NovelToon NovelToon
The Sweet Revenge

The Sweet Revenge

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:279.4k
Nilai: 5
Nama Author: nophie

Area Dewasa, 21++, usahakan membaca dengan pemikiran yang luas.
.
.
Buat kamu, laki laki pemuja kesempurnaan wanita. Aku cuman mau bilang "F*ck You!! And get lost!!" ~Dewi Ayuningtyas

Kamu salah paham! Aku kehilangan canda garingmu bahkan saat kamu masih belum sesempurna ini! Aku adalah penganut "Dont judge a book by its cover!" ~Langit Azka Jayaprana

Sempurna! Adalah kata kata yang menyedihkan saat kamu tidak sempurna. Bayang - bayang ketidak sempurnaan akan menjadi lebih jelas saat yang mencibir adalah sosok orang yang menjadi pujaan hati, bahkan seseorang yang diimpikan menjadi suami kelak.

Lalu bagaimana saat kata kata menyakitkan dan penuh penghinaan mampir ditelinga seorang Dewi Ayuningtyas, kaum rebahan yang memiliki pemikiran bahwa Big is beautiful?

Apalagi ia berpikir kalau yang mengatakan itu adalah orang yang ia puja bahkan sejak ia masih kecil, yaitu Langit Azka Jayaprana?

The sweet revenge ( Pembalasan dendam termanis ) adalah jawabannya!! Seri #mengubahtakdir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27.

"Lah ini mereka pengantin baru kok wajahnya ditekuk, mana saling diam diaman lagi. Emang kalau diam gini tiba tiba bisa punya anak?" tanya mama Angel dengan nada menggoda. Sontak kedua orang pengantin baru itu menjadi gugup dan wajahnya memerah, terutama Dewi.

" Kalau khusus mereka sambil lihat lihatan aja langsung bisa punya anak." kata papa Sena dengan nada menggoda membuat mereka berdua semakin salah tingkah. Belum lagi mulut Dewa dan juga David yang selalu nyinyir dan selalu ingin menggoda Dewi dan juga Azka.

Wajah Dewi hanya datar saja, namun bisa dilihat kalau Azka bahagia karena bisa bersama dengan Dewi, namun melihat Dewi yang masih manyun Azka berusaha memahami apa yang ada dalam pemikiran Dewi dan berusaha untuk menyenangkan istrinya itu.

"Kamu lelah?" tanya Azka dengan nada lembut.

"Wihhh, perhatian beut ya kak azka ini sama Dewi padahal seingatku dulu pas masih punya pacar Pamela, dewinya masih gendut dikata katain mulu Dewinya dan..." kata David

"Benar begitu, KA?' tanya mama Angel dengan raut wajah tidak senang, membuat Azka kelimpungan mau jawab.

"Enggak ma!Masa aku tega bilang gitu. Jadi itu hanya masalah salah paham, dimana waktu itu sebetulnya bukan aku yang ngomong, tapi Pamela, dan sebenernya itu ia dengar dari sahabat sahabat aku dan temen temen yang bilang kalau dewi gini dan gitu tapi justru aku mnganggap dewi itu lucu, cuman aku dulu kan menganggap Dewi hanya sebagai adik, tapi gara gara Dewi hilang aku malah jadi ... ehm rindu." katanya dengan wajah yang merona karena malu dan salah tingkah.

Dewi yang sekarang mendengarkan penjelasan gamblang tentang apa yang Azka rasakan hanya bisa terbengong dan tidak merespon apa apa, sedang yang lainnya udah main cie cie aja. Termasuk kakak Dewa dan juga David serta Meisya.

"Ya udah biar mama Della istirahat dulu saja, sedang kalian berdua pulang gih kerumah, tapi masih ke rumah masing masing ya, tunggu resepsi aja baru sekamar." kata mama angel yang memberi nasihat kepada Azka yng kelihatan tidak sabar.

"Mama, apaan sih?"

