Lima tahun aku menikah dengan mas pramudia dan di karuniai anak satu laki laki yang sekarang berusia empat tahun, mas Pram adalah kakak angkatku lulusan teknik sipil, aku rela menjadi ibu rumah tangga setelah lulus kuliah demi menemani beliau mulai dari nol, aku meminta teman ku yang anak pengusaha untuk investasi ke perusahaan suamiku sehingga perusahaan properti mas Pram maju dan berkembang tapi setelah pamit kerja keluar kota, tiba tiba dia bawa madu untukku, kemudian dia pura pura bangkrut untuk mengurangi jatah nafkah ku dan tidak dapat harta gono gini bila menuntut cerai, dikira aku sangat mencintai dan bertahan, Karena aku tidak berpenghasilan, mereka meremehkan aku. ku bikin bangkrut beneran biar tahu rasa, laki laki seperti itu yang tidak tahu terima kasih yuk ikuti ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 27 Kedatangan Miss Valen dan bang Willy
. Aku pulang di antar Bu Anna, Sampai di apartemen Oma menemui Bu Anna dan Mereka kompak menyembunyikan tarif ya sudah lah nanti juga aku akan tahu. Zidan ternyata sudah datang sama Bayu di antar kesini, aku memberikan rawon yang aku beli tadi kepada Mona biar di siapkan, setelah Bu Anna pulang mereka makan siang bersama, Mona menyiapkan makan siang buat Oma.
" Ayo ikut oma, lihat ke apartemen atas, oma mau lihat sudah siap apa belum" kata oma
" Oma beli apartemen lagi?" tanyaku
" Willy yang beli, besok dia datang bersama Valen katanya mau rapat pemegang saham, kan saham kamu di beli Willy dan lusa di akuisisi oleh Willy, jadi Pram nggak bisa jadi direktur utama" kata Oma
" Siapa suruh menyakiti aku, kan lusa dia bangkrut beneran, bagaimana reaksinya ya?" kata batinku penasaran
" jadi mereka besok datang Oma, cucu ganteng dan cantiknya Oma" kata Mona
" Ayo kita kesana lihat keadaan, ya besok kalian cari paspor di temani Anna jadi kalian bertiga tinggal foto, kita ke Singapura dan ke Eropa" kata oma bikin kejutan.
" Jadi kami bertiga ikut Oma" tanya Mona,
" Iya kalau Erina dan Zidan di bayari Valen kalau kamu di bayari Oma tapi kalau belanja ya bayar sendiri" kata Oma menjelaskan.
" Erin bayar sendiri kan bisa oma" jawabku
" Ya tentu bisa kamu kan banyak uang gimana kerja sama Bayu lancar Oma?" tanya Oma
" Iya Oma Bayu lagi cari dagangan nanti aku tinggal membayar saya" Jawabku.
Kami Sampai di lantai dua puluh kami segara mencari unit yang oma maksud ternyata di sana sudah di tunggu oleh petugas, dan kami di minta masuk
" Kalau ini unit yang mewah oma namanya penthouse" kata ku
" Betul ini lebih lengkap dan mewah dari pada yang kita tempati, kamu nanti bisa beli kok uang mu banyak" kata Oma
" Betul Oma kalau aku sih tergantung Zidan dia mau tinggal di mana, jadi kalau beli rumah ingin tanya pendapat Zidan" jawabku
" Iya kalau Zidan nyaman tinggal apartemen nanti beli saja unit punya oma, karena Oma mau tinggal di sini " kata Oma.
Di sini ada tiga kamar tidur utama yang lumayan besar dengan masing masing ada toilet di dalamnya, dan ada kamar pembantu, orang kaya beli begini seperti beli kacang goreng.
Kami kembali ke apartemen yang lama setelah memastikan semua nya sudah siap, besok kalau Miss Valen dan bang Willy datang tinggal di tempati
Hati ini aku beli bahan makanan takut nanti kalau Miss Valen dan bang Willy datang tinggal masak tapi aku mencari bahan makanan yang mudah di masak.
Kami di jemput Bu Anna untuk foto pembuatan paspor, semua di urus Bu Anna kami tinggal foto saja, aku nggak pernah ke luar negeri jadi aku nurut saja, pada waktu kita pergi Zidan pas liburan. dan setelah selesai kita langsung pulang ke apartemen.
Sore Sampai di apartemen Oma dan aku dan Mona menyiapkan masakan buat Miss Valen dan bang Willy, kata Oma mereka sudah datang dan sebentar lagi ke sini, aku bikin ayam kampung garang asem, resep dari Oma, dan semua masakan hari ini adalah arahan Oma, aku dan Mona yang melaksanakan. Dan habis magrib makanan sudah siap.
