NovelToon NovelToon
Pak Dosen Suamiku

Pak Dosen Suamiku

Status: tamat
Genre:Nikah muda / Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vmina_

TAHAP REVISI

ini adalah karya pertama jadi bahasa dan penulisan masih belum tertata, jgn lupa mampir ke My Beloved Lecturer, ini bahasanya insyaallah lebih rapi, meskipun gak 100%, dan alur cerita bakal berbeda dari novel perjodohan lain, insyaallah 👀💗

please? jangan plagiat woi, mikir nulis novel itu susah, gue sering ngikutin sosmed apa yng lagi trend buat nambah ide ke cerita gue, dan lo dengan entengnya ngambil beberapa adegan di novel gue tanpa izin.

punya otak gak sih? kalau gk bisa bikin novel gk ush dipaksain, daripada nyolong karya orang, sakit hati tau gak!.

mungkin tema cerita kita sama tapi gue punya ciri khas sendiri yang gue bangun sesuai imajinasi gue. gue udh berusaha supaya cerita ini berbeda dari yang lainnya.

deskripsi :

Dijodohin malah jadi bucin?!

Gadis bawel dan super ribet seperti Aira dijodohkan dengan seorang Pria yang lebih tua darinya, Pria dingin yang membuatnya stress karena sikap dinginnya.

Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vmina_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pak dosen suamiku-27

Aira baru saja keluar dari kamar mandi, ia berpegangan pada beberapa benda dikamar agar bisa mencapai tempat tidur. Tubuhnya terasa ngilu, Aira mendengus kesal beberapa kali.

"Sshh sakit banget.." desisnya.

"Awas aja pak Alex kalau pulang!"

Ia mendudukkan tubuhnya diatas ranjang.

*T**ring*!

Handphonenya berbunyi, satu pesan masuk dari orang yang membuatnya kesal.

Dosen Matkul.

Nanti pulang..(1)

"Panjang umur sekali suamiku ini" cibirnya.

...Dosen Matkul...

Nanti pulang, kamu nitip apa?

^^^Beliin capuccino dingin dua^^^

Dua?

Yasudah tunggu ya.

Aira menatap nama kontak Alex sebentar.

"Harus diganti nih namanya kurang keren"

"Em..Bapak Alex? eh kesannya kayak bapak-bapak" gumamnya.

Tangan mengetik nama panggilan untuk kontak Alex. "Dah ini aja deh.."

Aira menaruh kembali Handphonenya, tak lama muncul lagi notifikasi, kali ini dari sahabat tercintanya.

...Miranjink🐶...

AIRA!

Kenapa gak ngampus!

Katanya lo sakit? kok ga mati?

^^^Astaga sobat bicaramu itu^^^

^^^Iya gue demam,kecapean^^^

Cape? begadang lo sama pak Alex?

Aira menggeleng-gelengkan kepala, Mira memang jago dalam menebak, pikirnya.

^^^Enggalah, gila lo^^^

Yaudah gue jenguk ya?

Sekalian mau ngobrol..

^^^Halah kangen aja bilang,^^^

^^^o**ke dateng aja kerumah, kalo udah nyampe^^^

^^^telfon gue**^^^

👌👌

Sekalian bawain chiki mau gak?

Lagi baik nih.

^^^Omoo mauu bangettt^^^

oke tunggu aku woody.

Aira tertawa geli melihat isi chatnya dengan Mira, dimana dia menemukan sahabat seperti Mira, gadis itu memang limited edition.

Cklek.

Pintu kamar terbuka, Aira yang masih tertawa kecil melihat kearah pintu, ada Alex tengah berdiri sambil menjinjing bungkusan putih ditangannya. Pria itu memperhatikannya, wajah Aira kembali datar.

Ia meletakkan handphonenya dinakas.

"Mana pesenan saya pak" ucap Aira.

Alex memberikan bungkusan putihnya, Pria itu duduk di tepi ranjang sembari melepas dasi.

"Makasiii bapak" ucap Aira senang.

"Hmmm, Aira saya mau mandi, ambilkan baju ganti ya" ucap Alex.

Aira mendengus. "Jalan aja sakit" cibirnya.

Seketika Alex sadar.

"Masih susah jalan?" tanyanya penuh perhatian.

"Hmm"

"Terus siapa yang bantu kekamar mandi?"

