NovelToon NovelToon
Pacarku Datang Dari "Manga"

Pacarku Datang Dari "Manga"

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Romansa Fantasi
Popularitas:139.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Neng Euis

Apa jadinya ketika kamu mengambar karakter komik. Lalu karakter itu muncul dalam dunia nyata?

Hal ini terjadi kepada Kinara Angelica seorang penulis cerita komik yang suatu hari menemukan sesosok lelaki didalam kamarnya. Tak disangka lelaki itu mirip dengan wajah karakter komik yang digambarnya.

Yuk ikuti kisah seru Kinara yang harus mengurusi lelaki manja nan polos yang keluar dari komik buatannya bernama Ken.
Ditambah ia harus bersaing melawan karakter utama wanita dalam komik yang dibuatnya sendiri.

Dapatkah Ken berhasil menjalankan sebuah misi agar ia menjadi manusia seutuhnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Euis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Love For You CH-05

"Sudah ku duga bahwa semua ini telah direncanakan dari awal. Aku hampir gila memikirkan ketika Ken muncul tiba-tiba di apartemenku, sekarang akhirnya aku menemukan orang yang terhubung dengan situs MangaX." ucap Kinara antusias.

"Apa kamu menyimpan tabletmu dengan baik?" Shinta melempar pertanyaan dengan wajah serius.

Kinara menunduk, ia merasa bersalah karna tak bisa menjaga tabletnya dengan baik sampai dicuri oleh penyusup. Sekarang ia tak bisa menjawab pertanyaan dari Shinta dan hanya diam membisu.

"Tablet itu hilang 'kan?" celetuk Shinta karna Kinara hanya diam.

Kinara mengangkat wajah, "Mbak Shinta tahu?"

Shinta menghela napas, "Pasti dia telah berhasil mengambilnya." ucap Shinta sambil mengepalkan tangannya.

"Mbak tahu siapa yang ngambil tabletku?" tanya Kinara makin penasaran.

"Tak lama lagi, kamu akan menemuinya." jawab Shinta.

"Siapa Mbak?"

Shinta kini menatap Kinara dengan intens, "Pakai kalung itu mulai sekarang. Selama kamu memakai kalung itu, dia tak akan pernah bisa melukaimu." saran Shinta.

"Dia siapa, Mbak?" tanya Kinara lagi karna Shinta tak segera memberitahu Kinara siapa orangnya.

"Orang yang sama dengan orang yang menjambret tasmu sehari sebelum kamu membuat komik Love For You."

"Jika Mbak Shinta tahu semuanya, tolong ceritakan semuanya padaku, Mbak. Aku ingin tahu kenapa aku bisa terlibat dan aku bisa menjadi orang ketiga yang mendapatkan tablet itu. Lalu siapa orang yang pertama dan kedua?" ucap Kinara semakin merasa penasaran.

"Maaf aku tak bisa memberitahumu seluruhnya, seseorang menyuruhku hanya memberitahumu sampai disini." jawab Shinta menyesal.

Tiba-tiba saja Kinara merasa kepalanya sakit dan kakinya tak bisa digerakkan. Ia menatap Shinta dengan wajah panik. "Mbak, kakiku gak bisa digerakan."

"Chapter terbaru ceritanya akan segera dimulai." jawab Shinta langsung berlari mengambil kalung itu dan memakaikannya ke leher Kinara.

Setelah kakinya, kini kelumpuhan itu menyerayapi ke seluruh tubuh Kinara hingga tak bisa digerakan seluruhnya. Kinara hanya menatap Shinta dan perlahan kesadarannya mulai menghilang.

❤ Love For You

🔛 Mode ON

CH05 - Pengungkapan Cinta

Kinara perlahan membuka matanya. Tapi setelah kelopak matanya terbuka, Kinara tetap tidak bisa melihat apapun. Hanya sebuah kegelapan yang tampak disekitarnya. Kinara juga merasakan kaki dan tangan seperti terikat.

"Tolong aku! ada orang disini? Ken! tolong aku ...." teriak Kinara mulai menangis merasakan dadanya terasa sesak karna tak bisa bernafas karna ruangan pengap dan gelap.

"Kak Dika ... Kak Kian ... tolong aku." ucap Kinara lirih, energi di tubuhnya seolah menghilang.

