NovelToon NovelToon
Ranjang Pria Tua

Ranjang Pria Tua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Tamat
Popularitas:422.8k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Kenzia seorang anak yang selalu memimpikan Daddy Ardhan. Ia sudah jatuh cinta pada sahabat sang ayah. Namun ia harus menerima kenyataan pahit, bahwa Daddy yang selalu dekat dengannya tiba-tiba menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#28 : Tidak Tahu Aturan

Sedangkan Ardhan, pria itu berniat pulang, tapi Berlin sama sekali tidak mau di tinggal. Wanita itu nekat menarik selang infusnya dan tangannya kembali mengeluarkan darah. Para Dokter pun telah mengobatinya kembali.

Ia tidak tega meninggalkan Berlin, hingga pada akhirnya ia menyerah pada kerinduannya.

"Ardhan .... Aku tau kau ingin bertemu dengan Zia kan, tolong temani aku, aku berjanji akan memperbaiki pernikahan kita. Aku tidak mau kehilangan mu Ardhan." lirih Berlin dengan air mata yang terus mengalir. Ia sadar, apa yang di lakukannya telah salah. Ia akan berusaha memperbaikinya.

"Aku tidak bisa Berlin,"

"Kenapa? kau mencintai Kenzia?" tanya Berlin. Kedua tangannya meremas selimutnya, hatinya seakan di bakar oleh api. Ia tidak mau, dan tetap ingin mempertahankan Ardhan.

Kedua mata Ardhan terbelalak, ia terkejut dengan ungkapan Berlin.

"Aku sudah mengetahuinya,"

Berlin memalingkan wajahnya, air matanya terus menerus berderai. Ia sangat sakit, sangat sesak di dadanya. Rasanya ia ingin berhenti bernafas saja.

"Berlin, aku .... "

Ardhan menarik nafasnya dalam, semuanya sudah terbongkar, jadi tidak ada yang perlu di tutupi lagi.

"Maaf, dari awal aku sadar, aku mencintai Zia, tapi aku takut hubungan ku tidak akan di restui."

"Sudah pasti!" tegas Berlin, ia menoleh menatap Ardhan dengan tajam. "Sudah pasti kau tidak akan di restui, umur mu yang tidak seberapa dengan Kenzia. Arga tidak akan merestuinya, Kenzia anak kesayangannya."

Berlin mengambil kesempatan, kini saatnya dia meyakinkan Arga. Ia menggenggam sebelah tangan Arga. "Dengar, kau tidak cocok dengannya."

Ardhan tak menjawab, dia menarik tangannya. Hendak berbalik. Namun, dengan kuat Berlin menarik tangan Ardhan. Hingga kepalanya sedikit membentur tubuh Ardhan.

"Ardhan, jangan. tinggalkan aku," lirihnya. "Dia merangkup wajah Ardhan, kedua tangannya beralih memeluk Ardhan kemudian sedikit berjinjit sampai bibirnya menempel di bibir Ardhan.

Pria itu begitu terkesiap, ia ingin mendorong tubuh Berlin, namun melihat keadaannya ia merungkan niatnya dan malah memundurkan kepalanya.

Sedangkan di ambang pintu, Kenzia menegang. Hatinya terasa pilu, sesuatu yang sesak menjalar di seluruh tubuhnya. Seakan menjadi pencabut nyawanya.

Berlin tersenyum, ia memang melihat bayangan Kenzia di ambang pintu, makanya ia buru-buru menarik lengan Ardhan dan menciumnya.

"Berlin jangan seperti ini kau lagi sakit," ucap Ardhan, ia menarik kedua tangan Berlin yang memeluk lehernya.

"Aku tau, kau pasti merindukan aku. Oke, tidak masalah. Aku menyayangi mu dan mencintai mu, aku yakin kau begitu juga. Mencintai ku .... Hanya butuh waktu."

Kenzia melirik ke atas, menghapus air matanya yang mengalir dan akan siap tumpah kembali.

