NovelToon NovelToon
The Claw Of The Tiger

The Claw Of The Tiger

Status: tamat
Genre:Action / Anime / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: EMiYA1

Codename: Claw, adalah seorang Agent Assassin wanita muda yang berasal dari Asia Tenggara. kemampuan dan kekuatannya jauh diatas rata-rata Agent Assassin lain. walaupun ia bekerja sebagai Assassin, bukan berarti dia adalah seseorang yang jahat. ia bergabung kesebuah Organisasi Rahasia berskala dunia bernama "Balance Keeper", sebuah organisasi yang mementingkan dan menjaga keseimbangan dunia. namun itulah yang menjadi masalah, karena organisasi mereka ada sebuah Organisasi Rahasia lainnya yang ingin menghancurkan Balance Keeper. Mereka meneror anggota Balance Keeper lain dan terus-menerus merusak keseimbangan dunia. dan Claw sebagai Agent Assassin dari Balance Keeper, ingin mengungkap dan menghancurkan mereka. karena salah satu tujuan Claw, adalah membalaskan dendam Ayahnya yang telah dibunuh oleh mereka




ini adalah sebuah Light Novel atau Novel Ringan, yang semuanya spontan dari kepala saya. jadi mohon bantuannya ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiYA1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 28: The Bright Side

>>Haven Quartet<<

Di suatu hari yang cerah, Maria bersama Sebastian terlihat berjalan disebuah lorong. beberapa orang berlalu-lalang di lorong tersebut, membuat suasananya menjadi sangat hidup

Maria terlihat memakai pakaian yang biasa ia pakai, lengkap dengan jaket jubahnya yang sering ia pakai. Walaupun begitu mereka berdua tidak terburu-buru berjalan, seakan tidak ada misi yang penting

"apa anda yakin untuk mengajak tuan Yohan?" tanya Sebastian yang berjalan disamping Maria

"ayolah, kau sudah tahu kenapa aku mengajaknya bukan?" jawab Maria

"haaah... Baiklah. saya mengerti, nona" ucap Sebastian sebari menghela nafas, seakan ia tahu apa yang Maria maksud

setelah mereka berdua berjalan, mereka telah sampai disebuah ruangan yang pintunya tertutup. Di pintu masuk ruangan tersebut terlihat sebuah tulisan yang bertuliskan "Divisi 5, Tim Intelejen". lalu tanpa mengetuk pintu, Maria langsung membuka pintu tersebut

Isi ruangan tersebut didominasi oleh meja besar yang berada di tengah ruangan. Dan di dinding ruangan, dipenuhi oleh rak buku yang digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen infomasi yang telah didapat oleh Tim Intelejen, Divisi 5

"Yohan... aku perlu kau untuk ikut dengan ku" ucap Maria

Mendengar suara yang familiar, Yohan yang sedang membaca sesuatu di layar komputer pun langsung menoleh kearah Maria

"memangnya ada apa?" tanya Yohan

Maria berjalan memasuki ruangan dan menghampiri Yohan. Dan tanpa menjawab pertanyaan Yohan, ia langsung menarik kerah baju bagian belakang Yohan dan menyeretnya tanpa berusaha sedikitpun

"jangan banyak bicara, dan ikut saja. Jet pribadi ku juga sudah siap berangkat" ucap Maria

"h-hei.. Aku bisa berjalan sendiri" protes Yohan yang diseret oleh Maria

Tanpa mendengar ucapan Yohan, Maria tetap menarik kerah baju bagian belakang Yohan. Lalu ia berhenti sejenak untuk melihat ke belakang, lebih tepatnya ke seorang wanita yang berada di ujung tengah meja dengan tumpukan dokumen di kanan dan kirinya

"Janice, aku pinjam dia sebentar" ucap Maria

Wanita yang Maria panggil dengan nama Janice, tanpa melirik kearah Maria dan masih fokus dengan komputer dan juga kertas dokumennya. ia membuat simbol O dengan ibu jari dan juga jari telunjuk tangan kanannya kepada Maria sebagai jawaban

