NovelToon NovelToon
Baby Twins Milik Ceo

Baby Twins Milik Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Tujuh

“Adik kita lagi di taksir thu “bisik Ira membuat Tania kaget karena melamun memandang Tasya dan juga kaget mendengar ucapan Ira lalu memandang Ira.

Ira mengode pada Tania dan langsung Tania memperhatikan teman- teman Tasya. Memang benar Tasya di perhatikan oleh salah satu temannya tanpa Tasya sadari karena asyik bercerita dan mendengar cerita teman – temannya. Tania dan Ira hanya menggeleng kepala lalu mereka berdua saling memandang langsung tersenyum sedangkan Retno dan Ayu asyik bercerita mengenai Tasya di masa kecilnya walau kadang Ira juga mendengarnya tapi matanya selalu ke arah Tasya jika dia mendengar keluh kesah Tasya yang mengatakan orang tuanya tega membuangnya padahal dia tak tau kalau terpisah karena kecelakaan.

Faldly dan Sekar berjalan menuju Ayu dan lainnya untuk megajak pulang, pada saat Tasya memandang ke arah kedua orangtuanya dan lainnya yang sudah memanggilnya

“Sebentar ya “ Ucap Tasya

“Mau kemana Tasya ?” Tanya salah satu temannya

“Aku dipanggil kayaknya mau pulang .. aku duluan ya” Ucap Tasya

“Kabar–kabar ya di grup soalnya besok aku udah pindah pasti jarang ketemu“ucap Tasya dan dianggukin oleh teman – temannya dan mereka memang sepakat untuk berkabar di grup mereka yang mereka buat.

Tasya yang berjalan ke arah kedua orangtuanya bersama lainnya dipandang oleh Tania sedangkan Ira memandang dengan tersenyum menggoda, Tasya yang melihat itu menjadi heran dengan Kakak kandungnya yang senyumnya tidak biasa. Tasya tanpa disadari dia berdiri disamping Tania dan Sekar karena asyik memandang Ira.

“Sayang ...” Panggil Tania pelan dengan ingin memegang tangan Tasya tapi Tasya menghindar karena sadar Tania ingin memegang tangannya.

Tania melihat itu menjadi sedih dan ingin menangis karena melihat Tasya yang tak biasanya. Retno yang menyadari itu tapi tidak dengan yang lain begitu Ira karena sedang fokus pada Tasya.

Saat semua mau pulang ada yang memanggil Tasya dan Tasya memandang ke arah yang memanggilnya

“eeeehhhmmm”Ira pura -pura batuk membuat Tasya yang berjalan dengannya memandang heran dan ngerti jika Ira sedang menggodanya membuat Tasya mencubit Ira lalu memandang ke arah Tania yang memandangnya tanpa senyum sedikitpun lalu memandang kembali orang yang memanggilnya dan mendekatinya

“Ada apa kak?”tanya Tasya

“Maaf Sya... Selamat ya dan makasih selama ini membantu kakak.. Ini untuk kamu” ucap kakak tingkat Tasya yang selama ini Tasya membantu membuat skripsi bersama dengan teman-temannya dan memberikan bunga mawar dan amplop kecil di atas bunga yang diselipkan.

“Sama – sama kak dan Makasih bunganya..” ucap Tasya

“Nanti baca amplop itu di rumah?“ ucapnya menunjukkan pada amplop kecil tersebut

Tasya hanya memandang amplop tersebut lalu memandang ke arah amplop tersebut dan memandang Kakak tingkatnya lalu mengangguk kepala. Sedangkan Tasya yang mendekati kakak tingkatnya bersamaan dengan Tania yang pamit pulang duluan membuat semua kaget apalagi Ira

“Kamu mau kemana Nia? Pulang bersama aja “ Tanya Sekar

“Gak usah ma.. aku mau pulang duluan ada yang aku mau beli” Ucap Tania

“Saras...” Panggil Ira dengan mengode ke arah Tasya

“Gak mbak ... Aku memang ada yang ingin aku beli” Ucap Tania yang mengerti kode Ira

Mereka terpaksa membiarkan Tania pulang duluan

“Ya udah hati – hati kalau ada apa – apa telpon papa .. “ Ucap Faldly

“Iya pa ..” Ucap Tania

“Rania .. Rizky .. ayo salaman sama nenek dan kakek sama tante Ira” Ucap Tania

“Mereka ikut Nia?” Tanya Ratna yang memegang tangan Rania karena Rania selalu nempel pada Retno jika Retno datang

“Iya bu “ Ucap Tania

“Hati – hati “ Ucap Retno

Tania, Rizky dan Rania menyalim semua untuk pamit, Tasya yang berbalik kaget melihat Tania yang menyalim orang tua dan neneknya serta Ira lalu mendekat mereka.

