NovelToon NovelToon
Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan

Status: tamat
Genre:Romantis / Chicklit / Tamat
Popularitas:28.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: santy puji

Lanjutan dari novel Aku Janda Tapi perawan...!!!

Keperawanan atau Dara adalah konsep dan norma sosial, bukan kondisi medis. Oleh karena itu, makna keperawanan tentu berbeda-beda bagi setiap orang. Tidak ada definisi yang secara spesifik bisa menggambarkan apa itu keperawanan. Namun, secara umum seorang perawan adalah perempuan yang belum pernah berhubungan seksual dengan orang lain.

Di Indonesia ini keperawanan adalah hal tabu berbeda dengan di negara barat sana, Di Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai keperawanan, masyarakat berpendapat bahwa gadis baik-baik akan menjaga keperawanan nya dengan baik.

Percayalah...aku masih Perawan, mengisahkan seorang gadis cantik yang bernama Andara Sasmita yang biasa di Panggil Dara, gadis cantik korban perceraian kedua orang tua nya yang kerap bertengkar di depan nya.
Hingga Dara dan sahabatnya terjerat salah pergaulan, Dara biasa di kelilingi lingkungan buruk seperti hamil di luar nikah, narkoba, minuman keras dan sex bebas.

Namun pemuda bernama Raka mengubah hidupnya dengan perlahan.
Mereka jatuh cinta, namun cinta mereka di penuhi konflik yang menjadikan mereka tak kunjung bersatu, Apakah takdir akan berpihak pada keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Selesai makan malam Rengganis membawa Dara ke taman belakang bersama Raka, Rengganis begitu gemas dengan tingkah Raka dan Dara, sebelum semuanya terlambat, Rengganis ingin memastikan perasaan mereka berdua agar tidak ada yang salah faham di antara mereka.

"Ada Apa mbak" Tanya Raka yang begitu penasaran kenapa kakaknya membawa ke taman bersama Dara.

"Duduk sini" Rengganis mempersilahkan Dara dan Raka duduk.

"Kalian bisa menyembunyikan isi hati kalian di depan semua orang, tapi tidak di depanku" Ucap Rengganis sambil menatap Dara dan Raka bergantian.

"Maksud mbak Ganis apa?" Tanya Raka yang pura-pura tidak tahu.

"Raka, Dara kalian saling suka kan? jawab!!!"

Dara dan Raka sama-sama terdiam, mereka terdiam untuk beberapa menit.

"Raka, Dara, sebelum semuanya terlambat"

Raka dan Dara masih saja terdiam.

"Kalian ini"

"Tidak mbak, Dara dan Raka hanya berteman, Dara sama sekali bukan type Raka mbak, jadi Dara juga sadar diri" Ucap Dara berkaca-kaca sambil menatap Raka.

"Ra..."

"Dara juga sudah mempunyai pilihan Dara sendiri, jadi tidak perlu risaukan Dara mbak"

Rengganis masih ragu dengan jawaban Dara, namun Raka masih saja tetap diam, membuat Rengganis begitu geram.

"Kalau sudah tidak ada yang di bicarakan lagi, Dara pamit pulang Mbak"

Belum ada jawaban dari Rengganis dan Raka, Dara langsung berlari lewat halaman samping yang bisa tembus ke halaman depan.

Raka langsung mengejarnya.

"Ra..." Raka berusaha meraih tangan Dara, Namum selalu Dara tepis.

"Apa sih"

"Ra...kenapa kamu bicara seperti itu"

Dara menghentikan langkahnya " Terus gue harus apa, Lo laki-laki tapi tetap diem, terus gue harus bilang duluan kalau gue suka Lo, Ka...walaupun gue seperti ini tapi gue masih punya harga diri, gue ga mau bilang gue suka Lo, tapi ternyata lo ga suka gue, mau di taro di mana muka gue, gue ga mau kita canggung, gue mau kita seperti biasa"

Dara kembali berjalan keluar.

