NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 29: Bisikan di Ambang Pintu

... MENGULANG LUKA...

...Bab 29: Bisikan di Ambang Pintu...

Begitu mesin mobil mewah itu dimatikan di dalam garasi mansion yang sepi, Valencia tidak menyia-nyiakan waktu satu detik pun. Tanpa menunggu Julian melangkah keluar atau mengucap sepatah kata, wanita itu langsung mendorong pintu mobil dan melangkah keluar dengan tergesa-gesa. Dengan gaun krem yang melambai elegan serta sepasang tumit tinggi yang mengetuk lantai granit, Valencia berjalan setengah berlari memasuki mansion, menaiki tangga melingkar menuju lantai dua untuk bersembunyi di dalam kamar mereka.

Julian keluar dari pintu pengemudi, memegang kap mobil sejenak seraya memperhatikan punggung istrinya yang panik dan menghilang di balik pintu utama.

Tiba-tiba, bibir Julian terangkat tipis. Sebuah senyuman lembut yang amat jarang terlihat—bahkan hampir tak pernah ada—kini menghiasi wajah tampannya. Reaksi manis Valencia yang memerah padam dan menepuk-nepuk pipinya sendiri sewaktu berada di dalam mobil tadi mendadak membuat dada Julian berdesir hangat. Kepanikan dan rasa takut kehilangan yang menghantam dirinya sepanjang malam ini justru membuka matanya lebar-lebar.

Pernikahan ini tidak boleh berakhir. Julian bertekad penuh dalam hatinya untuk memperbaiki rumah tangga mereka yang sempat membeku. Dia siap meruntuhkan gengsi tingginya dan mencoba lebih jujur dengan perasaannya sendiri mulai malam ini.

"Tuan Julian..." Diego, sekretaris pribadinya yang baru saja tiba dengan mobil terpisah, melangkah mendekat dengan raut cemas. "Apakah ada instruksi lebih lanjut mengenai Nyonya Sita dan Keluarga Baskoro yang berada di rumah utama?"

Julian menoleh perlahan, raut senyumnya berganti menjadi ketegasan yang dingin dan tenang.

"Batalkan seluruh rencana investasi Edgar Group dengan Baskoro Corp mulai besok pagi," perintah Julian singkat tanpa ada keraguan. "Dan pastikan Mami tidak mengganggu Valencia lagi untuk sementara waktu."

"Baik, Tuan." Diego menunduk hormat, menyimak perubahan atmosfer dari atasannya yang kini tampak jauh lebih manusiawi dan protektif dari biasanya.

Setelah Diego pamit mundur dari pelataran garasi, Julian melangkah lebar memasuki mansion yang tenang. Sepatunya menginjak anak tangga satu per satu menuju lantai dua, tempat kamar utama mereka berada. Langkahnya mantap dan pasti; tak ada lagi keraguan atau jarak tak kasat mata yang biasanya menghalangi dirinya untuk mendekati sang istri.

Di depan pintu kayu jati yang kokoh dan berukir indah, Julian berhenti sejenak. Pria bertubuh tinggi besar itu menarik napas panjang, menata detak jantungnya yang kembali berpacu kencang, lalu memutar knop pintu dengan amat perlahan.

Kamar tidur mereka yang megah diterangi oleh pencahayaan temaram dari lampu tidur berwarna keemasan. Valencia rupanya sudah berganti pakaian dengan piyama sutra simpel berwarna pastel. Wanita itu sedang duduk kaku di tepi tempat tidur berukuran king-size, sibuk mengoleskan lotion ke jemari tangannya demi mengalihkan pikiran dari rentetan kejadian gila sejak di mobil tadi.

Mendengar bisikan pintu yang terbuka, gerakan tangan Valencia mendadak terhenti seketika. Dia mendongak perlahan dan mendapati Julian berdiri kokoh di ambang pintu, menatapnya dengan binar mata yang begitu hangat, dalam, dan jujur—sebuah tatapan yang belum pernah Valencia lihat selama dua tahun pernikahan dingin mereka.

"Valencia..." panggil Julian lembut, melangkah masuk lalu mengunci pintu kamar di belakangnya.

