NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:396
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Dustin memutuskan untuk masuk ke dalam kamar ,Saat Dustin membuka pintu kamar rawat Indira ,ibu Indira langsung menoleh padanya.

Ibu Indira yang melihat kedatangan Dustin pun tersenyum ,"Nak dustin ,kemarilah nak " ucap ibu Indira menyuruh dustin mendekat padanya.

Dustin pun mendekat pada ranjang Indira . Ibu Indira tersenyum ,"Terima kasih karena nak Dustin tidak marah pada Indira ,ibu sangat bersyukur sekali " ucap ibu Indira sambil mengelus bahu Dustin.

"Dustin tidak bisa marah ibu ,Dustin paham dengan kondisi yang dialami Indira ,Dustin sama sekali tidak merasa marah pada Indira " ucap Dustin .

Ibu Indira mengangguk ,"Ibu keluar dulu ya nak ,ibu titip Indira " ucap ibu Indira . Dustin mengangguk.Ibu Indira mengecup kepala putrinya sebentar lalu pergi meninggalkan ruangan rawat Indira.

Setelah kepergian ibu Indira ,Dustin mengengam tangan Indira ,"Hai Dira ,aku Dustin ,aku datang lagi ,oh iya aku diam diam tadi membelikanmu es Boba ,kamu suka tidak?" tanya Dustin pada Indira.

Indira hanya merespon mengangguk pelan ,Dustin tersenyum Indira mau merespon dirinya .

"Lihat aku menyembunyikannya di balik jaketku supaya ibumu tidak melihatnya ,bahkan jaketku sampai basah seperti ini ,kamu harus meminumnya ok ,supaya perjuanganku tidak sia sia" ucap Dustin.

Indira hanya diam . Dustin tidak patah semangat ,Dustin mengambil sedotan dan mencobloskannya Pada minumannya.

Lalu Dustin menyodorkannya di depan wajah Indira ,"Ayo minumlah ,biar aku pegangkan " ucap Dustin.

Dustin menempelkan sedotan itu di bibir Indira . Indira menatap mata Dustin sebentar ,lalu tiba tiba matanya berkaca kaca.

Dustin yang melihat Indira ingin menangis pun gugup dan khawatir ,"Ada apa denganmu Dira ,apa ada yang sakit ,atau kamu tidak suka minumannya ,kalau tidak suka baiklah tidak apa apa tidak usah diminum ,jangan menangis " ucap Dustin .

Indira tiba tiba langsung memeluk Dustin dengan erat hingga infus di tangannya tidak sengaja ketarik dan lepas . Dustin kaget melihat darah yang keluar dari tangan Indira karena infusnya terlepas dengan paksa.

"Dira tanganmu" ucap panik Dustin. Indira menangis kencang di pelukan Dustin. "Kenapa kamu tidak marah padaku ,aku sudah menyakitimu ,aku jahat padamu " ucap terbata bata Indira sambil menangis.

Dustin mengelus punggung Indira pelan ,"Stttt ,jangan menangis ,aku tidak marah padamu aku tahu kalau kamu tidak sengaja kan ,aku sudah tahu tentang masa lalumu ,aku sama sekali tidak punya rasa marah padamu ,sama sekali" ucap Dustin menenangkan Indira.

Indira masih menangis ,"Tapi kamu terluka karenaku ,lihat tanganmu tidak bisa kamu gerakkan ,dan itu karenaku ,aku jahat padamu" ucap Indira ingin mencakar kembali tangannya sendiri.

Dustin langsung menghentikan Indira dengan menggenggam kedua tangan Indira dengan telapak tangannya , "Dira ,dengarkan aku ,tatap mataku ,kamu tidak jahat ,kamu hanya tidak sadar dengan apa yang kamu lakukan karena pengaruh dari trauma mu di masa lalu ,kamu harus bisa melawan traumamu ,jangan menyalahkan dirimu sendiri atau kamu akan selamanya akan terperangkap dalam trauma mu" ucap Dustin panjang lebar.

Indira menangis ,"Aku takut Dustin ,aku takut ,mereka menyakiti ayahku ,aku takut " ucap Indira dengan tubuhnya yang menggigil ketakutan.

Dustin langsung memeluk Indira ,berusaha menenangkan Indira ,"Sttt ,semua sudah berlalu Indira ,ada aku di sini di sampingmu sekarang ,ada aku ayah kakekmu juga kakekku ,banyak yang menyayangimu di sekitarmu ,kamu tidak sendirian " ucap Dustin menenangkan Indira .

Indira mengangguk ,"Terima kasih Dustin ,dan aku minta maaf sekali lagi karena ulahku kemarin kamu jadi terluka " ucap Indira lirih.

Dustin tersenyum lalu mengacak acak rambut Indira ,"Jangan dipikirkan ,yang berlalu biarlah berlalu ,kamu tidak boleh terlarut dengan masalah yang bahkan kamu tidak sengaja melakukannya ,aku baik baik saja ,lukaku ini juga akan sembuh dengan cepat ,kamu tidak usah khawatir " ucap Dustin.

Indira mengangguk .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!