NovelToon NovelToon
Manusia Vs Setan

Manusia Vs Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor
Popularitas:705
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Maka jadikanlah mereka sebagai musuh mu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HIDUP BARU

BAROKAH SHOP

"Pak Haji",

"Apa?",

"Ada yang mau borong",

"Borong apa?",

"Banyak pak haji",

"Suruh tunggu sebentar",

"Aku ganti baju dulu",

"Sekalian kamu ajari anak baru itu",

"Siap pak haji",

Barokah Shop adalah sebuah toko serba ada milik seorang pak haji.

Di pinggiran kota itu, tempat pak haji yang paling lengkap dan serba ada sesuai namanya.

Pantas saja setiap hari toko itu tidak pernah sepi pengunjung.

Selalu ada saja yang belanja.

Pembeli tidak hanya datang dari sekitar sana. Tapi juga ada yang sudah lama berlangganan dari jauh.

"Sebentar ya Bu",

"Pak Haji baru saja selesai mandi",

Ada empat karyawan di toko yang berlokasi di perempatan jalan strategis itu.

Tiga laki-laki dan seorang perempuan yang berkerja di belakang meja pembayaran.

Sastro sebagai karyawan senior yang paling lama bekerja dengan pak haji.

Ia ikut membuka toko di hari pertama pak haji mulai berjualan sembilan tahun yang lalu.

Berikutnya ada yang nama panggilannya Dor. Dor adalah ahli urusan motong-memotong.

Dari kaca, besi, keramik, kayu, semua bisa dipotong dengan rapi oleh Dor.

Tangan Dor seakan tidak pernah lepas dari mesin gerinda dan gergaji.

Stefanie sebagai kasir yang sangat dipercaya. Saudara dekat pak haji sendiri.

Dan seorang karyawan anyar yang baru beberapa hari yang lalu diterima kerja. Namanya Guram.

"Sastro... ",

"Mana yang mau borong?",

"Sudah pergi pak haji",

"Tidak jadi katanya",

"Kenapa?",

"Tadi habis menerima telpon, langsung berubah omongan",

Akhir-akhir ini memang sering terjadi kejadian aneh di Barokah shop.

Belum genap sebulan yang lalu pak haji jatuh kepeleset di gudang.

Padahal lantainya kering dan sedikit berdebu.

Pak haji mengalami cidera pinggang kiri dan kanan.

Kalau mau lekas sembuh, pak haji tidak usah angkat-angkat lagi kata pakar urut. Pak haji juga sudah terlalu berumur untuk menanggung beban yang berat.

Maka diterima lah Guram si anak perantauan untuk bekerja di Barokah shop.

Pak haji dan karyawan yang lain kasihan dengan kisah hidup Guram.

Guram yang beranjak remaja baru bisa membaca dan berhitung sesudah satu keluarganya pindah ke pulau ramai penduduk.

Dulu ia tinggal di sebuah pelosok daerah di pulau lain.

Guram merasa lebih cocok langsung bekerja. Sedangkan tiga adiknya mengambil paket sekolah susulan.

Tidak ada kata terlambat dan batasan usia untuk belajar pendidikan.

Guram yang sebelumnya terbiasa dengan isolasi alam bebas.

Sekarang harus menyesuaikan diri untuk hidup bersosialisasi dengan masyarakat luas.

Akhir-akhir ini memang sering terjadi kejadian aneh di Barokah shop.

Ada Dor yang kehilangan jempol kakinya sewaktu memotong.

Kemudian Stephanie sempat izin tidak masuk bekerja selama tiga hari akibat luka-luka karena jatuh dari sepeda motor.

Stephanie bersama motornya masuk ke dalam got waktu pulang kerja.

Janggalnya mereka menelan pil pahit itu setelah mengalami peristiwa yang serupa.

Pak Haji sebelum jatuh di gudang. Ia melihat asap yang keluar dari dalam kamar mandi.

Melalui sela-sela lubang ventilasi pada pintu.

Awalnya Pak Haji mengira itu pasti asap rokok dari mulut salah satu karyawan nya yang laki-laki.

Tapi begitu Pak Haji melihat Sastro dan Dor sedang melayani pembeli di depan.

Pak Haji berpikir itu pasti Stephanie.

Tapi sejak kapan keponakannya yang centil itu mulai menghisap bahan terlarang?

Pak Haji terkejut ketika pintu kamar mandi yang ada di pojok belakang itu terbuka sendiri.

Tidak ada siapa pun di dalam sana.

Dor juga mengalami hal yang sama persis dengan Pak Haji.

Sebelum sorenya kehilangan jempol kaki pada saat memotong marmer.

Pagi harinya Dor melihat kepulan asap yang keluar dari balik salah satu lemari.

Dor pikir ada sesuatu yang kebakar. Ternyata bukan.

Tidak ada apa-apa setelah ia memeriksanya dengan seksama.

Begitu juga dengan Stephanie.

Pagi hari Stephanie membuka gerbang toko karena Pak Haji sedang kurang sehat.

Perempuan yang sering kali tampil dengan kerudung abu-abu muda itu, melihat asap yang terbang dari tempat sampah di samping toko.

Padahal di jam itu sampah-sampah sudah diambil oleh para petugas kebersihan.

Dari cerita ini tinggal dua orang yang belum mengalaminya. Yaitu Sastro dan Guram.

"Aku tidak percaya",

"Itu hanya kebetulan saja",

Sastro menyangkal teori konspirasi yang sedang dibicarakan oleh mereka berempat.

Siang ini turun hujan yang lumayan deras setelah sekian lama panas dan terik berkuasa.

"Kalau menurut kamu, bagaimana Guram?",

"Aku tidak tahu, aku belum pernah melihat apa yang kalian lihat",

Tiba-tiba obrolan mereka menjurus ke ranah misteri.

"Coba kalian pikir dengan hati-hati",

"Semenjak pak haji jatuh di gudang",

"Toko kita menjadi sepi",

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!