Cinta yang begitu besar hingga membuat seorang wanita bernama Maria, rela berpindah keyakinan hanya untuk memperjuangkan cintanya.
Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah karena terlalu Mencintaimu,
dan kekecewaan terbesar dalam hidupku adalah karena perjuangan dan pengorbananku ternyata hanya sia sia, saat lelaki yang kuperjuangkan memutuskan menikahi wanita lain.
Ditengah luka dan kecewa yang dirasakannya. Muncul seorang pria tampan yang menerobos masuk kedalam kehidupannya dan selalu mengklaim bahwa Maria adalah miliknya.
Apakah Maria akan bersama dengan pria itu? Atau malah kembali bersama pria yang sudah mengecewakannya?
IG: NonaFi0609
Tekan ❤️ dan rate ⭐ ya, agar selalu bisa mengikuti alur ceritanya.
Mohon dukungannya, Terimakasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
L.A.T.M 27
Maria masuk kedalam Butik masih dengan Wajah kesalnya. Semua pegawai yang melihat tentu saja bertanya tanya siapa yang sudah merusak mood Atasan mereka pagi pagi begini.
"Pagi Kak?" Sapa salah satu pegawai Pria bernama Genta pada Maria
"Pagi..." Jawab Maria datar
"Jangan cemberut Kak, Ntar cantiknya hilang!" Goda Genta berhasil menerbitkan senyuman diwajah Maria
"Sekarang sudah pintar menggombal ya. Sepertinya sekarang Genta sudah nggak jomblo lagi! Kira kira kalian ada yang tahu nggak Pacar nya Genta?" Ucap Maria balas menggoda Genta yang menjadi salah tingkah mendengarnya
"Mesy?" Tanya Maria saat melihat semua pegawainya menatap Mesy, menanggapi pertanyaan Maria tentang Pacar Genta
"Wah... ternyata ada yang Cinta lokasi ya disini?" Ucap Maria tertawa pelan Membuat Mesy yang sedari tadi menegang akhirnya bisa sedikit bernafas lega.
"Kakak tidak marah?" Tanya Mesy harap cemas
"Kenapa aku harus marah?" Tanya Maria balik
"Itu Kak, Biasanya dimana mana pasti ada larangan untuk tidak berpacaran sesama rekan kerja." Jawab Mesy menunduk merasa gugup dan takut
"Apa saat aku menerima kalian persyaratan yang aku minta sama seperti tempat lain?" Tanya Maria lagi yang dengan cepat dijawab Gelengan kepala dari semuanya
"Tidak kan? Asal kalian tetap bisa bekerja dengan baik maka aku tidak akan marah!"
"Selamat ya Buat kalian!" Ucap Maria tulus memberikan senyum terbaiknya membuat rasa kagum para pegawainya semakin bertambah akan sosok Atasan yang menurut mereka sangat baik tersebut.
"Ya sudah, Aku masuk dulu. Sarapan sudah kan?" Tanya Maria lagi sebelum masuk kedalam Ruangannya
"Sudah kak." Jawab Semua kompak
"Dew, Ikut aku!" Ucap Maria pada Dewi yang sedari tadi hanya diam
"Kan aku sudah Bilang, Bos kita tidak mungkin marah!" Ucap Genta berbisik ditelinga Mesy
"Cie.. cie.... Yang Cinta lokasi!" Ucap pegawai lainnya meledek Genta dan Mesy yang sama menjadi sama salah tingkah.
***
"Apa ini?" Tanya Maria pada Dewi setelah berada diruang kerjanya
"Bunga!" Jawab Dewi santai duduk di sofa
"Aku Tahu ini Bunga, Tapi dari siapa?"
"Mana ku tahu. Lihat saja disana siapa pengirimnya!"
"Untuk calon Istriku❤️❤️"
Tulisan yang ada di buket bunga tersebut.
"Tolong buang Dew, Kalau kamu mau ambil saja." Ucap Maria kembali merasa kesal saat tahu siapa pengirim bunga tersebut
"Apa pengirimnya sama dengan orang yang sudah membuat mood mu rusak pagi ini?" Tanya Dewi penasaran
"Dew, Kamu kenal Faizan Rajesh? Atau yang lebih sering di sebut dengan Tuan FR?"
