Namaku Sri Bulan, aku tinggal di Kota B bersama Umi & Abi ku. Saat ini aku berusia 20 tahun..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAY QUEEN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
Disuatu cafe ada seorang wanita yang sedang menghubungi seseorang, dan memintanya untuk datang ke cafe itu.
[ Dateng ke cafe yang ada di deket rumah lo sekarang! ]
[ Mau ngapain? ]
[ Kita mulai rencana awal, lo harus ngikutin kemanapun dia pergi! ]
[ Gua nggak ada duit! ]
[ Makanya lo dateng kesini, lo bakal gua kasih fasilitas selama jadi mata-mata ]
[ Yaudah gua otw ]
Orang itu memutuskan panggilannya, lalu mengeluarkan smirk jahatnya.
" Gak ada yang bisa ngegantiin posisi gua! " tegasnya.
Tidak lama, akhirnya orang yang dia telfon tadi datang, dengan segera dia mengangkat tangannya memberi tahu keberadaan nya.
" Apa rencana lo? " tanya orang itu setelah duduk.
" Gua cuman mau lo ikutin dia kemana pun, terus lo ambil beberapa foto dia sama Bintang " ucapnya.
" Mana duitnya! " ucap orang itu menagih bayaran.
" Cih, nih uang sama mobilnya, selesai misi ini lo harus balikin lagi mobilnya "
" Katanya kaya, kok minta balikin sih? " ledeknya.
" Ikutin aja semua ucapan gua! " ucapnya lalu kemudian pergi.
Saat keluar dari cafe itu dia tidak sengaja menabrak seorang pria tampan.
" Auh.. punya mata nggak sih? " ucap pria itu kesal.
" Ah sorry, gua buru-buru.. " ucap wanita tadi.
Melihat yang menabraknya seorang wanita cantik, pria itu langsung tersenyum.
" Oh, gapapa gua juga salah kok.. btw kenalin gua Dimas! " ucap Dimas memperkenalkan dirinya.
" Ouh kenalin juga gua..... "
...-----------------...
Malam ini, keluarga Bintang dan Bulan memutuskan untuk makan malam bersama di suatu restoran. Keluarga Bintang lebih dulu datang dari pada keluarga Bulan.
" Tumben kamu dandan rapi gini, biasanya juga berantakan " ledek Papa.
" Apa sih Pah, biasanya aku juga rapi kok, cuman rambut aja yang berantakan! " ucap Bintang.
" Yah lagian Papa kenapa pake nanya segala sih? udah tau dia mau ketemu calon istrinya! " ucap Mama ikut menggoda Bintang.
" Apa sih Mah, aku biasa-biasa aja! " ucap Bintang salting.
Mama dan Papa tertawa melihat tingkah anak semata wayang mereka, ini adalah momen pertama mereka kembali mengobrol dengan santai dan tertawa bersama setelah belasan tahun yang lalu.
" Kamu udah beda Bintang, Mama seneng kamu udah nggak sedingin dulu sama Mama dan Papa.. maafin Mama yang nggak ada disaat kamu butuh kasih sayang seorang ibu, Mama nyesel banget! " ucap Mama menyesal.
" Papa juga minta maaf Bintang, karna selama ini Papa cuman sibuk kerja dan jarang meratiin kamu.. " ucap Papa juga minta maaf.
Bintang yang melihat ketulusan orang tua nya itu menjadi luluh dan membuang jauh-jauh ego nya, lagian orang tuanya bekerja untuk dia jadi apa salahnya jika memberikan mereka kesempatan sekali lagi, pikir Bintang.
" Bintang juga minta maaf Mah, Pah.. Bintang selama ini udah jadi anak yang kurang ajar karna nggak sopan sama orang tua, Bintang minta maaf.. " ucap Bintang pada orang tua nya.
" Nggak sayang, kamu nggak salah apa-apa, Mama sama Papa lah yang salah.. " ucap Mama terharu lalu memeluk putranya itu, melihat itu Papa pun ikut bergabung jadilah mereka teletabis ;)
" Assalamu'alaikum... " sapa orang tua Bulan dan Bulan.
" Eh, Waalaikumsalam.. mari duduk Pak, Buk.. " ucap Mama Bintang mempersilahkan.
" Kayaknya lagi pada bahagia ya sampe peluk-pelukan.. " ucap Umi bercanda.
" Hahaha.. nggak kok, kami cuman nggak nyangka aja kalo anak kami satu-satunya akan nikah bentar lagi.. " ucap Mama tertawa.
" Hmm sama kok, kami juga nggak nyangka kalo putri kami yang kemarin baru lahir sekarang malah udah mau nikah.. " ucap Abi ikut bercanda.
Kedua keluarga itu selalu melontarkan gurauan satu sama lain sehingga mereka terlihat seperti keluarga yang sangat bahagia. Bintang yang melihat Bulan sangat cantik malam ini tidak bisa mengalihkan pandangannya kearah lain, sehingga membuat Bulan jadi salting.
" K-kak, bisa nggak jangan liatin aku kaya gitu.. " ucap Bulan berbisik malu.
" Lah kenapa, emang gua nggak boleh ngeliat calon istri gua?! " ucap Bintang asal.
Mendengar itu hati Bulan menjadi meronta-ronta, jantungnya memompa sangat cepat membuat Bulan menjadi panas dingin tiba-tiba. Hal itu membuat kedua pipi Bulan menjadi merah semerah tomat.
" Huh, lo baper ya?! " ucap Bintang menggoda.
" N-nggak kok, a-aku biasa-biasa aja.. " ucap Bulan mengatur detak jantungnya.
" Masa? kok gua denger detak jantung lo cepet banget? " ucap Bintang masih terus menggoda.
" Ihh Kak beneran nggak ada, aku mohon jangan natap aku gitu... " pekik Bulan dalam hatinya, sungguh hari ini Bintang benar-benar membuatnya repot.
Tanpa keduanya sadari ada seseorang yang terus memperhatikan mereka dari jauh, beberapa foto dia ambil lalu diberikannya kepada wanita yang tadi pagi dia temui.
" Gua benci sama lo, gua benci! " ucap orang itu penuh penekanan dan menatap Bulan tajam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
Ternyata terlalu peduli dan suka ikut campur hal orang juga gak bagus ya, yg kenak nya kita sendiri, Pengajaran utk si Bulan, Suka nolongin orang tapi harusnya ngajak siapa2 gitu jadi temen, jangan sendiri2,Noh gini kan jadi nya..