" Siapa bilang aku tidak menyukaimu"

Dara kembali menghentikan langkahnya, lalu berbalik melihat ke arah Raka " Lo sekarang bilang gini, kenapa tadi pas kakak Lo nanyain Lo diem aja, Lo takut, Lo laki-laki" Dara mengarahkan telunjuknya ke dada Raka.

"Sudahlah, semua sudah terjadi, lupakan saja perasaan masing-masing, gue ga mau kita canggung, anggap saja kejadian ini ga pernah ada" Sambung Dara.

Dara langsung berlari lalu masuk ke dalam mobilnya, sementara Raka masih terdiam di tempatnya, ia merasa bersalah dengan dirinya sendiri, tapi Raka juga mempunyai alasan tersendiri yang tidak bisa di ungkapkan di depan Dara.

Dara memegangi Dadanya, rasanya remuk redam. Dara meneteskan air mata " Ya Allah, apa gue tidak berhak bahagia, apa gue tidak berhak di cintai 😭😭😭"

Dara segera menyalakan mesin mobilnya lalu kembali ke rumahnya.

Raka kembali lagi ke tempat mbak Rengganis duduk, Mbak Rengganis melihat ke arah Raka dengan sorot mata yang begitu tajam.

"Bagaimana? menyesal sekarang"

"Bukan seperti itu mbak?"

"Lalu seperti apa, jelaskan Raka"

Raka menjelaskan pada Rengganis, ia merasa berhutang Budi pada Pakdenya, ia tidak ingin mengecewakan Pakdenya dengan menolak perjodohan yang telah di rencakan Pakdenya, apalagi Pakdenya selama ini begitu baik padanya. Raka tidak enak hati dengan pakdenya, Raka juga belum tahu betul apakah Dara menyukai nya atau hanya sekedar kagum saja karena dirinya sudah menolong Dara.

"Raka...pakde orang baik, beliau tidak butuh di balas jasanya, kamu saja yang terlalu ketakutan dan berfikir macam-macam" Ucap Rengganis.

"Ya sudah lah mbak, semuanya sudah terlambat, Dara juga sudah tidak mengharapkan Raka lagi"

"Banyak- banyak lah berdoa"

Rengganis langsung masuk ke dalam rumah, Rengganis memberi tahu keluarganya bahwa Dara sudah pulang karena terburu-buru melwati pintu samping. Dara hanya menitip salam untuk mereka semua.

Raka masuk ke dalam, Pak Rafi memberi tahu Raka jika besok malam akan mengadakan makan malam dengan orang tua serta gadis yang akan di jodohkan dengan Raka. Raka hanya mengangguk, tanda mengerti, lalu Raka berpamitan ke kamarnya.

Pak Rafi dan Bu Ratna asyik bermain dengan Ayyubi, sementara Rengganis segera ke kamar untuk menidurkan Asyifa.

Mas Birru mengikuti Rengganis kekamar, Mas Birru melihat wajah istrinya itu tidak sedang baik-baik saja. Sampai kamar Rengganis langsung menidurkan Asyifa di kasur sambil memberinya Asi.

"Kamu kenapa sayang?"

"Aku sebal dengan Raka"

"Memangnya Raka kenapa?"

"Raka itu, benar-benar tidak punya nyali sama sekali, kamu tahu mas, Dara dan Raka itu aku lihat mereka saling suka, tapi Raka malah memikirkan papah Rafi, aku tahu betul papah Rafi tidak akan memaksa, tapi Raka malah tetap tidak enak hati"

"Sayang...kamu percaya takdir jodoh kan?"

Rengganis mengangguk,

"Ingat kisah kita?"

