Menceritakan seorang anak yang lolos dari aksi pembantaian oleh orang-orang aliran hitam. Dia diselamatkan oleh seorang Kakek yang adalah seorang Kultivator terkuat di benua timur yang sudah lama mengasingkan diri di hutan kematian.
Dia pada akhirnya diangkat menjadi murid yang mewarisi Semua ilmu kepandaian gurunya dan menjadi penerus sebagai sang Naga.
Pergi berkelana seorang diri dan tidak pernah menutup mata terhadap ketidak adilan, menjadi momok yang menakutkan bagi aliran hitam.
Dialah Xiao Lang, seorang yang akan menuju puncak kultivasi dan menjadi LEGENDA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attar GG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Menjelajahi Alam Rahasia
Pada akhirnya satu persatu mereka melompat dan masuk ke alam rahasia itu. Sementara Xiao Lang memegang tangan Xin Mei dan sama-sama memasuki Alam Rahasia itu. "Jangan lepaskan tanganku Mei' er, aku tidak tahu apa yang akan kita hadapi di alam rahasia itu." ucap Xiao Lang yang di angguki oleh Xin Mei.
Baru beberapa saat memejamkan mata tiba-tiba saja saat Xiao Lang membuka mata, ia sudah berada di sebuah dataran yang luas yang di penuhi oleh pohon-pohon yang tinggi menjulang. Xin Mei masih memegang tangan Xiao Lang dengan erat, ia sangat takut menjauh atau berpisah dengan pemuda yang ia cintai itu.
"Mei' er, kita sudah berada di alam rahasia. Jangan takut, ada aku disini." ucap Xiao Lang menenangkan gadis cantik itu yang kelihatan gugup dan di tanggapi dengan anggukan dan senyuman lembut hangat Xia Mei.
"Ayo kita cari teman-teman yang lain, semoga saja mereka baik-baik saja." lanjut Xiao Lang sambil melangkah dan menjelajahi tempat yang baru itu.
Sementara di bagian lain alam rahasia, teman-teman Xiao Lang terlempar masuk secara acak. Wang Lee bersama Xin Ying, Tong Lai dan Qin Ron, di bagian lain nya lagi Hei Long bersama Gong Li, Ling Yu dan Hu Jintao.
...----------------...
Xiao Lang dan Xin Mei terus melakukan pergerakan untuk mencari keberadaan teman-teman lainnya. Mereka berdua terus terbang menyusuri hutan yang sangat luas terbentang.
Setelah beberapa jam terbang, akhirnya mereka berdua pun turun dan beristirahat sejenak sambil mengisi kembali energinya yang terkuras setelah masuk ke alam rahasia. Xiao Lang dan Xin Mei pun langsung mengambil sikap lotus dan segera berkultivasi untuk menghirup banyak-banyak energi Qi yang sangat padat.
Satu jam kemudian, Xiao Lang dan Xin Mei akhirnya kembali terbang dan melanjutkan perjalanan. Saat mereka sedang asik terbang, mereka berdua melihat ada sebuah pertarungan di depannya dan dengan segera Xiao Lang dan Xin Mei melesat dengan kecepatan tinggi.
Tampak sebuah pertarungan antara seorang gadis melawan beberapa binatang iblis yang dengan intensitas tinggi dan saling memberikan serangan-serangan yang mematikan. Gadis cantik itu sedikit kewalahan menghadapi serangan yang bertubi-tubi dari binatang iblis itu tapi tidak membuat semangatnya runtuh justru semakin membuat ia bersemangat untuk melawannya.
"Gege ayo kita bantu gadis itu, kayaknya dia itu dari sekte es abadi." ucap Xin Mei melihat Xiao Lang.
"Ayo..." Xiao Lang langsung melesat menggunakan teknik Langkah Naga sambil mengeluarkan Pedang Naga Langit dari cincin penyimpanannya dan diikuti oleh Xin Mei.
Sreeeettttttttt
Sreeeettttttttt
Sreeeettttttttt
Xiao Lang dan Xin Mei menebas pedangnya dengan cepat dan tajam membuat beberapa binatang iblis itu terpotong-potong dan mati. Binatang Iblis itu sedang asik menyerang Bing Rongyue dan terlambat untuk menghindari serangan yang datang secara tiba-tiba.
Bing Rongyue yang sudah tersudutkan merasa sangat bersyukur karena kedua muda mudi itu datang di waktu yang tepat dan menolong nya. Dengan energi yang tersisa, Bing Rongyue keluar dari tekanan binatang iblis itu dan melakukan serangan balik.
Serangan-serangan yang sangat kuat dan mematikan dari Xiao Lang dan Xin Mei dengan cepat membunuh binatang iblis yang berada dalam jangkauannya.