Ada yang mengetuk apartemen, mona membukakan pintu dan ternyata sudah ada dua orang satunya cantik dan satunya ganteng,
" Eh apa kabar Erin janda kaya raya kangen deh" kata miss Valen yang semakin cantik
Ku peluk dia sambil menangis bahagia dan ku lihat bang Willy yang duduk bersama Oma mereka bercerita serius dan aku nggak tahu apa yang mereka bicarakan.
" Ayo makan itu Erina dan Mona sudah masak buat kalian" ajak Oma
Makanan aku siapkan ada sup ayam kampung, garang asem ayam kampung, tempe bacem dan ada sayur urap.
Sekarang kita makan bersama tenyata Zidan sudah akrab dengan tante Valen dan pakde Willy mereka mengoda Zidan,
" Pakde kan sudah punya anak, mungkin usianya dia atas Zidan satu tahun" kata ku kepada siapa Zidan.
" Iya namanya leonardo William Danuarta sekarang dia kelas TK A" jawab dia
" Berarti satu tahun lebih tua dari Zidan ya" kata ku
" Betul sekarang dia sekolah di Singapura" jawab bang Willy.
Mona menyiapkan makanan untuk Oma, aku mengambilkan untuk Zidan dan bang Willy minta aku ambilkan jadi ku ambilkan Miss Valen sekalian.
Kami pun makan makan bersama dan bercerita besok adalah rapat pemegang saham, dan Miss Valen bilang kalau besok dalam rapat perusahan akan di akuisisi oleh bang Willy, karena beliau akan mencoba mengembangkan usaha propertinya di indonesia, dengan cara membeli saham Miss Valen yang sebagian punya ku, di perusahan mas pram
Seorang perempuan yang di sakiti akan bangkit dan tidak akan lupa perbuatan mereka yang menyakiti, dan bisa nekat untuk balas dendam, ada yang dengan doa, ada yang balas dendam cantik, ada yang di viralkan, pokoknya macam macam tergantung dari kemampuan si cewek yang di sakiti, karena pelakor sekarang mencari validasi dan pembenaran dengan memanasi istri sah, ya begitulah dunia pergundikan padahal mereka salah tapi ingin mencari pembenaran sendiri.
" Rin kamu jadi istri pram ngirit banget ya kurang perawatan, sekarang sudah bebas uang mu di nikmati, sana ke salon percantik dirimu" kata Abang Willy padahal bisanya dia cuek banget.
" Iya bang yang lalu itu aku sibuk menyembunyikan uang, sekarang aku akan memanjakan diri dan menikmati uang ku" jawabku sambil terkekeh.
Selesai makan malam bang Willy lansung pulang ke unit apartemen nya dan Miss Valen ke ruang kerja ku melihat semua desain ku baik yang belum jadi maupun yang sudah jadi
" Kamu semakin maju, emang bakat mu luar biasa, itu bakat alami, gimana? Uang saham mu di investasikan ke butik yang akan ku buat di Indonesia dan yang jadi direktur, kamu dapat gaji juga dapat deviden, wah rekening mu bisa semakin gendut " kata Miss Valen.bercanda.
" Siap Miss tapi beri aku bimbingan ya bisaku hanya mendesain dan nggak ngerti bisnis" jawabku
" Yang mana pesanan Bu Anna nanti kalau dia sudah setuju lihat desain nya, langsung saja di kerjakan" kata Miss Valen
Karena sudah malam Miss Valen pulang ke unitnya aku pun tidur.
Aku bangun shalat subuh dan aku rebus air aku akan bikin sarapan untuk anakku sebelum dia berangkat sekolah, Oma datang dia ingin di bikinkan sandwich dan dua cucunya dia panggil di ajak sarapan secangkir kopi dengan sandwich.
" Rin Abang request dia potong Sandwich nya ya kalau satu pasti kurang" kata bang Willy
" Zidan juga bunda, satunya buat bekal di makan di sekolah" kata Zidan
Aku membuat sandwich untuk sarapan semua orang, termasuk Mona yang sekarang membantu aku memasak dan aku suruh bantu menyiapkan untuk Oma dan lainya, sedangkan aku yang memasak
Kami sarapan bersama sebelum mengantarkan Zidan sekolah, dan para cucu Oma akan segera ke perusahaan.
Bersambung
terimakasih sudah update 😀👍
penasaran gmn nasib pram klo udah beneran bangkrut