NovelToon NovelToon
Ksatria Penguasa Gushen Dan Tianshen

Ksatria Penguasa Gushen Dan Tianshen

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:138.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: DTeaa

Zhi Shen adalah seorang pemuda berusia 25 tahun yang berasal dari jaman modern, tapi karena terjadinya peperangan antar negara, telah membuatnya berpindah Alam.
Kini ia berada di Alam Dunia Kultivator kelas rendah atau disebut juga Alam Benua Gushen yang di huni oleh Manusia manusia yang memiliki kekuatan seperti manusia super yang pernah ia lihat di televisi.
Di kehidupan baru yang harus ia jalani sekarang, Dunia Benua Gushen baru saja mengalami Peperangan Besar antara bangsa Manusia dengan bangsa Iblis.
Tugas Zhi Shen di Alam Dunia barunya adalah untuk membunuh Kaisar Iblis yang berasal dari Alam Dunia Kegelapan.
Akankah Zhi Shen mampu melaksanakan tugasnya?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DTeaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Altar Bela Diri

"Deg"

Kembali jawaban Zhi Shen di luar perkiraannya.

Baru kali ini ada yang berani berbicara seperti itu kepadanya, biasanya mereka akan langsung takut jika dijebak seperti itu dan memilih berlutut meminta maaf lalu menyerahkan 10 batu roh yang baru mereka dapatkan dari Tetua Cheng Pu.

"Jika harus bertarung dengan enam orang, apakah aku akan dapat imbalan kalau aku menang?! "

"Atau kalau aku yang menang, maka para Senior menyerahkan seluruh poin Kontribusi dan seluruh Batu Roh kelas rendah yang para Senior miliki saat ini! serta meminta maaf karena telah melakukan penindasan kepada murid baru"

Ucapan Zhi Shen membuat lima orang teman Mao langsung menghampiri Zhi Shen dengan wajah marah dan mengepungnya.

"Oh begitu, lantas kalau kami yang menang, bagaimana? "

Mao bertambah percaya diri karena teman temannya mulai bereaksi.

"Para Senior tidak mungkin menang melawanku" Kali ini Zhi Shen yang memancing.

"Mulut kau.... "

Sepertinya mereka terpancing oleh ucapan Zhi Shen dan terlihat sangat marah sambil mencoba menyentuh mulut Zhi Shen.

Mao menahan teman temannya agar tidak terpancing oleh ucapan Zhi Shen.

"Aku ingin merobek mulutnya, Mao! " ucap seorang temannya.

Mao menyuruh teman temannya mundur.

"Begini saja, kalau kami menang maka kami akan mematahkan kedua tangan dan kakimu, lalu memotong lidahmu dan mengambil semua hartamu, dan mereka semua menjadi saksi, kita akan bertarung di Altar Bela Diri sekarang juga"

"Kalau kami kalah, maka kami akan menyerahkan semua Poin Kontribusi dan semua Batu Roh kelas rendah yang kami miliki kepadamu, dan kami juga akan meminta maaf karena telah menindas Junior, bagaimana?! "

Mao mulai terlihat tenang, walaupun tatapannya seperti ingin membunuh Zhi Shen.

"Baiklah Senior!, kita pergi ke Altar Bela Diri sekarang juga"

Mereka mulai berjalan menuju Altar Bela Diri yang ada di Area Tengah.

Sepuluh orang Murid Pembantu terlihat panik dengan kejadian itu.

"Gawat, cepat beritahu Tetua Cheng Pu dan Tetua Agung! "

Seorang Murid Pembantu berteriak kepada dua orang temannya.

Sontak, dua orang yang di tunjuk langsung pergi berlari menuju Area Tengah untuk memberi tahu Tetua Agung Zhao Yun dan Tetua Cheng Pu.

Semua Murid baru juga sepakat untuk melihat pertarungan terlebih dahulu, lalu mereka menyusul Zhi Shen dan kelompok Mao.

Delapan orang Murid Pembantu tidak bisa berbuat apa apa karena dengan status mereka, mereka hanya boleh mengingatkan tetapi tidak boleh melarang murid yang statusnya lebih tinggi.

Mau tidak mau, para Murid Pembantu itu juga menyusul dan mengikuti para Murid baru pelataran luar dari belakang.

Di pikiran mereka hanyalah membayangkan Zhi Shen yang babak belum di hajar enam orang Murid Inti, lalu kedua tangan dan kakinya dipatahkan.

"Aish, kenapa pemuda itu mencari masalah dengan kelompok Senior Mao?

