NovelToon NovelToon
Gara-gara Mantan

Gara-gara Mantan

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Berbaikan / Tamat
Popularitas:141.2k
Nilai: 5
Nama Author: nenah adja

"Dasar brengsek! Kadal burik! Seumur hidup aku gak mau ketemu kamu lagi. Bahkan meskipun kamu mati, aku doain kamu susah menjemput ajal."

"Siapa yang sekarat?" Kanya terhenyak dan menemukan seorang pria di belakangnya. Sebelah tangannya memegang kantung kresek, sebelah lagi memasukan gorengan ke dalam mulutnya.

"Kadal burik," jawab Kanya asal.

"Kadal pake segala di sumpahin, ati- ati nanti kena tulah sumpah sendiri."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berakhir

"Itu anak Rio, kakakku. Seharusnya dia yang bertanggung jawab, hanya saja saat itu dia justru melakukan kejahatan hinga harus mendekam di penjara."

Kanya tentu saja terkejut, namun dia masih tak habis pikir. Kenapa harus Alan yang bertanggung jawab dan mengakui jika itu anaknya.

"Kenapa harus aku yang bertanggung jawab? Karena orang tuaku tak ingin anak itu lahir tanpa status, karena bagaimana pun Rio sedang di penjara."

"Itu dulu alasannya. Dan kamu tahu aku gak bisa menolak karena Sonya adalah sahabatku. Apalagi saat itu dia menyalahkan aku yang memperkenalkan mereka. Dia bilang Dia tak mungkin hamil jika Rio tidak memperkosanya."

"Aku tertekan. Orang tuaku bahkan Sonya menyalahkanku, dan melimpahkan semua tanggung jawab Rio padaku."

"Akhirnya aku setuju, dengan syarat saat Rio bebas aku juga bebas dari pernikahan ini." Alan menghela nafasnya saat Kanya tak menyela ucapannya sama sekali. Mantan kekasihnya itu hanya diam dengan tatapan tak lepas darinya.

"Tapi saat Rio bebas dia justru melarikan diri, karena tak ingin menikahi Sonya dan bertanggung jawab atas kesalahannya dulu. Aku mencarinya dua tahun ini, tapi tak pernah menemukannya. Dan Sonya hanya akan menyetujui bercerai jika Rio kembali dan menikahinya sekaligus bertanggung jawab atas putranya."

”Susah payah aku mencarinya, tapi ternyata orang tuaku sendiri yang selama ini menyembunyikannya, dan faktanya jika kehormatan Sonya tidak di renggut secara paksa oleh Rio. Tapi mereka adalah pasangan kekasih, yang tentu saja melakukanya atas suka sama suka. Dan hanya karena orang tuaku tak setuju sejak awal tentang hubungan Rio dan Sonya, mereka justru mengorbankanku bertanggung jawab atas bayi Rio."

Hening melanda saat Alan mengakhiri ceritanya, dari yang Kanya tangkap Alan hanya mendapat buah simalakama, dan menjadi tumbal untuk kebebasan Rio dari tanggung jawab.

"Tapi kamu mengakui bayi itu milik kamu," ucap Kanya.

Alan mengangguk. "Saat itu aku pikir akan lebih baik kamu membenciku, karena bagaimana pun aku juga akan menyakiti kamu dengan membatalkan pernikahan kita."

"Tapi?"

"Tapi ... kamu tahu sendiri jawabannya. Aku menyesal, selama ini aku bahkan hanya bisa mengingat kamu tanpa berani menjelaskannya. Aku menderita dengan rasa cinta yang membuatku sesak, setiap aku ingat kalau aku sudah menyakiti kamu."

"Andai aku bisa menjelaskannya sejak awal ...."

"Aku tahu aku bersalah. Tapi aku harap aku bisa mendapatkan maaf kamu." Alan bahkan berharap bisa kembali, tapi dia juga tak bisa serakah hanya karena perasaannya yang sangat dalam pada Kanya. Kesalahanya dulu sangat besar, pantaskah dia mendapatkan kebaikan lagi dari Kanya?

Kanya menghela nafasnya, lalu mengangguk. "Aku maafkan." Alan mendongak dengan tak percaya. Kanya memaafkannya?

"Aku maafkan kamu, tapi untuk kembali aku gak bisa."

Alan mengangguk dengan wajah murung. "Itu cukup."

