NovelToon NovelToon
Di Balik Seragam Yang Sama

Di Balik Seragam Yang Sama

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tazaya

Sebuah kisah 2 orang anak SMA, dibalik seragam yang sama ternyata kehidupan mereka sangat bertolak belakang

dengan kisah anak gadis bernama Naira dengan kehidupan nya yang sunyi dan dingin
dan kisah anak lelaki yang berkerja keras sambil bersekolah tapi dikelilingi keluarga yang hangat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tazaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sandiwara di Balik Gerbang Sekolah

Naira menyeka sisa air mata di pipinya dengan kasar menggunakan tisu. Dia menarik napas dalam-dalam, mengisi dadanya yang sesak dengan udara pagi yang dingin. Tangisannya mereda, digantikan oleh kilatan tekad yang perlahan muncul di kedua matanya.

‘Nggak. Aku nggak boleh kelihatan lemah kayak gini,’ batin Naira ketat, menatap tajam pantulan dirinya sendiri di cermin toilet. ‘Aku ini Naira Alisha Danendra. Kalau aku cuma nangis di sini, aku nggak bakal dapet jawaban apa-apa. Aku harus cari tahu dulu kebenarannya.’

Naira menegakkan bahunya, merapikan seragamnya yang sedikit kusut, dan menyisir rambut panjangnya dengan jari tangan hingga kembali rapi dan anggun. Begitu dia keluar dari toilet, topeng "Putri Danendra" yang dingin, anggun, dan tak tersentuh telah kembali terpasang sempurna di wajahnya. Tidak ada yang boleh tahu kalau dia baru saja menangis, terutama anak-anak kelas XI-A.

Sepanjang jam pelajaran pertama dimulai, Naira tidak lagi menoleh ke arah bangku pojok belakang tempat Rama duduk. Dia berpura-pura fokus mencatat penjelasan guru di papan tulis. Di seberang sana, Rama juga melakukan hal yang sama tetap lempeng dan menatap lurus ke depan, seolah-olah kursi di sebelah Naira adalah tempat yang paling asing baginya. Dua orang yang semalam duduk berdekatan di warteg, kini saling melempar dinding tak kasat mata yang begitu tebal.

Tiba saatnya pulang sekolah, Naira masih berfikir atas apa yang sebenarnya terjadi

Dia merasa harus segera pulang, tapi hatinya masih tertinggal di sekolah tepatnya pada sosok Rama yang pagi tadi bersikap sangat dingin padanya.

Naira meminta Pak Joko memutar balik mobil. "Pak, tolong balik ke sekolah sebentar ya, ada buku aku yang ketinggalan di loker."

Sesampainya di parkiran sekolah yang mulai sepi, Naira berjalan menuju gedung kelas XI-A. Namun, langkahnya terhenti di dekat taman belakang sekolah. Dari kejauhan, di balik rimbunnya pohon kamboja, dia melihat sesuatu yang membuat darahnya seolah berhenti mengalir.

Rama. Cowok itu sedang berdiri di sudut yang agak sepi, dan di depannya berdiri seorang siswi kelas lain sebut saja Siska, gadis yang dikenal sebagai primadona sekolah yang cukup berani mendekati cowok.

Naira bersembunyi di balik pilar koridor, menahan napas. Dia melihat Siska mendekat, tangannya dengan luwes memegang lengan seragam Rama, dan gadis itu tampak tertawa manis sambil menyodorkan sebuah kotak bekal.

Rama tidak menepis tangan Siska. Cowok itu diam saja, meski wajahnya terlihat tegang dan matanya terus menyapu sekitar dengan waspada. Rama bukan sedang menikmati momen itu, dia sedang mengamati. Rama sudah sadar sejak tadi kalau Arga sedang mengawasinya dari lantai dua gedung sekolah, lengkap dengan beberapa temannya yang membawa ponsel pasti sedang merekam atau memotret kejadian ini untuk disebar.

