Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 24
Ning Yue gadis itu tetap merangkul lengan panjang milik Cheng Ya begitu erat,Dai Hua Bin yang baru sahaja turun langsung mengenal sosok Cheng Ya.
"Nona Cheng? bagaimana kamu bisa disini dan kondisi kamu sedikit berbeza dengan malam itu"jelas Dai Hua Bin membuat ketiga sosok beda usia itu tergamam mendengar kata-kata Dai Hua Bin pada sosok wanita dihadapan mereka yang merupakan Cheng Ya yang saat ini merasa bahawa Dai Hua Bin terlihat familiar.
"oh..bukankah ini Bos Dai..maaf aku tidak sempat kembali dan tidak bisa menjadi pasangan pesta mu"jelas Cheng Ya berbicara dalam kondisi mabuk menbaht Dai Hua Bin hampir ingin tertawa melihat tingkah lakunya saat itu.
"jangan Khawatir pesta itu telah ditangguhkan kita bisa pergi bersama malam besok"jelas Dai Hua Bin ia tidak tahu biji mata ketiga sosok berbeda usia itu hampir copot Kerna syok.
'Apa ini Bos Dai yang kami kenali'batin ketiga nya serentak memikirkan tentang hal yang sama saat melihat situasi ini.
"Tunggu..Paman Dai..kau mengenal jiejie..dia penyelamat ku tahu..kalian harus berterima kasih pada nya jika tidak ada dia mungkin saat kalian tiba aku Sudha dibawa pergi deh"jelas Ning Yue membuat mereka langsung menatap kearah Cheng Ya saat itu menatap mereka tajam.
"jika kalian ingin memerasku..maka kalian silap..ayuh bertarung..jika kalian kalah maka jadi budakku"jelas Cheng Ya membuat mereka langsung tertawa terbahak-bahak,Dari Hua Bin tak bisa tidak merasa lucu dengan sikap Cheng Ya saat mabuk tanpa Sadar ia langsung mengambil langkah lebih dekat.
"Nona Cheng seperti nya telah mabuk teruk,aku akan menghantar nya kembali kalian bisa berbicara dikemudian hari Ning Yue..kamu akan bicara lagi dengan nona Cheng saat ia sudah tidak mabuk lagi di lain hari ya"jelas Dai Hua Bin dengan enggan Ning Yue harus melepaskan pelukannya di lengan panjang Milik Cheng Ya yang saat itu merasa bingung dengan tatapan konyol menatap kearah Dai Hua Bin.
"Hei..gege ku saja tidak peduli pada ku..dan kalian kenapa begitu peduli sih?"soal Cheng Ya dalam kondisi mabuk menbaht mereka langsung mengangguk membenarkan Dari Hua Bin membawa nona Cheng Ya pulang kerumah nya dalam kondisi ini tidak ada yang dapat membantu selain Bos Dai yang terlihat telah mengenali Cheng Ya.
"Paman Dai,aku titipkan jiejie padamu..tapi jika aku tidak bisa menemukannya maka jangan salahkan aku membuat bar ini berantakan Kerna aku"jelas Ning Yue memberikan ugutan penuh peringatan pada sosok Dai Hua Bin yang hanya tersenyum.
"Serahkan saja pada Paman ini..Ning Yue,Bos Yang kami pergi dulu"jelas Dai Hua Bin undur diri dan menyapa sang Guru Yang Liu dan Ning Yue bermakna mereka akan pamit pergi.
"kakek..apa Paman Dai akan segera berbunga lagi?"jelas Ning Yue kepo banget jika bersangkutan perihal hubungan romantis Paman Dai yang seperti ayah angkatnya sendiri itu.
Maklum Ning Yue dibesarkan tanpa sosok sang ayah disisi jadi sedari SD ia sangat bergantung pada peran sang Paman sebagai sosok pengganti sang ayah.
"iya itu mungkin saja,"jelas Yang Liu menjawab ia turut bahagian jika tekaan mereka benar.
Bersambung...
Please Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih (◍•ᴗ•◍)