NovelToon NovelToon
Kisah Asmara Mahesa

Kisah Asmara Mahesa

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:60.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Meri Handayani

Cerita ini menceritakan Tentang Perjalanan hidup Aqila Putri Mahesa.

Seorang gadis Remaja Yang ingin mencari kedua orang tua,akibat tragedi di malam itu,dia harus terpisah dari kedua orang tua,bahkan sebelum dia sempat melihat wajah Papa dan Mama nya,Aqila di rawat dan di besarkan oleh Omnya dia saat dirinya masih bayi,Tetapi semenjak kepergian Omnya,Aqila merasa putus asa kini hidupnya tak tau lagi arah tujuan,orang yang jadi panutan untuk mencari orangtua dan yang selalu melindungi dirinya kini telah pergi meninggalkan dia untuk selamanya.

Bagaimana kisah selanjutnya? jangan lupa ikuti terus cerita ini..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meri Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RUMAH SAKIT XXX

RS Kejiwaan.

45 Menit kemudian, Mereka memasuki kawasan pekarangan Rumah Sakit.

Vino memarkirkan Mobil di tempat parkiran yang telah di sediakan oleh pihak rumah sakit.

Aqila keluar dari dalam mobil terlebih dahulu, Sebelum Vino membukakan pintu mobil, Melihat Aqila Vino menganggkat asik sebelah.

Kenapa Aqila seperti buru-buru benar, Apa yang dia cari dan temui di RS Kejiwaan ini?

Aqila melangkahkan kaki masuk ke dalam lorong rumah sakit dengan penuh rasa Semangat dan Senang.

Tante bentar lagi kita bakalan bertemu, Eh lupa aku kan panggil dia mama. Berjalan sambil Tersenyum.

Mama kenapa ya? Jika Aqila tidak bertemu mama Aqila merasa ada yang kurang. Apa ini kah yang di namakan kurang kasih sayang dari seorang Ibu.

Tampa aku sadari Air mata menetes bigitu saja, membasahi pipi.

Vino yang berlari pelan mengejar Aqila, berusaha menyeimbagi langkahnya dengan Aqila.

Kenapa itu anak, tadi senang sekarang malah sedikit murung? Aneh. Guman Vino.

Aqila menyeka air matanya, karna melihat Vino sudah mendekatinya.

"Aqila?" Sapa Vino.

"Hmm," menyaut lalu menoleh kebelakang, ke arah sumber suara.

"Iya kenapa Vin?" Tanya ku.

"Kamu kenapa?" Tanya Vino ketika mendapat Aqila bertanya balik.

"Lah,"

"Memangnya Aku kenapa Vin?" Tanya Aku lagi sambil mengangkat bahu.

"Eh.. kok malah tanya balik sih." Jawab Vino

"Tidak jadi,"

Mereka berjalan masuk ke lorong-lorong ruangan yang sedikit menyeramkan.

"Ayo!" Ajak Vino.

"Kalau boleh tau kamu mau apa kesini?" Tanya Vino penasaran.

Ketika Vino melirik-lirik ruangan yang di tempati oleh orang-orang yang hilang kendali, Suster dan Dokter berusaha menenangkan mereka satu persatu.

Aku melihat Vino merasa ngeri melihat pasien yang histeris. Aku tertawa melihat tingkah laku Vino.

"Hilih,"

"Malah ketawa ini anak,"

"Kenapa tidak di jawab?" Tanya Vino lagi.

"Aku jawab apa Vin?" Tanya Aku balik, padahal aku tau apa yang di maksud Vino. Tapi aku pura-pura tidak tau.

"Lah kamu kok bikin kesal Aqila." Jawab Vino.

Seulas senyuman, "Kamu takut ya Vin?" Tanya Aku, ketika Vino mempercepat langkahnya mendahului Aku.

"Tidak!"

"Aku tidak takut." Protes Vino.

"Cuma sedikit ngeri saja Aqila,"

"Mereka menyiksa dirinya sendiri." Jawab Vino polos.

Aqila malah iseng ingin mengerjai Vino, ketika Vino bilang kalau dia ngeri melihat orang-orang menyaksikan dirinya sendiri.

"Semakin kita ke dalam semakin lebih parah lagi Lo Vin," ucap Aku serius.

"Hah!" Ucap Vino kaget.

"Kamu yakin?" Tanya Vino, Aku berusaha menahan tawa demi menakuti-nakuti dia.

"Iya Vin,"

"Kamu lihat aja itu ibu-ibu." Sambil menunjuk ke arah ibu yang ingin melukai dirinya dengan sendok garpu.

