NovelToon NovelToon
Stains Of The Past

Stains Of The Past

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Romansa-Tata susila / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:99.1k
Nilai: 5
Nama Author: snjan

Adelia Putri seorang wanita berusia 31 tahun dengan segala kemelut hidup yang ia hadapi karena tragedi di masa lalu. Adelia Putri menjadi sosok ibu tunggal untuk putranya yang ia lahirkan seorang diri. Tragedi dimasa lalu yang masih sangat melekat dalam dirinya membuat Adelia tak mudah berdamai dengan masa lalu. Ia seperti terpenjara dalam sebuah konpirasi masa lalu.

Jadi apakah Adelia dapat keluar dari noda masa lalunya? Atau justru akan tetap jalan di tempat seperti itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon snjan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

Aku tak menyangka, di tempat ini Abizard melamarku di depan Aska. Aku tidak langsung menjawab lamaran Abizard, begitu banyak hal yang aku pikirkan. Memang, ya, aku menyimpan perasaan kepada Abizard. Tapi, ada beberapa hal yang membuat aku ragu menerimanya.

Di depan banyak mata ia meminta aku menjadi istrinya. Aku tak kuasa menolak, tapi aku juga tak mau gegabah menerima. Begitu banyak pertimbangan. Terutama dengan keadaanku. Tentang persetujuan Aska, orang tuaku juga orang tua Abizard. Apakah mereka akan menerimaku apa adanya, dengan keadaanku yang jauh dari kata sempurna.

Makanya aku meminta waktu untuk menjawab pinangan Abizard.

Pulang dari Resto, aku kembali di antar pulang Abizard. Abizard bicara biasa saja, walaupun ada sedikit perubahan dari awal tadi ia menjemputku dan Aska. Mungkin dia kecewa dengan keputusanku atau ent𝐚𝐡.

"Maaf ya Pak. "

" Kenapa harus minta? Saya tidak apa. Saya mengerti kamu perlu waktu untuk menjawab lamaran dadakan saya. "

" Terimakasih pak "

" mmmm,,,, apa boleh saya meminta sesuatu dari kamu? "

"Silakan pak, jika saya bisa saya akan berikan. Tapi jika tidak saya minta maaf."

"Terimakasih" 𝐀𝐤𝐮 hanya tersenyum saja menanggapi ungkapan terimakasih Abizard.

"Saya tidak mau kamu panggil Pak "

"Lalu, bapak mau di panggil apa?"

"Sayang"

"Eh,"Ucap𝐤𝐮 𝐝an Abizard bebarengan. 𝐀𝐤𝐮 saling menoleh. Hening, selalu saja seperti itu. ketika netra 𝐤𝐚𝐦𝐢 saling bertemu, 𝐒𝐞𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐚𝐝𝐚 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐚𝐭𝐮 mereka melupakan ada seseorang di kursi belakang, yang sedang memperhatikan mereka.

hmmm

Suara deheman cara menghentikan kontak mata mereka. Adelia dan Abizard segera memalingkan muka.

𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢 𝐝𝐢 𝐫𝐮𝐦𝐚𝐡 𝐀𝐝𝐞𝐥𝐢𝐚 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤 𝐤𝐞 𝐤𝐚𝐦𝐚𝐫𝐧𝐲𝐚, 𝐛𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮𝐩𝐮𝐧 𝐣𝐮𝐠𝐚 A𝐬𝐤𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐤𝐮𝐭 𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤 𝐤𝐞 𝐤𝐚𝐦𝐚𝐫 𝐦𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.

"Ada apa?" Tanya Adelia.

"𝐠𝐚𝐤 𝐚𝐩𝐚-𝐚𝐩𝐚 𝐦𝐚𝐡, 𝐜𝐮𝐦𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧 𝐭𝐢𝐝𝐮𝐫 𝐛𝐚𝐫𝐞𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐣𝐚."

"Bener?"

"Iya"

"Gak boleh, ya?"

"Boleh, kamu bersih-bersih dulu gih!"

𝐀𝐬𝐤𝐚 𝐧𝐮𝐫𝐮𝐭, ia ke kamarnya untuk bersih-bersih dan kembali setelahnya. Entah ada apa dengan Aska? tidak biasanya ia seperti itu.

..

Pagi hari aku berangkat ke Kafe seperti biasa. Tak aku sangka di depan pintu kafe sudah ada Buk Fatimah ibunya Rio. Untuk apa dia kemari? setelah sekian lama pertemuan kami saat aku kecelakaan waktu itu, pikirku. Apalagi pagi-pagi sekali belian sudah ada di sini.

Aku keluar dari taksi yg aku tumpangi dan menghampiri beliau.

"Assalamualaikum, Buk"

"𝐖𝐚𝐚𝐥𝐚𝐢𝐤𝐮𝐦𝐬𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐰𝐚𝐫𝐨𝐡𝐦𝐚𝐭𝐮𝐥𝐥𝐨𝐡𝐢 𝐰𝐚𝐛𝐚𝐫𝐨𝐤𝐚𝐭𝐮𝐡"

Aku mengajak Bu Fatimah masuk ke ruanganku.

Duduk berdua di ruangan ku. Entah kenapa? Hal yang biasa kami lakukan saat bertemu. Semisal bertegur sapa, bertanya kabar kini tak terjadi. justru hanya kecanggungan yang terjadi diantara kami.

Aku mulai bertanya dengan menanyakan kabar beliau. Untuk mencairkan suasana yang mula terasa canggung semoga saja mencair.

