NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:40.3k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Bab 28

Bima terkekeh tipis, tangan kekarnya refleks turun menyambar pinggang ramping Rasti, menguncinya agar tidak bisa lepas. "Tanggung jawab soal apa, Mbak? Uang seratus juta tadi kan udah Bima masukin rekening bersama buat keperluan rumah kita. Juga udah kepakai buat belanja dan main kita tadi.”

"Bukan soal uang, bodoh!" rajuk Rasti sembari memberikan gigitan kecil yang menggemaskan di pundak Bima, membuat sang pemuda mendesah tertahan. Rasti mendongakkan wajah cantiknya, menatap lekat-lekat mata Bima dengan pandangan mata yang sayu namun menuntut. "Siang tadi... kamu udah puas kan megang-megang cewek kota yang bening dan mulus itu? Kamu denger sendiri kan gimana dia mendesah-desah manja di depanmu? Terus masalah spg itu juga.”

"Mbak, kan udah Bima bilang, itu murni pengobatan kutukan, masih ungkit lagi dan yang mbak spg tadi–"

"Gak mau tahu!" potong Rasti egois, naluri jandanya benar-benar sudah berada di puncak keagresifan. Dia sengaja menggeliatkan pinggulnya, bergesekan intim dengan bagian bawah celana Bima yang mulai mengeras maksimal merespons kedekatan mereka. "Malam ini... kamu gak boleh tidur sebelum bersihin semua pikiran mesummu tentang cewek lain. Kamu harus pijat Mbak juga! Bima harus kasih 'perhatian' yang jauh lebih banyak, lebih lama, dan lebih hebat dari yang kamu kasih ke sosialita itu tadi! Kurang gede punya Mbak, hah?!"

Mendengar tantangan terbuka dari janda kembang kesayangannya yang sedang kelaparan akan kasih sayang, darah di sekujur tubuh Bima seketika mendidih hebat. Seringai predator yang sangat jantan terukir di wajah tampannya. Energi Mustika Hijau di dalam tubuhnya bergolak mandiri, menyalurkan hawa hangat yang membakar gairah kelelakiannya hingga ke ubun-ubun.

"Oh... jadi Mbak Rasti malam ini mau minta jatah terapi khusus yang lebih ekstrem?" bisik Bima dengan suara bass-nya yang berat, terdengar sangat seksi dan mendominasi.

“Oke kalau gitu sini, kebetulan masih ada minyat wangi dari spg tadi.”

Tanpa menunggu jawaban, Bima langsung mengangkat tubuh sintal Rasti dengan mudah dalam satu hentakan tangan kekarnya. Rasti memekik nikmat penuh kejutan, kedua kakinya yang mulus refleks melingkar erat di pinggang kokoh Bima saat pria itu membawanya melangkah menuju kasur spring bed premium yang baru dan empuk tersebut.

Malam yang panjang dan penuh pelampiasan cemburu buta pun dimulai di atas ranjang baru mereka, di mana Bima siap membuktikan bahwa kehangatan daster merah sang janda jauh lebih memabukkan daripada kemewahan gaun sutra hitam wanita kota.

Apalagi spg mall.

*

Pagi Hari setelah ena-ena dengan mbak rasti maksudnya sesi pijet plus plus. Bima masih tertidur entah kenapa hari ini dia sangat mengantuk, di dalam mimpinya dia seperti berada di sebuah ruangan gelap berkabut.

“dimana ini?”

“Akhirnya kamu bisa masuk ke dunia ini, anak muda,” suara berat itu berasal dari belakang.

Bima tersentak, menatap ke belakang. Seorang kakek-kakek berada di sana, tampak sedang bertapa. “K-kakek? Siapa kakek? Terus ini di mana?”

"Ini adalah alam kesadaran Mustika Hijau, tempat di mana energi yang kamu gunakan bersemayam," jawab sang kakek perlahan. Dia membuka kedua matanya yang memancarkan pendaran cahaya hijau jernih, persis seperti warna energi yang sering keluar dari telapak tangan Bima.

Bima mengernyitkan dahi, mencoba mencerna situasi ini. Langkah kakinya terasa berat saat mencoba mendekat. "Alam Mustika Hijau? Jadi... Kakek ini penunggu batu yang saya temukan  waktu itu? Sebentar, Kek, tolong jelasin ke saya. Gimana sebenarnya sistem kekuatan dari mustika ini? Saya modal mijet-mijet doang kok bisa langsung tahu ada kutukan, terus dapet duit seratus juta lagi?"

Ki Ageng Raga Samudra terkekeh pelan, suara tawanya menggema di ruangan gelap berkabut itu. "Bagus, anak muda. Kamu tidak cuma modal nafsu, tapi juga punya rasa ingin tahu yang tinggi. Duduklah, biar kujelaskan bagaimana pusaka ini bekerja di tubuhmu."