"Lha kamu kelihatan mupengnya, masa dari tadi curi curi lihat Dewi aja, sedang Dewinya adem aja." kata mama Angel sambil tertawa tawa heboh. Membuat Azka manyun, karena tak ada yang membelanya.

"Udah Ka, Anterin dulu Dewinya pulang ke rumah, tapi kalau kamu mau sekalian fitting baju buat akhir bulan juga boleh loh, biar nanti mama Della akan ngabarin tante Nita buat siapin baju yang kalian mau?Mau pakai internasional aja ya De?" tanya mama Della sambil menatap anakny yang masih belum secerah Azka wajahnya.

"Aku terserah kaka Azka saja, ma!" sahut Dewi dengan nada malas.

"Idih, kak Azka nih ye.." goda David dengan nada menyebalkan membuat Dewi langsung melayangkan tatapan membunuh. Bayangin aja ya kalau seandainya ttapan itu bisa membunuh maka mungkin sahabat kecilnya itu sudah mati terbunuh.

"Ay, mau pakai internasional juga kakak gak pa pa, senyamannya kamu aj sih, Ay... Soalnya kalau masalah baju kan lebih ribet ke kamu dari pada ke kakak." jelas Azka kepada Dewi dengan nada lembut.

"Ohh.."

"Ish Dewi kok kayak gimana ya?" kata David lagi lagi menggoda, membuat Azka sedikit geram karena membuat Dewi tampak kesal. Lalu gantian Azka yang menatap David dengan tatapan tak sukanya.

" Eh santai kak, ga usah ngegas!Nanti saja di malam pertama baru ngegasnya. Aku nitip Dewi, kalau bisa kalian bikin keponakan yang banyak buat aku dan Meisya jadi bisa buat mainan gitu." kata David sambil meundur teratur dan narik Meisya untuk keluar dari ruangan sembari berpamitan sama mama dan apap Sena.

"Jangan lupa kamu kabari Aldo kalau sekarang kamu taken ya, De jangan sampai nanti Aldo taunya dari orang lain." bisik David yang tahu betul kalau Aldo pernah melamar Dewi dan belum di tanggapi oleh Dewi.

Sekalipun tadi David berbicara pdanya hanya berbisik tapi karena posisi Azka dekat dengan Dewi sehingga Azka dengan jelas bisa mendengar apa yang dikatakan sama David.

Aldo?Siapa itu?pikir Azka yang kesal mendengar apa yang dikatakan sama David kepada dewi karena Dewi juga tidak terlalu menanggapi, mungkin Azka akan menanyakan sama Dewi nanti.

"Ma, Dewi mau pulang aja ya, soalnya gerah pake baju beginian." kata Dewi sambil menunjuk dirinya yang masih berbalut kebaya dan juga ber make up ria.

"Tadi mama kan sudah bilang gitu." kata mama Della sama Dewi.

"Ma angel, papa Bumi, Dewi pamit ya," katanya sambil mencium pipi dan tangan kedua mertuanya itu dan dibalas dengan anggukan kepala dan senyuman di wajah Papa Bumi dan mama Angel yang senang melihat menantunya yang sopan dan cantik itu.

"Azka juga, soalnya Azka mau ngentar Dewi pulang dan sekalian mau balik kantor karena masih banyak kerjaan." kata Azka sambil berpamitan dan mencium mama Della serta memeluk papa Dena selayaknya ia adalah anak dari mereka.

"Iya hati hati dan ingat pesan papa dan mama sama kamu ya Azka!" kata papa Sena dengan nada tegas, karena bagi papa Sena, Dewi adalah anak kesayangannya. Papa Sena senang karena bisa menikahkan Dewi dengan Azka karena baginya Aza itu anak yang baik dan calon menantu idaman.

"Siap pap!" kata Azka sambil mengikuti Dewi yang sudah keluar dari kamar ruang rawat inap mama Della.

