NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:45.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

" sayang... maafkan mama sama papa ya yang ga ada waktu buat kamu,kami terus menerus ninggalin kamu karena pekerjaan" nyonya Vanessa menghambur memeluk tubuh sang putri saat tiba di rumah sakit bersama sang suami.

Meera tersenyum menyambut kedatangan sang mama " mama bicara apa sih? Mama sama papa kerja kan juga buat aku, bukan buat orang lain,jadi aku masih bisa mengerti"Meera memang sangat jarang mempermasalahkan tentang kesibukan kedua orang tuanya, walaupun sesekali ia merasakan kehampaan karena jarang bisa merasakan seperti orang lain yang memiliki banyak waktu untuk mereka lalui bersama keluarga.

" Cecil... juga, terimakasih ya sayang atas kebaikan nya pada Meera,Tante merasa sangat senang sekaligus tenang Meera memiliki sahabat seperti kamu,dan Tante berharap agar persahabatan kalian terus seperti ini selamanya" nyonya Vanessa merasa bahagia dengan hubungan persahabatan sang putri dengan Cecilia.

" Sudah seharusnya sebagai sahabatnya aku ada saat Meera sedang butuh seperti ini Tan,aku juga bahagia dan ikhlas melakukan ini semua,dan semoga doa Tante di kabulkan oleh Tuhan" Cecilia memang tak hanya dekat dengan Meera saja,namun juga dengan keluarga sahabat nya itu, begitupun sebaliknya,bahkan kedua orang tua Cecilia merasa sangat bersalah karena belum bisa menjenguk Meera,mereka juga tengah berada di luar kota, menjenguk nenek Cecilia yang tengah dirawat di rumah sakit.

" Papa sama mama juga minta maaf karena belum bisa menjenguk Meera, keadaan nenek masih belum membaik" Cecilia menyampaikan alasan kedua orang tuanya tidak hadir menjenguk Meera.

" Ga apa bilang sama papa dan mama kamu,jangan terlalu dipikirkan, Tante dan keluarga paham dengan keadaan, kehadiran mereka bersama nenek kamu lebih penting, katakan bahwa keadaan Meera juga sudah lebih baik" nyonya Vanessa menanggapi dengan ramah dan penuh pengertian.

Cecilia mengangguk" ia Tan,semalam setelah Meera siuman mama juga ada vc sama Meera,sudah minta maaf juga ke Meera karena belum bisa jenguk" jawab Cecilia.

Nyonya Vanessa mengangguk mengerti.

" kak El juga sedang sangat sibuk, pekerjaan nya sedang menumpuk,semalam datang juga cuma sebentar kata Cecil " adu Meera pada orang tuanya.

Nyonya Vanessa tersenyum" pangeran memang sangat sibuk,itu belum seberapa dibandingkan nanti saat ia harus menggantikan raja memegang negara ini,dan kamu harus bisa menerima nya,jika ingin bersamanya " nyonya Vanessa sebenarnya merasa keberatan dengan keputusan sang suami yang menerima pinangan keluarga pangeran Rafael pada putrinya.

Nyonya Vanessa memutuskan untuk menerima karena sang putri yang terlihat begitu mencintai calon raja itu,maka itu beliau tak tega untuk menolak, walaupun sesungguhnya beliau berharap putri nya bisa menjalani hidup dengan tenang tanpa harus menghadapi berbagai konflik negara.

Meera mengagguk namun dengan wajah yang terlihat sedikit cemberut,ia berharap sang mama berpihak padanya,sekuat apapun ia belajar untuk mengerti dengan kesibukan Rafael,namun sisi mananya tetap akan muncul sehingga ia menjadi terkesan egois.

" Sudah jangan terlalu dipikirkan, sekarang kan sudah ada mama,papa, Cecilia juga masih terus disini,kalau di sini ada pangeran juga, yang ada suasana nya sedikit canggung, teman-teman kamu atau orang lain yang ingin besuk kamu jadi sangat sungkan,termasuk kamu juga merasakan hal yang sama" bujuk nyonya Vanessa,yang beliau katakan memang benar adanya.

****

" Kak Gio dan semuanya,terimakasih banyak ya udah jenguk" Meera mengucapkan terimakasih pada gio dan teman-teman nya, mereka benar-benar datang menjenguk Meera.

" Sorry ya Ra baru jenguk hari ini,aku juga taunya baru pagi tadi lihat kamu ga ada di sekolah,aku putusin buat nanya ke kelas,kata mereka kamu dan Cecil izin tidak masuk sekolah, makanya aku langsung telpon Cecil,nomor kamu ga bisa di hubungi" wajah tampan Gio terlihat sangat menyesal karena tak bisa menjadi orang pertama yang menolong Meera,namun beruntung masih ada Cecilia hari itu bersama Meera.

Meera mengagguk " kakak sama yang lainnya udah nyempatin datang aja aku udah seneng banget kak" jawab Meera jujur,ia merasa memiliki teman lebih dari Cecilia sejak mengenal Gio dan teman temannya, mereka memperlakukan nya dan Cecilia dengan baik,selama ini hanya Cecilia lah yang menjadi teman sekaligus sahabat nya.

