah moveon malah d paksa nikah ama yg udah nyakitin...ada ya hub pertemanan yg segoblok itu
Lala Al Fadholi
org tua kai itu cocok...yg satu egois yg satu bodoh...pas dah klo anaknya menderita
Lala Al Fadholi
padahal udah ngerasain sakitnya d tinggalin eh skrng malah dia melakukan hal yg sama ini namanya manusia keledai
Duren mantul
mantap keren banget ,visual nya juga ganteng
Duren mantul
tokoh nya keren keren bah
Dewi Oktavia mupidin
paling beruntung dapat pasangan ganteng,mapan dan punya anak ganteng beh👍
Rayta Nya Firman
kalo visulanya ji chang wook jgn kan gadis... emak2 kaya saya aja ter lope2
Hertin Liberti
ketemu mantan tunangan Yasika.......
Hertin Liberti
panasssss......
Hertin Liberti
sdh di halalkan aja Thor Kaisar dan Yasika nya....biar haredang......
Hertin Liberti
begitu tega nya orang tuanya Kaisar.....lebih mementingkan perasaan anak orang dari pada perasaan anak sendiri.....ckckckck......
Hertin Liberti
Kaisar dan Yasika dong thorrrr.......
Hertin Liberti
kejam banget sih thoooor....hancur banget tuhhh perasaannya Yadika dua kali tersakiti.......kasihan banget Yadika thoooor....
Parida Hakim: Makasih dah mampir baca, ... 🤗
total 1 replies
Hertin Liberti
kayanya seru nih
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤️❤️🙏🏻🙏🏻
Anonim
Hebat kamu Yas bisa hadiri acara pertunangan mantan pacar kamu👍🏻👍🏻👏👏 kalau z sendiriharus mikir 100000 kali baru bisa datang 😁😁
Anonim
Uuuuhhhh kalau z yg kerja di warung makan itu udah patah centong kayu pake nabok kepala kaizar untung cuma thor yg di situ 😁😁😁
Naylatul Maufiroh
🤣🤣🤣
Ida Roshita
baru mampir baca ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!