elena pradipta gadis cantik dan pintar, mahasiswa semester 6 di universitas ternama di Indonesia hari-harinya sangat monoton kuliah pulang dan belajar.
namun kejadian naas menimpa elena,saat menyebrang jalan truk muatan menghantam elena hingga dia terpental jauh dan darah terus mengalir dari kepalanya.
"bunda maafin elena,elena harus pergi"lirih elena dalam hati setelah semua gelap
haiiiii ini cerita perdana di platform ini yaaa!!
aku mohon saran yang mebangun dari kaliann, plisss jangan jahat-jahat komennya okeee!!
dan cerita tipe konflik yang sedang, jadi gak ada konflik yang berat. makasihhhhh
#ceo
#fantasi
#tranmigrasi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pilooon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Pagi ini sikap kendrick sangat berbeda sekali,ini bisa terlihat dari elena yang baru bangun dan sudah tersaji berbagai hidangan makanan di meja makan,dan ada satu lagi yang paling aneh, kendrick sudah stay dengan rapi dan dia tersenyum.
Catat TERSENYUM rasanya elena melihat semua ini menjadi agak seram.
"kau kenapa?"
"selamat pagi elena,silahkan duduk aku sudah menyiapkan semua ini"
"hah,kau sedang sakit Ken,ada apaa denganmu?"
"ada apa?ya mempersiapkan sarapan kita"
"sungguh kau membuatku takut Ken,dan ini lagi kau tersenyum?tidak seperti biasanya kau tersenyum"
"salah tersenyum kepada istri sendiri?"
"hah"
Ada apa dengan kendrick ini,elena memeriksa dahi kendrick barangkali dia sedang sakit.
"tidak panas"
"sungguh kau membuatku takut Ken,jangan bertingkah seperti orang kerasukan"
"aku waras elena"
"jika kau waras,kenapa kau tersenyum dari tadi,dan ini apa ini seorang kendrick stuard Collins menyiapkan sarapan,ini semua tidak masuk akal Ken"
"huhh duduklah sarapan lah dulu sebelum berangkat"
Menurut,elena langsung duduk menurut pada ucapan kendrick,dia masih terus menatap pada Ken yang sikapnya berbeda pada pagi ini.
"ini bukan sogokan kan?"
"maksudmu?"
"kau tidak sedang menyogok ku dengan bersikap manis pada pagi ini karena menginginkan sesuatu"
elena terus menatap kendrick dengan tatapan selidik,dia masih belum percaya pada kejadian pagi ini.
"hah tidak ada aku hanya ingin"
"ingin?untuk apa kau repot-repot menghabiskan waktumu hanya ingin melakukan hal seperti ini?"
"sudahlah elena makan makanan mu"
Elena masih belum puas dengan jawaban dari kendrik,dia masih yakin ada niat terselubung pada perlakuannya pagi ini.
Khidmat menikmati sarapan, kendrick melihat elena dengan senyuman tipis yang hanya dia saja yang tau kalau dia sedang tersenyum.
"hem"
"keselek?minum"
"ck,aku ingin bicara elena"
"kalau mau bicara ya bicara saja"
"e hmm bisakah kau berhenti bekerja?"
elena langsung berhenti untuk menyodorkan makanan ke dalam mulutnya,dia langsung menatap pada kendrick yang berbicara seperti itu.
"kenapa?"
"aku masih mampu membiayai mu"
"kita sudah bicarakan ini Ken,dan kurasa itu sudah jelas"
"tapi elena,kau tidak harus bekerja,aku masih sanggup membiayai mu,dan aku juga masih bisa untuk memenuhi segala kebutuhanmu"
"Ken aku bilang kita sudah bicarakan ini"
"tidak itu belum selesai,kau harus berhenti bekerja"
"cukup,aku sudah cukup untuk menjawab pertanyaan mu,aku berangkat"
Elena langsung melenggang pergi setelah mengatakan itu pada kendrick tanpa mendengar lagi jawaban dari kendrik.
Sedangkan kendrick sudah frustasi sendiri melihat elena yang sama sekali tidak mendengar ucapannya.
Kembali lagi pada elena yang sedang mengemudikan mobilnya ke arah perusahaan,dia membawa mobilnya dengan agak sedikit kencang,ntahlah rasanya sekarang ada yang mengganjal dihatinya tapi elena tidak tau perasaan apa ini,campur aduk elena rasakan dalam hati nya saat ini.
Sampai di perusahaan elena di sambut dengan sapaan beberapa karyawan yang menyapanya,dia melempar senyuman Kalla ada yang menyapa nya.
"hei ada apaa dengan wajahmu Lena,seperti udang rebus saja"
"bisa bapak diam,saya sedang tidak ingin bercanda"
"wow kau bertengkar dengan suamimu atau dengan orang tuamu"
"jadwal bapak pagi ini akan meeting dengan perusahaan X jam 8 pagi,berkas nya sudah saya kirim lewat email tadi malam"
"hah kau ini serius sekali,hidupmu bisa-bisa monoton jika seperti ini"
setelah itu bosnya langsung menuju ke kursinya untuk mempelajari berkas email yang dikirim oleh elena.
****************************************
Sedangkan di perusahaan kendrick sedang merenungi segala yang harus dia lakukan kali ini,ntah appaah yang harus dia lakukan sekarang.
"Andre"
"ya tuan"
Andre dengan sigap langsung menghadap pada kendrick saat namanya sudah di sebut.
"beri aku saran"
"saran apaa tuan"
"untuk meluluhkan wanita"
"tuan mencintai wanita lain?"
Andre sangat terkejut mendengar tuannya ini ingin meluluhkan hati wanita,padahal istrinya sangat cantik seperti itu.
"ck istriku sendiri"
"hah tuan sudah__"
"kau bertanya lagi,gajimu akan aku potong"
"tidak tuan"
"cepat beri aku saran"
"jika soal perempuan tuan harus banyak mengalah karena kaum mereka memang sulit dimengerti tuan"
"tapi aku tidak ingin terlihat lemah"
"tuan turunkan ego tuan sedikit terlebih dulu,pasti nyonya elena akan luluh suatu saat nanti"
"hmm,baiklah"
"kalau begitu saya permisi tuan"
"hm"
kepergian dari Andre kendrick langsung memikirkan ucapan dari Andre tersebut mungkin tidak ada salahnya mencoba mengalah pada elena,ini sudah gila kendrick sudah jatuh pada pesona elena.