NovelToon NovelToon
Mati

Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Sarti gadis cantik berasal dari Desa Lengi, di saat usia nya yang baru saja lima belas tahun, ia terpaksa merantau ke ibu kota untuk mengadu nasib,

" ibu neng berangkat dulu ya, Ibu sama Bapak jangan khawatir neng pasti baik baik saja." ucap Sarti seraya memeluk wanita paruh baya dan berpakaian lusuh bahkan kain jarik nya pun sudah robek.

" lya neng Hati Hati ya, maaf kan Ibu belum mampu membahagiakan kamu nak."

" tidak apa apa Ibu neng akan kerja ke kota, untuk masa depan kita Ibu." ucap Sarti seraya menyeka bawah mata nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjalanan Yang Menyeramkan

Sarti seorang wanita dari Desa Lengi, hidup nya jauh dari kata mewah, kedua orang tua hanya kerja serabutan dan itu pun tidak tiap hari kerja, dan mereka tinggal di kebun yang jauh dari rumah penduduk, rumah yang di tempati oleh Sarti jauh dari kata layak, bilik sudah bolong di setiap sudut di makan oleh waktu,

Sarti pun pergi meninggal kan kedua orang tua nya dan juga dua adik nya yang masih kecil kecil.

" Sarti." panggil seorang wanita berpenampilan Mewah.

" Saya nyonya." sahut Sarti tergopoh karena ia sedang cuci mobil, baju nya sudah basah.

" Nanti kamu kepasar ya, tuh uang sama catatan apa yang mau di beli sudah saya catat, mobil saya sudah selesai di cuci belum."

" Belum dikit lagi nyonya."

" Ya sudah cepat selesai kan."

" Baik nyonya. " Sarti pun segera menyelesaikan pekerjaan nya walau pun lambung nya terasa perih, karena dari pagi hanya terisi air putih saja, tidak terasa ia sudah tiga bulan kerja di kota, tubuh nya tampak lebih kurus wajah nya terlihat lelah karena kurang istirahat, dan ia pun selalu makan makanan sisa majikan nya, setiap gaji yang di bayar oleh majikan nya pasti ia kirim ke orang tua nya tanpa menyisihkan untuk diri nya sendiri,.

Kali ini ia belanja cukup banyak, jujur saja tangan mungil nya tidak sanggup membawa belanjaan begitu banyak di tangan kanan kiri nya,

Dari rumah majikan nya ke pasar memang tidak terlalu jauh, hanya naik satu kali angkutan umum, Karena lelah Sarti pun duduk sejenak seraya menunggu angkutan umum yang melintas, Tapi tiba tiba saja ada seorang pria yang menghampiri,

" Sarti." panggil pria itu seraya menepi kan motor nya,

" Eh mas Doni dari mana." tanya Sarti ia memang sudah mengenal Doni, Doni salah satu supir pribadi tetangga rumah majikan nya,

" Kamu belanja segini banyak nya seorang diri Sarti."

" Iya mas memang nya mau sama siapa lagi." ucap Sarti sendu,

" Sarti jujur saja aku kasian dengan mu, lebih baik kamu berhenti saja kerja, nanti aku cari kan kerjaan baru untuk mu."

" Terus aku harus tinggal di mana mas ?."

" Di kontrakan ku saja, tenang saja kamu akan baik baik saja di sana selama kamu ada di kontrakan ku, aku gak akan pulang, aku nginap saja di kontrakan teman ku, Sarti bos mu memang terkenal sadis, jarang ada yang lama kerja di rumah itu, ingat kita memang hanya babu tapi kita ini manusia bukan robot aku gak tega lihat kamu kerja dari pagi ketemu pagi lagi, lama lama kamu akan sakit Sarti." Ucap Doni

Sarti pun sesaat terdiam seperti nya ia sedang berpikir.

" Kenapa Sarti kamu tidak percaya dengan ku, aku bukan orang jahat kok, kalau kamu ragu bagai mana kalau kamu pulang kampung saja aku anter, kebetulan aku dapat cuti dua minggu."

" Doni. "Sarti pun menatap wajah

" Aku ingin pulang saja." ucap Sarti

" Ya sudah ayo aku anter pulang sini belanjaan mu." ucap Doni

Singkat cerita Doni dan Sarti pun sudah dalam perjalanan menuju desa tempat berasal nya Sarti, Ke dua nya naik travel, tapi mobil travel itu jangan harap mengantar kedua nya sampai ke Desa Lengi,

Setelah perjalanan hampir tujuh jam lama nya mereka pun sudah tiba ujung jalan Desa yang masih jauh , dari tempat itu Doni dan Sarti akan naik ojek kurang lebih tiga jam lama nya, Awal nya Doni menikmati suasana di Desa itu dan hari pun sudah gelap, semakin lama Doni merasa tidak nyaman tubuh nya tergoncang karena jalan nya benar benar rusak,

" Kang tadi jalan nya bagus kok semakin ke sini semakin jelek jalan nya." tanya Doni kepada kang ojek itu,

" Iya kang untung saja tidak hujan, kalau hujan jalan ini sama sekali tidak dapat di lalui, memang nya mau ke Desa mana sih kang?."