"Siapa yang nggak kenal dia Maria, Dia salah satu Pria incaran Umat perempuan didunia ini. Tampan, Mapan. Tapi sayangnya Gay.!" Jawab Dewi santai
Tampan? memang tampan. Mapan? Jelas Mapan. Tapi Gay? Tidak, semua salah jika mengatakan pria gila itu Gay. Batin Maria
"Tunggu dulu, Apa pria yang mengirim bunga ini Tuan FR?" Ucap Dewi kembali bertanya saat baru menyadari arah pembicaraan Maria
Mendapat anggukan kepala dari Maria tentu saja membuat Dewi terlonjak kaget namun setelah itu bertepuk tangan sendiri dengan riangnya.
"Kamu ikutan Gila?"
"Ya ampun Maria, Nasibmu benar benar sangat beruntung ya. Selalu dipertemukan dengan Pria pria idaman Para wanita. Meskipun dia Gay, Tapi sepertinya melihat dari cara dia mengirimi mu bunga. Berarti semua itu nggak benar. Senangnya aku...!" Ucap Dewi semangat
"Aku yang didekati olehnya kenapa kamu yang senang?" Tanya Maria Heran
"Itu artinya Tuhan sayang padamu Maria! Setelah Reyhan pergi, datangpenggantinyang lebih baik yaitu Tuan FR. Bukankah itu sangat setimpal?" Jawab Dewi tanpa sadar membuat Maria kembali teringat akan sosok pria yang masih menempati hatinya
Apa kamu bahagia Rey?
Tanya Maria dalam hati kembali merasa sedih
Ya ampun, Apa yang sudah aku katakan? Gumam Dewi merasa bersalah saat melihat Maria terdiam dengan wajah sedih
"Kamu masih mencintainya?" Tanya Dewi pelan
"Aku sudah berusaha membuang perasaan ini Dew, tapi kenapa aku masih saja merasa sedih saat mengingat dia. Kenapa Dia tidak mau jujur padaku Dew, Jika saja sedari awal dia jujur padaku. Ini semua tidak akan terjadi Dew." Ucap Maria dengan bibir bergetar berusaha menahan tangisnya
"Bukankah kamu percaya jika jodoh Sudah ada yang mengaturnya? Aku tahu semua ini sulit, Tapi aku yakin perlahan rasa Cinta itu akan memudar dengan sendirinya."
"Jangan Paksakan dirimu untuk melupakannya, karena semakin kamu memaksakan hal itu Maka kamu akan semakin tersiksa. Relakan Dia, Relakan dan ikhlaskan dia. Jika kamu bisa merelakan dia, maka hatimu perlahan akan merasa tenang dan perlahan juga rasa itu akan menghilang. Ingatlah saat ini dia sudah bukan milikmu lagi, ada wanita lain yang lebih berhak atas Reyhan. Relakan Dia Maria!" Ucap Dewi lagi membawa Maria masuk dalam pelukannya
"Bagiamana Tuan FR? Apa dia sudah menyatakan Cintanya padamu?" Tanya Dewi benerapa saat kemudian melepaskan pelukan mereka, lalu kembali menggoda Maria.
"Dia bahkan selalu mengatakan aku Calon Istrinya. Lihat ini!" Jawab Maria memberikan bunga kiriman Faizan pada Dewi
"Wah.. wah.. wah.... Aku tidak menyangka jika Pria Arogant itu akan seromantis ini!" Ucap Dewi benar benar terlihat senang
Aku berharap dia pria yang baik dan aku berharap dia bisa membantumu melupakan Reyhan. Batin Dewi
"Dew, Apa tante Liza Sudah mengambil pesanannya?" Tanya Maria Mengalihkan pembicaraan
"Belum, katanya akan datang hari ini. Kamu tahu sendiri Nyonya Liza hanya mau kamu yang melayaninya." Jawab Dewi mengerucutkan bibirnya kesal. Nyonya Liza adalah pelanggan tetap MC Butik, Sejak pertama belanja disana. Nyonya Liza hanya mau Dilayani Oleh Maria.
"Baiklah, tolong bawa pesanan Tante Liza keruanganku." Pinta Maria tersenyum, mengusap lembut lengan Dewi yang masih cemberut jika membahas tentang wanita bernama Liza.