NovelToon NovelToon
Yang Tak Terduga

Yang Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Roh Supernatural / Hantu / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: qsk sri

Elvano Darren Manuel seorang mahasiswa kedokteran yang tak pernah percaya dengan hal-hal yang berbau klenik ,dan mistis. Ia lebih menggunakan logika ketimbang menyangkut pautkan dengan hal-hal yang di anggap nya tak masuk akal.

Hingga suatu hari ia bersama beberapa teman nya di haruskan pergi ke sebuah desa guna untuk meneliti macam-macam tanaman herbal dan mengambil beberapa sempel,untuk melengkapi nilai mata kuliah nya .

Namun siapa sangka desa tersebut menyimpan banyak misteri , terdapat banyak pantangan hingga menghilang nya para gadis di desa tersebut.

Hal tak terduga pun terjadi pada nya setelah ia bertemu dan melihat secara langsung dengan seekor ular besar yang menjadi legenda di desa tersebut .

Mampu kah ia dan teman-temannya mengungkap tabir misteri di desa tersebut dan kembali dengan selamat ?
.
.
.

*** Kisah ini hanya fiktif belaka , apabila ada kesamaan nama ,tempat,karakter dan semacam nya ,merupakan suatu kebelutan semata***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sebuah kenyataan

happy reading 😘

.

.

.

Getaran itu membuat permukaan tanah terbelah , Elsa yang berada tepat di depan nya tak sempat menghindar hingga gadis itu pun masuk ke dalam lubang menganga itu .

"aaakkhhh......"

"Elsa ......."

"pegang yang kuat " teriak Vano saat ia berhasil meraih tangan Elsa

"ini gak akan berhasil , mungkin ini jalan gue , maafin gue jika gue ada salah sama loe , bilang juga ke yang lain permintaan maaf gue , terutama Riska bilang pada nya untuk jagain nyokap gue " ucap Elsa yang tengah bergelantungan dengan tangan nya yang di pegangi Vano

"loe ngomong apa , jangan asal ngomong , ayo bertahan lah " ucap Vano berusaha untuk menarik Elsa

"Tuhan jika ini memang takdirku aku pasrah" batin Elsa

"aaaaaaaakkkkhhhhh....." Vano berteriak saat berusaha menarik Elsa ,namun apa yang terjadi

tanah yang menjadi tempat Vano saat ini perlahan mulai berjatuhan dan semakin melebar

"o o w.....this is not good " Vano bergumam

"aaaaakkkkkhhhh........"

Vano dan Elsa sama-sama masuk ke dalam lubang itu

Bruukkk

Brukkkk

"auuh ....." Vano merintih merasakan sekujur tubuh nya sakit

"Elsa .....Elsa bangun " seru Vano saat melihat gadis itu tak sadarkan diri

"Elsa , please gue mohon sadar lah ,Elsa " pekik Vano dengan cemas seraya menepuk-nepuk pipi dan mengguncang tubuh gadis itu

"oh tidak , denyut nadi nya lemah "

"Elsa ,gue mohon Elsa sadarlah, jangan bikin gue takut " Vano kembali mengguncang tubuh Elsa

Krosakkkk.....

Krosakkkk.....

Terdengar suara dari semak-semak yang tak jauh dari tempat Vano dan Elsa ,Vano pun menoleh ,namun saat Vano menoleh suara itu lenyap .

"bagaimana ini,apa yang harus gue lakukan , gue harus kemana ?" fikirnya

Entahlah untuk saat ini Vano tak dapat berfikir apa-apa, itu karena ia yang sangat merasa cemas dengan kondisi Elsa yang tak sadarkan diri.

Krosakkkk......

Krosakkkk.......

Vano pun kembali menoleh ,dan seketika membelalakan mata nya saat ia melihat apa yang ada di depan mata nya , ingin dia tak percaya namun nyatanya ia melihat nya .

Seekor ular berwarna emas berkepala dua perlahan mendekati ,Vano bingung harus berbuat apa , ia hanya terdiam melihat ular yang semakin mendekat pada nya .

Takut , ya pasti ada rasa itu pada diri Vano , namun ia berusaha meyakinkan diri nya bahwa apa yang ia lihat ini tak nyata.

"ini tak nyata ,hanya halusinasi " gumam nya

Namun apa yang ia lihat memang benar ada nya , ular itu semakin mendekat ,muncul di benak nya untuk mengusir ular itu ,namun tubuh nya seakan membeku ,ia tak dapat menggerakkan tubuh nya , bahkan untuk mengeluarkan suara saja ia tak mampu .

"ya Tuhan , kenapa tubuh gue gak bisa di gerakkan , teriak pun susah " batin nya

Dari apa yang Vano lihat ular itu merayap dan melilit tubuh Elsa .