Semua murid Pembantu sudah tahu Senior Mao adalah peringkat 20 dalam daftar 100 Prajurit Teratai Cahaya saat ini.

Kakaknya, He Jin adalah mantan peringkat pertama yang saat ini statusnya sebagai murid khusus Guru Besar Zhang Bao.

Enam murid inti yang akan mengeroyok Zhi Shen adalah He Mao, He Ran, He Dong, Xu Ching, Xu Chang dan Ji Gong.

Tian Fan yang berjalan di samping Kakaknya dan Tian Hua terlihat cemas.

"Sudahlah, kita hanya bisa berharap semoga Senior Shen bisa mengalahkan mereka berenam" ucap Tian Yue yang teringat dengan kemampuan Zhi Shen sewaktu membunuh dua belas pembunuh bayaran dengan mudahnya.

*

Altar Bela Diri adalah Arena Pertarungan yang biasa di gunakan oleh Murid Khusus dan Murid Inti untuk bertarung memperebutkan peringkat dalam Daftar 100 Prajurit Teratai Cahaya terkuat.

Jika masuk dalam Daftar 100 Prajurit Teratai Cahaya terkuat, maka akan mendapatkan tambahan 50 Batu Roh tingkat rendah dan 50 Poin Kontribusi setiap bulannya.

Jika masuk dalam Daftar 50, maka mendapat tambahan 25 Batu Roh kelas rendah dan 25 Poin Kontribusi setiap bulannya

Jika masuk dalam Daftar 10, maka mendapat tambahan 25 Batu Roh kelas rendah dan 25 Poin Kontribusi setiap bulannya.

Jika menjadi juara 1, maka akan mendapat tambahan 50 Batu Roh kelas rendah dan 50 Poin Kontribusi setiap bulannya.

Jadi kalau menjadi peringkat 1, maka total hadiah yang di dapat adalah tambahan 150 batu Roh kelas rendah dan 150 Poin Kontribusi setiap bulannya.

Altar Bela Diri juga sering di gunakan untuk bertarung sesama Murid untuk membela dan mempertahankan kehormatan atau harga diri sebagai solusi penyelesaian masalah.

Altar Bela Diri berbentuk lingkaran dengan diameter 20 meter.

Sekte Teratai Cahaya memiliki 10 Altar Bela Diri, dan sering di jadikan Tuan Rumah pada setiap Turnamen Bela Diri Antar Sekte di Wilayah Kerajaan Perisai Timur yang diadakan tiap 5 tahun sekali.

*

Zhi Shen sudah berada di Altar Bela Diri, berhadapan dengan enam orang Murid Inti yang semuanya telah mencapai Ranah Prajurit Bumi bintang 1 sampai bintang 7, dan He Mao tingkatan Ranahnya paling tinggi.

Tetua yang bertugas untuk menjadi wasit adalah Tetua Huang Gai.

Tetua Huang Gai menjelaskan aturan dalam pertarungan.

Ia melirik sejenak kearah Zhi Shen dengan tatapan kasihan, karena tingkatan Kultivasinya masih Ranah Grand Master bintang 8.

"Sangat disayangkan jika ia harus cacat atau terluka parah dalam pertarungan yang tidak seimbang ini" Gumamnya dalam hati.

Usia mereka juga terpaut jauh, sekitar dua puluh tahun.

Wajah Tetua Huang Gai yang tadi terlihat cemas, kini langsung tenang setelah melihat seorang lelaki Sepuh datang dan duduk di bangku penonton kelas VIP.

Tetua Huang Gai turun dari Altar Bela diri dan mulai mengaktifkan Formasi Pertahanan tingkat tinggi berbentuk tabung transparan berwarna putih yang tingginya sekitar 30 meter mengelilingi Altar Bela Diri.

"Pertarungan sudah bisa di mulai jika kalian sudah siap! "

Tetua Huang Gai memandang ke arah kelompok He Mao dan ke arah Zhi Shen.

"Siap Tetua" jawab kelompok He mao bersamaan.

"Siap Tetua" Jawab Zhi Shen yang sudah memegang Pedang Bintang level 10, dan langsung mengalirkan Energi Spiritualnya ke bilah pedang yang ada di tangannya dan bersiap menyerang.

Zhi Shen tadi lekas upgrade Pedang Bintang dari level 5 ke level 10.

*

* Status *

Nama : Zhi Shen

Umur : 25 tahun

Tingkatan Ranah : Grand Master Petarung bintang 8.

Point Pengalaman : 12500 / 90.000

Koin Emas : 10.120.000

Kondisi Kesehatan : 100 persen / sehat.

