NovelToon NovelToon
Putri Jenderal Yang S2

Putri Jenderal Yang S2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Time Travel / Anak Genius / Romansa Fantasi
Popularitas:133.9k
Nilai: 5
Nama Author: Win

Kelanjutan dari Putri Jenderal Yang Season 1.

Yang Qing Xia membuka jati dirinya karena sudah ketahuan oleh sang mertua jika dia berasal dari masa depan. Se Se pun menceritakan kepada Qing Xia jika dia juga sama seperti Qing Xia yang datang dari masa depan.

Hubungan menantu dan mertua semakin dekat setelah mengetahui rahasia masing-masing.

Tugas Qing Xia selanjutnya adalah menghancurkan kediaman Fang. Sanggupkah dia melakukan keinginannya untuk membalas dendam dan mengembalikan nama baik ayahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Mata Xin Le segera membesar dengan raut wajah ketakutan. Dia memundurkan tubuhnya, perlahan tanpa membuat suara.

Harimau di depan Xin Le terus menatap bocah itu dengan tatapan buas, bersiap menerkam mangsa di hadapannya yang sudah pasti berdaging lezat.

Xin Le masih mencoba menjauh dari harimau, dia menggeser tubuhnya dengan kaki dan tangan di atas tanah. Tanpa sengaja bocah itu menyentuh tanaman rumput unik yang sejak tadi ia amati.

Srekkk!

Suara dari batang tanaman membuat harimau melompat ke arah tubuh Xin Le. Bocah itu segera berguling ke samping, dia berdiri lalu berlari secepatnya. Menjauh dari binatang buas yang bersiap menerkam tubuhnya.

"Ibu, tolong aku!" jerit bocah itu sambil terus berlari dengan kakinya yang pendek.

Harimau terus mengejar, jarak Xin Le semakin lama semakin pendek. Harimau tiba-tiba melompat, mencoba menerkam tubuh kecil mangsa di depannya.

"Aaaakkkkhhh!"

Xin Le tersandung batu, dia terjatuh ke tanah dengan kedua lutut mendarat terlebih dahulu. Dia menatap ke depan, ternyata harimau melompat melewati tubuhnya. Xin Le segera berdiri dan berbalik badan, dia kembali berlari kencang untuk menghindari dari serangan harimau yang ikut berbalik.

Sebatang ranting melayang cepat ke arah harimau.

"Syuuuut!"

Ranting mendarat tepat di mata kiri harimau yang sedang berlari mengejar Xin Le.

"Roooooaarrr!"

Harimau semakin mengganas, marah karena kesakitan di mata kirinya.

Batang ranting yang lain kembali terbang ke arah harimau, dan kali ini menusuk mata kanan binatang buas tersebut.

Xin Le berhenti berlari, dia berbalik, menatap harimau yang masih terus berlari tanpa arah. Xin Le baru menyadari jika kedua mata harimau tertancap ranting pohon.

Setelah berlari beberapa waktu, harimau itu terjatuh dengan tubuh yang menyamping ke kanan. Xin Le merasa penasaran, dia berjalan mendekati harimau secara perlahan-lahan.

Setelah kaki kecilnya berada di depan mulut harimau, Xin Le mencoba merasakan napas dari hewan buas itu dengan kedua tanganya yang mungil.

"Harimaunya mati!" gumam Xin Le dengan wajah tanpa ekspresi.

"Fiuhhhh!"

Bocah itu menghembuskan napas lega. Dia menjatuhkan badannya ke atas karpet rumput yang berwarna hijau segar. Mengistirahatkan kedua kakinya yang terasa bergetar karena lelah dan ketakutan. Bocah itu berbaring, menatap ke atas langit sambil tersenyum.

"Dasar bocah nakal, ku pikir rasa takutmu sudah menghilang! Tapi ternyata kau masih bisa gemetaran juga!" ucap Qing Xia yang baru saja melompat ke dasar lembah.

Xin Le tersenyum karena melihat wajah ibunya. Wanita itu sedang berdiri di atas tubuh seekor burung raksasa. Burung dengan cahaya keemasan yang berkilau.

Xin Le melambaikan tangan ke arah Qing Xia.

"Ibu, terima kasih sudah datang menyelamatkan Xin Le!"

Qing Xia melompat turun dari tubuh burung raksasa, dan burung itu ikut turun setelah mengecilkan ukuran tubuhnya.

"Wah... Burung ini ajaib sekali!" Ucap Xin Le terkagum-kagum melihat Niao Wang yang berubah menjadi kecil.

"Xin Le, kenapa kau pergi diam-diam? Kau tahu kak itu sangat berbahaya? Kau hampir saja menjadi makanan harimau!"

Qing Xia mengelus kepala Xin Le sambil menatap wajah putranya yang kelelahan dan sedikit memucat karena ketakutan.

"Maaf Ibu, Xin Le hanya ingin mencari tanaman obat dan racun yang belum pernah di temukan oleh orang lain." Jawab bocah itu dengan wajah menyesal.

"Hahhhh!"

Qing Xia menghela napas, dia tidak sanggup dan tidak tega memarahi putranya yang saat ini berwajah pucat dengan kaki yang gemetaran.

