Beyza Shalsabila atau biasa di sapa Beyza merupakan seorang gadis yang mempunyai paras cantik dan murah senyum. Suatu hari sebuah kejadian menimpali Beyza yang mengharuskan ia menghindari Ketos yang terkenal tegas dan bermuka datar. Akankah Beyza bisa terus-terusan menghindari Ketos?.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys!.
Terimakasih^_^
IG : rosaaa1769
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS²TN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Camping Part 1
"BEYZA". Beyza mengedarkan pandangannya, ia melambaikan tangannya, membalas lambaian tangan teman-temannya.
" Aku duluan Kak, mau nyamperin teman-teman aku" pamit Beyza.
Farzan mengangguk" Langsung masuk ke bis, nanti gak dapat tempat yang nyaman"
" Siap"
Beyza berjalan ke tempat teman-temannya berada, ia mengajak teman-temannya agar segera ke bis mereka.
Kebetulan mereka memiliki bis yang sama, dengan urutan bis nomor 2 atau bis kelas X IPA. Tiga bus berukuran besar sudah berjajar rapi di halaman sekolah SMA pelipur.
Satu persatu siswa berjalan memasuki bis berdasarkan data yang telah di susun oleh pihak sekolah.
Kali ini SMA pelipur memilih tempat camping di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor-Jawa Barat. Butuh waktu berjam-jam hingga akhirnya mereka sampai di tempat camping.
Sesampainya di sana, seluruh siswa segera mendirikan tenda sesuai kelompok yang sudah di tentukan.
Beyza membaringkan badannya yang terasa lelah, Raya ikut membaringkan badannya di dekat Beyza.
" Gue sama Neri ke sana dulu ya mau foto-foto" ucap Dira keluar dari tenda, mereka sekelompok bareng Beyza dan Raya, dalam satu tenda di isi empat orang.
" Iya hati-hati"
" Oke" ucap Dira dan Neri barengan sebelum meninggalkan tenda.
Cekrek
Beyza dan Raya reflek bangun dari tidurnya ketika mendengar suara pengambilan gambar yang di barengi flash yang terang.
" Dib lihat Dib demi apa, Raya mirip banget monyet di kebun binatang"
Raya mencopot sepatu dari kakinya lalu di lemparkan ke arah sisi, tetapi bisa di hindari oleh Sisi dengan mudah"Kurang asam lo Sis!"
" Tolong ambil sepatu gue Sisi!"
" Enak aja, emang yang lempar siapa?"
" Yaudah gendong gue, gue gak ada alas kaki" beritahu Raya sambil memperlihatkan kakinya yang di baluti kaos kaki.
" Ayo naik di punggung gue!" Sisi membungkukkan badannya di depan raya.
" Jangan loncat juga, Lo kira gue sprimbet"
" Hehe sorry"
Beyza dan Adib menggeleng-gelengkan kepala mereka, mereka heran melihat kelakuan kedua temannya yang terlihat aneh.
Beyza mengalihkan pandangannya menatap farzan dan teman-temannya yang berjalan ke arah mereka dengan gitar di tangan farel.
" Kalian gak foto-foto?, Mayoritas cewek-cewek pada foto-foto" ucap Afnan.
" Lagi pengen nikmati pemandangan aja" sahut Adib.
Ehhemassek
Ukhukh
" Adib" panggil Afnan.
Adib yang merasa namanya di sebut menatap Afnan yang terlihat gugup.
Farzan menarik Beyza untuk mengikuti dirinya. Beyza langsung mengikuti Farzan tanpa mengucapkan sepatah kata, ia tau apa yang ingin di sampaikan Afnan kepada temannya, dari tatapan dan cara bicara Afnan membuat ia yakin bahwa yang ia pikirkan belakangan ini benar adanya.
" Raya gue tau Lo kurang kerjaan, ikut gue yuk!" ajak Farel.
" Apaan sih gue banyak kerjaan iya gak Sis?"
" Sisi ikut gue!" Raya menganga melihat Rafli menarik Sisi dengan tiba-tiba.
" Gak usah mangap gitu, masukin lalat Alhamdulillah"
" Eh eh kembalikan gak sepatu gue Kak!" Teriak Raya ketika sepatunya yang ia pegang, karena belum sempat di pasang di rebut oleh Rafli.
" Gak!"
" Terus gue jalannya gimana?"
" Loncat-loncat satu kaki aja"
" Idih dikira gak cape"
Farel berjalan tanpa menghiraukan teriakan Raya. Raya berjalan pelan agar tidak menimbulkan suara sampai tiba di belakang Farel, baru saja ia ingin menarik sepatunya, Farel sudah tau lebih dulu dan mengangkat sepatu Raya hingga tinggi-tinggi.
Raya menatap Farel kesal, benar-benar menyebalkan, batinnya. Ia tersenyum mengejek ketika tiba-tiba sebuah ide terlintas di otak cantiknya.
Raya menggelitik Farel hingga napasnya terengah-engah. Raya langsung merampas sepatunya dari tangan Farel.
" Uhuk,uhuk,uhuk" batuk Farel sambil memegang perutnya seperti orang kesakitan.
" Kak, dibagikan mana sakitnya?" Tanya Raya kelimpungan.
" Gue cari pertolongan dulu, tunggu gue di sini Kak" lanjutnya.
