Ariella seorang gadis yang di khianati tunangan dan juga kakaknya .
Di usir dari rumah.
menjalani kehidupan yang begitu sulit.
Dan kemudian menikah dengan seorang pria dari kencan butanya.
Namun ternyata suaminya ini seorang yang memiliki kerajaan bisnis.
Tanpa Ariella tau, bahwa pria yang menikahinya adalah mantan kekasih kakaknya.
Pria yang menyukai Ariella sejak pandangan pertama ketika Ariella terusir dari rumah.
Dan di pertemukan kembali dengan cara kencan buta.
untuk tau lebih lanjut ceritanya langsung gass aja guys .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anisa yunita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Carlson dengan tenang menarik Ariella kedalam pelukannya dan telapak tangannya yang besar membelai punggung Ariella .
"Maaf aku datang terlambat"
Ariella tidak pernah membayangkan bahwa Carlson akan muncul disini untuk saat ini.
Beberapa saat hidungnya masam dan air mata mengalir dari matanya ,tetapi dia tidak membiarkan dirinya menunjukkan kelemahannya.
Memandang ke Carlson dan tersenyum kepadanya
"Bukankah kamu bilang bahwa kamu akan kembali besok, bagaimana bisa kembali lebih cepat"
Dia yang pura-pura tegar terpandang di dalam mata Carlson tetapi tidak membocorkannya, Carlson mengeratkan pelukannya.
"aku datang menjemputmu"
Ariella mendorongnya dan mengangkat kepalanya dari lengan Carlson
" Aku....aku menyakiti orang, aku tidak bisa kembali denganmu sekarang, kembalilah dengan kesibukanmu aku tidak akan kenapa-kenapa"
Kepribadian Ivander masih relatif mudah di fahami ,mengurung Ariella selama dua hari kemarahannya akan hilang dan tak akan ada hal besar yang akan terjadi.
Jika saat ini Carlson membawanya pergi itu akan sama menampar wajah Ivander.
Maka konsekuensinya dari masalah ini tidak bisa di bayangkan.
Carlson baru saja mengambil posisi sebagai Direktur Teknologi inovasi. Ketika Direktur membutuhkan benteng, jika Ivander keluar masa depan Carlson akan hancur.
Ariella merasa bahwa ini masalah pribadi ,dia tidak ingin melibatkan Carlson yang tidak tau apapun dan dia tidak ingin membahagiakannya.
Melihat wajah Carlson dia mendorongnya dan berkata
" Carlson aku baik-baik saja kamu cepatlah pergi "
Carlson menatap wajahnya dengan dingin dan berkata
"Ariella taukah kamu arti kata dari suami?"
mungkin bagi Ariella kata suami hanya nama di akta nikahnya tapi bagi Carlson kata suami adalah tanggung jawab seumur hidup.
"Aku tau kamu adalah suamiku"
mana mungkin Ariella benar-benar berfikir tentang apa yang ingin di katakan Carlson.
Di dalam hatinya khawatir dia akan melibatkan Carlson kedalam masalah.
Dia mendorongnya
"Carlson dengarkan aku sekali ini saja agar tidak terjadi sesuatu"
Didalam mata Carlson sedikit terpana ,tidak lagi berbicara dan dia hanya bergerak menggendong pinggang Ariella berbalik dan berjalan kearah luar.
Pria paruh baya itu segera menindak lanjuti.
"Direktur Carlson masalah kali ini adalah kesalahpahaman , jika anda memerlukan bantuan ku ragu untuk mengatakannya"
Carlson tidak berbalik, dia hanya menjawab
"Direktur wirawan terima kasih untuk malam ini telah banyak membantuku lain waktu aku akan mengundangmu makan"
Perkataan Carlson sangat enak di dengar, tetapi orang yang di sebut direktur Wirawan malah menjadi ngeri. Dengan keringat dingin di dahinya dan kebingungan dengan langkah kakinya dia berkata.
" Direktur Carlson untuk kejadian ini aku akan memberikan penjelasan yang memuaskan"
Carlson tidak menjawab,menggendong Ariella kearah mobil yang di parkir di depan gerbang.
Mengantar Carlson menggendong Ariella ke atas mobil ,pria paruh baya itu segera mengubah wajahnya hingga sangat marah mengambil kursi dan melemparnya ke arah dinding.
"Panggil semua orang yang terlibat aku tidak akan melepaskannya satu pun"
Para penjaga tidak mengerti dan dengan berani bertanya
"Direktur Wirawan wanita itu mengganggu Ivander ,membiarkan orang lain membawa pergi bagaimana kita menjelaskan dengan tuan Ivander?"