"Ayo kita pulang!" ajak Qing Xia sambil menepuk ringan pundak Xin Le.

Qing Xia menggandeng tangan Xin Le.

"Tunggu sebentar Ibu!" Pinta bocah itu.

"Ada apa? Kau masih mau berkeliaran sendiri?"

"Tidak, bukan itu Ibu. Xin Le mau mengambil tanaman di sini terlebih dahulu. Lagi pula Xin Le sudah menemukan tanaman aneh yang langka dan unik. Boleh ya?!" Pinta bocah itu dengan wajah memelas.

"Baiklah, ayo kita ambil semua tanaman yang kau inginkan."

"Horeee!" Sorak Xin Le bersemangat.

Sementara itu, hari yang semakin gelap membuat Han Ze Xin khawatir. Dia masih menunggu kepulangan Qing Xia di paviliun utama. Kedua orang tua dan juga Han Ze Xia juga menunggu dengan perasaan cemas.

Han Ze Xin berjalan mondar mandir seperti setrikaan, berulang kali ia menatap ke luar pintu, hembusan napas panjang terdengar dari mulutnya setiap kali dia melirik ke sana. Sebab wanita yang dia tunggu-tunggu belum juga kembali.

"Ayah, Ibu, aku akan keluar mencari Qing Xia!" Ucap Han Ze Xin lalu terburu-buru berjalan keluar.

Semuanya berinisiatif mencari keberadaan Qing Xia, mereka ikut berjalan keluar.

"I... Ibu!" Teriak Han Ze Xia dengan suara panik.

Semua mata tertuju ke gadis itu. Dia sedang menatap ke langit dengan wajah yang terkejut.

Ketiganya ikut mendongakkan kepala, melihat apa yang ada di atas sana sehingga membuat Han Ze Xia tertegun dengan wajah ketakutan.

Seekor burung besar terjun dengan gerakan cepat ke arah paviliun. Mereka semua tercengang dengan mata yang membesar.

"Bammm!"

Suara dari pendaratan burung raksasa membuat seisi kediaman berhambur ke sana.

"Ayah! Nenek! Kakek! Bibi!" Teriak Xin Le dari atas punggung Niao Wang sambil melambaikan kedua tangannya.

"Xin... Xin Le!" panggil Han Ze Xin dengan wajah yang memucat.

Qing Xia melompat turun sambil memeluk tubuh Xin Le. Dia mendarat tepat di depan Han Ze Xin yang masih mematung dengan wajah panik dan cemas.

"Kami pulang!" Seru wanita itu dengan senyuman hangat.

"Qing Xia!"

Han Ze Xin segera memeluk istri dan anaknya. Dia merasa lega karena keduanya baik-baik saja dan kembali dengan selamat.

Namun dia tidak merasa tenang ketika menangkap mata Niao Wang yang tertuju ke arah istrinya.

"Mau apa burung raksasa ini?" pikir Han Ze Xin.

Dia melepaskan pelukannya lalu berdiri di depan burung raksasa.

"Kau ini makhluk apa?" Tanya Han Ze Xin tanpa sedikitpun rasa takut.

"Xin Ah..." panggil Qing Xia sambil menyentuh pergelangan tangan suaminya.

Han Ze Xin berbalik, menatap wajah Qing Xia yang memandangnya sambil tersenyum.

"Jangan khawatir, dia budak baruku!" Seru Qing Xia dengan senyuman lebar.

"Bu... Budakkkk?" Teriak Niao Wang dengan suara menggelegar.

^^^BERSAMBUNG...^^^

1
Alwa fikriah
ceritanya seru banget deh
Alwa fikriah
bagus banget ceritanyaaa
riamy💜
ini gk ada kelanjutannya kah?
Bima Sakti
Burung... Burung siapa yang lagi cari sangkaaaar..( Senandung)/Slight//Slight//Facepalm//Facepalm/
Bima Sakti: jiahhaha 🤭🤭🤭
total 2 replies
hani chaq
kok muter2 ya.sebenarnya ini cerita siapa PUnya
tuti raniati
Luar biasa
Ulufi Dewi
biar tambah semangat nulisnya ku tekan vote dan like untuk kakak cantik...
Andrea
/Rose//Rose//Rose/
Ricka Monika
kok bersambung lg,
Nurul Fatimah
bagus
Nurul Fatimah
semangat Thor 💪
Santy Susanti
ayo up lg thoor jgn lama2🙏🏻😘
Mirabel
mungkin buah manggis kalau ada bintangnya
Mirabel
wanita itu mungkin selir kaisar yg di buang karena di fitnah
Atoen Bumz Bums
gak jelas authornya
mendingan gak usah ada season 2
Sribundanya Gifran
lanjut
Wan Trado
yah author masih kasihan dg yi yi, masih dibiarkan hidup untuk melanjutkan drama dendamnya 🤷‍♂️🤦‍♂️
Wan Trado
bagus, jangan tanggung " penyakit harus dibasmi 👊👍
Wan Trado
jalang kok teriak jalang 🤣🤣
Wan Trado
pendapat yang benar 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!