NovelToon NovelToon
KOMA

KOMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:138k
Nilai: 5
Nama Author: machrita

Erin, gadis cantik yang terpaksa menikah dengan seorang pria dingin harus mengalami kecelakan hingga membuatnya Koma, akankah cinta dari sang suami bisa membantu Erin untuk kembali sadar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon machrita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir Menghilang.

Erin menangisi nasibnya, belum juga dia mengatakan perasaannya pada Renz sekarang malah Renz akan di nikahkan dengan Shelo yang jelas-jelas dia yang menyebapkan Erin sampai koma seperti ini.

"Kenapa Tuhan menghukumku seperti ini aku ingin kembali ke tubuhku, kenapa tidak bisa, kalaupun memang sudah tidak bisa kembali, lalu kenapa aku tidak sekalian di ambil, aku tidak perlu melihat orang yang aku cintai menikah kembali, ambil aku Tuhan ambil aku," Teriak Erin menagisi keadaannya saat ini.

Renz masuk ke kamar dan duduk di dekat Erin.

"Aku tau kamu pasti kecewa denganku, tapi kamu tenang saja sayang, aku tidak akan menikahi Shelo, aku akan pergi dengan membawamu bersamaku," ucap Renz.

"Renz!" panggil nenek masuk ke kamar Erin.

"Sudahlah nek, aku tidak mau menikah lagi, ini hidupku aku yang menentukan akan menikah dengan orang lain atau tetap bertahan dengan istriku," tegas Renz.

"Nek, aku mohon jangan nikahkan Renz dengan Shelo, mungkin dengan wanita lain aku bisa terima, tapi ini Shelo, dia penjahat nek, dia yang sudah mencelakaiku," sedih Erin memohon.

"Renz! Nenek tau kamu sangat mencintai Erin, tapi menurut nenek kamu harus terus menatap dan melangkah ke depan, kita tidak tau kapa Erin akan sadar, nenek sangat menyayangi Erin tapi nenek juga peduli padamu." Kata nenek

"Maksud nenek aku harus melupakan Erin dan meninggalkannya di saat seperti ini, nek aku bukan pria pengecut yang tidak bertanggung jawab, aku tidak mau menikah lagi, tidak peduli sampai kapan Erin seperti ini, bahkan sampai kami menua sekalipun aku tidak akan menikah. Di dalam hidupku aku hanya akan menikah sekali," tegas Renz.

"Nenek tidak bilang kamu harus meninggalkan Erin nak, hanya saja nenek ingin kamu segera punya keturunan karena usiamu sudah tidak remaja lagi, kamu sudah berumur Renz dan kamu perlu pewaris perusahaan." Tegas nenek tak mau kalah.

"Cukup nek! tinggalkan aku sendiri," pinta Renz.

"Renz!" Tegur nenek.

"Please." Pinta Renz lagi. Nenek pun pergi keluar dari kamar lalu bertemu dengan ibu Renz.

"Bagaimana bu?" Tanya ibu Renz. Nenek menggeleng.

"Anak itu keras kepala, biar aku yang bicara." Kesak ibu Renz.

"Jangan mendesaknya, kita perlahan bicara padanya aku akan menemui Shelo dulu." Kata nenek.

"Tapi bu!" ucap ibu Renz.

"Kali ini kamu jangan bicara apapun, ibu yang akan bicara dengannya, ingat terakhir kamu memaksakan kemauanmu Renz semakin menjauhimu, jangan ulangi lagi kesalahan yang sama." Tegas nenek.

Ke esokan harinya.

Sebelum berangkat ke kantor Shelo menemui Renz di kamarnya.

"Kau sudah mau pergi Renz?" Tanya Shelo

"Ya!" singkat Renz.

"Aku tau kemarin berat rasanya, aku juga tau kamu sangat mencintai Erin, Erin wanita yang baik, aku pun tidak ingin merusak persahabatanku dengan Erin, kamu tenang saja aku akan membantumu agar kita tidak jadi menikah." Kata Shelo.

