NovelToon NovelToon
The Moon Curse

The Moon Curse

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Kutukan
Popularitas:337
Nilai: 5
Nama Author: stella bluebell

wanita miskin yg biasa-biasa saja tiba tiba jadi putri bangsawan?
violenne lavienna arabelle wanita biasa berusia 29 tahun,yg bekerja di kota Nanterre,Paris.
Dia adalah wanita yg tidak mendapatkan peran keluarga,dan tidak tahu apa itu 'pulang' dia selalu bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya yaitu memiliki keluarga yg harmonis.

usahanya sedikit lagi akan membuahkan hasil tapi...takdir berkata lain.dia tiba tiba saja mati,bukan tertabrak,bukan tertembak,bukan juga tertusuk,lalu apa?

semuanya terjadi begitu cepat,tanpa ada yg menyadari,ia sendiri juga tidak tahu apa yg sedang terjadi pada dirinya,lalu apakah hidupnya akan berakhir begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon stella bluebell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28 - Persiapan Festival

Hari-hari menyenangkan selalu berlangsung begitu cepat.Festival tahunan akademi semakin dekat,festival yg akan menentukan berlangsung tidaknya peperangan.

Setelah liburan musim panas berakhir akademi mulai kembali terlihat sibuk.Para guru mulai kembali mengajar,para murid mulai kembali belajar,juga para guru yg dipilih untuk mengatur persiapan festival.

Suara langkah kaki terdengar, "celes!" ucap lily yg lalu menepuk pundak ku."apa yg kau lakukan disini?," lanjutnya bertanya. "aku hanya melihat para guru yg mendekorasi halaman." jawabku kemudian berjalan pergi menuju kelas. "kalau begitu ayo kita bersama!" kemudian ia menggenggam tanganku untuk berjalan bersama.

"SALAM SEJAHTERA SEMUA!!"sapa lily setibanya dikelas. "salam sejartera."ucapku ikut menyapa. "selamat pagi lily,celes" sapa serena. "selamat pagi serena!,wah serena! Kau terlihat menawan hari ini..." sahut laki laki asing yg belum pernah kukenal. "kau jangan sok disini aidenn!!,ini bukan kelas mu...san-aa pergi..."ucap serena yg merasa risih diikuti laki laki itu.rupanya dia,aiden javert siswa dari kelas tingkat tinggi,posisinya diakademi ini sama seperti mia,dia adalah putra count di kerajaan tetangga."serenaa,aku ingin lebih lama bersamamu~"rengek aiden yg sedang berusaha diusir oleh serena.

"dia kenalanmu serena?"tanyaku penasaran."yah...kami pernah bertemu saat kecil..."jawabnya memegangi pipi malu."se-selamat pagi...". "ah chloe! Pagi!" celetuk lily."pagi chloe" "pagi!". Tak lama setelah chloe tiba,profesor Elena masuk kedalam ruangan. "baik semuanya,karena besok akan ada festival diakademi,saya harap kalian bisa berpartisipasi dalam beberapa event nantinya,karena festival ini bertujuan untuk mempersatukan murid,kalian akan mendapat kelompok acak dengan murid lain didalam akademi,mau itu dari tingkat rendah,sedang juga tinggi,atau dengan kakak kelas kalian itu pasti akan terjadi,jadi saya harap kalian bisa mengikuti event ini dengan penuh kerja sama,pembagian kelompok akan diumumkan dimading saat pukul 1 siang ini.untuk sekarang kita akan mulai pembelajaran hari ini,tentang lingkaran sihir-"

*Ding dong (ehek dingdong gak tuh...)

begitu lonceng gereja berbunyi,para siswa siswi diperbolehkan untuk kembali ke kegiatannya masing-masing."kalian! Ayo kita mengecek dapat kelompok apa?!" tanya lily diikuti senyuman ramahnya.karena senyumnya yg tulus itu tak ada seorang pun dari kami yg berani menolak.

Kami pun menuju ke mading sihir yg berada diloby akademi.setibanya kami disana,mading yg profesor Elena ucapkan tidak terlihat sama sekali.yg terlihat hanya lautan manusia yg sedang berusaha maju kedepan untuk melihat informasi yg ada pada mading tersebut.

"hey lily,kau mau apa sekarang?,lihat lautan itu..."ujar serena yg mulai ragu untuk maju setelah melihat lautan manusia itu."y-ya..."jawab lily juga ragu ragu."i-itu a-pa...?" ucap chloe ketakutan setelah melihat lautan itu juga.