"Sendiri"

Alex mendekat, tangannya mengusap kepala Aira, senyuman terulas diwajahnya.

"Maaf saya nyakitin kamu" ucapnya lembut.

Aira tersipu dengan ucapan Alex.

'Lebih nyakitin kalau lo terlalu uwu, gak kuat gue'

"Y-ya"

"Karena masih pertama kali, wajar kamu ngerasa sakit..Tapi selanjutnya gak akan sakit"

'Tunggu? apa maksud selanjutnya'

Ia menatap Alex ambigu.

"Kita juga bakal sering.."

'Mesum banget heran gua'

Aira mengalihkan pandangannya agar tidak salah tingkah lagi, ia memutuskan untuk minum cappucino miliknya.

Alex?, Pria itu masih setia menatap Aira, tatapan yang tidak bisa Aira pahami dan membuatnya risih.

"Ngapain masih disitu? katanya mau mandi"

"Bentar, masih melihat kecantikan istri saya"

Boleh Aira terbang sekarang?.

Alex pandai sekali mempermainkan perasaan dan meluluhkan hati Aira karena godaan dan ucapan manisnya, jujur saja dalam hati Aira itu mengatakan Alex suaminya yang tampan dan err..Seksi.

"A-apasih"

"Aira" panggilnya.

"Hmmm?"

"Saya baru pulang, kamu gak mau kasih apa-apa?"

Aira mengerutkan dahinya.

"Emang mau apa?"

Alex tersenyum lalu menggeleng.

"Enggak...Nanti malam saja" ucapnya lalu beranjak dari tempat tidur.

'Dih Aneh'

Pria itu pergi kekamar mandi, Aira pun dengan perlahan mencoba berjalan menuju lemari, ya meskipun tertatih-tatih ia masih bisa berjalan. Diambilnya pakaian ganti Alex lalu meletakkannya ditempat tidur, seperti biasanya.

"Pak, nanti temen saya mau dateng" ucap Aira.

"Apa? nanti bicaranya" teriak Alex dari kamar mandi.

Aira mangut-mangut.

"Em.. Mira udah sampai mana ya" gumamnya.

...Miranjink🐶...

^^^Mir, lo udah dimana?^^^

Bentar lagi nyampe

Kenapa? udah kangen lo?

Yaya gue emang ngangenin.

^^^Najis, ga dulu deh^^^

^^^Naik apa lo? bawa mobil?^^^

Naik mobil o'om.

^^^Astaga anak muda, istigfar^^^

Ahahhahah Yagaklah.

Naik taksi gue.

^^^Okok, gue mau ganti baju dulu^^^

Ganti didepan pak Alex?🌚

^^^Gila lo, bye**!^^^

Sinting, batin Aira.

"Kamu ngomong apa tadi?"

"Mira mau dateng, jad-"

Aira menengok kesamping, Alex baru saja keluar kamar mandi, berbalut handuk dipinggangnya sedangkan bagian dadanya terekspos.

"Pak Alex, ditutup dong!" bentak Aira.

Ia menutup seluruh wajahnya dengan tangan. Alex terheran, kenapa sampai sekaget itu.

"Kamu kenapa?"

"Ya gakpapa, cuma dipakai dong, saya kan perempuan malu" omelnya.

"Tadi malam juga sudah lihat" ceplos Alex membuat Aira melotot.

'Stop mulutnya gak bisa dikontrol banget'

"Dasar om-om mesum" Ucapnya ketus, lalu berjalan keluar kamar.

Brak!

Aira membanting pintu, menyentuh dadanya yang berdegub kencang.

"Hari-hari dibikin jantungan, apa gak meninggal muda gue" gumamnya.

"Duh, hp ketinggalan didalem lagi"

Aira berdiam diri didepan pintu, menunggu Alex berpakaian, baru bisa ia masuk dan mengambil handphonenya.

"Aira teman kamu telfon" ucap Alex dari kamar, buru-buru Aira membuka pintu, syukur Alex sudah berpakaian lengkap.

"Halo mir?"

"Oke, tunggu yaa"

"Dih kok gue yang bayar"

"Yaudah-yaudah"

Mira sangat pandai mencari kesempatan dalam kesempitan, Ia meminta Aira membayar taksinya dengan embel-embel ia sudah rela datang jauh-jauh untuk menjenguk Aira.

"Pak minta duit" Aira memajukan tangannta kewajah Alex.

