NovelToon NovelToon
Membawa Benih Mafia Kejam

Membawa Benih Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:385.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: mbak mell

Alicia Sandra Hellypolter baru saja lulus SMA malah dinikah kan dengan pilihan ibu tirinya yang jahat. Alicia yang di kerap di panggil Cila yang sudah berharap agar bisa keluar dari keluarga Hellypolter malah berujung pergi ke neraka kedua bagi Cila. Padahal Cila sudah menderita di rumah nya sendiri ternyata Cila malah lebih menderita di rumah suaminya. Cila di campakkan oleh suaminya karena semua keluarga suami nya menganggapnya mandul padahal dirinya belum di sentuh oleh suaminya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbak mell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Alicia terbangun dari tidur nya. Ia merasakan tubuhnya begitu remuk, apalagi di bagian intinya. Dirinya yakin pasti ia tidak akan bisa berjalan hari ini.

Mark dan Emma pun tidak ada lagi di tempat tidur. Dirinya pun sudah berpakaian walaupun tidak lengkap dengan dalaman nya.

"Sudah jam 8" gumam Alicia. Dirinya ingin pergi ke kamar mandi tapi tak sanggup untuk berjalan. Bahkan hanya untuk menggerakkan kaki nya saja Alicia merasa gemetaran.

Cklekk...

"Sayang....kau sudah bangun" Lantas Mark langsung mendekati sang istri.

Cup...

Mark mencium Kening Alicia membuat Alicia tersipu. Di perlakukan seperti ini membuat hati Alicia menghangat, mengingat dirinya belum pernah di perlakukan lembut oleh seorang lelaki sebelumnya.

"Bagiamana perasaan mu pagi ini Beby?" Tanya Mark dengan mengelus rambut Alicia. Mark terkekeh melihat rambut Alicia seperti singa. Persis seperti Emma.

"Mau mandi" jawab Alicia lirih.

Mark tidak berkata lagi, pria itu langsung menggendong Alicia ke kamar mandi.

"Itu mu pasti sakit, habis itu aku akan mengobati nya" Dengan hati-hati Mark meletakkan Alicia di bathup lalu menyalakan keran untuk mengisi nya air. Tentu Mark tahu, karena pagi-pagi tadi dirinya sudah bangun duluan dan memakaikan baju kepada Alicia. Milik istrinya sedikit lecet dan bengkak. Sudah pasti karena ulah nya semalam.

Mark benar-benar meratukan Alicia, di mulai dari mandi hingga makan pun tak luput Mark membantu Alicia.

"Aku sudah kenyang Mark" Ucap Alicia. Mark tersenyum, lalu memberikan minum kepada Alicia.

"Daddy! Mom! " Suara cempreng yang sangat di kenali, siapa lagi kalau bukan Emma.

"Masuk saja sayang" Jawab Alicia.

Cklekk....

"Mommy...." Teriak Emma dengan berlari menghampiri orang tua nya yang di ikuti Ethan dari belakang.

"Kata mbak Ati Mommy sakit, Mommy sakit apa?" Tanya Emma dengan berusaha naik ke atas ranjang.

Membuat orang gemas dengan tingkah laku dari putri keluarga Darknees itu. Mark lalu membantu Emma.

"Terimakasih Daddy" Ucap Emma setelah itu.

"Mommy hanya tidak enak badan sayang" Jawab Alicia dengan mengelus rambut Putrinya.

Ethan pun begitu, langsung duduk di hadapan ibu nya. Walaupun wajah Ethan seperti papan, tetapi Ethan sangat mengkhawatirkan sang Mommy.

"Mommy jangan sakit" Emma memeluk Alicia, sedih kalau Mommy nya sakit seperti ini.

"Kalau begitu cium Mommy sayang, biar Mommy cepat sembuh"

Cup...

"Mommy pasti akan sembuh" ucap Emma.

"Apa Ethan tidak mau mencium Mommy juga? Mommy juga butuh ciuman dari Ethan supaya Mommy lebih cepat sembuh. Ciuman dari kalian adalah obat penawar untuk Mommy"

Ethan Melirik Mark yang sedang menaruh piring bekas ke atas nakas.

Cup...

"Cepat sembuh Mom, Ethan sayang Mommy"

Alicia tersenyum hangat menetap kedua anaknya.

"Daddy! Daddy, cepat cium Mommy, supaya Mommy cepat sembuh juga" ucap Emma, karena menurutnya Mark juga harus memberikan sebuah ciuman kepada sang Mommy. Pikiran anak itu polos sekali...

"Why not little Girl, bahkan ciuman Daddy lebih ampuh dari pada kalian" Jawab Mark dengan mencubit hidung kecil Emma.

Cup...cup..cup...

Mark malah mencium tiga kali membuat Emma protes.

"Daddy, cium Ema juga" protes Emma tidak terima. karena Mark mencium sang Mommy di seluruh wajahnya.

Ema mendekatkan wajah nya di depan Mark lalu menunjuk pipi nya. Hah...gemas sekali putri nya ini. Rasanya Mark ingin memakan Emma sangking gemas nya.

Cup...cup...cup...cup...

Bahkan Mark menambah satu kecupan di hidung Emma. Emma langsung terkikik geli.

"Masih kurang little girl?"

Cup...

"Hahhhhhh sudah Dad" Tawa Emma begitu renyah, siapa saja yang mendengar nya pasti akan ikut tertawa juga.

Ethan pun begitu, senang melihat tawa sang adik yang begitu renyah. Selama ini Ethan selalu berusaha memenuhi permintaan apapun sang adik. Sekalipun itu tentang sang Daddy, Ethan akan mengusahakan itu.

Drrtt.....

