NovelToon NovelToon
Misteri Desa Sesat

Misteri Desa Sesat

Status: tamat
Genre:Horor / Misteri / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Musuh kalian bukanlah orang asing, tapi orang terdekat kalian sendiri"
Suara itu terdengar begitu jelas di telinga tiga pemuda yang berada di sebuah kampung penuh misteri.
Akankah mereka bisa menemukan siapa musuh terdekat mereka itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

"Karena manusia yang sudah di cintai sang Dewi itu adalah Leluhur keluarga Danendra, kami menjaga pohon itu adalah sebagai permintaan maaf keluarga kami pada sang Dewi yang sudah di rusak oleh salah satu leluhur kami, cinta tulus dari orang yang menjaga lah yang akan membuat sang Dewi memaafkan leluhur Danendra" jawab Hamka

‎"Akhirnya aku paham, tidak sembarang orang yang bisa mendekati pohon itu, karena si pohon adalah bentuk dari rasa sedih, kecewa, takut, tapi juga bahagia karena dia akan punya kesempatan untuk kembali menjadi sosok aslinya dengan bantuan dari keturunan orang yang dia sayangi, iya kan?" tanya Panca

‎"Iya, kakak benar" jawab Hamka

‎Mereka melanjutkan perjalanan mereka sambil terus mengobrol, hingga dua jam kemudian, mereka sudah sampai di depan gerbang resort yang masih tertutup karena bukan hari Jum'at.

‎"Rileks kak" ledek Hamka begitu terdengar bunyi gerbang yang akan di buka karena Panca terlihat sangat gugup.

‎Trak. Trak. Sreeek.

‎"Papa! Abang!" dua anak kecil yang hanya beda satu tahun itu langsung berlari memeluk Hamka.

‎"Kalian baik baik saja?" tanya Hamka menggendong keduanya

‎"Baik bang, pa" jawab keduanya

‎"Kenalkan Ini Om Panca" ucap Hamka menunjuk Panca yang ikut tersenyum melihat interaksi ketiga orang di depannya.

‎"Halo Om Panca" sapa keduanya mencium tangan Panca meski masih di gendong Hamka.

‎"Ada Panca juga" sapa Sagara menghampiri Panca dan memeluknya

‎"Iya pak, saya akan membeli perlengkapan bayi di untuk di kampung" jawab Panca sopan tapi ada satu orang yang terus menatapnya intens bahkan sedikit galak. Dialah Miqdad.

‎"Bang ini siapa?" tanya Miqdad memastikan karena dia mendengar nama Panca dari mulut Sagara, nama yang sama dengan yang di bicarakan Haris adalah orang yang akan jadi jodoh Mahira.

‎Miqdad bahkan sampai menilai penampilan Panca dari atas sampai bawah, terlihat sederhana tapi juga berwibawa. Kulitnya yang kuning Langsat membuat pesona Panca berbeda dengan orang kota, dia seperti simbol kesederhanaan tapi juga ketegasan.

‎"Panca, dia salah satu tetua di kampung mahoni" jawab Sagara merangkul Miqdad agar berkenalan dengan Panca.

‎"Assalamu'alaikum, nama saya Adhyaksa Panca Sena Om" sapa Panca sopan mencium tangan Miqdad

‎"Wa'alaikumussalam, saya Miqdad, adiknya bang Gara" jawab Miqdad menghela nafasnya karena ternyata Panca juga seorang muslim tapi ada satu masalah lagi dalam pikiran Miqdad, jumlah istri Panca.

‎"Usia kamu berapa tahun?" tanya Miqdad

‎"Saya dua puluh tiga jalan dua empat Om" jawabnya merasa aneh karena seperti sedang di interogasi.

‎"Ada berapa perempuan di rumah kamu?" tanya Miqdad lagi membuat Sagara dan Hamka hampir tertawa karena mereka tahu tujuan Miqdad bertanya seperti itu.

‎"Hanya ada dua" jawab Panca membuat Miqdad melotot tak percaya

‎"Dua kamu bilang hanya! Memangnya kamu maunya berapa istri?" tanya Miqdad dengan nada ketus

‎"Maksud Om apa ya? Saya tidak mengerti" tanya Panca kebingungan sementara Sagara dan Hamka sudah terkekeh.