“Aku dan anak – anak pamit duluan “ Ucap Tania tanpa mempedulikan Tasya yang sudah ada

Semua orang mengangguk kepala kecuali Tasya yang memandang Tania yang tak peduli padanya

“Biar orang suruhan papa yang antar ya” Ucap Faldly

“Gak usah pa biar aku naik taksi aja “ Ucap Tania

“Gak Nia .. biar ada yang membantu melihat Rizky dan Rania “ Ucap Sekar

Dan Tania mau tak mau mengikuti apa kata Sekar yang akan pulang dengan orang suruhan Faldly. Faldly lalu memanggil salah satu anak buahnya untuk mengantarkan Tania dan kedua anaknya.

“Assalamualaikum ” sapa Tania

“Waailakumsalam” jawab semuanya

Tania dan kedua anaknya pergi, Tasya yang melihat Tania pergi tanpa mempedulikan Tasya apalagi pamit merasa lain dihatinya dan memandang ke arah Tania yang tak berbalik memandangnya. Retno yang melihat Tasya yang memandang Tania hanya bisa menggeleng kepala

“Sya..” Panggil Retno

Tasya memandang Retno

“Ini yang Sya mau dari kakak ?” Tanya Retno

Tasya hanya menggeleng kepala sedangkan Ira memeluk pinggang Tasya

“Apa ibu mengajarkan anak – anak ibu marahan dan acuh satu sama lain?” Tanya Retno

Tasya hanya menggeleng kepala dengan rasa bersalah dan sedih sedangkan Faldly, Ayu dan Sekar tak bisa berkata apa – apa karena merasa kasihan pada Tasya dan diam dengan apa yang di katakan Retno

“Maaf bu..” Ucap Tasya

“Gak usah minta maaf sama ibu.. minta maaf sama kak Nia .. “ Ucap Retno

“Sampai kamu besar apa kak Nia pernah tak menuruti permintaan kamu Sya .. Semua kak Nia ikut permintaan kamu hanya permintaan satu saja yang kak Nia gak nurutin kemauan kamu .. kamu ngambek dan acuh padanya“ Ucap Retno

Tasya diam menyesali perbuatannya karena yang dikatakan Retno memang benar adanya.

“Kak Nia gak nuruti kemauan kamu pasti ada alasan tersendiri dan gak mau terbuka untuk kita .. Kak Nia jarang terbuka untuk kita Sya ... coba tanya sama kakak kamu .. nak Ira benar gak yang ibu katakan ?” Tanya Retno

“Iya Sya.. apa yang di katakan ibu Retno benar .. Kakak kamu Saras sangat tertutup kalau mbak gak maksa atau ancam barulah dia terbuka sama mbak”Ucap Ira dengan memandang Tasya

Tasya hanya diam dan menyesali tingkahnya pada Tania, Ayu mendekati Tasya dan Ira

“Ya udah nanti minta maaf sama kakak dan jangan di ulangi lagi” Ucap Ayu mengusap pipi Tasya

“Jangan sampai Saras pergi lagi “ Ucap Ira membuat Tasya takut dan memandang Ira

“Jangan nakutin aku kenapa mbak “ Ucap Tasya dengan manja pada Ira

“Sya jangan manja lagi udah besar juga malu di liatin “ Ucap Retno

“Iya apalagi nanti diliatin kekasih hati tuh” Goda Ira membuat Sekar dan Retno mengangguk sambil tersenyum

“Ihhh mbak dia cuman kakak tingkat aku” Ucap Tasya protes

“iya kakak tingkat tapi dikasih bunga lagi” Ucap Ira masih menggoda Tasya membuat Tasya memukul bahu Ira dengan cemberut membuat semua tertawa melihat Tasya

“udah kita pulang ... makannya di rumah aja biar papa yang urus makanannya “ Ucap Faldly

Dan mereka semua setuju apalagi hari siang pas untuk makan siang. Faldly pun meminta asisten pribadinya untuk memesan makanan di tempat biasa mereka pesan untuk semua termasuk bodiguardnya yang tak nampak bersamanya karena biasanya ia pergi bersama keluarganya sellau ada bodyguard yang berjaga – jaga dari kejauhan.

Sampai sore Tania dan kedua anaknya belum pulang, Sekar meminta semua makan tanpa menunggu Tania dan kedua anaknya dan Sekar menyiapkan makanan untuk Tania dan kedua anaknya jika mereka pulang bisa makan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!