NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Dunia Mafia

Terjerat Cinta Dunia Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: reesha swee

Perhatian : Banyak adegan 21 + dan kekerasan.

Harap bijak dalam memilih cerita

(Masih dalam tahap revisi, tetapi masih bisa dinikmati alur ceritanya. Abaikan tanda baca dan penggunaan huruf besar juga kosa kata yang tidak sesuai dengan KBBI)


Salwa Humaira adalah putri sulung dari empat bersaudara, ia dibesarkan dengan kondisi ekonomi yang sulit. Dengan berat hati ia meninggalkan keluarganya untuk mencoba peruntungan dengan bekerja sebagai TKW di negeri orang. Sampailah ia bertemu dengan dua orang bos mafia yang saling bermusuhan. Hidupnya seketika berubah setelah dua orang tersebut menaruh perhatian kepadanya.

Bagaimana keseruan jika seseorang yang bermusuhan menyukai gadis yang sama. Dan siapakah yang akan dipilih oleh Salwa Humaira sebagai pendamping masa depannya?

Dipenuhi aksi heroik dan romantis, siapkan hati, jantung dan pikiran beserta camilan yang lezat untuk menikmati alur cerita ini.

IG . aleena_anonymous

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reesha swee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan Terakhir

Bantu Vote dan like ya readers.. Thanks udah nyempetin baca Karya Author ❤❤❤

□○○○○○○○○○○○○

Sinar mentari mulai menyeruak ke segala penjuru, menunjukkan keagungan penciptanya membuat semua makhluk yang menyambutnya merasakan kehangatan dan kebahagian. Cahaya lurus yang masuk melalui celah-celah seolah memaksa menerobos kegelapan, membuat harapan baru bagi siapa saja yang menghendakinya.

Michella yang sudah menyelesaikan mandi paginya bersiap untuk membantu para pelayan yang sedang sibuk menjalani aktivitas pagi. Sejenak ia melihat Yang Pou Han masih pulas dengan tidurnya menikmati sisa-sisa mimpi semalam, sekilas terlihat senyumnya sedikit mengembang, entah apa yang sedang ia impikan. Michella kembali melemparkan pandangannya ke arah pintu lalu membukanya perlahan agar tidak membangunkan sang bos besar itu.

"Mau masak apa non hari ini?"tanya Bibi Lie melihat Michella sedang sibuk mengaduk-aduk sesuatu diatas kompor.

"Congee enak kali Bi buat sarapan?"ucap Michella sekenanya.

●●●●●●●●●●●

Sekilas tentang Congee

Menu ini terbuat dari nasi yang direbus hingga lunak bersama dengan bumbu dan kaldu.

Di Hong Kong, Congee disajikan bersama dengan aneka topping, mulai dari daging ayam, bebek panggang, hingga century egg.

●●●●●●●●●●●●●

"Enak , apalagi kalau disajikan hangat-hangat, apa perlu bibi bantu" Bibi Lie mencoba menawarkan bantuan untuk Michella.

"Bibi cukup repot dengan memasak untuk semua orang, aku tidak mau membuat Bibi Lie lebih repot lagi" ucap Michella dengan tersenyum.

"Seandainya semua yang tinggal di sini seperti nona mungkin Bibi akan merasa bahagia" Bibi Lie pun melanjutkan pekerjaannya. Setelah hampir satu jam akhirnya Congee buatan Michella sudah siap disajikan dengan toping irisan daging ayam dan bahan pelengkap lainnya.

"Wah.. baunya sangat lezat. Beruntung tuan Yang punya pasangan seperti nona"Bibi Lie memuji masakan Michella.

"Bibi Lie ada-ada saja, saya sama tuan gak ada hubungan apa-apa, saya cuma numpang di sini" ucap Michella sambil mencicipi masakannya.