* Peralatan & Perlengkapan *

Pedang Bintang kelas menengah level 10.

Busur Bintang kelas menengah level 10.

Baju Pelindung Bintang kelas menengah level 10.

Cincin Dimensi kelas rendah level 3

(Kapasitas 40 m x 40 m x 40 m \= 64 kilometer kubik)

* Skill & Tehnik*

Jurus Pedang Bumi level 5 / 7

Jurus Panah Bumi level 5 / 7

Tehnik Pertahanan Tubuh level 5 / 7

Tehnik Regenerasi Tubuh level 5 / 20

( tambah 1 level \= tambah 1% Regenerasi per jam, max 20% per jam )

Tehnik Mata Dewa Bumi level 10 / 80

( tambah 1 level \= tambah 100 meter jarak penglihatan Max 8 km)

Tehnik Alkemis level 4 / 7

Tehnik Penempa level 4 / 7

Skill & Tehnik Tambahan.

Jurus Tinju Yuan

Jurus Pedang Yuan.

Tehnik Kecepatan Tubuh Yuan.

* Misi & Tugas *

Tugas Utama

1.Membunuh Kaisar Iblis dan menghancurkan Kekaisarannya

-

Tugas Tambahan

-

Misi utama

Mencapai Ranah Kaisar Bumi bintang 10 dan pergi ke Alam Benua Tianshen.

-

Misi Tambahan.

-

*

1
Nurul Nissaadji
Ahhh.. kok tamat secepat itu sih Thor ..
muhadsa
ini sekedar saran ya thor,jangan marah..sebenarnya ceritanya bagus tapi penulisannya kurang menarik dan sedikit membosankan.terlalu simpel dan tidak seru sama sekali.contohnya dalam pertandingan yang sedang berlangsung,buatlah gimana caranya agar terkesan acara itu besar dan penting.atau dalam penyelesaian suatu masalah,buatlah gimana caranya agar menarik minat pembaca..mungkin author bisa mencontoh (bukan menjiplak ya) karya karya lain..dalam pertarungan pun buatlah seseru mungkin sehingga pembaca seakan akan bisa membayangkan gimana pertarungan itu.jangan cuma satu jurus saja lawannya sudah kalah atau mati dan sama sekali gak ada serunya..
muhadsa
terlalu mahal harga harga ditoko sistem,terus hadiah misi cuma seupil..saya juga masih bingung darimana MC dapat koin emas sampai ratusan milyar padahal terakhir liat statusnya cuma kurang lebih 10jt..apa itu dari kebun obat ya,tapi gak disebutkan berapa koin dia dapat..
muhadsa
biaya apa yang banyak..tinggal pindah aja kok,tanpa bawa pelayan juga..
muhadsa
pemborosan..
muhadsa
darimana koinnya emasnya..kenapa gak beli dunia batin saja
muhadsa
bukannya kultivasi MC lebih tinggi dari lawannya..kok masih kewalahan,padahal sebelumnya bisa melawan yang kultivasinya lebih tinggi dari MC..
muhadsa
kenapa gak dipakai kemampuan untuk menyembunyikan tingkat kultivasinya...
muhadsa
authornya penggemar slow rock.. fire house sama scorpion..
muhadsa
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/..ada pemutar musik juga..
muhadsa
pelajari elemen angin dong..kultivator kok pakai pompa angin manual..hhh..
muhadsa
kurang seru kalau ngandalin artefak..naikin dong levelnya
muhadsa
kenapa gak naik naik levelnya..naikin dong thor,kan gak seru kalau MC kalah terus..sama banteng kalah,sama penjaga penginapan juga kalah..hhh..
muhadsa
lambat bener naik levelnya..
muhadsa
cepat sekali penuhnya..kalau gak salah tadi bilangnya luas cincin ruangnya adalah 8 kilometer persegi..
muhadsa
ngapain upgrade cincin ruangnya,kan ada penyimpanan sistem..
Nurul Nissaadji
mantap Thor..
DTeaa
MC nya sudah terlalu 'OP' , makanya langsung main tebas..
Harusnya kekuatannya seimbang .. supaya bisa berlama lama ..
Putra_Andalas
Cepet amat matinya...gk basa-basi nGopi dulu apa...
siKocak
koq akhirnya bisa begitu...????
seharusnya kan lebih makmur dan damai....
atau jangan jangan alam Tiansen dan Gushen cuma alam yang ada dalam ilusi,khayalan dan mimpi Zhi Sen.....????????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!