"Elsa ....bangun ....Elsa " teriak Vano di dalam hati nya

Namun sejenak ia terdiam saat ia teringat akan ucapan Elsa yang mengatakan jika ia pernah memimpikan dan bahkan di datangi ular emas berkepala dua .

"astaga jangan-jangan apa yang di katakan Elsa memang benar " batin nya

Dengan jantung yang berdebar , Vano tetap pada posisi nya yang memangku kepala Elsa , ia terpaku melihat ular itu berdiri layak nya ular kobra , ular itu nampak memperhatikan Vano.

Setelah beberapa saat ular itu diam ,akhir nya ular itu pun melepas lilitan ekor nya pada tubuh Elsa ,dan Elsa pun mengerjapkan mata nya seiring lenguhan nya .

"uuuh....badan gue terasa remuk " gumam nya sedikit terbata

"kau , di sini " tanya Elsa setelah membuka mata nya melihat ular emas berkepala dua itu

Elsa pun mengangkat tubuh nya untuk duduk

"iya Puteri, syukurlah Puteri cepat sadar , teman mu sangat mengkhawatirkan anda Puteri " ular itu berbicara kompak

"terima kasih ,pasti kau yang membantu ku tersadar" ucap Elsa

"iya Puteri " ucap ular itu lagi

"Vano ,loe gak apa-apa?" tanya Elsa

"gue .... gue gak apa-apa, justru loe yang pasti kenapa-kenapa" sahut Vano terbata

"sekarang loe lihat sendiri kan ,apa yang gue katakan saat di goa ,ular itu nyata " ucap Elsa seraya melihat ular emas itu

"i iya ,tadi nya gue gak percaya ,tapi ternyata memang ada ular seperti itu,dan gue lihat sendiri wujud nya " ucap Vano

"sekarang kita dimana ?" tanya Elsa

"anda sekarang berada di pusat jantung hutan Puteri , mari saya akan bawa pada seseorang yang ingin bertemu dengan anda Puteri " ucap ular itu mengajak Elsa ikut bersama nya

"seseorang, siapa ?" tanya Elsa

"Sa ,loe dari tadi ngomong sama ular itu ?" tanya Vano

"sudah gue katakan gue mengerti yang ular katakan " sahut Elsa Vano pun terdiam dan memperhatikan saja gerak-gerik Elsa dan ular itu

"lalu bagaimana dengan dia ,apa dia harus menunggu ,atau ikut ?" tanya Elsa melirik Vano

"ikut saja , karena akan sangat bahaya jika manusia biasa seperti nya berada di tempat ini sendirian " jawab ular itu

"baiklah "

"Van ,ayo kita ikuti ular itu " ajak Elsa

"hah ,kemana ?" tanya nya

"ikut saja " ucap Elsa seraya bangkit dan langsung berjalan mengikuti kemana ular itu pergi

"Vano ....ayo ...." Elsa menarik tangan Vano agar cepat berjalan

"loe yakin gak apa-apa?" tanya Vano lagi

"iya ,ayo "

Mereka berdua pun berjalan mengikuti ular itu ,

tak jauh jarak yang mereka tempuh ,kini mereka sudah sampai di depan sebuah pintu goa .

"mari masuklah " ajak ular itu

"ayo" Elsa kembali menarik tangan Vano dan memasuki goa itu

Suasana goa sama seperti goa-goa lain nya ,gelap,pengap ,semakin ke dalam semakin terdengar suara kelelawar yang seakan menyambut kedatangan mereka ,bau menyengat dari kotoran kelelawar pun menusuk di hidung.

Hingga sampai lah kedua nya di lorong yang agak luas dan

klik

Seperti ada yang menghidupkan saklar tiba-tiba ruangan goa itu menjadi terang benderang , nampak stalakmit dan stalaktit yang berkilauan.

Asap putih tiba-tiba mengepul seiring cahaya merah yang berpendar

"selamat datang wahai titisan ku " ucap sebuah suara yang berasal dari seekor ular yang sangat besar dengan kepala menyerupai naga.

Panjang ular itu mencapai delapan meter dengan besar melebihi pohon kelapa , ular itu nampak melingkar hanya kepala nya saja yang berdiri tegak .

