Bagaimana perasaanmu ...apabila kau memiliki kekasih , namun pria itu malah lebih mementingkan teman masa kecilnya di bandingkan dengan dirimu..
" Apa - apa Cleo..apa - apa Cleo . Yang pacarmu itu aku apa Cleo sih Gas..." teriak Clara ketika mendapati kekasihnya hanya memiliki waktu bersama teman masa kecilnya daripada dirinya yang notabene adalah kekasih Bagas
" Kamu memang pacar aku Clara ... tapi kamu harus ngertiin bahwa saat ini Cleo lebih membutuhkan aku dari pada kamu . please Clar...jangan bersikap egois seperti ini "
" Kamu bilang aku egois ! mana egoisan aku yang minta kamu buat nemenin ulang tahun aku ,dengan kamu yang menemani Cleo hanya buat beli kado buat mamanya . Tolong Bas , jangan anggap aku egois . jika nyatanya kalianlah yang lebih egois daripada aku "
Akankah Clara melanjutkan hubungan miliknya bersama Bagas yang telah selama tiga tahun mereka jalani . Atau Clara akan lebih memilih membuka hati yang baru untuk sosok pria lain yang lebih bisa menghargai dirinya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Seperti biasa sepulang sekolah Bagas akan membonceng Clara untuk ia ajak jalan terlebih dahulu sebelum mengantar kekasihnya pulang
rambut panjang nan indah milik Clara tampak melambai - lambai di udara
Dan hal itu tentu saja semakin membuat Bagas jadi semakin terpesona akan kecantikan yang di miliki oleh kekasih pujaan hatinya itu
" Kita hari ini mau kemana Gas ? " tanya Clara sedikit berteriak agar bisa di dengar oleh Bagas di depan sana
Maklumlah suara motor sport Bagas hampir memekakkan telinga , jadi ketika Clara bersuara kecil tentu saja akan sulit terdengar apalagi ketika Bagas memakai helm seperti sekarang
" Ke suatu tempat . Yang jelas kamu pasti akan suka . Ayo cepat peluk yang erat , biar kita cepat sampai " Clara mengangguk cepat . Dan langsung memeluk erat pinggang kokoh milik Bagas
Lagi - lagi Bagas tampak tersenyum smirk
Moment memakai sepeda motor bersama Clara adalah suatu hal yang sangatlah di sukai oleh pria muda itu
Selain bisa terhindar dari kemacetan kota yang padat melintang . Pria itu juga mendapat pelukan hangat dari kekasihnya - Clara .
___
Beberapa menit berjalan akhirnya kedua anak muda itu sampai ketempat tujuan
Hamparan hijau melintang
Pohon tinggi menjulang , yang terlihat bagai pohon sakura membuat pemandangan tempat itu jadi asri untuk Clara lihat
" Bagas ini...."