Tanpa banyak bicara lagi demi menjaga suasana yang mulai mencair, Julian berjalan lurus masuk ke dalam kamar mandi utama. Sekitar tiga menit kemudian, dia keluar dengan piyama tidurnya yang berwarna gelap. Bau harum sabun yang maskulin dan kesegaran sisa air mandi membungkus ketegapan fisiknya.

Dengan langkah perlahan dan tenang, Julian melangkah mendekati area tempat tidur, lalu tanpa ragu mendudukkan tubuh besarnya tepat di samping Valencia.

Seketika, ruangan kamar yang sangat luas itu tiba-tiba terasa begitu sempit dan menghimpit. Hawa di sekitar mereka pun mendadak terasa hangat dan panas, seolah pendingin udara yang berhembus konstan di ruangan itu tak lagi mempan membendung gelombang ketegangan intim yang amat pekat. Jarak yang memangkas habis di antara mereka membuat detak jantung Valencia berpacu liar tak terkendali, sementara aroma tubuh Julian yang merapat makin memenjarakan seluruh kesadarannya di balik hening malam.

Valencia menahan napasnya rapat-rapat, jemarinya membeku di atas botol lotion, tak sanggup bergerak saat merasakan kehangatan tubuh suaminya menyentuh sisi tubuhnya secara langsung.

1
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
Shuttttttttttt
up lagi dongg wkwkw
Park ha: 🤭🙏 iya kak ini sambil mikir lanjutannya kwkwk
total 1 replies
Shuttttttttttt
gtu dong beb, jngan biarkan org ketiga msuk klo udah sepakat utk baikan
Shuttttttttttt
awal baca gak suka julian, tapi sekarang² kok malah kesel sma si cwek nya ini ( lupa namanya lagi ) kmu kan udah liat masa lalu dan masa depan mu bersama julian gmn, cobalah utk berpikir pake logika, klo emang mau pertahankan rumah tanggamu lakukan jangan stengah². kamu udah sadar klo cwok yg beberapa saat ini ada di smpingmu udah serang suamimu, seharusnya kmu sadar klo suamimu gak sma kmu krna pria yg ada di smpingmu, ini malah termakan rayuan dan provokasi si lucas² itu terus menerus.
Shuttttttttttt
ktanya percaya tpi bertingkah ragu terus, heran dehhh
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭 masih baru kali kak...
posisikan jadi valen ..5 tahun di abaikan.. trus di kasih kesempatan.. trus tiba2 gini lagi polanya... walaupun julian di kehidupan kali ini gk salah..emang urus kerjaan tapi valen kan gk tau detailnya..gk ngerti🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
cerita nya bguss, aku sukaa 😍 semangat kk outhor
gina altira
malam pertama yang tertunda
𝐀⃝🥀Weny
seharusnya itu yang kamu lakukan dari dulu tuan Edgar 😏
𝐀⃝🥀Weny: dan masih dikasih kesempatan lagi😊
total 3 replies
Murnia Nia
aku suka cerita novel ini semangat tuk author nya semoga makin sukses ya
Park ha: makasih kak🤭🤭♡♡♡♡♡♡
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
semoga keputusan Valencia kali ini bisa membuatnya bahagia selamanya😊
𝐀⃝🥀Weny
akhirnya, malam pertama di dua tahun penantian😂
𝐀⃝🥀Weny
kasih kesempatan Julian untuk menghapus lukamu Valencia 😊
Park ha: /Scowl//Scowl//Scowl//Scowl//Scowl/
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
yeee... benerkan, dari pada mengawali mending memperbaiki karena sesungguhnya mereka masih sama² cinta tapi yang satu gengsi😁
Park ha
🤭🤭🤭
Mamana Kenzo
lanjutttt
gina altira
semangat mengejar Valencia, tuan Edgar
gina altira
Julian mulai ga stabil nih 🤭
gina altira
aku dukung Valencia
gina altira
Julian manusia yang paling egois
Park ha: sabar🤭🤭🤭 tar kita hukum julian seberat2nya
total 1 replies
Park ha
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!