Wajar saja mereka ketakutan,loby besar yy dapat menampung 2000 orang itu tampak penuh setelah diisi 1500 murid akademi yg tidak memiliki aturan.akademi memiliki setidaknya 5000 murid,dan ini masih belum seberapa,aku tidak bisa membayangkan jika semuanya berkumpul disini.

setelah melihat teman temabku yg ragu,aku awalnya juga ingin menyerah dan kembali ke asrama,namun rasa penasaranku tak bisa dihentikan begitu saja,aku melangkah sedikit demi sedikit,menggunakan sihir agar nafasku tidak habis,juga mengurangi tekanan pada tubuh."permisi" "permisi" "per-misi" "aaa!!"

"kau tidak apa apa?" "terimaka-? Kael?!" "celes!?".aku bertemu kael disela sela banyaknya manusia ini. "apa kau juga ingin melihat pengumuman?"tanyanya sembari masih memegangi pinggangku sedari tadi aku tergelincir. "y-ya.."jawabku lalu berdiri mandiri. "kau tidak perlu melihatnya lagi,kau satu kelompok denganku." "eh? Baiklah,tapi aku harus mengecek teman teman ku juga," "jadi begitu....hmmm,aku akan mengantarmu."setelah kalimat sederhana itu keluar dari bibirnya,kael langsung menggendongku maju ke depan tanpa memedulikan dirinya yg terdesak kerumunan.

"ka-kael..." rintihku shock."ti-tidak apa apa,sebentar la-gi akan sampai....".

begitu sampai ke depan mading,aku langsung memberikan sihir penyembuh untuk kael tanpa memikirkan hal lain,karena melihatnya hampir kehabisan nafas membuat hatiku terluka meski sedikit."terimakasih celes..." "justru aku yg seharusnya berterimakasih padamu!" "haha,sudahlah lihat itu." ucap kael lalu menunjuk mading sihiir besar berisi daftar nama ±5000 murid.

Seperti kata kael,aku satu kelompok dengannya,didalam kategori drama.chloe dan lily satu kelompok dikategori memasak.dan Serena berada dikategori keamanan."sudah?" tanya kael memastikanku. "hmm...tapi tunggu! Aku tidak akan membiarkanmu masuk ke kerumunan itu lagi. lova erta komverta!" aku menggunakan sihir teleportasi untuk kembali Kelokasi teman temanku,jika ada keramaian seperti itu akuyakin tidak akan ada yg memperhatikan.

"apa itu tadi celes?"tanya kael dengan wajahnya yg cukup terkejut. "hehe itu-" "celes!!,rupanya kau disitu!" teriak lily dari kejauhan memotong perkataanku."kupikir kau hilang kemana."ujar Serena yg tampak khawatir."maaf aku mengecek pengumuman tadi." "benarkah kau? Sendiri? Kau tidak apa apa?" tanya lily khawatir."aku bersama kael." "hai?" "hah!,ini asli!"celetuk serena. "tentu saja aku asli." jawab kael heran dengan ucapan serena. "jadiii bagaimanaa celess!! Apa kita ber4 satu kelompok!!?" lily kembali memulai pembicaraan."sayangnya...tidak." kemudian aku menjelaskan apa isi dari pengumuman itu kepada mereka."waah kael beruntung satu kelompok dengan celestia,ayo tukar!" sahut lily tanpa rasa ragu."jangan berharap aku akan tukar denganmu,dasar bawel!" "awass!! Kau kael!" karena keberadaan lily yg cerewet kael pergi sembari melambaikan tangan kepadaku

hari sudah mulai gelap,matahari mulai berganti dengan bulan,sepucuk surat datang ke kamar ku. Yg berisi:

celes,malam ini kita harus latihan,kita tidak memiliki banyak waktu karena acara ini cukup mendadak.

Yg benar saja,baru diumumkan tadi,besok sudah harus tampil,apa guru guru itu gila?,batinku geram namun tetap datang ke pelatihan itu,yg berada di gedung timur akademi.

"celes! Apa kau baik baik saja?,kau tidak kelelahan?,tadi kupikir aku akan menjemputmu..."ucap kael begitu aku tiba didepan pintu."anu...kael...kita ditatap..."