Setelah mereka keluar dari ruangan, Maria langsung melepas tarikannya dari kerah baju bagian belakang Yohan. Dan tanpa basa-basi, Maria langsung berjalan begitu saja diikuti oleh Sebastian. Yohan yang melihat tersebut, juga langsung menyusul Maria dan berjalan disamping Sebastian

"memangnya kita mau kemana?" tanya Yohan, ia tampak bingung karena telah dipaksa ikut dengan Maria

"kita akan ke salah satu markas lain dari Organisasi. katanya mereka memiliki informasi baru soal mereka (Eclipse), tapi entah kenapa mereka menyuruh ku untuk mengambil informasi tersebut kesana" jawab Maria

"sekalian untuk mengenalkan mu soal markas lain yang kita punya" lanjut Maria

>>3 jam kemudian. Italia<<

Setelah 3 jam perjalanan mereka akhirnya telah sampai di tempat tujuan. Dan sebari Sebastian memarkirkan mobilnya, Maria terlihat sibuk merapikan jaket jubahnya. Sedangkan Yohan terlihat kebingungan karena tempat mereka datangi adalah salah satu gereja terbesar dan memiliki gelar Basilika, gereja tersebut bernama Basilica Umbra Caelestis

"kita sudah sampai" ucap Maria

Maria langsung keluar dari mobil, setelah Sebastian selesai memarkirkan mobilnya. Setelah Maria keluar, Sebastian dan juga Yohan pun juga ikut keluar

"apa kau mau bilang jika, salah markas organisasi itu.... Salah satu Gereja terbesar dunia?" tanya Yohan yang masih bingung

"tidak kurang dan juga tidak lebih. Aku akan menjelaskannya nanti, setelah kita didalam" jawab Maria

Dan tanpa bicara panjang lebar, Maria langsung berjalan untuk memasuki gereja dengan diikuti Sebastian dan Yohan dari belakang. Setelah mereka bertiga memasuki gereja, langsung terdengar suara nyanyian yang sedang berlangsung

Didalam gereja tersebut terdapat banyak sekali pengunjung yang sedang khusyuk berdoa di kursi jemaat. Dan di Altar atau panggung khusus yang berada di ujung tengah aula utama gereja, terdapat seorang wanita yang begitu cantik sedang memimpin ibadah

"ini jelas-jelas terlihat seperti gereja pada umumnya" gumam Yohan dengan pelan

Tidak lama setelah itu, seorang pendeta laki-laki langsung menghampiri Maria, pendeta tersebut memberikan salam dengan hormat kepada Maria yang juga dibalas oleh Maria. Lalu pendeta tersebut menunjukkan jalan menuju markas asli dari gereja basilika tersebut

mereka berempat menaiki lift menuju bawah tanah. saat mereka sampai dan pintu lift terbuka, suasana tempat bawah tanah tersebut sama seperti Haven Quartet. Banyak para anggotanya berlalu-lalang, dan beberapa dari mereka menggunakan pakaian pendeta

"selamat datang, di Eden Haven. Atau bisa dibilang, sisi terang dari Organisasi Balance Keeper" ucap Maria

"apa maksudmu dengan sisi terang?" tanya Yohan sebari melirik kearah Maria

"jika Haven Quartet adalah markas bagi para agen Assassin yang rela mengotori tangan mereka dengan darah, Eden Haven adalah mata yang mengamati dunia ini" jawab Maria

"lebih jelasnya, Eden Haven adalah yang bertugas untuk mengamati keseimbangan dunia. Mereka mengumpulkan informasi tentang apa yang terjadi di seluruh penjuru dunia. lalu setelah itu informasi tersebut akan dikirim ke tim intelejen di HQ, dan HQ akan menetapkan siapa yang akan menjadi target yang harus dibersihkan" ucap Maria

"lalu kenapa kami menyebutnya sebagai sisi terang?. Itu karena Eden Haven menggunakan gereja yang ada di seluruh dunia sebagai penyamaran, yang juga beroperasi sebagai gereja pada umumnya. dan gereja ini adalah pusatnya, kurang lebih seperti itu" ucap Maria lagi