"Tapi non, tuan sepertinya sangat perhatian sama non Michel, waktu non Michel gak ada aja tuan bisa ngamuk-ngamuk dengan semua orang. Tapi saat non Michel ketemu tuan jadi lebih ceria lagi" bibi Lie mengingat kejadian saat Michella hujan-hujanan di taman belakang rumah.

"Ah... sudahlah Bi, mungkin suasana hatinya saja yang sedang tidak enak, makanya ngamuk-ngamuk. Michel tinggal dulu ya Bi, itu yang di mangkuk satunya Michel sisain buat Bibi, dimakan ya..." ucap Michella sambil membawa baki yang sudah berisi dua buah mangkuk berisi congee hangat yang baru saja ia buat.

"Trimakasih non, pasti bibi makan" ucap Bibi Lie setengah berteriak karena Michella sudah berjalan agak jauh dari dapur. Michella kembali ke kamarnya. Ia meletakkan masakannya di atas meja yang biasanya ia pakai untuk mengganjal pintu. Ia melihat Yang Pou Han masih berada di dalam selimut tebalnya.

"Dasar bos besar, masih aja tidur"gumamnya. Ia menyibakkan kelambu yang menutup cendela kaca. Sinar matahari yang terang masuk dengan bebas menerangi kamar Michella. Yang Pou Han mengernyitkan matanya seolah ia merasa terganggu dengan cahaya itu.

"Bangun tuan besar"ucap Michella sambil mendekatkan bibirnya di telinga Yang Pou Han. Yang seketika terkejut dengan ulah Michella. Ia bangun dari tidurnya sambil mengusap-usap matanya.

"Kau mengagetkanku saja" protes Yang agak kesal karena Michella membuyarkan mimpi indahnya.

"Bau apa ini, baunya membuatku lapar"ucap Yang sambil mencari-cari sesuatu.

"Cuci muka dulu sana" perintah Michella sambil sedikit mendorong tubuh Yang Pou Han agar masuk ke kamar mandi.

"Hey, belum pernah ada yang berani mendorongku" protes Yang Pou Han lagi. Michella hanya tersenyum karena mebuat bos besarnya itu kesal.

"Udah, bersihkan dirimu. Setelah itu makan" ucap Michella. Yang Pou Han akhirnya menuruti perintah Michella. Sekitar lima menit berada di kamar mandi ia keluar dengan wajah yang sudah sedikit cerah. Yang berjalan menuju meja yang berisi makanan.

"Kamu yang masak"tanya Yang setelah meletakkan pantatnya di kursi yang empuk.

"Ehem... cobalah"ucap Michella sambil memberikan sendok keramik kepada Yang.

"Emmmmm.... enak. Kau memang calon istriku yang pengertian, mungkin aku akan jatuh cinta padamu kalau kau setiap hari memasakkan aku makanan seperti ini" ucap Yang sedikit menggoda.

"UHUKK-UHHUKKK-UHUUUK" Michella tersedak saat menelan makannya mendengar ucapan Yang Pou Han. Ia meraih gelas yang berisi air putih untuk melegakan tenggorokannya.

"Kau jangan bicara istri-istri lagi. Memang siapa yang mau jadi istrimu"

"Tentu saja kau" ucap Yang dengan senang.

"Terserah kau saja, aku harus bersiap, selesaikan makanmu, bukannya kau harus mengecek semuanya, sekarang kan hari ulang tahun perusahaanmu?"tanya Michella sambil menyudahi makannya.

"Asisten Lie Am sudah mengurusnya. Mana mungkin bos besar seperti ku melakukan pekerjaan seperti itu sendiri. Emm... tapi aku juga butuh satu asisten lagi untuk mengurus diriku di rumah"

"Bukannya ada Bibi Lie" ucap Michella asal.

"Aku butuh dirimu"

"Aagghh kau mulai lagi, Danisha sudah menunggumu di kamarmu. Kau bilang akan mengajaknya untuk acaramu hari ini" Michella melihat Danisha masuk ke kamar Yang Pou Han saat dirinya membawa makanan ke kamarnya.