"Kamu mau kemana?" tanya Alex.

"Kedepan bentar, bayarin taksi Miraa"

Alex mengeluarkan dompetnya lalu memberi uang lima puluh ribuan selembar.

"Makasih"

"Tunggu dulu" ucap Alex menahan tangan Aira.

Aira menaikkan satu alisnya.

"hm?"

"Kamu bisa turun tangga? kan itu masih sakit?"

Wajah Alex terlihat malu saat mengucapkannya.

'Allahu..Lupaaa'

"Ya-yaudah pegangin ayok!" ucap Aira ketus, padahal ia memang butuh pertolongan.

Alex langsung menggandeng tangan Aira, mereka turun kebawah beriring-iringan. Aira canggung, sejak tadi pagi sikap Alex berubah seratus delapan puluh derajat.

Alex lebih banyak bicara dan perhatian.

"U-udah disini aja, saya keluar sendiri" ucap Aira menjauhkan tangannya.

"Oke"

"Bapak tunggu diruang makan ya, nanti saya siapin makan siang" ucap Aira saat hendak membuka pintu.

Alex mengangguk patuh. Aira segera menemui Mira yang katanya sudah ada didepan gerbang, dan benar gadis itu berdiri dengan wajah juteknya sambil membawa kantung belanjaan.

"Miraaaa" seru Aira sambil membuka gerbang.

"Airaaa lama bangett ih" ucap Mira.

"Hahaha maaf"

Usai membayar ongkos taksi, Aira mengajak Mira untuk duduk diruang tamu.

"Mir, duduk disini bentar ya, gue buatin minum" ucap Aira.

Mira memperhatikan cara Aira berjalan yang tidak seperti biasanya, gadis em lebih tepatnya wanita itu sedikit mengangkang.

"Ra jalan lo kok gitu njir" ucap mira.

Aira kalang kabut.

"Aaa ini, ssh apa ya...Jatuh dari tangga Mir..semalam" elaknya.

'Duh mampus gue'

Mira menatapnya ambigu, Aira menanti jawaban Mira yang membuatnya jedag-jedug.

"Goblok banget bisa jatoh? mana sampe ngangkang gitu, kan kesannya kayak nggak perawan lagi" ceplos Mira.

Aira membulatkan matanya kaget.

'Memang tidak perawan lagii bambang'

"Heh mulut lo, ini rumah mertua gue njing" ucap Aira memperingati.

Mira cengar-cengir. " Eh maaf lupa Area hehe"

"Yaudah sono katanya mau kedapur, bikinin jus ya, haus" lanjut Mira.

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru banget 😁😁
RATIH AYU WULANDARI
Kecewa
RATIH AYU WULANDARI
Buruk
Ayunda Marbun
tolong la si aira jgn kek bocah sipatny kdng jijik juga sok iya. smentng sialex sabar sama dia
Ayunda Marbun
aku jijik karna istriny dia ngomong gitu taik ,aku kawannya udh kumaki maki itu gk ad pikirannya
Ayunda Marbun
bisa gak si aira ini dihilangkan aja jijik aku nengok ya sialex lagi bukan di cari tau dulu malah lngsng mukul sok paten
Ayunda Marbun
mampos kau aira biang masalah kau perempuan nyusahi aja kerjaan kau
Ayunda Marbun
aira aira jd ubi aja kau udh lebay kali kau jd perempuan
Ayunda Marbun
-aira lebay lo cabe ,gaya kau aja besar otak kau gk ad udh salah sok cengeng najis
Ayunda Marbun
disni siaira peran ny kadang lebay kadang kek ank ank membosankn
Ayunda Marbun
siaira kok lebay kali ,dikit dikit najis kali jd nengoknya
Riska Sinaga
Luar biasa
Evy Nathalia
aq yg baca geretan sama si aira kok oon banget sich
223
sukaa
Indrijati Saptarita
lanjuuuuttttt.....
Indrijati Saptarita
hhmmm....
Indrijati Saptarita
ada ada aja....
lanjuuuuuuutttt....
Umi Jasmine
semangat berkarya lagi..... jgn putus asa, kegagalan di awal adalah guru buat kita utk maju yg lbh baik..... SEMANGAT..... 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Erna Sudiastuti
Luar biasa
murniati cls
masih krg bersyukur uga kdg kdg yha, pdhl suaminya sabar bnr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!