"Jadi, mulai sekarang, ini udah selesai." Alan terdiam. "Aku harap kita menjalani hidup kita masing-masing dengan tenang mulai sekarang." Kanya bangkit berdiri.

"Aku harap ini pertemuan kita yang terakhir." Ucapan Kanya tentu saja menohok Alan. Kanya benar-benar tak ingin bertemu dengannya lagi.

Kanya akan pergi, namun tangan Alan menghentikannya.

"Aku ingin bertanya satu hal," ucap Alan.

Kanya menatap Alan. "Apakah perasaan kamu benar-benar udah hilang?" Alan menelan ludahnya kasar, tenggorokannya bahkan terasa tercekat. "Kamu udah gak mencintai aku?"

"Hm. Gak ada alasan untuk aku masih mencintai kamu, sejak kamu mengkhianati aku." Tangan Alan di lengan Kanya terjatuh lemas, dia tak mencegah lagi saat Kanya benar-benar pergi dan menutup pintu.

Alan membiarkan air mata menetes, tangannya mengepal erat di atas selimut. Dia biarkan tangisannya tergugu. Merasa dunia ini benar-benar tak adil padanya. Mulai dari orang tua yang tak peduli padanya, bahkan dia harus kehilangan cintanya.

Kali ini Alan merasa apa yang dulu Kanya rasakan, bagaimana perasannya saat dia mencampakannya bahkan mengakui bayi orang lain sebagai bayinya.

Seperti inikah perasan Kanya saat dia meninggalkan Kanya begitu saja.

....

Di luar ruangan Kanya mengepalkan tangannya erat. Mendengar tangisan Alan di dalam sana tentu saja Kanya merasakan hatinya juga sakit. Namun dia berusaha menahan tangisnya. Kanya bermaksud segera pergi, namun dia justru menemukan Samuel di depannya.

Kanya mendongak dan menemukan wajah sedih Samuel. "Sejak dulu, Pak Alan tak mendapat perlakuan baik dari orang tuanya. Pak Alan bilang, saat pertama kali bertemu anda barulah dia tahu rasanya dicintai dan diinginkan. Saat dia mengemis ingin di beri kasih sayang pada orang tuanya, anda memberinya sangat banyak." Kanya membiakan air matanya jatuh, namun dengan cepat dia menghapusnya.

"Kalau gitu kenapa dia menyakitiku?"

"Mungkin, karena merasa gak punya pilihan lain."

Kanya menghela nafasnya. "Mulai sekarang kami gak ada ursan apapun lagi." Kanya mengeraskan hatinya, lalu pergi dari sana.

1
BundaneAyaFitri
wkwk 😄😄😂😂
BundaneAyaFitri
barusan berasa nyesek....eeehh kok malah kocak jdnya Thor 😄😂
Siti Maulidah
ceritatanya bagus,singkat padat dan jelas /Good//Good//Heart//Heart/
Tety Boreg
kamu jg yg maksa buat anter anya plg si alan..klo anya plg naik taksi kan ga kejadian..
Memyr 67
𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗌𝗍𝗒 𝖽𝖺𝗇 𝖺𝖽𝗂𝗍𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗇𝖼𝗂 𝖺𝗅𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗃𝖺 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗋𝗂𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉 𝗍𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀? 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗌𝗍𝗒 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖾𝗋𝗐𝖺𝗃𝖺𝗁 𝖻𝖺𝖻𝗒 𝗉𝖾𝖺𝖼𝖾, 𝖻𝖺𝗒𝗂 𝖽𝖺𝗆𝖺𝗂
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗋𝗂
Memyr 67
𝗌𝗂 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝗌𝗂𝖺𝗅𝖺𝖺𝖺𝗇
ayoe
🥺🥺🥺🥺
Endang Sulistia
bagus Thor
Endang Sulistia
keluarga konyol
Endang Sulistia
yaa ampun...bisa bisanya si om lawak..
Endang Sulistia
Alan bener bener bodoh....keluarganya gila semua...
Endang Sulistia
🤣🤣🤣
Endang Sulistia
CK...dilan mulutmu pedes juga kayak eyang surya
Endang Sulistia
Kanya pinter
Endang Sulistia
lain kali Kanya kasi ta* kucing aja Ama sialan...😤😤😤
Endang Sulistia
Sonya..kau waras???
Endang Sulistia
gpp keturunan yg keberapa...yg penting om Suya Ama Tante masih ada bule bulenya....jadi Kanya Ama Arga kecipratan ..🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!