"Apa kabar Bu?." Tanyaku.

Bu Fatimah menjawab jika dia baik-baik saja beliau juga menanyakan kabarku balik.

Keheningan kembali menyelimutiku dan Bu Fatimah. Hingga akhirnya Bu Fatimah menangis tiba-tiba aku mengerutkan kening bingung dengan kenapa Bupati mah tiba-tiba saja menangis..

"Saya minta maaf Putri. Saya benar-benar minta maaf atas ketidak senonoh yang dilakukan Rio kepada kamu."

Aku menghela nafas sudah terlalu lelah jika aku membahas hal yang sama lagi. Aku tak ingin membahas lagi hal yang sudah berusaha aku lupakan meskipun sebenarnya sulit untuk dilupakan.

Akuu menengadahkan kepalaku menatap langit-langit kantorku.

"Tidak apa-apa buk, semuanya sudah berlalu saya sudah melupakan." bohong Adelia.

Tentu saja Adelia tidak mungkin melupakan kejadian itu kejadian di mana kehormatannya direnggut oleh laki-laki bernama Rio, putra dari ibu paruh baya yang bernama Bu Fatimah, yang sekarang duduk di hadapannya dan meminta maaf atas kesalahan putranya.

Bu Fatimah menatap wajah Adelia. Ia tidak menyangka dengan jawaban Adelia.

heran saja kenapa Adelia tidak marah padanya padahal kan anaknya telah merenggut kehormatan Adelia. selembut itukah hati Adelia?.

bukan lembut sebenarnya Tapi Adelia hanya tidak ingin masa lalunya dibahas lagi. Ia ingin berdamai dengan masa lalu, ia tidak ingin terus mengingat-ngingat masa lalu. Ia m hanya ingin membuang noda di masa lalu dan memulai hidup baru dengan pewangi dan sabun baru sebagai penguat imannya untuk penghapus noda masa lalu yang teramat banyak hingga disebut dosa yang terlalu kotor.

"Kamu, kamu sudah mau maafkan ibu nak."

"Untuk apa saya maafkan ibu, jika ibu bahkan tidak bersalah kepada saya tapi."

"Bukan begitu nak. Tapi ibu, tapi Rio anak ibu begitupun juga dengan ibu tidak bisa mendidik Rio dengan baik, hingga kamu jadi korban Rio."

"Saya hanya ingin berdamai dengan masa lalu, melupakan masa lalu meskipun sebenarnya sulit. saya sekarang hanya ingin Istiqomah dijalan Allah. Berusaha memaafkan kan apa yang Rio lakukan pada saya. walaupun itu berat."

Bupati mah semakin menangis mendengar ungkapan hati Adelia dengan air mata yang tak kunjung surut ia menatap sendu wajah ayu Adelia.

kenapa ada wanita selembut Adelia.

tidakkah Adelia merasa dendam pada Rio

tidakkah Adelia ingin membalas perbuatan Rio

atau tidak adil dia ingin meminta hak Aska dari Rio

"Ibu akan memberikan kan warisan hak Rio untuk Aska." ucap Bupati mah dengan manik yang syahdu

sok ya Adelia sok

Untuk apa Harta, jika bahkan ia masih bisa hidup dengan layak bersama keluarga dan anaknya.

pikir Adelia.

Bahkan jika pun benar Bu Fatimah memberikan harta milik Rio untuk Aska itu bukan hak Aska Rio hanya ayah biologis Aska tidak sebaliknya jika Aska menerima pemberian Rio, Aska tak berhak sedikitpun dalam menerima harta Rio.

"Tidak perlu Bu saya dan Aska sudah cukup dalam hal ekonomi. Lagipula Aska tidak berhak menerima sepeserpun harta dari ayah biologisnya."

1
Alya Yuni
Adel kmu salah ngapa gk crita dng kluarga dri awal biar si Rio tanggung jwab
Alya Yuni
Itlah kvodohnmu Adel
Alya Yuni
Itlah kebodohn ibu dah tau anknya di buly buat ap msih ttp skolah
Ayomi Hartinta
ceritanya menarik...
hanya saja alurnya terlalu cepat sj..
tpi masih mudah dipahami
Moertini
dilanjutin yaaa penasarn niiii bagaimana pernikahan Abizard dan Adel bahagiakah dan apakah Rio bisa menerima pernikahan Adel dan Abizard semangat thor
Dep queen
jempolnya duluan bacanya belakangan 😂
Reo Ruari Onsiwasi
konfliknya menarik
Reo Ruari Onsiwasi: tapi bagus idenya. yang susah itu cari ide😷😷😷
total 2 replies
Reo Ruari Onsiwasi
mampir ulang
Nanik Normaidah
kok belum ada kelanjutannya?
Iin Rahayu Ny Prasetyo
kok menurut sy ceritanya nanggung bgni ya, terkesan gantung.
Iin Rahayu Ny Prasetyo
maaf Thor msh banyak yg typo tp tetep semangat yaaa Thor
Iin Rahayu Ny Prasetyo
💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
barjuang Rio buat Azka dan adelia
Iin Rahayu Ny Prasetyo
👏👏👏buat ceritanya thor
Iin Rahayu Ny Prasetyo
👍💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
💖
Iin Rahayu Ny Prasetyo
kok nyesek ya bacanya 😥
Iin Rahayu Ny Prasetyo
mampir ya Thor dan tertarik buat baca lanjutannya 👍
Ainisha_Shanti
anak yang berbakti kepada orang tua
Ryta Maya
sedihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!