"Rasakan ... rasakan ... rasakan ... rasakan!" terdengar suara bisikan berulang-ulang yang mengema diruangan itu.

Kinara ingin sekali menutup telingannya mendengar suara gema yang mengerikan itu. Tapi apalah daya, tangannya terasa seperti diikat dan ia hanya bisa menjerit ketakutan.

"Salahmu ... salahmu ... salahmu!" suara bisikan itu kembali mengema.

"Hentikan! tolong hentikan!" teriak Kinara tak tahan mendengarnya suara itu, seluruh tubuhnya kini gemetaran.

Tak lama terlihat sebuah sorotan cahaya bersinar di tengah gelapnya ruangan. Sebuah siluet hitam berdiri di tengah sorotan cahaya yang menyilaukan. Setelah kilauan cahaya mulai redup, Kinara melihat sesosok berjubah hitam berdiri di depannya.

Kinara makin gemetaran dan ngeri begitu melihat monster aneh didepannya. Monster yang setengah wajahnya sama sekali tak terlihat itu bertubuh kekar dan tinggi, ia punya cakar panjang, dan lensa matanya berwarna merah menyala.

"Siapa kamu!" bentak Kinara setengah menggertak. Meskipun ia pura-pura berani, tapi percayalah kening dan seluruh tubuhnya sudah banjir keringat.

Monster itu mendekati dan berusaha mencekik, tapi ketika tangannya hampir sampai ke leher Kinara, sebuah cahaya yang berasal dari kalung yang di pakai Kinara bersinar terang dan membuat monster itu terpental dan membentur dinding dengan cukup keras hingga retak dan menyebabkan goncangan kuat di seluruh ruangan.

"Wanita sial itu telah memberikan penangkal kepada gadis itu!" teriak monster itu kesal tak bisa menyentuh Kinara.

"Kamu siapa? dan kenapa melakukan ini kepadaku. Aku ada dimana sekarang!" teriak Kinara kepada monster itu.

Monster itu berjalan secepat kilat dan tiba-tiba sudah berada dihadapan Kinara. "Kamu ada di dunia komik. Karna aku tak memasukanmu kedalam alur cerita kali ini, makanya aku bisa menyandramu disini."

"Apa tujuanmu melakukan semua ini, jangan-jangan kamu yang mencuri tabletku?!"

Monster itu tertawa dengan suara menggelegar mendengar ucapan Kinara. "Kamu tidak penasaran melihat chapter terbaru cerita sampahmu?"

Monster itu kemudian mengarahkan tangannya ke dinding. Kemudian muncul sebuah sorotan cahaya yang keluar dari tangannya membentuk sebuah layar di dinding. Kini Kinara bisa melihat adegan alur ceritanya yang sekarang sedang berjalan.

"Pak Ken ... apa maksud ucapan anda, aku milikmu?" tanya Luna yang masih bingung dengan situasi.

"Dasar gadis bodoh! kamu gak inget sama aku?" ucap Ken sambil menjentikan jarinya ke dahi Luna.

"Awhh ... sakit, Pak!" ucap Luna sambil memegangi dahinya

"Meskipun kita ditakdirkan ditelantarkan oleh kedua orangtua kita. Tapi, aku akan mencoba menikmati takdir baik dimana aku bisa bertemu denganmu." Ken mengucapkan sebuah kalimat yang terdengar familiar bagi Luna.

Luna tertegun mendengar kalimat yang di ucapkan bossnya itu. Ia mulai mengingat kejadian di saat ia berumur sepuluh tahun. Kejadian dimana ia sedang menikmati hujan bersama bocah lelaki di sebuah panti asuhan.

Setelah ingatannya kembali, Luna mengangkat wajah dan menatap Ken lekat-lekat. Sekarang ia menyadari, kalau lelaki dihadapannya sekarang merupakan teman masa kecilnya ketika berada di sebuah panti asuhan.

"Apa benar, Pak Ken ...."

Belum sempat Luna melanjutkan kata-katanya, Ken langsung memeluk Luna dengan erat, "Maaf meninggalkanmu sendirian waktu itu, Luna."

Butiran air mata Kinara tiba-tiba menetes melihat adegan komik yang sedang berlangsung. Dadanya terasa semakin sesak melihat cerita yang kini telah berubah. Apalagi ia melihat Ken memeluk Luna.

