Seorang wanita yang menolong bayi umur satu bulan, yang ternyata anak dari CEO yang paling populer di kalangan wanita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rasta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyerangan dan aksi El
mereka berdua berbincang-bincang dan tak lama mereka memutuskan untuk pulang. Rafa yang masih setia berada dalam gendongan El, Rey melihatnya pun tersenyum dan berkata "kayak ibu dan anak"
...----------------...
Sedangkan di tempat lain seorang wanita menyuruh anak buahnya untuk menculik dan membunuh Rafa karena rencananya yang gagal pada waktu itu. Iya dia adalah Siska prisil, dia ingin melenyapkan Rafa dan menghancurkan Rey.
flashback on
Reini dan Siska adalah sahabat, persahabatan mereka hancur gara-gara satu cowok yang di sukai Siskan ternyata menyukai Reini dan begitu pula dengan Reini. Nama cowok itu adalah Rey Harja Kusuma. Reini yang tidak tau bahwa sahabatnya menyukai Rey, Rey datang kepadanya dan menyatakan perasaan kepada Reini di depan Siska.
Siska yang melihat itu jadi sakit hati tapi dia coba untuk mengalah tetapi rasa sakit hatinya lebih besar dari pada mengiklaskan rasa sukanya pada Rey. Akhirnya suatu hari cekcok antara sahabat itu terjadi yang akhirnya Siska memutuskan pergi dari kampus itu dan pindah ke kampus yang ada di kota B.
Rey dan Reini lulus kuliah dan mencari pekerjaan, papa Rey menyuruh Rey meneruskan perusahaannya sebagai CEO dan Reini menjadi asistennya. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun tak terasa hubungan Rey dan Reini semakin dekat, Rey memutuskan untuk menikahi Reini.
Siska yang mengetahui kabar bahwa Rey dan Reini akan menikah, amarahnya siska meluap-luap tapi dia menahannya. Siska menunggu waktu yang tepat untuk melakukan rencana yang telah dia susun dengan baik.
Rey dan Reini melaksanakan pernikahannya dengan megah tanpa ada hambatan. Siska yang melihat siaran lansung pernikahan Rey dan Reini bergumam "tunggu saja, jika aku tidak bisa memiliki Rey kau juga tidak" kata siska sambil senyum licik.
Dua tahun pernikahan Rey dan Reini telah dikaruniahi anak yang lucu yaitu Rafa. Tetapi kebersamaan mereka tidak berlansung lama karena Reini yang pergi ke pusat perbelanjaan membelikan pakaian untuk Rafa, yang berakhir tragis.
Siska yang mengetahui Reini berada di pusat perbelanjaan menyuruh anak buahnya untuk meletakkan sebuah boom di pusat perbelanjaan itu. Reini yang memasuki pusat perbelanjaan yang tak berada jauh dari tempat dimana anak buah Siska meletak boom itu. Siska memberi aba-aba kepada anak buahnya untuk menekan tombol untuk meledakkan boom tersebut.
Balas dendam yang telah Siska rencanakan selama dua tahun itu adalah membunuh Reini yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. Ternyata dibalik kematian Reini adalah rencana busuk Siska, kepolisian dan anak buah Rey mencoba mencari tau apakah itu murni kecelakaan atau disengaja, tak ada dari mereka yang mendapatkan bukti bahwa kecelakaan itu disengaja akhirnya pihak kepolisian menutup kasus Reini.
Tapi di sisi lain Siska belum puas melihat itu karena anak Reini yaitu Rafa masih hidup, akhirnya dia merencanakan penculikan untuk Rafa tapi penculikan itu gagal karena ada seorang gadis yang menyalamatkan bayi itu. Kali ini dia merencanakan menyerangan untuk dapat menculik Rafa dan membunuhnya.
flashback off
Semetara mereka berjalan ke parkiran kampus, ada orang yang memata-matai mereka. Tanpa mereka sadari orang itu melepaskan tembakan ke arah Rafa tapi El dengan sigap membalikkan tubuhnya yang mengakibatkan pundaknya terkena peluru tembakan. Rey yang melihatnya pun dengan cepat dia menangkap El yang kehilangan keseimbangan akibat tembakan itu.
Rey dan El berlari mencari tempat aman untuk berlindung, salah satu anak buah siska membidik kaki Rey yang mengakibatkan Rey berjalan pincang. Anak buah Siska yang melihat pergerakan dari target pun menembak dengan membabi buta. Tapi sayang peluruh mereka habis, mereka mencoba mendekati tempat persembunyian Rey dan El. El mengambil inisiatif untuk melawan orang-orang itu Rey yang ingin ikut melawan para penyerang itu tapi apalah daya Rey kakinya yang terkena tembakan terasa sakit.
El meyerahkan Rafa yang menangis ke gendongan Rey hanya bisa memperhatikan El yang melawan keenam orang penyerang tadi. Dengan jurus mematikannya El dengan mudah melumpuhkan para penyerang tersebut, tapi sayang salah satu dari penyarang itu melihat pundak El yang menyeluarkan darah. Dia memanfaatkan luka El agar dapat mengalahkan El, El sempat merasa tidak kuat menahan rasa sakitnya tapi sekilas dia melihat wajah Rafa dan Rey, rasa sakit yang dia rasakan tadi seketika lenyap dan terganti dengan semangat untuk mengalahkan musuhnya. Semua anak buah Siska telah tergeletak tak berdaya akibat ulah El.
Sekilas El melihat ke Rey dan akhirnya tumbang akibat tenanganya terkuras dan darah di pundaknya semakin banyak keluar. Rey berlari sambil menggendong Rafa, Rey mengabaikan rasa sakit kakinya yang terkena tembakan demi bisa membantu El.
"Tahan sebentar El aku panggil ambulance" kata Rey sambil mengambil hpnya dan menelfon ambulance
"Tahan sebentar lagi El ambulance akan datang" kata Rey khawatir
"Rey... kamu... ja..ga.. ba..ik ...baik... diri...mu.. hah.. dan... Ra...fa.. aku... sang...at... menya..nya..nginya" kata El dengan terbata-bata dan pingsan
"El... bangun El jangan buat aku khawatir, aku tidak mau kehilangan tuk kedua kalinya. Sebenarnya dari pertama kali aku melihatmu aku sudah jatuh hati padamu. Ku mohon bangunlah El, demi Rafa" kata Rey. Rafa yang melihat El pingsan menangis keras.
Rey segera memelfon anak buah kepercayaannya Samir untuk mengurus para penyerang tadi.
Ambulance yang Rey telfon tadi telah tiba Rey, Rafa dan El dimasukkan ke dalam mobil ambulance. Rey hanya bisa berdoa agar El bisa selamat. Rafa yang kecapean agar-agar nangis pun tertidur pulas di gendongan Rey.
...****************...
semuanya, ini cerita pertama aku semoga kalian suka dengan ceritanya😊 dan jangan lupa dukunganya melalui vote😊 jika kalian suka ceritanya jangan lupa like untuk menyemangati author
Makasih yang udah mau mampir baca novel pertama yang aku buat😊😊😊
ceritanya bagus Thor tapi lembab kerana tidak terlalu peka dengan keadaan sekelilingnya