Rama sadar ini adalah jebakan Arga. Arga sengaja menggunakan Siska untuk memancing reaksi Naira, karena Arga tahu Naira sedang down setelah insiden "penolakan" di kelas tadi pagi. Jika Rama menolak Siska dengan kasar sekarang, Arga akan memancing keributan lain. Rama memilih diam dan tetap lempeng agar Arga tidak punya alasan untuk menyerang atau membuat masalah lebih besar.

Namun, dari sudut pandang Naira yang berdiri jauh, pemandangannya berbeda. Naira melihat Rama yang tadi pagi menepis tangannya dengan kasar, kini membiarkan gadis lain menyentuhnya.

"Jadi ini alasannya dia jauhin aku?" bisik Naira, suaranya bergetar. "Karena dia punya cewek lain? Dan dia malu kalau harus berurusan sama anak konglomerat kayak aku?"

Naira merasa dunianya runtuh. Dia tidak tahu kalau itu sandiwara Rama untuk menghadapi jebakan Arga. Yang dia lihat hanyalah pengkhianatan di saat dia sedang sangat peduli.

Rama, yang indra keenamnya sebagai cowok yang terbiasa hidup keras sangat tajam, tiba-tiba merasakan kehadiran seseorang. Dia menoleh sedikit ke arah pilar tempat Naira bersembunyi. Matanya menyipit, dia melihat sekilas ujung rok seragam yang sangat dia kenali.

‘Naira?’ batin Rama panik.

Dia langsung sadar kalau rencananya untuk menjaga jarak justru menjadi bumerang. Arga berhasil.

Rama dengan cepat melepaskan genggaman Siska, tapi dengan cara yang tidak terlalu kasar agar tidak menarik perhatian Arga yang masih mengintai. "Gue gak laper," ucap Rama dingin ke arah Siska, lalu dia berbalik pergi dengan langkah cepat, meninggalkan Siska yang bingung karena rencananya belum selesai.

Naira tidak menunggu lebih lama. Dia segera berbalik dan berlari menuju mobilnya, air mata yang tadi sudah dia seka kini tumpah kembali.

"Jalan, Pak! Cepat!" perintah Naira pada Pak Joko dengan suara yang parau.

Di dalam mobil, Naira menatap keluar jendela dengan tatapan kosong. Hatinya sudah bukan lagi sekadar bingung, tapi terluka. Dia tidak tahu bahwa Rama baru saja menahan diri habis-habisan untuk tidak melabrak Arga demi melindungi keamanan keluarganya dari gangguan lebih lanjut.

Naira kini punya satu alasan lagi untuk membenci Rama atau setidaknya, itulah yang dia yakini saat ini.

1
Wawan
Sepertinya ini sama persis degan bab di depan 💪✍️
Wawan
Nah kena Amor lu 😍😄✍️
tazayaa: hahaha🤭
total 1 replies
Wawan
Kok mirip ceritaku ya ... "Pada Suatu Masa" 💪✍️
Wawan: Panjang kalau di ceritaku 😄 ... But ide tulisamu menarik dan menyenangkan Thor 💪✍️
total 2 replies
Wawan
Satu ilklan plus mawara buat yang lagi klepek klepek 😄✍️
tazayaa: hihii terimakasih 💪😄
total 1 replies
Wawan
Suit suiiit 😍
tazayaa: hihiii🤣
total 1 replies
Wawan
Rama dan Naira 😍😍😍
tazayaa: jangan lupa baca kisah selanjutnya yaa😍😍😍
total 1 replies
Protocetus
Bibit2 timnas 💪
Protocetus
Gk sekolah mau kerja apa bossku 😂
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
tazayaa: siapp, sama-sama👍
total 3 replies
Dhatu Lukita
terus semangaattt 💪💪💪
tazayaa: terimakasih kak, semangat jugaa 💪
total 1 replies
Dhatu Lukita
haloo thor aku mampir nih, semangat terus berkarya ya 💪💪💪
tazayaa: siapp kak, makasihh yaa
total 1 replies
tazayaa
bantu follow ya supaya admin semangat update niii🤭🤭
cila_aa
aduhh ada yang mulai tumbuh tapi bukan pohon nihh 🤭
tazayaa: wkwkw
total 1 replies
tazayaa
BAGUSSS POLLL!!!🩷🩷
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!