*Jyuuu👀

"ekhem,baik kita akan memulai latihan hari ini dengan perkenalan,karena itu akan memudahkan kita untuk bekerjasama,perkenalan aku,kael atheric zeraphis."ujar kael yg tiba tiba berubah 90°

"perkenalkan,aku celestia lunastella celestior..."ucapku lalu membungkuk selayaknya bangsawan.

"lucius altharic alvaris,"

"haihaii zeyy!!"

"keylan imreand mostfreil."

"loh cuma 5 orang?"tanyaku heran,karena tiap kelompok diisi 15 murid. "kebanyakan dari mereka pergi karena kau."sahut lucius,lucius altharic alvaris ia adalah salah satu anak dari keluarga penyihir hebat turun temurun dikerajaan silveth,dia juga anak yg mendapatkan poin tinggi saat ujian masuk,yg artinya dia seangkatan denganku."hah? Aku?" "mangsutnya bukan seperti itu.4 orang pergi dari kelompok karena ada kiara dikelompok ini,kiara sendiri tidak ingin berpartisipasi karena ada kau,begitu juga dengan 3 temannya,3 orang menolak ikut karena memiliki urusan lain,dan 5 lainnya tanpa kabar."jelas keylan.

Keylan imreand mostfreil, sekertaris osis yg terkenal angkuh dan judes,tapi kurasa tidak begitu,dia juga satu angkatan dengan kael. Sedangkan satunya,reika yeoner zeyfran.jujur saja saat aku melihat namanya kupikir dia perempuan...

*prok prok "baik kita harus segera menentukan thema walau hanya ber5 saja,itu lebih baik daripada tidak berpartisipasi."ujar kael mencairkan suasana. "hei wakil ketua,kau pikir kita bisa drama apa jika hanya ber5?" sahut lucius sinis. Kael sendiri juga tampak bingung. "kurasa kita hanya perlu membuat drama sederhana saja,agar tidak memerlukan banyak pemeran."celetukku memcoba membantu kael.keylan menghempuskan nafasnya pelan."nona...bermain drama membutuhkan setidaknya 7 pemain,kita kekurangan 2 pemain,jika kau ingin mencoba,bermainlah sesukamu,aku hanya akan menjadi pendukung." "jika kau bisa melakukannya tanpa kami,kami akan menjadi kacungmu selama sebulan."tambah lucius,sementara lucius dan keylan memonjokkanku zey hanya mengangguk ngangguk setuju,dan kael mencoba menghentikanku agar tidak menerima tawaran itu.

"celes,itu mustahil,kita mundur saja,itu tidak apa apa..."ucap kael mencoba menghalangiku menerima tawaran itu. "baiklah,tawaran itu cukup menguntungkan bagiku." "hah!? Kau bodoh ya?"sahut lucius lalu tertawa puas. "aku akan membantumu celes..." tawar kael. "itu akan sangat membantu,terimakasih kael..." "ternyata kau cukup bodoh juga ya,wakil...ketua,osis..."ejek lucius lagi dan hendak pergi bersama dua orang lainnya."tunggu bukankah kalian menawarkan bantuan dukungan?,kalian harus menepati itu,dan aku yg menentukannya,zey,kudengar kau sangat lihai bermain piano,mainkan itu besok,keylan aku ingin kau menjadi narator,dan kau lucius kau bisa sihir kan? Gunakan itu besok. Dan kita harus latihan disini sekarang."

"hah? itu sama saja kita ikut bermain!" bantah lucius. Keylan menghentikan lucius yg hendak marah dengan tangannya."itu benar,hal itu semua adalah hal pendukung,mari kita lakukan.".ucapan kecil dari keylan begitu berpengaruh terhadap mereka berdua,dan dia cukup bijak,jadi akan lebih mudah mengatur mereka jika menggunakan logika.

"ini susunan not yg kubuat,coba praktekkan..."ujarku lalu mengulurkan kertas berisi beberapa lagu."ini? Buatanmu? Mana mungkin bisa sebagus ini dalam beberapa menit saja! Lain kali ajari aku ya!"puji zey refleks. "keylan...ini naskahmu" lanjutku lalu melempar kertas pada keylan yg langsung tertangkap olehnya. "jadi begitu...hmm,tapi disini tidak hanya membutuhkan 2 orang untuk berperan?" tanya keylan sembari mencari cari kesalahan ku."tenang saja,lucius, gunakan sihir ini #####" "baiklah..." "kael lawan aku berpedang!" "hah?" "sudah ayo lakukan! Aku maju!!"

*Clang!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!