Kata-kata penjaga itu baru selesai dan langsung mendapat tamparan yang keras ,pria paruh baya itu dengan mata merah berteriak
" Tuan Ivander?? Didepan orang itu di hanyalah sebuah kentut,dia tidak tau dia telah memancing siapa"
Kamar Rumah sakit VIP rumah sakit Rakyat di kota XXX.
Setelah Ivander mendengarkan laporan dari Yadi dia mengambil dokumen diatas meja dan melemparnya diatas muka yadi.
Yadi menundukkan kepalanya dan berbisik
" Tuan Ivander,, direktur wirawan si tua bangka itu yang secara pribadi membawa orang untuk menjemputnya, orang-orang kita tidak punya cara untuk menghentikannya"
"Direktur wirawan membawa orang secara pribadi untuk menjemputnya? siapa yang memiliki kekuasaan sebesar ini"
Ivander mengepalkan tangannya dan matanya bersinar ,memikirkan Wirawan bertanggung jawab atas seluruh kota XXX dan tidak pernah menempatkan kekuatan keluarga Ivander di kyoto kedalam matanya.
Pada titik ini bisa-bisa pemimpin perusahaan kecil Teknologi Inovatif secara pribadi menjemput Ariella. Ivander tidak bisa tidak curiga apa yang salah di dalam itu.
Yadi berkata " Namanya Carlson"
kata-katanya belum selesai Ivander segera menangkap poin kunci
"apa kamu bilang?? Apakah itu Carlton dari Grup Aces?"
Yadi segera menambahkan
"Hanya kebetulan namanya mirip, namanya Carlson dia hanyalah direktur perusahaan kecil teknologi inovatif dia menjabat bulan lalu, sebelum dia menjabat bisnis di luar negeri tidak menemukan kekuasaan yang kuat di belakangnya "
Setelah mendengar namanya tidak ada sangkut pautnya dengan Grup Aces Ivander kesal mencabut selang infus dari tangannya dan membanting rak, dia mencibir
"Seorang direktur dari perusahaan kecil Teknologi Inovatif ingin bermain denganku , Tuan muda akan membiarkan dia cara matipun tak tau"
Yadi dengan hati-hati berkata
"Tuan Ivander di kepalamu masih ada luka, anda jangan marah perusahaan Teknologi Inovatif tidak akan bisa kabur , anda ingin merusak si Carlson ini hanya butuh semenit"
"kamu benar tuan muda mu ini harus berurusan dengan ini lebih mudah dari menekan seekor semut"
Ivander mengerutkan kening dan bangga dengan dirinya
"kalau begitu tuan muda akan menemaninya bersenang-senang"
Yadi menambahkan
" Tuan muda kalau begitu aku akan mengirim berita perusahaan Teknologi inovatif melanggar aturan, grup Gunawan dan anak perusahaan grup Gu akan menunda kerja sama dengan mereka"
Ivander mengangguk
" Lakukan dengan indah jangan sampai tertangkap "
yadi berkata " yaa aku akan melakukannya "
"Yadi"
ivander memanggilnya.
"bagaimana keadaan dengan Grup Aces"
Menyebut Grup Aces wajah yadi suram.
"Carlton dari Grup Aces selalu misterius tidak ada yang mengetahui keberadaannya. kali ini mengatakan bahwa dia berada di kota XXX tetapi hanya rumor tidak ada yang mendapat bukti kongkrit"
Ivander membelai dahi yang terluka
"Pergi cari orang yang memeriksanya kamu harus mengetahui keberadaannya secara spesifik"
Perusahaan Gunawan dan perusahaan bangsa adalah salah satu perusahaan terbaik di kota kyoto tetapi perusahaan Grup Aces adalah salah satu kelompok perusahaan terbaik di Dunia.
Pemilik perusahaan ini adalah benar-benar orang yang berdiri di puncak piramida .
Bisnis perusahaan Gunawan belum membaik dalam dua tahun terakhir jika ingin tumbuh lebih besar maka satu-satunya jalan keluar adalah menemukan direktur Carlton dari Grup Aces.
Dalam dua tahun terakhir perusahaan Gunawan terus berusaha menghubungi direktur perusahaan Grup Aces.
Mereka telah keluar negeri dan mengejar di dalam negeri mereka masih tidak dapar bertemu dengannya.
Dalam dua bulan terakhir penguasa Grup Aces Carlton ingin kembali ke kota XXX untuk pembangunan tempat yang di sukainya adalah kota XXX yang sekarang berkembang pesat begitu berita itu keluar banyak pengusaha berkumpul di kota XXX.
Mereka berfikir bahwa mereka bisa melihat Carlton dan membiarkannya bekerja sama dengan mereka. maka mereka tidak akan lagi khawatir untuk menghasilkan uang.
lanjutkan ceritanya🙏🙏
sengaja ya biar bnyk komentar