Ponsel Mark berbunyi sehingga membuat semua orang langsung terdiam. Michael menelpon nya.

"Ada apa?" tanya Mark langsung.

"Aku ada di bawah kak, cepat turun"

Tut...

Mark langsung mengakhiri teleponnya lantaran kesal dengan telepon tiba-tiba membuat kebahagiaan ini harus terhenti. Mark mengurutuki Michael.

"Daddy ke bawah dulu, Kalian disini saja." ucap Mark segera beranjak dari tempat tidur nya.

"Tidak, Daddy. Ema ikut dengan Daddy" ucap Emma dengan menatap polos Mark.

"Tentu saja sayang" Jawab Mark.

"Ethan, kamu bagaimana?" tanya Mark.

"Aku mau ke kamar ku. Mau baca buku" Jawab Ethan yang di angguki oleh Mark.

"Sayang kamu istirahat lah."

Alicia tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.

Cup... satu kecupan mendarat di kening Alicia.

Cup...

"Ahkkkk.... Apaansih Dad" teriak Ethan dengan kesal. Tanpa sadar dirinya menyebutkan kata Daddy.

"Apa tadi? coba katakan sekali lagi" Ucap Mark dengan rasa senang yang banyak. Ethan mengucapkan kata Daddy untuk nya, yang berarti Ethan sudah menerima nya.

"Paman salah dengar" Elak Ethan. Dia mengatakan seperti itu karena refleks saja.

"Tidak, Ethan. Ema juga dengar kalau Ethan bilang Dad" Emma membela sang Daddy. Tentu membuat Mark semakin bertambah kasih sayang nya kepada Putrinya.

Ethan langsung pergi meninggalkan mereka terlebih dahulu. Alicia langsung melihat kepergian Ethan. Alicia tahu bahwa sang putra belum menerima Mark dengan baik.

"kami pergi dulu sayang, tidur lah lagi" Ucap Mark.

"Bye-bye mom" Ucap Emma dengan melambaikan tangan kepada Alicia. Alicia juga langsung membalas lambaian kepada Putrinya.

Setibanya di ruang tengah, Mark sudah melihat Michael di bawah dan Michael yang melihat kakak nya datang langsung berdiri.

"Kak-...." Mata Michael langsung melotot tak percaya melihat siapa yang ada dalam gendongan Mark.

"Kau-..." Sungguh emosi Michael melihat kakak nya bersama seorang anak kecil yang di lihat nya di poto beberapa hari yang lalu. Gadis kecil yang cantik itu adalah keponakan nya.

"Daddy, siapa om ini?" tanya Emma dengan wajah nya yang polos sambil menatap bergantian wajah sang ayah dan Michael. Mereka memang sedikit mirip tapi ada perbedaan vibes. Kalau Mark datar sedangkan Michael ceria dan terlihat pencicilan.

"Aku, adik ayah mu" Jawab Mark dengan senang hati. Ternyata lebih lucu kalau terlihat asli dari pada yang di poto.

Emma merosot dari gendongan Daddy nya dan berjalan menghampiri Michael.

"Om! nama ku Ema. Anak yang paling cantik dan lucu." Emma memperkenalkan dirinya dengan anggun seperti seorang princess.

Mark langsung tersenyum bagaimana putri nya memperkenalkan diri dengan anggun. Didikan Alicia tidak pernah gagal.

"Astaga kamu lucu sekali dan juga sangat cantik" pekik Michael. Tentu Emma langsung tersipu malu mendengar kata cantik yang keluar dari mulut sang om.

"Hay princess Ema, nama om adalah Michael Jhaseon." Michael juga langsung mengikuti gaya perkenalan Emma dengan sebagai pangeran lalu mencium tangan Emma yang mana membuat Mark melotot.

"Jangan mencium tangan putri ku Michael" geram Mark dengan suara yang tertahan.

"Mau bersama Om" tawar Michael yang tidak memperdulikan mata kakaknya yang hampir keluar dari tempatnya.

Emma mengangguk kan kepalanya langsung dengan perasaan senang. Michael langsung menggendong Emma dan membawa nya pergi meninggalkan Mark yang kebakaran jenggot.

"Michael sialan" umpat Michael.

Maksud Mark, boleh-boleh saja Michael bersama dengan Emma tapi tidak boleh di cium. Karena yang boleh mencium Emma hanyalah dirinya ataupun Ethan.

"Kau awasi Michael, jangan biarkan dia mencium putriku. Jika dia melakukannya, pukul mulutnya sampai gigi nya rontok"

1
Naufal Affiq
manusia aneh
Naufal Affiq
lanjut thor
Naufal Affiq
jawab lah daddy pertanyaan anak mu
Naufal Affiq
astaga pertanyaan apa itu ethan
Naufal Affiq
lanjut thor
Naufal Affiq
alasan banget kamu mark,
Naufal Affiq
posesif banget deddy mu emma,
Naufal Affiq
lanjut
Naufal Affiq
aku sampai jalan ceritanya thor,sakin lama nya gak up
Mia Camelia: thor kapan bikin novel baru
total 2 replies
Dinda Putri
semangat up thor🔥🔥🔥
mbak mell: Hi kk Dinda Putri😍😍 terimakasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
cantika
cerita nya bagus🥰🥰 saya suka
cantika
lanjut thor seru banget cerita nya apalagi Emma yang lucu 🤭🤭
cantika
nex thor
cantika
suka banget sama Mark yang pemcemburu buta 🤭
cantika
hai thor mampir ini...semoga ceritanya seru🥰🥰💪💪💪
meliana
lanjutr🥰
meliana
🤩🤩
meliana
bagus bangett kalian wajib mampir dehh😍😍
meliana
nex thor🥰
meliana
mampir thorr karya" nya bagus bangett🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!