" Ini untukmu Clara . Tempat ini akan menjadi tempat rahasia kita . Ingatlah tempat ini . Hanya kau satu - satunya wanita yang aku ajak ketempat ini " satu kecupan manis Bagas daratkan di tangan manis milik Clara
" Makasi Bagas . Untukmu aku tak akan pernah melupakan tempat ini sampai kapan pun juga " Clara tersenyum manis dan satu kecupan hangat penuh cinta pun Bagas layangkan kembali di atas kening Clara
Suasana hangat menderai
Rasa khawatir karena beban masalah keluarga tampak menguap begitu saja
Kedua anak muda yang tak tahu akan berjodoh atau tidaknya kelak itu , tampak saling duduk bersandar guna menikmati sajian indah menjernihkan mata tersebut
Dengan tangan yang saling bertaut satu sama lain
Clara dan Bagas pun saling pandang dan tersenyum satu sama lain
" Aku mencintaimu Clara . Sangat mencintaimu melebihi apapun di dunia ini "
" Hmm..aku juga mencintaimu Bagas . Aku harap kita selalu bersama dan selalu bisa merasakan hal bahagia seperti ini "
*******
Deru motor tampak terparkir rapi di sebuah bagasi rumah mewah
Senyum Bagas tampak selalu berbinar cerah
Rencananya pergi ke tempat rahasia bersama Clara akhirnya terlaksana juga
Dan kini giliran Bagas untuk membuat surprise untuk ulang tahun kekasihnya itu
Ya..ulang tahun Clara sudah tampak dekat
Sehingga membuat Bagas yang merupakan sosok pacar yang baik tentu saja harus memberikan sebuah kejutan ulang tahun untuk kekasihnya itu
" Kelihatannya kau tampak senang sekali " tegur Belinda yang seperti biasa akan selalu duduk di atas sofa menunggu kehadiran Bagas
Siulan riang Bagas seketika berhenti
Biasanya jika pulang telat seperti ini , ibu kandungnya pasti suka akan marah dan mengomelinya panjang kali lebar bagai rel kereta api yang tak memiliki ujung
" Iya..ma . Maaf Bagas pulang telat " Bagas tampak menunduk . Bukan kerena takut pada Belinda . Pemuda itu hanya ingin menghormati Belinda selayaknya ibu kandung yang telah melahirkan sekaligus merawat dirinya hingga sebesar ini
" Habis jalan sama Clara ? " tanya Belinda santai
Wanita itu sedikit berbeda hari ini
Yang biasanya akan langsung meledak jika mendengar nama Clara . Tapi kali ini terlihat diam adem ayem tanpa sumbu
Dan hal itu tentu saja membuat Bagas makin mengernyit heran di depan sana
" Ada apa dengannya ? "
" Kenapa malah diam Bagas . Kau tak usah takut seperti itu , mama sudah lelah bertengkar sama kamu mengenai hubunganmu dengan Clara . Dan saat ini mama ingin berubah . Mama tahu jika sikap mama salah saat ini . Sudah menjadi orang tua yang egois untuk kamu . Maka dari itu hari ini mama ingin minta maaf padamu Bagas . Begitu pula dengan Clara , mama juga ingin minta maaf padanya "
Mata Bagas bergetar
tubuh pria itu tampak tercengang mendengar penuturan dari Belinda
Ia sunguh tak menyangka , sekian lama Bagas bersabar menanti hati milik ibu kandungnya tersebut agar terbuka untuk dirinya
Dan kali ini akhirnya tercapai juga
" Ma..mama serius . Mau menerima hubungan Bagas dengan Clara ? " tanya Bagas dengan mata berbinar
Pemuda itu sungguh bahagia
Ia begitu tak menyangka jika kesabarannya dalam hal menanti perubahan sikap Belinda kepada Clara akhirnya tercapai juga
Belinda tampak mengangguk
Dengan senyuman yang tak kalah cerah dari Bagas , Belinda pun tampak merentangkan kedua tangan hingga membuat pemuda itu langsung berlari dan berhambur kepelukan milik ibu kandungnya tersebut
" Makasi ma....Bagas kira mama gak akan pernah restui hubungan Bagas sama Clara " ucap Bagas masih dengan tangan yang memeluk erat tubuh Belinda
" Mama bukan sosok wanita sejahat itu , Bagas . Mama hanya takut jika kamu akan terluka dan tersakiti oleh Clara . Kamu tahu sendirikan bagaimana seluk beluk keluarga kekasihmu itu . Jadi mama sedikit khawatir akan hal itu . Tapi ketika mama melihat kesungguhan cinta kamu pada Clara . Mama jadi mengerti saat ini . Cinta kalian begitu besar . Hingga membuat mama luluh dan mendukung hubungan kalian berdua " ujar Belinda yang semakin membuat Bagas terharu
Tidak tahu saja pemuda itu , jika saat ini Belinda sedang melakukan sebuah sandiwara yang akan memisahkan pemuda tampan itu bersama kekasihnya Clara