NovelToon NovelToon
Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kak_Hans

"Ugh ..." Nayra tersentak bangun dari mimpi buruknya ...
sebuah mimpi tentang seorang wanita yang di khianati oleh orang-orang terdekatnya.
Namun sialnya, mimpi buruk itu ternyata menimpa dirinya sendiri!
Dia di khianati oleh orang-orang terdekat yang dia percaya, termasuk suaminya sendiri.
Setelah dia mengalami keguguran dan kehilangan bayi yang ada di dalam kandungannya, dia bertekad untuk membalaskan semua rasa sakit yang dia terima.

"Kalian akan merasakan, apa yang aku rasakan! Tunggulah pembalasanku!"

Spin-off dari Novel : Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku.

Bagaimana mana kisahnya....
Yuk baca kisah lengkapnya....
Jangan lupa like, komen dan kasih rating 5.

Follow Ig : Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Siapa Kamu Ardiansyah?

"Hmmm—"

Saat itu Ardiansyah tiba-tiba saja menutup mulut ku dengan tangannya.

"Aku ingatkan sekali lagi ... Jangan pernah berpikir untuk mengkhianati ku!" Bisik-nya tajam di telingaku.

Suara nafas yang memburu terdengar jelas, apa yang sebenarnya di pikirkan oleh nya? Apakah dia masih tidak percaya denganku?.

"Apa maksud mu? Kamu tidak percaya dengan ku?" Tanya ku kepada Ardiansyah.

SRET!!

Ardiansyah melepaskan tangannya. "Aku hanya ingin mengingatkan mu!"

Aku mendorongnya. "Hehhh! Ternyata itu! Kamu tenang saja Ardiansyah, aku tidak ada niatan untuk mengkhianati mu! Sebaliknya kamu menjadikan ku alat untuk mencapai tujuan mu? Bukankah itu yang sekarang kamu lakukan?"

"Bagus jika kamu paham!" Ardiansyah melepaskan cengkeramannya.

"Aku sudah menyiapkan kejutan! Sekarang giliran kamu ... Apa yang bisa kamu berikan sekarang? Perusahaan ayahmu? Bagaimana kamu membantu ku merebutnya sekarang?"

"Kamu tidak usah khawatir!! Aku tahu kelemahan perusahaan ayahku! Setelah aku menghancurkan Aqila, perusahaan ayahku akan menjadi milikmu!" Ucap ku tegas. Namun aku berkata di dalam batinku. "Akulah yang akan mendapatkan semuanya! Ardiansyah aku pastikan kamu juga akan merasakan hal yang sama."

"Sekarang aku sudah tidak lagi sama seperti sebelumnya. Aku akan menghancurkan seluruh orang yang sudah menginjak-injak diriku, termasuk kamu Ardiansyah."

...══════ஜ▲ஜ══════...

Di sisi lain.

Saat itu seluruh wartawan masih berada di depan perusahaan. Hingga larut malam mereka masih ramai berkumpul di depan perusahaan.

Aqila keluar dari perusahaan bersama dengan ayahnya. Mereka mencoba menjelaskan kepada karyawan bahwa video yang beredar itu bukanlah Aqila. Melainkan orang lain, Aqila hanyalah korban dari tuduhan rekaman video syur itu.

Cekrek!

Para reporter dan wartawan mem-foto dan merekam serta langsung memberikan pertanyaan kepada Aqila.

"Permisi' apa benar wanita yang ada di dalam video itu adalah mbak Aqila?" Tanya reporter.

"Apa video itu adalah mbak Aqila atau bukan?"

Pertanyaan seperti itu terus berulang-ulang sampai Aqila tidak bisa menjawab pertanyaan mereka.

Aqila ingin masuk ke-dalam mobil saja tidak bisa karena terhalang oleh para reporter dan wartawan.

Mereka semua berdesak-desakan hanya untuk meminta klarifikasi dari Aqila. Karena sampai saat itu tidak ada klarifikasi dari Aqila hanya semua video itu telah di hapus dan di blokir di sosial media oleh pihak perusahaan.