"titisan"gumam Elsa

"titisan " ucap Vano dengan mata yang terbelalak

"kau bisa mengerti ucapan ku anak muda " tanya ular itu menatap Vano

"a apa " ucap Vano terbata ia nampak terkejut saat melihat ada ular sebesar itu ,bahkan bisa berbicara ,antara percaya dan tidak itulah yang ada di benak nya saat ini

"kau memang spesial rupa nya " ucap ular itu lagi

"spesial" tanya Elsa

"hanya manusia tertentu saja yang bisa melihat dan mendengar ucapan ku , jika kau bisa melihat ku dan mengerti apa yang aku katakan itu artinya kau juga bukan manusia biasa " ujar nya

"apa maksud nya seseorang ingin menemui ku , apa itu artinya kaulah yang ingin menemuiku ?" tanya Elsa

"ya, sudah sekian lama aku ingin bertemu dan berbicara padamu ,namun saat nya lah yang belum tepat , dan kini saat nya kau tahu tentang siapa kau sebenarnya,karena hari ini adalah hari dimana kau di lahirkan " ucap ular itu

"a apa maksud nya ?" tanya Elsa

"karena kau adalah titisan Dewi ular , keturunan ku yang telah tak sengaja dilenyapkan oleh orangtua mu "

"apa .... orang tua ku ?" Elsa membelalakan mata nya

"ya , dulu saat ibu mu mengandung di usia dua bulan , anak ku Dewi Nantini tak sengaja masuk ke dalam rumah orangtua mu , ia hanya ingin bersembunyi dari kejaran pangeran Aryopati yang menginginkan nya ,namun naas ayah mu malah membunuh nya dengan sangat keji "

"hingga aku murka dan mengutuk janin dalam kandungan nya " ucap nya lagi membuat Elsa terperanjat

"ja jadi bener kalau memang hidup gue sebuah kutukan " lirih nya

tubuh nya terasa lemas dan gadis itupun jatuh terduduk di tanah

"Elsa " seru Vano seraya membantu Elsa untuk bangun

"tak sepenuh nya benar karena aku menitiskan jiwa Dewi Nantini pada bayi nya , dan kau lah bayi itu , dan dalam darah mu mengalir juga darah ku ,maka kau pun akan mewarisi segala ilmu dan kekuatan nya tepat di ulang tahun mu yang ke dua puluh "ujar ular itu lagi

"itu tidak mungkin " Elsa mencoba untuk menyangkal

"memang seperti itulah kenyataan nya ,kau titisan Dewi ular ,terima saja takdir mu " ucap nya lagi

"tapi gue tidak mau jadi seperti mu ,gue gak mau berubah jadi ular " seru Elsa tak terima

"kau memang titisan anak ku tapi bukan berarti kau juga akan berubah wujud jadi ular , hanya matamu yang akan berubah menjadi mata ular ,itu pun di saat kau marah,dan akan kembali normal jika amarah mu sudah reda " tutur nya lagi membuat Elsa bungkam tak lagi menyahut

" dan untuk kau anak muda " kini ular itu beralih pada Vano

"karena kau bisa mendengar dan melihat wujudku maka kau akan ku berikan sedikit dari kekuatan ku ,pergunakan lah kekuatan itu dengan baik dan bijak ,jangan kau salah gunakan " ucap nya

"a apa , kenapa ?" tanya Vano yang masih belum percaya akan apa yang di lihat nya saat ini

Seberkas cahaya hijau muncul dari kepala ular besar itu dan langsung mengena pada Vano , sedetik kemudian Vano merasa limbung ,pandangan nya mengabur dan

bruukkk

Vano pun jatuh tergeletak tak sadarkan diri

"Vano "

.

.

.

.

.

to be continued

1
myumi
kaya dokter Arya adalah Aryopati
Daliffa
xu kok gemes sama kbawelany Vano ya, cerewet y ngalahin cwek
Viona Thendean
Luar biasa
Dementor
ceritanya menarik kok...
ga ngebosenin...
tetap semangat berkarya thor
muhammad ibnuarfan
aku dah baca cerita ini pek selesai...cerita nya bagus...keren....sayang nya gak da kisah lanjutannya...padahal kan seru...
Dementor
Luar biasa
xia~xiaoling
sama..sk ceritanya cmn gambarnya mengganggu maklum sy penakut thor.../Smirk/
Yuki Budi
pas gambar. ni HP lemot.. 👁️👄👁️
Devon Archana
Luar biasa
Endang Mamafahri
serem
Irma Siti Kurniasih
Luar biasa
Zolim 23
gambar nya bikin lngsng mules deremm/Sob//Sob/
Ira Resdiana
suka ma ceritanya sih, cmn bgitu liat ada gambar2nya gt lgs scroll ke bawah, drpd kebawa mimpi...hehehehe
Dhina Ragil
thankz you .🤭
Dhina Ragil
😱gunung🤔kebun Kuwi kyk kebun sing digarap bpkku..😣🤭
Aminya Syauqi
alamak main habis aj author😢😢
Aminya Syauqi
tasya sm Bima ajala la thor
Lina Suwanti
waah....duo paranormal ternyata oma Laras n Nuri,semoga bisa membimbing Elsa
Lina Suwanti
suka dgn cerita genre begini kok,,seruu
Lina Suwanti
keren n manis,,Vano n Elsa bicara dgn telepati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!