"Dasar wanita ular, pintar sekli dia bicara, lihat saja saat aku kembali ke tubuhku, aku akan jambak rambutmu." Ucap Erin kesal.

"terimakasih Shelo, aku tau kamu wanita yang baik, baiklah aku harus ke kantor dulu, aku titip Erin." Pinta Renz.

"Kamu tenang saja. Erin aman bersamaku." Ucap Shelo tersenyum.

Renz pergi ke kantor tanpa sarapan, nenek serta orang tua Rrnz melihat dari meja makan, bahkan Jojo yang mau mengambil sarapan pun sampai tidak jadi karna melihat Renz pergi.

"Nek aku kejar kakak dulu, om tante aku pergi dulu," pamit Jojo sambil membawa roti nyan

"Bu! Sejak kapan Joshua tinggal disini?" Tanya ibu Renz.

"Jojo! Dia sudah lebih 3 bulan disini, dia membantu Renz di kantornya." Kata nenek.

"Bukannya Demian punya perusahaan sendri, kenapa Joshua harus bekerja dengan Renz. Aku merasa risih dengan adanya dia di rumah ini." Kesal ibu Renz.

"Kamu tidak boleh bicara seperti itu, Joshua anak dari adikmu." Tegas nenek.

"Lebih tepatnya anak tiri bu," ucap ibu Renz sambil menyeruput kopinya.

"Cukup Nana! Aku tidak suka kamu bicara seperti itu, apapun latar belakang Joshua dia tetap cucuku, cucu kesayanganku, aku tidak membedakan antara Jojo Hanah Juga Renz, ibu jadi tidak selera makan karenamu." Kesal nenek meninggalkan ruang makan.

"Kamu ini kenapa, kita kembali ke Indonesia untuk tinggal dan berkumpul bersama keluarga lagi kan, kenapa harus terus berdebat, apa yang di katakan ibu itu benar sayang." ucap ayah Renz.

"Diam lah, mereka keluargaku bukan keluargamu." Kesal ibu Renz.

"Entah sampai kapan hatimu itu keras seperti itu." ucap ayah Renz meninggalkannya juga.

"Tinggalkan saja aku, aku juga bisa walaupun tanpa kalian." Geram ibu Renz.

Di kamar Erin.

"Selamat pagi Erin, sahabatku sayang kamu mau tau, aku sangat berterimakasih walaupun kamu tidak meninggal tapi dengan kamu tidak berdaya seperti ini saja aku sudah senang dan menikmati hari-hariku, hanya tinggal selangkah lagi aku akan mendapatkan Renz lalu perlahan Renz akan membuangmu, entah kenapa aku merasa Tuhan sangat merestuiku saat ini." Sinis shelo.

"Aku tidak akan membiarkan itu Shelo, Renz tidak akan menikahimu karna aku tau hati Renz hanya untukku dan satu hal lagi suatu hari nanti kejahatanmu akan terbongkar aku pastikan itu." Kata roh Erin.

Shelo mendadak mendapat telphon, panggilan itu dari Reymond.

"Kamu! kamu ada disini." Kejut Shelo.

Roh Erin bingung siapa yang di maksud Shelo, Shelo pun keluar terburu-buru, ia terkejut melihat Reymond sudah duduk bersama nenek juga ibu Renz.

Erin sangat senang Reymond menengoknya.

"Kak Rey, kamu pasti kemari menengokku kan, terima kasih kak," ucap roh Erin senang.

"Shelo sini duduk di sini, kenalkan dia Reymond, katanya dia temannya Erin juga, kamu pasti mengenalnya kan." Kata nenek.

"Tidak nek, aku tidak mengenal dia maaf." Umpat Reymond.

"Iya nek, aku hanya tau Reymond yang sering di ceritakan Erin tapi belum pernah betemu langsung dengannya." Bohong Shelo.

"Reymond kemari ingin menjengkuk Erin, kamu bisa membawanya ke kamar Erin kan." Kata nenek.

"Bisa nek, mari kita temui Erin." Kata Shelo.

Reymond dan Shelo masuk ke kamar Erin, Shelo tersenyum sinis begitupun dengan Reymond.