Rengganis kembali mengangguk,

"Rengganis... Takdir jodoh sudah Allah tuliskan sebelum kita lahir, catatan jodoh yang tertulis di lauhmahfuz itu yang nanti akan jadi jodoh sebenar-benarnya, kadang kita melihat mereka yang lama menjalin hubungan tapi kandas, sedangkan yang baru kenal malah bisa sampai pelaminan, banyak yang sudah dekat lama tapi putus juga dengan alasan penghianatan lah, alasan tidak cocok lah, tidak di restui lah, segala macam alasan, jika kita mengimani takdir kita tidak perlu mencari banyak alasan atau mempersalahkan salah satu pihak, yang pasti semua itu pasti karena peran tangan Allah, Jika Raka nanti berjodoh dengan wanita lain, ya berarti memang itu sudah jodohnya, jika Raka memang jodoh Dara, Allah akan menggagalkan dengan caraNya, kamu tidak perlu memusingkannya lagi sayang" Albirruni membelai pelan kepala Rengganis.

[ Mas Birru kamu memang TOP BGT 😘😘]

[ Thor...ini kan kamu yang nulis naskahnya, aku cuma hafalin doang, ini isi hatimu ya Thor 😁😁]

[Sssttt...jangan bicara isi hati, sudah...sudah lanjutkan...😁😁]

Rengganis mencerna setiap kata yang Mas Birru ucapkan. Memang benar, jika kita mengimani takdir jodoh pasti semua akan sesuai kehendak Allah.

Terlihat Asyifa sudah tertidur lelap, Rengganis lalu bangun, ia duduk sambil bergelayut manja di dada Mas Birru.

" Mas...Raka adikku satu-satunya, Ibu sudah tidak ada, jadi akulah yang akan menjadi pengganti ibu baginya, aku takut Raka tidak bahagia"

Mas Birru mengusap kepala Rengganis " Iya Mas tahu, kita doakan saja yang terbaik untuk Raka, Raka sudah dewasa, dia berhak untuk menentukan pilihannya sendiri sayang, kita hanya bisa mendoakannya saja"

Rengganis menatap Mas Birru lalu mengecup bibir mas Birru.

Cup...

"Makasih sayang kamu selalu bisa menenangkanku"

Rengganis berdiri hendak keluar kamar, tapi tangannya di tarik Mas Birru hingga Rengganis terjatuh di pangkuan mas Birru.

"Lajutkan ayo yang lebih seru"

"Ih...Ayubi masih belum tidur"

"Ya sudah cepat, ambil Ayubi, dan suruh cepat tidur juga"

"Iya...iya sayang" Rengganis mencubit kedua pipi Mas Birru lalu turun dari pangkuannya, Rengganis segera berjalan turun kebawah.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

[ Jangan lupa like komen dan vote yah sayangku semua, hari ini up 2 episode saja, aku mau nyetrika, kalau minta up lagi sini tukeran, bantuin aku nyetrika nanti aku yang nulis 😁😁😁]

Salam sayang,

Santypuji

1
anisa febrianti
Luar biasa
Eda
thor,aku suka yg ini
galaxi
astaga...yangyang....😍😍😍
Nusa thotz
bagus..cm apa bener skripsi u syarat kelulusan jur.Arsitektur, perasaan istilahnya tugas akhir, n biasanya adalah desain bangunan, jd GK perlu banyak text book penunjang
Uti Enzo
Lumayan
Uti Enzo
bingung mau komen apa
Uti Enzo
raka ma dara aja thor
Uti Enzo
nyimak
Cut Dini
Kecewa
Cut Dini
Buruk
Cut Dini
bodoo bgt si Raka iisss sebel
Cut Dini
keguguran deh si Ros Ros biar bikin gempar dan batal tuh perjodohannya
Cut Dini
pergi mondok aja Ra,perbaiki diri. biar si Kunti Ros Ros itu dapat batu nya juga biar Raka sadar
Rinaldi Sain Gondrong
mantap
Ariyani Tokan
Kecewa
Ariyani Tokan
Buruk
bhunshin
aku yg kudet dong2024🤣
Dewi Sabriani
Luar biasa
Fitri Juhaeriah
suka bingit perjalanan kasih nya
Ning Gedeona
Badai pasti berlalu...Rencana Tuhan akan indah pada waktunya 🫰🫰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!