Perceraian orang tua membuat Nayla menjadi sosok yang dingin,kasar dan sedikit liar.
Nayla tergabung dalam sebuah geng motor yang mayoritasnya adalah pria.
Mereka sering melakukan balapan liar hingga saat Polisi berpatroli di kawasan mereka dan membuat seluruh anggota kabur berhamburan,tak terkecuali dengan Nayla.
Sialnya saat Nayla melarikan diri dari kejaran Polisi,dia menabrak sebuah mobil milik seorang CEO terkenal.
"Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu dengan cara yang baik , maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku yang sedikit licik" gumam Rafa dalam hati dengan smirk di wajahnya
Dan apa yang terjadi selanjutnya...???
Pantau terus kelanjutan cerita yang buat jantung deg-degan ini...
Follow My Ig please_puterirezky69
Merupakan Karya Pertama dari saya,,,
Jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan saya minta maaf,karena pada dasarnya saya masih baru belajar😅😅😅
Harap di maklumi ya semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Rezeki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28 Kejujuran Nayla
..._Happy Reading_...
Lestari duduk di antara Nayla dan Lily,sehingga memudahkannya untuk melihat dan mengenal semua teman-teman Nayla.
"Apa kabar kalian semua anak-anak tante yang baik nan budiman??" sapa Lestari dengan ditambah lelucon seperti biasa pada teman-teman putrinya,Nayla.
"Baik tante" jawab semua teman-teman Nayla.
"Bagaimana perjalanan kalian?? Apa kalian cukup bersenang-senang? Coba cerita sama tante tentang pengalaman kalian" sambung Lestari sambil menuangkan air ke masing-masing gelas yang telah disediakan.
Bukannya menjawab,teman-teman Nayla malah saling lempar pandangan berharap akan ada seseorang yang berkorban dengan menceritakan apa yang terjadi pada mereka sejak mereka berada di Semarang.Nayla yang menyadari situasi yang mulai canggung pun akhirnya angkat bicara.
"Ma,,,bisa gak kalau kita makan sekarang.Baru setelah itu Nayla akan ceritakan semua nya sama Mama.Nayla laper banget pasti temen-temen Nayla juga laper" ujar Nayla yang berusaha mengalihkan pembicaraan .
"Ohh iya sorry sayang,Mama lupa" ujar Lestari yang kemudian memberikan senyum canggungnya.
Setelah semuanya sibuk dengan makanan mereka masing-masing,Terlihat Lily memperhatikan semua teman Nayla satu-persatu dengan sangat detile.Entah apa yang ia pikirkan saat ini,tampaknya Lily berniat mengawasi mereka semua untuk menjaga Nayla.
Lily sangat menyayangi Nayla walaupun Nayla bukanlah saudara kandungnya dan juga tidak pernah menunjukan kasih sayangnya pada Nayla secara terang-terangan.Lily hanya menjaga dan memperhatikan Nayla dalam diam.
(so sweet banget ya kalau punya kakak seperti Lily)
Setelah menyelesaikan acara makan bersama mereka,mereka ( teman-teman Nayla) berpamitan untuk pulang kerumah masing-masing.Bukannya mau bertindak tidak sopan,hanya saja mereka semua merasa sangat lelah setelah melakukan perjalan yang cukup lama ,apalagi mereka menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan dari Semarang ke Jakarta dan Lestari memaklumi itu.
Tersisa Lestari,Nayla,Lily dan Bik Sumi yang berada di dapur yang cukup luas itu.Untuk Lestari dan Lily masih berada di dapur untuk mambantu Bik Sumi membereskan sisa makanan yang mereka makan tadi.Sedangkan Nayla langsung pergi ke kamar nya untuk beristirahat setelah berpamitan pada Mamanya.
"Ma,Nayla ke kamar duluan ya.Nayla ngantuk banget karena satu harian ini melakukan perjalanan panjang.Ntar Pas Nayla bangun,ada yang mau Nayla ceritakan sama Mama" ujar Nayla pada Mamanya.
"Bik,,Kak Lily makasih ya...Nayla ke kamar duluan" sambung Nayla .
"Silahkan Non,,," jawab Bik Sumi yang juga sangat menyayangi Nayla.
Sedangkan Lily hanya mengangguk saja sebagai jawaban.Lily dan Nayla memang tidak banyak bicara saat bertemu.Namun mereka hanya bertegur sapa saja.
"Bu,apa saya sudah boleh pulang?" tanya Lily pada Lestari.
"Ohh tante lupa ly.Kalau lagi diluar panggil tante aja kali Ly.Kamu tuh formal banget" protes Lestari pada Lily yang selalu lupa untuk tidak bersikap formal padanya saat di luar kantor.
"Maaf tante,," sahut Lily
"Yaudah yuk,biar tante anter kamu"
"Jangan repot-repot tante,tante kan capek. Biar Pak Wawan aja yang antar saya" tolak halus Lily yang enggan merepotkan Lestari yang merupakan atasannya.
"Ohh yaudah kalau gitu,kamu tunggu sebentar ya.Tante mau bungkusin makanan buat kamu dan Darwin" ujar Lestari
"Ehh gak usah tante,ga,,," ucapan Lily terpotong ucapan Lestari
"Sttt jangan menolak Lily,ingat kamu juga uda tante anggap seperti anak tante sendiri.Nah ini uang saku kamu,kalau kamu tolak tante bakal marah lo sama kamu" ujar Lestari dengan tegas sambil memberikan sedikit uang di tangan Lily.
"Makasih tante" jawab Lily dengan mata berkaca-kaca karena merasa terharu atas sikap Lestari yang begitu hangat padanya.