"Apa hatimu terasa menyesakkan melihat adegan itu?" ucap Monster itu yang membuat Kinara merasa kesal.

"Kenapa kamu menghancurkan karyaku!" teriak Kinara sambil menangis terisak.

"Menghancurkan? bukannya kamu sendiri yang sudah merusak ceritanya, aku hanya melanjutkan seperti ide awalmu."

"Kamu bisa bikin karya sendiri sesuai dengan keinginanmu! kenapa malah ikut campur pada karya orang lain!" teriak Kinara semakin marah.

"Kamu tak penasaran dengan adegan selanjutnya, aku mengambarnya dengan cantik. Lihat saja!"

Kinara kembali menatap layar di dinding yang menampilkan adegan ceritanya yang masih berlanjut.

Ken melepaskan pelukannya, mereka berdua kemudian saling bertatapan. Perlahan, Ken mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Luna.

"Tidak Ken! jangan lakukan itu! kumohon." teriak Kinara sambil menangis terisak Ia kemudian menunduk tak sanggup melihat adegan itu.

"Seperti inilah komik romantis seharusnya dibuat!" Monster itu tertawa bahagia seolah mengejek Kinara.

Ken mulai memejamkan mata, begitu pula dengan Luna yang ikut mengejamkan matanya. Ken mulai mendekatkan diri dan sebuah tulisan bersambung muncul di layar.

"Ini baru pemanasan. Jika kamu terus usil, aku akan membuat adegan ranjang untuk mereka." ancam Monster itu dan dalam hitungan detik monster itu menghilang bersamaan dengan sebuah asap tebal.

Tali yang mengikat tangan dan kaki Kinara terlepas dan Kinara langsung ambruk ke lantai.

♥️ Love For You

🔚 Mode OFF

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Jangan lupa Like 👍 dan Vote 💝 ya ....

Masukan ke Favorit ❤ dan jangan lupa beri Bintang 5 🌟

Happy Reading 🤗

Salam hangat dari author

"Neng Euis"

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

1
Lulu FH
keren kk
🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳☠ᵏᵋᶜᶟEᷞmͥiͣ M⃠🏚🄷❦⃝ᶠ
kapan lg up nya...
Cat White
gila sih, bikin komik ngebut 5 jam. padahal paling lama kalau bikin komik sampai 5 hari. aku yg gambar satu kertas saja bisa habis waktu dua jam. namanya juga novel bin fiksi :)
Tiurma Sibarani
Comeback thor
🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳☠ᵏᵋᶜᶟEᷞmͥiͣ M⃠🏚🄷❦⃝ᶠ
ditunggu kelanjutannya jgn lama² ya otorrrrr....
🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳☠ᵏᵋᶜᶟEᷞmͥiͣ M⃠🏚🄷❦⃝ᶠ
berabad² aku tunggu akhirnya up jg mksh torrrr.... udh up yg semangatvya... 💪💪💪
Lina Atiek Budiarti
👍👍👍
Poppy Yanni
kembali up date
no name😊😊😊
keren ya update nya sampai 1tahun...
Sery
ya ampun Thor setahun, aku sampai lupa jalan ceritanya 🤣🤣✌️
Neng Euis: wkwkw baca lagi dong dari awal
total 1 replies
TARRA zea
hfjgkhijuhhhhyhyyyyyuutudsvcvgxxvxsfs
🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳☠ᵏᵋᶜᶟEᷞmͥiͣ M⃠🏚🄷❦⃝ᶠ
kapan lg nih ceritanya dilanjutin
Mommy Agam
Holla kakak neng. Chubby mampir..

Bintang 5 untuk karyanya...
Senja🌻
semangat ❤️ ditunggu feedback nya kk ♥️
Senja🌻
semangat
Winda
thorrrrr,up lagi thor,aku dah nungguin lebih dari 2 bulan lohh,masa belum up🥺
Ainun Mardiah
mangats up nya Kakak sayang 🤗
salam manis dari KENANGAN dan FOREST GIRL 🤗🤗
Elisabeth Ratna Susanti
daratkan 4 like yang tertinggal😍
Elisabeth Ratna Susanti
aku hadir lagi di sini
Winda
thor up🙂💙semangat💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!