Setelah menutup pintu ruangan mama Della, Azka dan Dewi segera mengalami kcanggungan, ini semua karena Dewi masih takut kalau Azka itu hanya berdrama di depan orang tuanya padahal aslinya Azka tidak menginginkan pernikahan ini.

Lalu ia menarik nafasnya dengan kasara, lalu mencoba membuka percakapan dengan Azka.

"Kak, kakak jujur saja ya, kalau seandainya kakak terpaksa menikai aku." kata Dewi dengan nada sendu.

"Hah?Loh kok kamu bisa menarik kesimpulan begitu?" tanya azka yang saat ini sudah berada di dalam mobil dan sama sama membahas masalah yang tadi baru saja mereka hadapi bersama yaitu pernikahan kilat dan mendadak.

Sebenrnya Azka inginnya ya melamar, menikah dan kemudian bermesraan, tapi rupanya ada hal yang diluar dugaannya yang terjadi yaitu, mama Della jatuh sakit sehingga ia harus menikahi Dewi secepat mungkin karena takut kalau mama Della kenapa kenapa.

"Karena aku masih ingat betul apa yang terjadi malam itu, saat aku kemudian pingsan..." namun sebelum Dewi melanjutkan perkataannya tiba tiba saja bibir kenyal milik Azka sudah mampir di bibirnya membuat bibirnya jadi kelu dan Dewi tidak bisa berkata apa apa lagi.

Azka bahkan memegang kepalanya sehingga Dewi tidak bisa melarikan diri ketika Azka mencuri ciuman pertamanya dan membuatnya tidak bisa berpikir lagi, karena terlalu larut pada ciuman Azka yang membuatnya mabuk kepayang. Bahkan ia sudah tidak ingat kalau saat ini mereka masih berada di parkiran rumah sakit.

.

.

.

TBC

Ahhhhhh, azka bikin emak baper... emak masih 17 th loh ini, kalau kepingin gimana?

Wkwkwk readers, jangan lupa kasih vote, bunga, kopi dan koin ya buat pesta nikahan mereka.

Ada yang mau crazy up?Bilang ya, nanti akan thor aturin waktunya supaya bisa cepet end nih...

Happy reading!!

1
Jodi Novianti
good story
Safa Almira
yey
Aksal hasbi Ramadhan
maaf baru komen masih nyimak kak tetap semangat ya kak 💪💪
Juliatni andiani Andiani
Biasa
Juliatni andiani Andiani
Kecewa
Licha Yati
ini klo bisa kata2Nya jgn di ulang2 ya kak, soalnya di epsd 1 uda di jelaskan klwrg mereka semua bershbt.

jd baca agak gimna gtu...?
kesannya kita yg baca tdk faham atw gak ngerti jln ceritanya
Mbak Winda
lanjut Thor ..........!!!!
Jade Meamoure
sebenernya sih cari yg nusuk trus tuntut tuh di pengadilan itu bukan dendam hanya menegakkan keadilan biar di lain kesempatan gk akan terjadi lagi hal yg gk d inginkan
Jade Meamoure
waduh dah mau awh awh yaaaa
Siti Sri Wahyuni
mampir lagi👍
Sri Hartini Hartini
cetol aja mak pipinya azka
Wie Yanah
waduhhh blm rela klw End thor extra'y jgn lma" y kgn sm dewi blm belah duren thor hihiiii knpa sich hrs end thor smua blm kbgian jdh thor🥰🙏
Ikhwan Ahmadi
yaelah
Ruspikas Lumbanraja
aku tunggu dirimu Thor di perempatan.....
Nurul Zuhairiah
ditunggu
Mimah Alisa
lanjut
Rita Ismayanti
lnjuuut kak 😍😍😍😍
re
Next extra part
Yuli Purwati
😂😂😂 udah end aja thor.makasih atas karyamu yang menghibur💪💪
rasebulan
Mak deg deh...tetiba ada tulisan end...okelah kalo ada extranya...belum belah duren itu jangan bikin pinisirin ..
terima kasih Kaka Author dan semangat ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!