‎"Kamu bilang di rumah kamu ada dua perempuan kan, itu istri kamu sudah dua kenapa kamu bilang cuma" jawab Miqdad geregetan

‎"Oh.. Seperti itu, mereka bukan istri saya, itu ibu dan adik ipar saya, saya belum menikah" jawab Panca

‎"Yakin?" tanya Miqdad tidak percaya

‎"Iya Om, memangnya kenapa bertanya sampai sejauh itu? Saya malah jadi takut" ucap Panca

‎"Hah.. Syukurlah, Mahira tidak jadi istri ke tiga, jaga anak saya, kalau sampai kamu buat dia menangis, awas kamu! akan saya potong burung kamu sampai habis!" ancam Miqdad membuat Panca Shok dengan pernyataan tiba tiba dari Miqdad.

‎"A.. A.. Apa tadi Om? Saya tidak dengar" gugup Panca karena takut kalau sampai yang dia dengar itu salah. Mahira mau di titipkan padanya, itu artinya dia akan menikahi perempuan idamannya sejak enam tahun lalu.

‎"Tidak jadi deh, sepertinya kamu tidak tertarik" jawab Miqdad ketus

"Tertarik ko Om, tapi saya hanya terkejut saja, ini bagaimana menjelaskannya ya" ungkap Panca gugup

‎Dia tidak tahu kalau ternyata yang ada di depannya ini adalah ayah dari Mahira, makanya dia tadi tidak segugup itu, tapi setelah tahu, apalagi Miqdad tiba tiba menitipkan Mahira padanya, bibirnya tiba tiba saja terasa kaku untuk berbicara dan juga mengatakan kalau sebenarnya dia sudah menyukai Mahira sejak lama, tapi dia pendam dalam dalam.

‎"Saya sudah tahu semuanya, kamu bertemu anak saya sejak bertahun-tahun lalu saat dia study tour di Jogyakarta dan dia yang memberikan kalung itu sama kamu kan?" tanya Miqdad dan Panca mengangguk gugup

‎"Memangnya kamu bisa tahu yang mana Mahira dari tiga perempuan yang datang ke sini itu?" tanya Sagara menunjuk Lyra, Esmeralda dan Mahira yang berjalan mendekati para lelaki itu.

‎Mata Panca langsung tertuju pada gadis berusia sembilan belas tahun dengan rambut panjang yang dia gerai, rambutnya yang tertiup angin dan wajahnya yang cantik membuat Panca lupa kalau di sana dia tidak sendiri. Apalagi saat mata mereka beradu, Mahira langsung terkejut karena dia melihat lelaki yang selalu ada dalam mimpinya sekarang ada di depannya, dengan kalung yang sama yang dia berikan pada lelaki itu beberapa tahun yang lalu.

‎"Khhmm!" suara deheman Miqdad langsung membuyarkan lamunan Panca.

‎"Astagfirullah, maafkan saya" ungkap Panca terkejut karena dia baru sadar kalau terlalu larut dalam kekagumannya melihat gadisnya yang dulu begitu kecil sekarang sudah berubah dewasa.

‎"Mana yang namanya Mahira?" tanya Sagara ketika tiga perempuan itu sudah berdiri di depan Panca.

‎"Ini, yang ada tahi lalat kecil di bawah matanya" jawab Panca menunjuk Mahira.

‎"Itu Lyra" ledek Sagara

‎"Tidak mungkin, saya masih ingat kalau Mahira ada tahi lalatnya di sini, saya juga sering mengawasinya saat kuliah di jakarta dulu" celetuk Panca keceplosan

‎"Nah kan ketahuan" sinis Hamka

‎"Astagfirullah, maafkan saya lagi, saya tidak bermaksud lancang, saya hanya ingin tahu keadaan Mahira saja, tapi saya tidak mendekatinya Om, saya hanya melihat dari jauh saja" ungkap Panca gelagapan dan panik karena ketahuan menjadi penguntit Mahira sejak kuliah.

‎"Ya ampun, apa yang seperti ini yang kamu bilang sering ada di mimpi kamu setelah kamu menerima lamaran Satria?" tanya Miqdad dan Mahira hanya menunduk malu.

‎Miqdad memang sudah berbicara berdua dengan Mahira tentang kegelisahan Mahira setiap malam sejak beberapa minggu ini, dan setelah di desak, akhirnya Mahira mau mengaku kalau dirinya terus di datangi seorang lelaki yang dulu dia berikan kalung miliknya setelah menerima lamaran Satria. Itu membuat Mahira tidak tenang, bahkan sampai mengalami gangguan mistis karena terus di datangi seorang kakek yang mengatakan kalau jodohnya adalah lelaki yang ada dalam mimpinya.