"Mbak!! Tolong jawab kami mbak!"

Aqila terdiam. "Huhhh!" Menarik nafas dalam-dalam.

Dirinya melihat ke arah kamera yang sedang di arahkan oleh para reporter dan wartawan itu ke-arah nya.

"Awas!!! Awas ... Singkirkan kamera itu!!" Teriak Aqila. Tangannya menutupi wajahnya.

"Mbak! Tolong di jawab?!"

Saat itu Fadli datang menutupi wajah Aqila dengan jas miliknya.

Suasana ricuh, pertanyaan datang bertubi-tubi dari segala sisi.

"Tolong tutup kamera kalian! Jangan ada yang merekam, semua itu tidak benar, video itu bukan Aqila!! Sekali lagi saya tegaskan itu semua tidak benar."

Fadli membuatkan jalan untuk Aqila. "Tolong berikan jalan!"

"Pak!! Apakah ada hubungan antara bapak dengan Aqila?"

"Pria yang ada di video itu mirip sekali dengan bapak!"

Aqila tidak lagi bisa menahan emosinya.

Tak—terdiam ...

Aqila menatap wajah wartawan.

"Huhhh! Dengar ... Itu semua tidak benar! Wanita itu bukan saya!"

Ceklek!

BRUKKK!!!

Aqila masuk ke dalam mobil.

"Pak! Cepat jalan." Suruhnya kepada sopir.

"Baik non."

Ceklek.

Fadli masuk ke dalam mobil Aqila.

"Mas! Kenapa kamu masuk ke sini?" Tanya Aqila.

"Aqila! Kamu tidak lihat banyak wartawan! Aku tidak bisa menghindar dari mereka." Jawab Fadli.

"Sudah! Cepat jalan pak.!"

...══════ஜ▲ஜ══════...

Di rumah kediaman keluarga Atmadja.

Suasana hening dan perasaan was-was, membuat Monica tidak bisa tenang di dalam rumah.

Ia memikirkan cara bagaimana mengatasi masalah yang menimpa Aqila.

"Hahhh! Nayra! Aku yakin ini semua adalah rencana mu! Siapa yang membantu mu?"

Ceklek

Aqila datang ke rumah bersama dengan Fadli.

Monica menatap mereka, matanya terbuka lebar saat melihat Fadli datang ke rumah itu.

Tak ... Tak ... Tak ...

Monica berjalan menghampiri mereka. Saat itu ...

PLAKKK!!!

Tamparan keras mendarat di pipi menantunya.

"Dasar menantu tidak tahu diri."

"Mah!" Fadli menyentuh pipinya. "Ada apa? Kenapa Mamah menampar ku?"

Wajah Monica menatap tajam. "Kamu tanya kenapa? Gara-gara kamu Putri ku terkena masalah!" Ucapnya tegas dan penuh emosi.

"Lalu apa? Kalian berdua membuat ku malu. Berani-beraninya kamu menyentuh Putri ku!"

"Mah! Sudah cukup! Sekarang tidak ada gunanya menyalah kan ku dan mas Fadli." Memijat pelipisnya."Sekarang apa yang harus aku lakukan! Jangan sampai masalah ku berlarut-larut seperti ini."

"Kalian berdua! Membuat ku—" nafasnya menjadi sesak. "Sudah! Mamah sudah punya rencana."

...══════ஜ▲ஜ══════...

Di rumah Ardiansyah.

Setelah Ardiansyah memberikan peringatan kepada Nayra. Dirinya dengan penuh tekad masuk ke dalam kamar Ardiansyah.

Ceklek

Aku masuk ke dalam kamarnya, saat itu Ardiansyah sedang pergi entah kemana. Aku masuk mengendap-endap menutup pintu dan melihat sekeliling kamar Ardiansyah.

Aku harus mencari kelemahan Ardiansyah, dengan begitu aku bisa mempersiapkan diri untuk melawannya setelah aku selesai membalas dendam kepada mereka.

