Cerita ini menceritakan tentang kedua remaja yang selalu bertengkar di sekolahnya,mereka berdua tidak pernah tau kalau sudah dijodohkan sejak bayii,karena orang tuanya yang sudah bersahabat mulai kecil,dan mereka berjanji akan menjodohkan anak anaknya.
Seyla Wijaya
Anak kedua dari keluarga wijaya,ayahnya bernama Putra Bimo Wijaya seorang pengusaha sukses di kota X dan bundanya bernama Putri Sofya seorang desainer terkenal dikotanya,dan terahir kakaknya yang bernama Candra Putra Wijaya seorang lulusan dari universitas terbaik di kota X.
Nathan Prawira
Anak pertama dari keluarga prawira,papinya bernama Putu Dirga Prawira seorang seorang pebisnis terkenal,maminya bernama Cindy Kurnia Dewi seorang ibu rumah tangga,dan ada adiknya bernama Bagus Prawira seorang siswa SD yang melanjutkan sekolahnya di luar negri.
Semoga kalian suka ceritanya,penasaran kelanjutannya?baca dan ikuti novelku yaa:D
Karya ini diterbitkan atas izin noveltoon Berliana CM,isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berliana CM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
Seyla dan sifa berjalan beriringan
"emm....sifa" panggil seyla
"apaan?" jawab sifa namun ia masih fokus melihat hp nya"kamu jangan bilang siapa siapa yaa soal ini" seyla takut
"tenang aja sey,aku akan tutup mulut kok,aku janji" jawab sifa
"aaaaa....sifaaa" seyla memeluk sifa
natan tiba tiba datang ntah dari mana dia nongol "sifa dipeluk,tapi aku gak pernah kamu peluk" natan merajukk
"apaan sih nih peluk" seyla menjewer telinga natan
"aw aw aw sakit tauu" natan meringis kesakitan menggosok telinganya
"aduh ternyata begini ya pengantin baru" saut sifa
"yaudah aku duluan ya" pamit sifa
"eh sif gak bareng aja??" tawar seyla
"gausah,kalian berdua duaan saja" jawab sifa sambil tersenyum
******
Natan memarkirkan mobilnya diparkiran sekolah kusus mobil,seyla turun terlebih dulu,saat turun ia bertemu nina dan cristin
"SEYLAAA......." nina dan cristin berteriak memanggil seyla
"ih budek nih kuping gw kena teriakan maut kalian" greget seyla
Mereka bertiga akhirnya berpelukan bersama sama "aaaa...kangenn"
"kalo pelukan ajak ajak dong" tiba tiba ferdi nongol ntah dari mana
"nih anak tololnya selalu mengalir seperti got aja" ketus cristin
Seyla,nina dan cristin akhirnya masuk kelas terlebih dulu
Sedangkan natan dan ferdi masih diparkiran menunggu gengnya yang belum datang,setelah lama menunggu akhirnya reno,alex dan rehan datang
"ck,ck,ck lama banget sih kalian!" kesal natan
"iya capek nih kita nungguin" saut ferdi
"gak ada yang minta ditungguin kok!" kata alex
"udah ayo kekelas" ajak natan
Sesampai dikelas,ternyata sudah ada pak eko
"kenapa kalian telat?!" tegas pak eko
"emm..anu pakk ituu" jawab ferdi gelagapan
"anu apa..!!!"
"kita tadi masih dikamar mandi pak,kebelet jamaah hehe" saut reno dengan wajah sok imutnya
"yasudah duduk sana..!!" perintah pak eko
Natan duduk disamping seyla,dibelakang mereka ada alex dan bunga,dibelakang mereka lagi ada reno dan rehan,sedangkan ferdi duduk dengan cristin disebelah natan,nina dan bagas duduk dibelakang cristin.
"oke anak anak kita kedatangan murid baru" kata pak eko
"silahkan masuk" pak eko mempersilahkan murid baru itu masuk
"perkenalkan nama kalian,bergantian ya"
"haii semuanyaa,perkenalkan nama aku amanda dwi pratama" manda memperkenalkan diri dengan melambaikan tangan
yappss amanda mantan natan saat smp,natan ditinggal oleh amanda karena ia memilih lelaki lain yang jauh lebih oke dari natan
"haiii....nama gw digo prambodo" kata digo
sudah tau kan digo itu siapa??oke lanjutt
*****
Dikantin
"eh amanda itu kan mantan natan pas smp gak sih?" tanya bunga kepo
"em...gw gak tau" jawab seyla
Sebenernya seyla tau namun ia diam,ntah mengapa jika dengar nama amanda ia langsung tidak mood
akhirnya ia pamit kepada teman temannya untuk kembali ke kelas "gaiss...gw ke kelas dulu"
"okeee" jawab teman temannya
Saat sampai dikelas seyls melihat amanda yang genit kepada natan,namun natan hanya diam tidak menggubris amanda,seyla yang melihat itu ia mulai kesall,ia sangat tidak suka melihat pemandangan absurrd itu,seyla segera mendekati natan
"sayang...ayo kita duduk ditempat kita saja,kayaknya disini banyak SYAITON yang menggangumu" ajak seyla dengan menggandeng tangan natan,ia memang sengaja menekan kata SYAITON saat bicara,natan yang merasa kalau seyla cemburu ia segera menuruti permintaan istrinya,amanda yang tidak suka ia langsung mengelurkan lirikan sinisnya kepada seyla,namun seyla hanya diam saja,baginya itu tidak penting sekali membuang energi saja