"Iya sama-sama nak,sampaikan salam tante sama papa kamu ya Lily" ujar Lestari sembari mengantarkan Lily sampai kedepan pintu.
"Baik,Assalamualaikum tante" sambung Lily yang kemudian mencium tangan Lestari.
"Waalaikumsalam,,kalau kira-kira kamu mau nginep disini lagi tante dengan senang hati menerima kamu loh" ujar Lestari sebagai kata perpisahan mereka.
Setelah mengantar Lily kedepan pintu ,Lestari berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Nayla yang berada di lantai dua dirumah sederhana nya
Tok,,,tok,,,tok,,,
"Nay,mama masuk ya.Kamu belum tidurkan" tanya Lestari yang kemudian membuka pintu kamar Nayla.
"Masuk aja ma" sahut Nayla yang sibuk membereskan barang bawaannya.
"Nay,tadi kamu bilang ada yang mau kamu omongi sama mama.Tentang apa itu Nay? " tanya Lestari yang duduk di atas tempat tidur Nayla dan memposisi kan diri di sebelah Nayla.
"Huhhhff begini Ma,,,hmmm,,,itu,,,gimana ceritain nya ya ma" ujar Nayla dengan terbata-bata karena merasa sedikit deg-degan mengingat surat kontraknya dengan pria gila yang sangat ia benci.
"Ceritakan dari awal perjalanan kamu Nay" ujar Lestari yang menenangkan Nayla dengan menggenggam hangat tangan Nayla.
"Ohh iya Nay,,tadi Papa kamu nelvon Mama.Papa kamu nanyain kamu uda sampe atau belum"Ujar Lestari memulai pembicaraan agar Nayla bisa sedikit relax.
"Terus mama bilang apa?"
"Mama bilang kamu uda pulang dan lagi istirahat.Terus Nyonya Dita bilang kalau kamu mau nginap ke sana lagi,dengan senang hati mereka akan menerima kamu.Nayra juga tadi ngomong sama Mama,ternyata dia anak yang lucu ya Nay.Gimana kamu akrab gak sama dia?" ujar Lestari panjang lebar.
"Gak" singkat Nayla
"Jadi gimana cerita kam?" tanya Lestari
"Tapi janji ya,mama gak akan marah dan narik motor Nayla?" ujar Nayla memastikan
"Hmmm" gumam Lestari yang menandakan persetujuannya.
"Sebenarnya waktu di Semarang,ada temen geng Nayla yang ngajak Nayla dan temen-temen Nayla yang dari Jakarta buat nonton balapan,,,hanya nonton loh ma ,,,suer.Nayla gak ikutan balapan,Nayla juga kepaksa ikutnya karena Nayla lagi gabut.Nah terus apesnya ternyata lokasi yang kita pake buat nonton balapan ternyata adalah tempat incaran para polisi sejak lama.Ya begitu deh seterusnya,,,
Kita semua gak bisa kabur waktu itu karena polisi uda ngepung lokasi,yaudah deh kita pasrah aja pas ketangkepnya" jelas Nayla panjang-lebar
"Terus gimana kamu dan temen-temen kamu bisa bebas?" tanya Lestari yang mulai penasaran.
"Ohh kalau Nayla sih bebasnya di jamin sama Papa Abraham.Kalau temen-temen Nayla,,,
Huhhh,,,kalau temen-temen Nayla yang bebasin Tuan Rafael Wijaya pemilik Wijaya's Group.Apa Mama mengenal pria itu??" tanya Nayla pada Lestari mengingat dirinya pernah bertemu dengan Rafa di kantor Mamanya.
"Tentu aja Mama kenal,Dia kan orang nomor satu se benua asia loh Nay.Perusahaan Mama juga telah bekerja sama dengan perusahaan Tuan Rafa sejak beberapa hari yang lalu.Emang kenapa bisa dia bantuin temen-temen kamu Nay"
"Nah itu masalah terbesarnya Ma,,Nayla sama dia tuh terikat sebuah kontrak dimana isi kontrak itu bertuliskan kalau pria itu akan bantu bebasin temen-temen Nayla dan meresmikan club motor Nayla serta menjamin keamanannya Ma.Tapi untuk itu syaratnya Nayla harus menikah sama Nayla dan Nayla terpaksa setuju dan Nayla juga uda tanda tangan kontrak ma.Maaf ma,,,bukan Nayla gak mau kasih tau Mama sejak awal,hanya Nayla saat itu sedang dalam keadaan terdesak.Dan Nayla juga gak mau repotin Mama,kan waktu itu Mama masih berada di Kanada". sambung Nayla.
Segini dulu ya guys,,,
Author gak bisa buat cerita yang panjang karena author lagi banyak kegiatan outdoor
Pantau terus kelanjutan ceritanya ya😅😅😅
Dan author ucapkan terimakasih pada readers tersayang yang dengan ikhlas mampir di novel receh author ini🤭🤭🤭
Dukung author selalu dengan cara like,komen,vote dan berikan sedekah berupa hadiah terbaik kalian pada author ya🙏🙏🙏
Jangan lupa untuk memasukkan karya receh author kedalam list favorit kalian dan berikan rate 5
pada karya receh author ini agar author bisa lebih semangat Up nya ya😍😍😍
Author juga minta maaf kalau terdapat kesalahan dalam penulisan dan author juga minta maaf kalau author banyak permintaan ya😁😁😁uj
..._I Love You_...
btw bu Dita sm Nayra baik dh keknya
gk spt cerita2 ibu tiri & sdr tiri yg jht & licik
ish.. tp Rafa udah kepala 3 weh