Farel menarik tangan Raya yang ingin berdiri hingga Raya terduduk kembali. Farel menatap raya tanpa kedip Lo tambah cantik kalau khawatir gini, batinnya.
Raya menatap Farel dengan kening mengkerut, ia melambai-lambikan tangannya di depan wajah farel" Hei, Kak, Kak"
" Ehh, ehm" Farel berdehem menghilangkan rasa gugupnya.
" Ngapain bengong, ada yang sakit gak?" Tanya Raya.
" Gue ngelihat bidadari tadi sekilas" jawab Farel.
" Ngaco Lo" ucap Raya di sela-sela tawanya" Eh tapi dari tadi Lo ngeliatin gue, terus bidadari yang lo maksud itu gue?" Lanjutnya sambil menunjuk dirinya.
" Iya", jawaban Farel membuat muka Raya memerah, ia menahan senyum yang ingin mengembang.
" Bidadari turun dari neraka!"
Ekspresi wajah Raya berubah 99% ia menjambak rambut Farel, Farel tertawa ngakak sambil menghindar pukulan bertubi-tubi dari Raya.
Raya meninggalkan Farel yang masih tertawa. Bego Lo Ra ngapain baper dengar bacotan dia doang, batinnya menyesal.
" Muka Lo kenapa merah Dib, Lo sakit?" Tanya Raya.
Beyza membisikkan sesuatu di telinga Raya. Raya membelalak" Demi apa kok gue baru tau sih!" histeris Raya.
" Lo sih pergi pacarannya lama" ejek Sisi.
" Pacaran dari Hongkong, yang ada tu orang bikin gue emosi" ucap Raya menggebu-gebu.
" Jangan gitu Ra nanti lama-lama nanti cinta Lo sama dia"
" Idih ogah"
" Tes tes, untuk seluruh siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan camping agar segera berbaris di hadapan saya seusai kelasnya masing-masing , hitungan ke lima sudah harus berbaris rapi, 1 2 3 4 5. Yang merasa terlambat agar pisahkan diri dari barisan" ucap ketua osis di pengeras suara.
Beyza menatap raya yang ngos-ngosan, " Ini refreshing apa nyiksa diri sih?" Tanya Beyza berbisik di samping Raya.
Raya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mangap-mangap.
" Selama kegiatan berlangsung di harapkan untuk seluruh murid agar tidak ada yang bersuara, adapun yang kedapatan bersuara selama kegiatan berlangsung akan mendapatkan hadiah yang tidak pernah kalian dapatkan sebelumnya"
Acara pembukaan camping di mulai, selama kegiatan berlangsung keadaan sunyi hanya ada suara pelaksana-pelaksana yang bertugas untuk melaksanakan pembukaan acara.
Setelah pembukaan acara camping selesai, para siswa pun di bolehkan untuk beristirahat. Jam menunjukkan pukul 09:00. Kebanyakan murid langsung tidur dan ada sebagian kecil masih bercengkrama di luar tenda.
***
"BANGU,BANGUN,BANGUN WOII"
"JANGAN BAWA KEBIASAAN KALIAN DI SINI"
"CEPAT BANGUN"
"DALAM HITUNGAN KE 10 HARUS SUDAH BERBARIS RAPI. JANGAN MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI BANGUNKAN TEMAN-TEMAN KAMU, SENGAJA KITA BAGI KELOMPOK SESUAI KELAS KALIAN MASING-MASING AGAR MUDAH MENCARI SATU SAMA LAIN. APABILA KAMI MENEMUKAN KELAS YANG TIDAK LENGKAP SISWANYA, AKAN KALIAN TERIMA AKIBAT DARI KE APATISAN KALIAN" TERIAK MONICA.
Beyza dan teman-temannya berlari dengan tergesa-gesa ke tengah lapangan, bahkan ada siswa yang belum sempat memasang sepatunya.
" Beyza,lo hitung bagian ceweknya!,kita bagi tugas" ucap Riyan, Beyza mengangkat jempolnya.
1.2.3.4.
"Riyan, cewek-cewek udah lengkap, Lo gimana?"
6.
"Boby Za gue gak tau dia dimana, teman-teman juga gak tau,tadi gue datang bareng dia tapi tiba-tiba hilang" ucap Riyan ketar-ketir.
9.10.
Beyza dan teman-temannya bergerak gelisah, di dalam keadaan hawa yang dingin karena jam masih menunjukkan pukul 03:00 dini hari. Tidak berlaku bagi Beyza dan kawan-kawan dalam hawa dingin mereka malah berkeringat.
Mata mereka mencari keberadaan Boby di kumpulan kelas-kelas lain. Takutnya Boby belum benar-benar sadar dari tidurnya hingga menyebabkan ia berbaris sembarang tempat.
" Kelas IPA 1 lengkap"
" Kelas IPA 2 lengkap tetapi telat 5 detik, jangan di ulangi lagi, kami tidak butuh orang-orang lelet di sini!"
" Kelas IPA--"
Terimkasih kakak readers semua atas dukungannya🤩. Bagi yang belum like,vote,favorite, yuk di pencet! bikin author tambah semangat!!😇.
Terimakasih juga buat yang sudah komen, I appreciate that😊.
thanks kak
tetep semangat🥰🥰🥰