Maria menjelaskan itu semua sebari berjalan mengikuti pria pendeta tersebut yang menunjukkan jalan. Saat penjelasan Maria selesai, mereka berempat telah sampai di sebuah pintu ruangan yang besar. Dan tanpa basa-basi, pria pendeta tersebut langsung membuka pintu tersebut dan mempersilahkan Maria, Sebastian dan juga Yohan untuk masuk

bagian dalam Ruangan tersebut terlihat seperti ruang kerja dari pimpinan dari markas ini. Ruangan tersebut besar, dilengkapi dengan banyak rak-rak buku dan juga foto serta lukisan yang terlihat tua. namun walau begitu, ruangan tersebut memancarkan aura suci yang tak bisa dijelaskan

"kalian tunggu lah disini, sampai paus menyelesaikan ibadahnya" ucap pria pendeta tersebut

Setelah Maria, Sebastian dan juga Yohan masuk kedalam ruangan. Pria pendeta tersebut, menutup pintu tersebut lalu pergi. sedangkan Maria dan juga Yohan langsung berjalan dan duduk di sofa yang sudah disediakan untuk tamu. Disisi lain Sebastian hanya berdiri di belakang sofa yang diduduki Maria

"paus di Basilika ini adalah seorang perempuan bukan? Kalau tidak salah namanya...." ucapan Yohan terhenti karena dipotong oleh Maria

"Evelyn. Orang-orang lebih mengenalnya sebagai Mother Evelyn atau Mater Ecclesiae (Bunda Gereja). wanita pertama yang menjabat sebagai paus, di era sekarang" ucap Maria

"dia orangnya seperti apa?" tanya Yohan

"kau akan tahu sendiri" jawab Maria dengan singkat

Lalu tak lama setelah itu, pintu besar tersebut tiba-tiba dibuka oleh seorang pendeta wanita yang poni rambutnya menutupi setengah wajahnya. Dan Saat pintu tersebut terbuka, pendeta wanita lain memasuki ruangan

Itu adalah Evelyn dan yang membukakan pintu adalah asistennya. Wajah Evelyn begitu cantik dan hanya melihatnya saja, orang-orang akan tahu jika Evelyn adalah wanita yang begitu ramah, tubuhnya ramping namun berisi. Pakaian yang dipakai Evelyn adalah pakaian yang sering dipakai oleh paus pada umumnya

Yohan yang melihat kedatangan Evelyn pun menjadi agak gugup, mengingat orang yang 1 ruangan dengannya adalah seorang paus dari salah satu gereja Basilika terbesar di dunia. Tetapi ada satu hal yang membuat Yohan penasaran, Yaitu mata dari Evelyn. Evelyn terlihat selalu menutup kedua matanya, Yohan merasa hal yang aneh dari itu. Seakan Evelyn menyembunyikan sebuah rahasia. Dan saat Evelyn duduk di kursinya, suasana ruangan tersebut langsung berubah seketika seakan menyuruh semua orang yang berada di ruangan tersebut untuk memperhatikan nya

1
Crimson
mantap /CoolGuy/
KainaZero: jujur aja, liat novel ini yang sepi pembaca jadi nggak semangat buat lanjutin. aku mau stop novelnya dulu disini, soalnya pas banget 60 chapter. dan kalo ku lanjut, pas banget juga soalnya akan masuk ke Arc baru yang jadi Turning Point

maka dari itu, aku ada rencana buat bikin judul novel baru yang genre nya Fantasy yang agak Dark gitu. Ide nya udah ada, dan tinggal eksekusi aja