"*J**urus* ******P*********edang Naga Penghancur***" ucap Xiao Lang pelan.
Booommmmm
Booommmmm
Seketika para binatang iblis yang tersisa, diterbangkan dan dengan kondisi tubuh yang terkoyak dan hancur. Serangan yang dahsyat yang dari kitab Dewa Naga.
"Terimakasih Saudara Xiao Lang, aku tidak tau apa yang terjadi padaku jika tidak ada kalian." ucap Bing Rongyue dengan tulus sambil mendekati kedua temannya itu.
"Sudahlah, sudah jadi kewajiban kita untuk saling membantu." ucap Xin Mei dengan santai dan di angguki oleh Xiao Lang.
"Ayo ambil semua inti binatangnya dan segera kita cari yang lain." ucap Xiao Lang pelan.
Setelah mengambil semua inti binatangnya, mereka bertiga akhirnya melanjutkan perjalanan mencari yang lain. Mereka bertiga terus bergerak menelusuri hutan yang lebat, belum ada tanda-tanda akan ujung dari hutan tersebut sehingga mereka pun hanya berlari dan terus berlari.
...----------------...
Di tempat terpisah, teman-teman Xin Mei dan Xiao Lang dari kelompok yang di pimpin Wang Lee berhasil menemukan sebuah tempat yang berbentuk sebuah Goa dan setelah masuk ke dalam Goa itu ternyata memiliki sumberdaya yang berlimpah.
Mereka memanen sumberdaya-sumberdaya yang ada dan mereka tersenyum dengan lebar. Sumberdaya-sumberdaya langka dan sangat bernilai bahkan lebih bernilai dari emas.
"Ayo kita ambil yang kita bisa bisa dan jangan serakah." ucap Wang Lee pada teman-temannya.
Berbagai sumberdaya seperti batu kristal tingkat rendah menengah dan tinggi begitu melimpah di dinding-dinding Goa, tidak hanya itu juga, terdapat juga sumberdaya yang lainnya.
"K**ita sangat beruntung, kira-kira bagaimana keadaan yang lainnya. Semoga mereka baik-baik saja." ujar Xin Ying berharap.
"Semoga saja ..." ucap Qin Ron yang di setujui oleh Tong Lai.
Beberapa jam kemudian mereka kembali ke luar dan mencari peruntungan lainnya. Mereka berpikir bahwa di alam rahasia ini memiliki banyak benda-benda yang berharga dan harus mereka dapatkan.
Sementara di kelompok Hei Long dan kawan-kawannya sedang dihadang oleh sekelompok serigala api. Binatang Iblis ini sangat ganas dan mempunyai kekuatan. Hei Long tidak gentar sedikitpun menghadapi serigala-serigala itu begitupun juga yang lain. Justru mereka merasa tertantang untuk melakukan pertarungan.
"Ayo kita lawan serigala-serigala itu, jangan biarkan mereka mengganggu kita." yang di sikapi dengan semangat juang tinggi oleh teman-temannya.
"Serang...." ucap Hu Jianto yang di tanggapi dengan semangat juang tinggi dari yang lainnya.
Berkat pengajaran-pengajaran teknik-teknik tinggi yang di berikan oleh Xiao Lang, berdampak pada peningkatan kekuatan dan kultivasi yang signifikan dari yang lain. Hanya dalam waktu singkat Hei Long dan teman-temannya mampu menyelesaikan Binatang-binatang Iblis itu.
...----------------...
Xiao Lang, Xin Mei dan Bing Rongyue terus bergerak menelusuri hutan yang lebat. Sekali-sekali mereka berhadapan dengan binatang buas dan juga binatang iblis tapi dengan mudah mereka hancurkan.
Tidak terasa hari sudah mulai gelap, mereka bertiga pun mencari tempat yang aman untuk bermalam. Setelah lama mencari Pada akhirnya mereka menemukan sebuah Goa yang cukup besar' berada di bawah lembah tersebut.
Mereka masuk kedalam Goa itu dengan sedikit hati-hati. Tidak berapa lama kemudian, Xiao Lang akhirnya keluar dan mencari hewan buruan untuk mereka santap. Setengah jam kemudian Xiao Lang pun akhirnya kembali dengan membawa 6 ekor kelinci.
Malam itu mereka menikmati hidangan kelinci bakar dan dimasak oleh Xiao Lang. Sesekali Bing Rongyue melihat kearah pemuda itu, dengan sikapnya yang sederhana dan tidak sombong membuat Bing Rongyue semakin mengagumi kehebatan dan ketampanan pemuda yang sudah beberapa kali menolongnya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...