"Ardiansyah! Aku akan menemukan kelemahan mu.! Aku tidak akan pernah membiarkan kamu terus menjadikan ku boneka mainan mu."

Saat itu aku menggeledah kamar Ardiansyah. Biasanya dia selalu mengunci pintu kamarnya agar diriku tidak bisa masuk ke dalam sana.

Ini adalah kesempatan bagi ku.

Krek!

Aku membuka seluruh lemari dan laci yang ada di dalam kamar Ardiansyah. Tapi sayang aku tidak menemukan apapun.

Saat itu aku melihat sebuah brankas kecil di sudut lemari pakaiannya. Tempatnya begitu tersembunyi.

"Apa ini?" Ucap ku saat pertama kali melihatnya.

Sebuah kotak brankas kecil. Namun aku merasa ada sesuatu yang begitu penting yang dia sembunyikan di dalam kotak itu.

Sayang sekali! Aku tidak tahu sandi dari brankas itu.

VROOM!! VROOM!!

Suara mobil Ardiansyah terdengar dari luar. Ia telah kembali ke dalam rumah.

"Sial! Dia telah kembali."

Aku bergegas merapikan seluruh ruangan yang aku acak-acak. Sebelum Ardiansyah masuk ke dalam.

Tak ... Tak ... Tak ...

Suara langkah Ardiansyah terasa semakin dekat.

Diriku semakin panik. Apa yang akan Ardiansyah lakukan jika dia tahu aku masuk ke dalam kamarnya dan menggeledah kamarnya.

Sedikit lagi aku selesai ...

Tak ... Tak ... Tak ...

Aku rasa Ardiansyah sudah dekat—menuju kamarnya.

Sedikit lagi, aku hanya tinggal merapikan pakaiannya dan meletakkan kembali kotak brankas itu, kembali ke tempatnya.

Krek!

Semuanya sudah kembali seperti semula.

Saat aku ingin pergi dari kamar Ardiansyah.

Tak—

Langkah kaki terhenti.

Ceklek!

Ardiansyah sudah membuka pintu kamarnya.

"Nayra! Sedangkan apa kamu di dalam kamar ku?"

Ardiansyah menatap ku dengan tatapan tajam.

"A-aku ... Aku hanya ingin—"

Ardiansyah mendorong ku hingga kami berdua terjatuh ke tempat tidurnya.

SRET!

BRUGGG!

"Nayra! Jawab aku! Sebelum kamu menyesal!"

...══════ஜ▲ஜ══════...

...𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐁𝐔𝐍𝐆...

1
pojok_kulon
Ini mah pekerjaan wanita serakah itu..
한스 HANSEN: iya'! greget banget
total 1 replies
pojok_kulon
Ya Allah selamatkan Nayla dari wanita serakah itu
한스 HANSEN: Bantuin kak
total 1 replies
pojok_kulon
Kasian banget nayra..
pojok_kulon
Apa ya kira-kira yang Nayra dengar
pojok_kulon
Ardi bantulah Nayra keluarga dari rumahnya
pojok_kulon
Kasian sekali Nayra
한스 HANSEN
semangat 🙏
Sandrina
hebatnya sekali tanam langsung jadi 😄
Tina
apakah ardiansyah nnti akan berlayar dgn nayra? 🤭
Tina
kenapa diam aja nay,, libaskan saja lehernya, jangan lehermu 😒
한스 HANSEN: wow! ngeri
total 1 replies
Tina
emang maunya dia tuh
한스 HANSEN: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
oh pantes 😒
Tina
Wah, dia nulis dmna biar aku rujak thor 😂
한스 HANSEN: anu di sebelah kiri anu lah ytta🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
Dih.. dimanjain makin ga tau diri 😒
한스 HANSEN: seperti itu lah 😭
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Masukkan lah aku ke situ Hans, biar aku yg nampar😂
한스 HANSEN: boleh ²
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Tunjang aja dia
Drian
bagus 👍
Drian
keguguran loooo
Drian
ternyata di culik si Ardiansyah,,,
Drian
bener,,, kejam othorrnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!