" Kata Sarti nama Desa nya Desa Lengi kang, sahut Doni,

" Desa Lengi..! " Ulang kang ojek itu

" Akang tahu.?." Sahut Doni.

"Tidak kang." sahut kang ojek itu seraya menggeleng kan kepala nya,

Singkat cerita motor yang di tumpangi Sarti pun berhenti,

" Kok berhenti." batin Doni

karena di tempat itu tidak ada rumah, bahkan kanan kiri nya hutan, dan area di tempat itu sangat gelap gulita, hanya ada cahaya dari lampu motor saja.

Setelah mendapat kan bayaran dari Sarti dua kang ojek itu pun pergi,

" Sarti kita sudah tiba.? " Tanya Doni bingung,

" Belum mas, dari sini kurang lebih empat jam lagi tapi jalan kaki, kira kira mas kuat tidak,? Terus jalan nya hanya jalan setapak, kalau masih siang ada tukang ojek, kalau uda malam gak ada mas."

" Tapi gelap apa kita bisa jalan keadaan gelap begini." ucap Doni

" Ini aku punya dua senter waktu itu aku sempat beli." ucap Sarti seraya memberikan salah satu senter milik nya,

Untung saja kedua nya tidak banyak bawa barang, Doni hanya bawa tas ransel berisi pakaian nya saja, dan satu tas kecil milik Sarti berisi oleh oleh Doni yang belikan, Sedang kan Sarti bawa tas berukuran sedang berisi baju baru untuk orang tua dan dua adik nya, dan juga beberapa baju milik nya,

Doni dan Sarti pun sudah menelusuri jalan setapak, Sarti jalan lebih dulu, Jalan itu naik turun ketemu dataran hanya sebentar lanjut nurun dan anak lagi, Doni sudah tersengal ia berusaha mengatur nafas nya, Keringat sudah membasahi kaos oblong nya,

" Mas capek ya kita istirahat dulu saja." ucap Sarti,

" Iya Sarti aku capek sekali untung saja malam jadi tidak panas." ucap Doni.

" Tidak panas tapi keringatan." ucap Sarti.

" Hehehe, tapi kok kamu seperti nya tidak capek, Aku sudah biasa mas, ini minum dulu." ucap Sarti seraya memberikan air mineral.

Setelah istirahat mungkin sekitar lima menit kedua nya pun melanjutkan perjalanan nya kembali, Tapi entah kenapa Doni merasa ada yang aneh, seperti ada yang mengikuti langkah nya, di tambah ada burung hantu entah sejak kapan bunyi seperti itu terus mengikuti langkah kedua nya, atau hanya perasaan Doni saja,

" Mas nanti pas di Kebun Melati, Mas jangan lihat kebelakang ya, pokonya apa pun yang Mas dengar jangan nengok, abang fokus saja sama jalan." ucap Sarti, Tentu saja Doni semakin takut.

" Iya Sarti tapi kamu jalan nya jangan cepat cepat dong." ucap Doni.

" Mana Kebun Melati nya.?." Sambung Doni,

" Itu di depan hanya tinggal beberapa langkah saja." sahut Sarti.

Tentu saja jantung Doni sudah berdetak lebih kencang dari sebelum nya, antara takut dan juga lelah,

Doni fokus dengan langkah nya, sama sekali ia tidak berani melihat kanan kiri apa lagi ke belakang, hawa aneh sudah mulai ia rasa kan, seperti hawa dingin sampai nusuk ke tulang, tapi Doni tetap Fokus ke jalan, kini berganti dengan bau anyir di campur bau bangkai,

" Ya tuhan bau apa ini, tolong lindungi setiap langkah hamba dan juga langkah Sarti tuhan, aku takut ya allah." batin Doni,ia terus baca doa sebisa dia di dalam hati nya,

Kini bau bangke di ganti seperti ada langkah di belakang Doni, Tentu saja Doni semakin ketakutan, Sarti semakin mempercepat langkah nya, bahkan seperti setengah lari, Tentu saja Doni mengejar nya, tapi sayang kaki nya tersandung dan membuat tubuh kekar nya terhuyung, Doni pun buru buru bangkit tidak sengaja ia melihat sepasang kaki terkena cahaya dari senter nya, sepasang kaki itu sangat pucat dan berkuku hitam.

1
Sisca Melyan
notbad
Allxandya
halo kak saya baru aja baca bab 1. menurutku udah dapet atmofer seremnya, tapi adegan pas belanja langsung lompat ke adegan pulang kampung terasa buru-buru banget. padahal bisa di tambah adegan antagonistik majikanya, jadi motivasi sarti buat pulang kampung bisa kerasa lebih kuat. semangat kak💪
Queen vyy: Hallo kak, trimaksih banyak ya masukannya🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!