Dokter dan Suster berusaha untuk mengambil sendok itu dari tangan pasien.

Vino menahan Rasa Takut nya, Agar Aqila tidak mengetahui kalau dia sedang merasakan takut.

Bukan takut karna melihat mereka, tapi Vino takut jika pasien itu melukai dia dan Aqila.

"Iya aku sudah lihat kok," celetus Vino.

Aqila melakukan itu agar Vino mau kembali ke tempat parkir agar dia leluasa menemui Wanita itu, tapi dugaan Aqila salah.

Vino malah menjaga dia semakin ketak. Karna Vino takut salah satu dari mereka melukai Aqila.

"Qila?" Sapa Vino lagi, memegang pergelangan tangan Aqila.

"Iya Vin." Jawab Aqila.

"Kamu mau ngapain kesini sih?" Tanya Vino,

"Mau menemui kakak Nara ya?" Tebak Vino, Aku menggeleng.

"Lah,"

"Terus, mau ngapain?" Tanya Vino lagi.

Aqila merasa tidak bisa menjauh Vino dan Akhirnya dia berkata jujur.

"Aku mau menemui Tante yang aku tolong tempo lalu Vin," jawab ku, memasang wajah yang sedikit sedih. Karna takut kalau Vino marah.

Menemui Tante? Apa dia tidak takut ya, Aqila kamu benar-benar ya, kalau tau gini aku tadi bakalan cari alasan agar kita tidak bisa kesini.

"Ooh..." Ucap Vino singkat.

"Yaudah, ayo temui Tante itu," ajak Vino.

"Agar kita bisa pergi cepat dari tempat ini." Ucap Vino, Aku hanya mengangguk pelan.

Ketika mau masuk ke salah satu lorong gang RS Vino melihat Raka. Raka abis keluar dari dalam salah satu ruangan.

Tapi Aqila tidak melihat Raka, karena Aqila sedang berjongkok membenarkan tali sepatu yang lepas.

Raka!

Apa yang sedang dia lakukan di tempat ini?

Kini rasa penasaran Vino tertuju ke Raka, karna dia melihat Raka berjalan dengan tergesa-gesa.

1
Nasi Kaput
minta dukungannya dong.
Qirana
kepergian
bukan ke pergian 🙏🙏

semangat 👍👍👍
Qirana
Kalau boleh, usul ya, kata-katanya : pasrah, bukan pasra 🙏🙏
Qirana
Usul nih, sebaiknya kata-katanya : pasrah, bukan pasra 🙏🙏
Yenz_Azzahra
Wah udah diboomlike trnyta pindah akun. sia sia dong ya 😅
Rozh
😎
Dhina ♑
Kalian....masih sekolah, jangan macam-macam, pakai acara suap-suapan 🤔🤔
Raka, mau PDKT??

Thor, ingat setelah koma, spasi yaaaa
Dhina ♑
What 😱😱😘 satu sekolshan pada mengkhawatirkan Aqila 🤔🤔 waduh, alah mak pokoknya nih
im_ha
10 like untukmu ya Thor. feedback ceritaku Doaku berbeda dengan doamu
im_ha
10 like untukmu ya Thor. feedback ceritaku Doaku berbeda dengan doamu
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ 80'™
pasrah tapi tak rela itu kan sprti di.....😌
☣️✨️私 ジーチャン✨️
like
Dhina ♑
Eh kalian, sekolah aja dulu ya 😂😂 jangan pakai dekdekan
Thor, nulisnya:degdegan......begitu
yunia dwi puspitasari
kak ini kapan upnya udah gak sabaran nih
. ⁰⁰⁰ 아름다운 🦋 MEYI: terimakasih Kak sudah berkenan mampir🤗
total 1 replies
Dhina ♑
Tak Rela Tapi Pasrah
Ah ya....ceritanya cukup menarik, tapi biasa....maklum, layar sentuh bikin terpeleset. Bagus 👍👍👍
Ayo thor, direvisi 🤗🤗
V~A
jujur agak lebay ya aqilanya.. padahal.. bukan salah raka.. pertama.. yg nabrak aqila.. gak minta maaf pula.. yg kedua yg ngebentak vino.. knp marahnya ke raka... gak jelas kamu aqila
ᶜᶠkavella hera🌿🌿[🐧²⁴]
lanjut Thor
ᶜᶠkavella hera🌿🌿[🐧²⁴]
lnjut
ᶜᶠkavella hera🌿🌿[🐧²⁴]
mampir thor
۝ᴮ♥ꔷA͢͢͢ή𝓰eℓ ๖ۣ•҉ßêłïñÐå 🄷࿐
tetap semangat berkarya ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!