"Apa kau cemburu dengan Danisha, aku akan mengajakmu saja, kau tidak perlu balas dendam sekarang, aku bisa mengatur waktu lagi untukmu" ucap Yang kemudian. Michella menggeleng.

"Sudahlah, Danisha lebih berhak atas dirimu. Kau akan bahagia dengannya" ucap Michella sambil merapikan peralatan makan yang sudah selesai di gunakan.

"Kau pergilah, aku juga akan bersiap" Michella bangun dari duduknya, ia akan membuka pintu kamarnya untuk mengembalikan peralatan makan yang sudah kotor, namun Yang Pou Han menarik tangannya sehingga membuat Michella jatuh dipelukannya, Yang memeluknya dengan begitu erat mencari kedamaian dan kehangatan di sana. Michella membiarkan Yang Pou Han memeluknya, entah ia merasa itu adalah pelukan terakhirnya. Tanpa terasa air mata menetes di ujung matanya. Seolah air mata perpisahan yang hanya ia sendiri yang bisa merasakannya.

"Sudahlah, kau akan terlambat" ucap Michella sambil menyeka air matanya sebelum Yang Pou Han menyadarinya.

"Baiklah, aku yakin kau akan baik-baik saja. Aku akan mengajakmu makan malam setelah acara ini"ucap Yang sambil melepaskan pelukannya. Michella hanya tersenyum datar menanggapi perkataan Yang Pou Han.

1
frida
emang ada mavia segoblok ini???
evi carolin
2 org bodoh ko dipelihara 🤦
Mimik Pribadi
Lagian ngobrol kondisi Salwa aja hrs pergi dri ruangan pemeriksaan,Sean itu tidak berkaca dri pengalaman,,,,dan ini udh ke brpa kalinya dia lalai meninggalkan Salwa,udh tau musuhnya bnyk 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
Mimik Pribadi
Orng tua Salwa kan tau nya dia meninggal karna kecelakaan itu,ko gak dikabari klo ternyata msh hidup,Salwa jga sdh punya Hp pintar mehong lgi,apakah orng tua/adik2 nya gak bisa telp,ngabari keadaan dia baik2 saja trus sedang hamil??
Mimik Pribadi
Aku kira stlh Yang menikah gak nakal lgi sm Salwa,tapi ternyata,,,dasar cabul!!!!
Mimik Pribadi
Ini msh jauh dari adegan ataupun kata2 vulgar thor,berasa lewat aja gitu karna kata2 yng menceritakan adegan 21+ nya msh B aja ,,,🤭🙏🏻🙏🏻
Mimik Pribadi
Makin muter2,,,,
Mimik Pribadi
Skrng gantian Salwa yng bth darah,sblmnya Sean yng bth darah dan pendonornya Salwa
Mimik Pribadi
Masyaa Allaah visualnya cantik bngt,wajahnya polos,anggun,teduh,dan tidak membosankan 😍😍
Fajar Alfiyanshah
Luar biasa
Winarno Suzhi
salwa yang bodoh,bego...lagian kalo tau yg buat sean kecelakaan trus salwa bisa apa?dunia luar sana jauh lebih kejam.
Sidieq Kamarga
Ahhh si Alan ini ngaco saja, skin to skin munvkin gak harus melakukan hubungan "itu" !!
Sidieq Kamarga
Adddsuh Seannnnn Sean 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Sidieq Kamarga
Di part ini aku gregetttttttt sama si Abust, 😡😡😡😡😡😡
Siti Kalimah
hadir
ibeth wati
maaf saya berhenti baca Thor
ibeth wati
kok LBH suka baca komen ya drpd ceritanya😆
ibeth wati
saat baca sinopsisnya tak pikir cerita aktion tp kok makin kesini jadi kayak cerita sinetron ya ..belibet otak kecil q rada" blenk bacanya pakek acara amnesia segala
Eka Kurnia Sari
terlalu indosiar ga sih thor
Juan Sastra
kurang happy..
lanjut marathon yg kedua..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!