‎"Sudah, adzan Maghrib sudah berkumandang, ayo Kita ke hotel, besok pagi pagi sekali kita ke kampung Mahoni, Panca juga sebaiknya menginap bersama kami" ajak Sagara dan semuanya setuju

1
falea sezi
bagusss amat
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh seruuu tau cerita dr awal,,,sukses sllu buatmu kak🤗🤗
neni nuraeni: ih apa atuh kak baru tau aku,, maksih ya kak☺️
total 4 replies
Aniya
sangat bagus
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
jangan tinggalkan akuuuuuuuu,,,,teroreng,,,teroreng,,,ku mohon ke padamuuuuuu😢😢😢😢😢😢tak sanggup diri ini ,jauh dari dirimuuuu🤭🤭🤭,🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀
Ridwan01: iya kak, terima kasih sudah mampir 🙏
total 2 replies
neni nuraeni
semoga mereka slmt,,, dan Sagara menolong mereka trmsuk istrinya
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
semoga sagara cpt keluar dan buah pomat bisa di ambil hamka
Ridwan01: aamiin Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Betri kardina
lagi thor,lagi seru2nya
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
ayo Sagara smngt agar kamu bisa mmbasmi Rajasa karena sudah berani mngmbil milikmu,, 💪juga buat kak thor nya lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
ko hamka ,lintang dan liam ga tau kalau itu sagara palsu sampe puluhan th ,dah gtu dah smpe pnya ank lg
Ridwan01: Rajasa itu begitu mirip Sagara, suaranya, cara bicaranya bahkan semua memori Sagara juga di miliki Rajasa, jadi dia dengan mudah menipu semua keluarga Danendra.
total 1 replies
nurul supiati
lahhh kok bisa Sagara ketukar kan Sagara hebattt😭😭😭
nurul supiati: tapi masa iya Safira gak bisa bedain yak hihihi😭😭😭
total 2 replies
falea sezi
betapa hancur nya klo tau yg tidur ma Safira ternyata rajaasa🤣
Ridwan01: rajasa ini licik kak, dia menikahi Safira dengan tipu daya
total 1 replies
falea sezi
loo berarti Safira nganu ma rajasa🤣🤣 menjijikan
Ridwan01: iya kak, meski Safira tidak tahu tapi mereka memang melakukan itu.
total 1 replies
neni nuraeni
ayo Hamka, Liam bantu Pomat bebaskan opa mu yg asli kasian Oma Safira psti dia terpukul,,, lnjutt
neni nuraeni: 💪💪💪 kak🤗🤗
total 4 replies
Sakura Dilema
seru dan asyik
buat penasaran selalu
semangat ya up nya ya Thor
neni nuraeni
oh gara2 dia ternyta... lnjut
neni nuraeni: sama2 kak,,, seru tau kak cerita awal mula kampung mahoni, sampai Sagara di kurung d phon beringin,,pokonya ga pernah bosan aku baca karyamu,sukses sllu buatmu kak💪💪💪
total 2 replies
neni nuraeni
kira2 siapa ya🤔
neni nuraeni: yaaa masih rahasia...pnsrn aku kak🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
lnjuttt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
oooooh jadi marlan keturunan nya mbah falah🥰🥰🥰
Ridwan01: Mbah Teguh kak
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Apa kata anak-anaknya Kenanga ya, masa emaknya sama kayak mereka, sikapnya kayak anak kecil gitu. Anak udah 3, tapi ngomong aja masih cadel wkwk. Apa nggak pusing tuh si Liam. Untung Aja Kenanga nggak musuhan sama anak dia, kasusnya kayak sama Fatih.
Ridwan01: anak kenanga baru dua kak, Lintang yang tiga. Anak anaknya malah merasa punya teman bermain dan kenanga tahu itu anaknya jadi dia mau berbagi dengan mereka kecuali berbagai Liam 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh sudah punya anak pula mereka Pomat juga sbntr lgi bkl berbuah,,,semoga mereka berhasil mnjga dan melindungi Pomat serta buahnya, amiin
neni nuraeni: yaa udah mau tamat,,, beneran ini teh kak,, pdhl msih kngen loh,,, iya kak buat musuhnya kaget sekalian bikin dia jantungan biar Pindah alam sekalian🤭🤭🤭💪💪💪 kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!