Tok

Tok

Tok

Kenzia mengetuk pintu belakangnya dengan senyum yang mengembang. Sepasang suami istri itu pun menoleh, Ardhan terkesiap, sedangkan Berlin tersenyum tipis.

"Kenzia,"

"Kenzia kau datang kesini."

Sekilas Kenzia menatap ke arah Ardhan, kemudian beralih menatap Berlin dan tersenyum.

"Tante sudah baikan," ucapnya.

Berlin mengangguk senyum ramah. "Tentu saja aku membaik, Ardhan merawat ku dengan baik. Ardhan sangat mencintai ku, aku Ardhan laki-laki yang baik yang tidak akan meninggalkan istrinya, apa lagi memilih wanita ******, oh wanita murahan maksudnya," sindir Berlin, lalu tertawa. "Ardhan sudah pasti buta kalau memilih wanita lain, dari pada aku."

"Berlin,"

Ardhan tidak enak hati, ia tau Berlin mengatakan hal yang menyakitkan karena sudah mengetahui hubungan mereka. Sedangkan Bella, belum mengetahuinya sama sekali.

"Wanita yang tidak memiliki aturan, mereka akan merebut milik orang lain."

"Berlin,"

Kedua mata Ardhan menajam, ia ingin Berlin menghentikan ucapannya.

Berlin tertawa, jari telunjuknya menyentuh bibirnya yang pucat. "Aku hanya bercanda, jang di ambil serius. Oh iya, Zia terimakasih telah menjenguk ku."

Kenzia mengangguk, bibirnya terasa berat mengucapkan apa pun. Perkataan Berlin menghantam keras hatinya, sampai ia merasakan sakit yang luar biasa. Fisik dan batinnya sangat terluka, ia tak mampu lagi untuk mengobatinya.

"Ke-kenapa Ta-tante melakukan i-itu?" tanya Kenzia dengan gagap. Ia berharap Berlin tidak tahu.

"Aku bertengkar dengan Ardhan, aku tidak mau kehilangan Ardhan, lebih baik aku mati kalau tidak bisa bersama Ardhan."

1
ayu cantik
bagus
Visencia Alingga
👍👍👍👍❤❤❤
Yani Cuhayanih
Fiona itu siapa yaah..aku kenal nya kenzia
Jamilatul Fauziah
thor padahal bagus ceritanya, tapi kok buru" di tamatin😤
Hully Gabriel
penulisnya salah nyebut nama paling
Desi deshiny
kenzia atau fiona thor
mama fia
bagus thor
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Taty Hartaty
itu bodyguard dimana sih
Melani Sunardi
ceritanya cukup menarik dan sebenarnya cukup singkat thor...... ending nya terlalu cepat.
tapi makasih ya thor.....
Melani Sunardi
walaupun sedih, tapi salut dengan mom Aira dan daddy..... the best 👍👍👍👍
Melani Sunardi
kenapa Zia tidak setuju Ardhan menceraikan istrinya..... bodohnya Zia
Melani Sunardi
kalo kamu tidak bisa bertindak tegas dalam hubungan, orang lain pasti tetap menyalahkan Zina sebagai pelakor lah Ardhan.... Buat kejelasan status dong
Melani Sunardi
salah pilih pasangan hidup Ardhan
Melani Sunardi
Ternyata banyak ya case yg seperti ini, dari mengagumi akhirnya jatuh hati.
Sandisalbiah
kok gantung banget end nya....btw thanks thor.. ceritanya keren.. sukses buat emosi turun naik ngikuti alur...
Sandisalbiah
percuma Ardhan.. mungkin berlian sudah mengirim video sir kalian pd zia...
Sandisalbiah
hah.. lucu sekali...
Sandisalbiah
nah loh... bertunangan dgn org lain.. apa lagi ini..?
Sandisalbiah
wes.. angel.. ambyar....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!