Erin yang sedari tadi senang tiba-tiba merasa aneh dengan sikap mereka...

"Untuk apa kamu kemari?" Tanya Shelo.

"Untuk menjenguknya." Jawab Reymond

"Benarkah apa bukan untuk mem ... "ucap Shelo terputus karna Reymond menutup mulut Shelo.

"Jangan pernah bicara apapun disini." Kata Reymond mengancam.

Erin semkin bingung, kenapa Reymond sangat akrab dengan Shelo, padahal mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

Reymond mendekati Erin dan mengeluarkan sesuatu dari kantong jaketnya.

*****

Di kantor Jojo sedang mengurus berkas-berkas sementara Renz sedang ada rapat, beberapa kali ponsel Jojo berbunyi tapi tidak di angkat karna Jojo sibuk.

"Kenapa dia tidak angkat telphonku, dia bilang mau menjemputku ke bandara." Kesal Shemee

Shemee pun pergi sendri menuju rumah Renz untuk menemui Erin, perasaan Shemee mulai gelisah entah kenapa, dia minta buru-buru menuju rumah Renz pada supir taksi.

****

Di rumah Renz.

"Dengar! Tinggalkan Erin untuk setengah jam, lalu kita akan lihat hasilnya, karna menungumu melakukannya itu terlalu lama." Omel Reymond.

"Kak Rey apa yang kamu bicarakan." bingung Erin. Erin melihat Rey menyuntikkan cairan ke selang infus, Erin terbelalak karna Rey dan Shelo saling tersenyum bersama.

"Ka-kalian bersekongkol, kalian bekerja sama untuk semua ini, kak Rey kamu kenapa, apa kesalahanku padamu kak" sedih Erin.

Erin mulai merasa sesak, Shelo serta Reymond pergi keluar tanpa mencurigakan.

"Nenek, tante aku permisi pulang dulu, Shelo terima kasih kamu sudah merawat Erin, kamu memang sangat baik, aku lega karna Erin di rawat dengan wanita sebaik dirimu," puji Reymond, ia pun akhirnya pamit pergi.

Di kamar Erin, tubuhnya mulai bereaksi, mulai kejang-kejang, sementara Shemee belum juga sampai karna terjebak macet, Shelo tidak masuk ke kamar karna sudah di perintahkan Reymond untuk tidak masuk sebelum setengah jam, di kamar roh Erin menangis memanggil manggil Renz karena ia melihat dirinya mulai menghilangn roh Erin mulai menghilang.

#Bersambung...

Apa yang akan terjadi pada Erin?

1
Ruzita Ismail
Luar biasa
Ely Jung
lucu dehh 🤣🤣
Ely Jung
waduh..... siapakah dia ?? 😱
Nenk Kwr
lanjut thor, bikin erin balikan sama reinz
Nenk Kwr
cintanya reinz cuma buat erin. dan reinz menikah sama marcella karna dijebak. coba reinz dulu selidikin kehidupan marcella sebelum menikahinnya.
Sumiasih
lanjut ditunggu Thor
. semangat Up, ya
Rohmatul Maulida
lanjut di tunggu
Hospot KhimOchi
akhir y,seru bgt lanjut Thor😍
Maria Dwi
kasihan bayi itu tidak berdosa... dia tak minta dilahirkan,,, please thor... jangan disiksa😭😭😭😭
Santai Dyah
lnjut thor
Laila Amilia
knp ya g ada terusan,y lagi
Nun Inayah
kayak di film aja
Ikka Retno
next kak,,
rbkmad
thor kok blm up ya???
Yanti Yulianti
nextt lagi othorr semngatt❤💪💪💪
Dewi_fatmawati
sadarnya reinz itu waktu erin mau kembali sama dia.. kalo erin gak mau ya sudah begitu terusss sampe tua..
Muh Ezlam
lanjut
Laila Amilia
ayo buat renz sadar kalo Kania g salah
rbkmad
di tunggu ya thor up nya
Bunga Syakila
upnya sedikit thor semangat 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!