Bima langsung mengambil posisi bersila di depan sang kakek. Kabut di sekitar mereka mendadak bergerak, membentuk sekat-sekat cahaya hijau yang menyerupai gambaran sistem urat saraf manusia.

"Mustika Hijau yang menyatu dengan jiwamu memiliki tiga pilar sistem kekuatan utama," ujar Ki Ageng Raga Samudra sembari menunjuk gambar gaib di udara.

"Pilar pertama adalah Mata Terawangan Intuitif. Kekuatan ini bekerja secara otomatis saat kamu memfokuskan pandanganmu pada target. Kamu bisa melihat 'warna' mental, beban pikiran, bahkan penyakit medis dan kiriman gaib pada seseorang. Itulah kenapa kemarin kamu bisa tahu mental wanita kota itu sedang rapuh akibat dikhianati suaminya, sekaligus melihat akar kutukan abu-abu di punggungnya."

Bima mengangguk-angguk paham. "Pantesan kemarin kayak langsung kelihatan jelas banget di mata batin saya. Terus yang pas saya mijet itu gimana, Kek?"

"Itu adalah pilar kedua, Hawa Murni Purifikasi," lanjut sang kakek. "Energi Mustika Hijau mengalir melalui media telapak tangan dan jemarimu. Sistemnya adalah simbiosis energi. Kulit telanjang manusia adalah konduktor terbaik. Saat tanganmu menyentuh titik saraf mereka, hawa hangat murni akan merangsek masuk untuk membakar energi negatif, melancarkan sumbatan darah, dan memicu hormon kebahagiaan dalam jumlah masif. Efek sampingnya, karena energinya terlalu murni dan nikmat, target yang kamu sembuhkan akan mengalami peningkatan sensitivitas saraf dewasa dan mendesah pasrah."

Bima menelan ludah, agak salah tingkah karena sistem kekuatan pilar kedua ini emang kedengarannya mesum tapi sangat berfaedah. "Lalu, kenapa setelah saya pijat, wanita kota itu kayak langsung nurut banget sama saya, Kek? Malah dibilang terikat batin?"

Ki Ageng Raga Samudra tersenyum penuh arti, janggut putihnya bergerak pelan. "Itulah pilar ketiga, Segel Keterikatan Sukma. Cairan intim sangat kental dan berenergi setelah menyatu dengan mustika hijau, spermamu bisa menyembuhkan penyakit paling parah seperti—”

“TUNGGU SEBENTAR!” Potong Bima.

“Maksudmu setelah ini … saya … saya harus menjalani hubungan kayak gitu?”

1
Ariya Noviandy Khusofi
sudah lama ga update, lanjut lagi ga ini novel?
bintoro Suatmaji
seri terusannya mana nih? koq lama banget......
Yosua Juan Minggu
Kerennn semangat author, guysss bantu like dan comment yah di ceritakuu🙏🥺
Naga Hitam
lahh..bknnya cak karno ya
Naga Hitam
joko siapa, rian siapa?????
Clevansky88 Sky
gak update lagi kah Thor?
Alfan
halo thor
Clevansky88 Sky
💪🔥
Gege
kalimatnya kurang "dan bagian bawah bima mengeras menekan pinggul Keysa! membuat Keysa semakin mendelik matanya merasakan dua dragon ball yang menekan pinggulnya bergantian maju mundur"... naaah gitu Thor...
P̷E̷S̷O̷N̷A̷G̷A̷D̷I̷S̷D̷E̷S̷A̷
Kalau di tanah kelahiranku prinsipnya harus punya NYALI...🤣🤣🤣
"SALAM SATU NYALI, WANI"
LOSS GAK REWEL BOSSKU, PREI WONG RUWET...🦾💪💪🏼💪🏾💪🏿
Gege
keysa lebronka kah ini Thor...yang nyanyi keseleo ituu di nada tinggi..🤣
Manusia Biasa: penyembuhannya pakai jalur dalam ..alias entup entupan
total 1 replies
Gege
kalo berobat di shinsei modern bisa habis puluhan juta itu...Eeh bima dikasih cuman tiga juta..rugiii..
Manusia Biasa: gpp toh bima gak modal sama sekali
total 1 replies
Gege
Danu atau bima Thor..🤣
Manusia Biasa: efek nulis dua novel bersamaan
total 1 replies
Gege
Danu Iki sopo Thor...🤣🤭
Gege
wuasyeek... ditunggu momen penyembuhan para LC karaoke ibukota yang sakit lubang pipisnya..🤭🤣
Gege
laaah Kon antrian LC karaokean ibukota belom datang Thor... padahal brosurnya udah disebarin lho...🤣🤭😄 kan lumayan kalo pada berobat sakit saluran kencing, harus diobok-obok cara ngobatinnya..🤣🤣
Gege
klasik dan epic penjelasannya...
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!