PERINGATAN!!!
NOVEL INI BIKIN NGAKAK PEMBACA!
"Ini Mengisahkan tentang bocah yang bernama Ardi yang konyol, dia suka sekali memakan coklat dan wafer karamel.
Dia mempunyai kakak yang bernama Astrid, dia suka sekali menganggu kakaknya dengan berbagai cara.
Dia mempunyai sahabat yang bernama Derek, Derek adalah bocah konyol yg suka band seperti Ardi."
Mau tau kisah selanjutnya?
___Silakan Baca___
Terima Kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiada Tanding, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 27 Konser Sekolah (Part 2)
Saat Mr. Keen melongok dari pintu untuk memeriksa pekerjaan kami, kami semua langsung berpura-pura mengatur kursi. (Anak-anak kecil itu cepat belajar.)
"Itu lagu yang bagus, Ardi," kata Mr. Keen.
"Sungguh, Mr. Keen?"
"Kau tampil di konser malam ini?"
"Tidak, Mr. Keen."
"Mengapa tidak? Kau harus tampil! Aku akan bicara dengan Mrs. Nap untuk memberimu waktu pada akhir pertunjukan."
"Tidak, Mr. Keen, tidak apa-apa... Sungguh, saya tidak mau bernyanyi."
"Omong kosong, itu kedengaran bagus sekali. Kalian setuju, Anak-anak?"
Semua anak kecil itu bersorak dan berseru dengan kompak,
"YA!"
Arghh... Ini BENAR-BENAR musibah. Ini bisa sangat memalukan. KOREKSI. Itu PASTI sangat memalukan.
Kupikir Mr. Keen tidak ingin mendengar semua lirik lagu DOGZOMBIES juga.
"KAU GILA? Tentu saja aku TIDAK ingin bermain di konser sekolah!"
Derek berkata.
Dia berpikir DOGZOMBIES harus merencanakan pertunjukan pertama dengan sangat hati-hati.
(Dengan kata lain, kami masih agak jelek dan butuh latihan lagi.)
TAPI, dia menemukan rencana CERMELANG yang akan membuatku tak perlu tampil dan menyelamatkanku agar tidak malu saat di konser sekolah.
SATU-SATUNYA hal menyenangkan tentang konser sekolah adalah kami bisa pulang lebih awal untuk "persiapan". (Buatku itu artinya menyantap wafer karamel.)
Mom bertanya,
" Apa maksudmu ada konser sekolah malam ini?"
(Aku lupa memberi tahu mereka.)
"Dan kau tampil?"
"Semacam itu...," jawabku.
Mom dan Dad berencana bertemu dengan "pacar" begal Astrid malam ini.
"Aku tidak mau meninggalkan mereka berdua saja di sini," kata Dad. "Mereka berdua harus ikut ke konser juga."
Ha! Ha! Astrid akan sangat senang!
Sebuah malam romantis... Di konser sekolahku.
Dia akan sangat marah hingga aku merasa itu sepadan dengan tampil di konser.
Derek dan aku membahas tentang rencana kami sekali lagi dalam perjalanan menuju sekolah. Itu harus berhasil atau tamat riwayatku.
Di sekolah, aula sudah penuh orang. Mom dan Dad duduk di belakang, yang melegakan karena Mom memakai kaus DUDE3 dan Dad mengenakan kostum berkebun.
Astrid dan "pacarnya" terlihat (TIDAK) gembira. Derek dan aku membahas rencana kami untuk terakhir kalinya (kuharap itu berhasil.)
Lampu-lampu meredup dan konser di mulai. Pertama, ada pembacaan puisi (yang agak membosankan).
Kemudian, kami harus duduk untuk mendengarkan beberapa lagu dan tentu saja panduan suara. Menonton Marcus dan Solid BERAYUN ke kiri dan kanan menggelikan.
Anisa sangat bagus (tentu saja).
Ada drama yang di tampilkan Kelas Tiga.
(Cukup lucu.)
Dan tarian oleh Kelas Enam.
(Konyol.)
Kemudian, Mr. Keen berceramah tentang semester yang menyenangkan dan bla bla bla.
Dan aku mendengarnya memberi tahu SEMUA ORANG bahwa dia mendengarku bernyanyi dan berpikir aku harus tampil di konser sekolah.
Itu PAYAH... Aku bisa merasa diriku gugup dan berkeringat.
Sekarang giliranku.
Mr. Keen bertanya apa judul laguku.
"Astrid si Aneh", jawabku.
Yang membuat semua orang ketawa... Kecuali Astrid, yang memberiku tatapan GALAK.
Aku duduk di panggung dan berdeham.
Semua orang menatapku dan menunggu.
Jadi, aku berdeham lagi...
dan menunggu...
dan menunggu...
dan memetik gitarku sedikit (seperti melakukan pemanasan).
(Mr.Keen memelototiku sekarang.)
Jadi, aku berpikir aku mungkin harus benar-benar mulai bernyayi jika rencana Derek tidak berhasil...
Saat AKHIRNYA...
...SEBUAH Suara yang SANGAT Keras Menggelegar. ...
...----------------...
Kyak apa hiteris y tuh ank" lihat peliharaan Ardi 👀👀
pengen cepat pulang 😂😂😂