" Kalau buat lo,kami pasti akan punya banyak waktu deh Ra,lo tenang aja" ucap salah satu teman Gio,dan di angguki setuju oleh beberapa lain nya.

" Cih...gombal banget,enek banget aku denger nya" potong Cecilia cepat, mereka memang hampir selalu berdebat dengan Cecilia yang memang memiliki karakter sedikit ceriwis.

" Gue tau lo iri kan,tapi tenang aja deh lo,kalo Lo sakit kami juga bakal jengukin kok,kami juga pasti bakal doa in semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa lo" jawab teman Gio lagi.

Mendengar ucapan teman Gio itu,mata Cecilia Langsung melotot sempurna, menatapnya horor dan bersiap untuk menyerang.

" Itu bukan jenguk namanya,dikira gue mati apa" omel Cecilia dengan wajah galak nya.

Semua yang berada di ruangan itu tertawa terbahak-bahak, mereka selalu terhibur dengan adanya perdebatan antara Cecilia dan salah satu teman nya gio itu.

Tawa mereka yang terdengar begitu menyenangkan menghentikan langkah seseorang yang baru saja datang ingin menjenguk Meera.

" Kita kembali ke kantor " ucap Rafael dingin, Damares yang berada di samping nya menatap wajah dingin atasan sekaligus sahabat nya itu.

Rafael memberikan paperbag yang ia bawa pada pengawal yang ia tempatkan di depan pintu kamar perawatan Meera" Berikan ini pada nona Meera setelah tamunya pergi" perintah Rafael tegas.

" Kenapa ga langsung masuk aja?" tanya Damares spontan,ia sampai membekap mulutnya sendiri dengan sebelah tangan nya.

Rafael tak menjawab, ia justru menatap sahabat sekaligus asisten pribadi nya itu dengan tatapan horor,hal itu membuat Damares ciut.

Rafael benar-benar meninggalkan rumah sakit,tangan nya terkepal erat mengingat betapa ceria nya Meera saat bersama Gio dan teman-teman nya, ia sampai meninju jok mobil nya rasanya memejamkan mata.

Damares yang terlihat semuanya hanya diam,itu adalah salah satu tindakan yang lebih aman, sedangkan supir Rafael merasa bingung juga takut secara bersamaan.

" Jadwalkan penerbangan ku ke negara s sore ini " perintah Rafael tegas.

" Baik" jawab Damares patuh,dengan sigap ia membuka tab nya dan memberikan perintah pada seseorang yang bertanggung jawab terhadap semua yang bersangkutan dengan akomodasi perjalanan mereka.

" Sudah di siapkan yang mulia,anda menginginkan penerbangan pukul berapa" lapor Damares sekaligus bertanya.

" Setelah meeting siang ini selesai" jawab Rafael singkat.

Damares mengagguk mengerti.

1
Umi Kolifah
udah mulai jatuh cinta si Alex, jangan mau cecil
irma hidayat
alex penjahat kelamin yg tidak berperasaan
Leha Leha
Patut nye thor ulat Bulu tu berjodoh dgn alex
Yensi Juniarti
ntah sampai kapan lah ya ulat bulu sama benalu itu tersingkir...
dan gimna rekasi si pangeran liat orang kepercayaannya sendiri nusuk dari belakang
Leha Leha
Kesian cecilia dia da troma dgn alex😭
KIM TAMIE
puasa dulu EL..bisa khaan ???????????🤣🤣
Queen AL
tolong yah, ini cerita kerajaan berarti bukan di Indonesia jadi jgn pake lo gue
irma hidayat
mantap ya kejutan menantumu arman
KIM TAMIE
adooooh siapa yg naroh bawang di siniiiiii 😭😭😭😭😭😭
Umi Kolifah
kalau ini ulah Alek ayo Rafael babat habis sahabat lahnatmu itu biar tau rasa, dan semoga kalau meera hamil janinnya g' kenapa2, ayo Thor up LG ini masih kurang
KIM TAMIE
jangan2 ini ulah si kampret Alex dan kroni2nya
irma hidayat
wah mau mudik ketanah air gimana itu kagetnya ortu merra kalau bilang udah nikah
irma hidayat
mudah2an junior rafaelnya segera hadir fi perut meera
Leha Leha
Mungkin kah ade khabar gembira untuk pangeran
Leha Leha
Kesian cecilia thor dia baik lepas tu ade org jahat bwat dia knp thor Tk bg dia cupel dgn dameris
Siti Naimah
yang penting Meera baik2 saja😍
irma hidayat
terlalu bersemangat berulang jadilah bengkak, rugi kn kamu hrs puasa dulu rafael
KIM TAMIE: Dia lagi maruk2nya kak 🤣
total 1 replies
Leha Leha
Tq thor I love you
Nurfi Susiana
next thor,,aq tunggu karma dan penyesalan alex
irma hidayat
jahat banget s alex,moga dapat balasan yg setimpal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!