jadi aku mohon maaf banget, kalo keputusan ini bikin kecewa. aku mau coba upload judul ini ke platform lain, dan liat gimana perkembangannya. jadi ya.. mohon ditunggu kelanjutannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
kalau itu mah, min jangan di jelasin. Indo tuh memang sarang nya tikus berdasi 😅😅. wkwkwk/Tongue/
KainaZero: warganya hepi, pemerintahnya bikin depresi 🤭
total 1 replies
Crimson
Gas lanjut min/CoolGuy/
Crimson
sorry min gw bacanya cuma ambil penting2 nya doang, ngantuk habis begadang soalnya. ini aja baca jam 4 subuh. asli, mata gw udah gak bisa di bikin melek. wkwk wkwkwk /Sob/
Crimson
lanjut min/CoolGuy/
Crimson
Kok lama up nya min, udah gw tunggu2 juga./Chuckle/
KainaZero: maaf ya.. Mimin bisanya update 1 Minggu sekali. pertama karena kerjaan. kedua karena pusing mikir cerita kedepannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
Aku curiga deh sama Anastasia, kalau dia ini sebenarnya agen ganda atau mata2 hmmm 🤔🤔
KainaZero: tunggu kelanjutannya yaa 😄
total 1 replies
Crimson
Nggak bisa bahasa inggris /Grin/
Crimson
Hmm! Dari aroma2 nya nih, bakalan ada perang tiga arah. wkwkwk /Facepalm/
Crimson
nampak nya typo lah min. Seharusnya meninggalkan bukan meninggal, kalo meninggal mah orang min/CoolGuy//Joyful/
Crimson: OK /CoolGuy/
total 2 replies
Crimson
Buset! udah kyk HAKI aja bisa di adu aura nya. wkwkwk /Facepalm/
KainaZero: pada dasarnya sama sih. di One Piece, semua mahkluk hidup secara teori punya Haki. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngebangkitin Haki

disini juga sama, semua orang punya aura. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngeluarin aura yang sampai bikin orang yang merasakannya itu berlutut, nggak bergerak atau pingsan karena nggak kuat nahan tekanan sama rasa takutnya
total 1 replies
Crimson
Gw. /CoolGuy/
Crimson
Habis ngapain tuh mereka di ranjang, e dah lah. pura-pura polos aja. wkwkwk /Grin/
KainaZero: bisa disesuaikan dengan imajinasi dan pikiran masing-masing 🤭
total 1 replies
Crimson
kalau memang Horus itu benar, bapak nya para dewa-dewi utama Mesir. gak sia-sia gw pernah main game GOW mitologi Yunani dan Nordik. /Chuckle//Grin/
Crimson
bukannya Horus itu bapak nya para dewa ya, dari mitologi Mesir. kyk Zeus bapak dari dewa-dewi Olympus dari Yunani, Odin. Bapak dari dewa-dewi Aesir dari mitologi Nordik./CoolGuy/
Crimson: oh gitu /Facepalm/
total 2 replies
Crimson
Wait wait, bukan nya Evelyn itu seorang pendeta ya, kalau gak salah./Slight/
KainaZero: yup, baca lagi chapter 28 & 29 biar nggak lupa
total 1 replies
Boy Permana
semangat /CoolGuy/
KainaZero: thank you buat semangat nya!!
total 1 replies
Crimson
Buset ngeri kali efek wine nya Cok, sampai kyk gitu /Joyful/wkwkwk
KainaZero: fun fact. sebenernya Maria tuh bisa aja nahan efek wine nya biar gak mabuk. jadi ya, disini dia sengaja buat nggak nahan efeknya. akhirnya ya mabuk. apalagi yang ngasih si Prince/Albert, yang udah pasti beli nya wine premium yang gak kaleng-kaleng 🤣
total 1 replies
Crimson
paper bag itu bukannya kantong kertas yang sering muncul di film2 Hollywood. iya kan min/CoolGuy/
KainaZero: yaa tas kertas yang buat naruh barang pas beli di mall-mall mahal gitu lah 🤭
total 1 replies
Crimson
kanji nya gw nggak ngerti bre. Wkwkwk /Tongue/
KainaZero: wkwkw maap. soalnya buat nambah kesan aja kalo mereka ngomong pake bahasa jepang/Smirk/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!