NovelToon NovelToon
Ibu Tunggal

Ibu Tunggal

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Keluarga / Romansa / Tamat
Popularitas:455.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Menjadi ibu tunggal bukanlah hal yang mudah bagi Aluna, karena terlalu percaya dengan bujuk rayuan sang kekasih Aluna menyerahkan mahkotanya pada Abizar lelaki yang baru 6 bulan menjalin hubungan dengannya. Akibat perbuatan itu Aluna positif hamil di usianya yang masih 17 tahun, Aluna meminta pertanggung jawaban dari kekasihnya Abizar tapi bukan kabar baik yang Aluna dapatkan, Abizar malah tidak mau bertanggung jawab dan berkata bahwa dia belum siap jadi seorang ayah. Aluna yang sedang bingung dan kalut memutuskan untuk kembali ke rumahnya tapi sayang saat masuk ke dalam rumah Aluna malah disambut oleh tamparan dari sang ayah. Ayahnya yang murka langsung mengusir Aluna saat itu juga tapi nasib sial masih setia mengikuti Aluna diusir dari rumah, selalu berpindah tempat tinggal karena ketahuan hamil diluar nikah, belum lagi cacian dan hinaan dari masyarakat sekitar yang mengetahui Aluna hamil sebelum menikah.
Bagaimana nasib Aluna selanjutnya?
Yang penasaran terus pantengin dan baca ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 - Sadar

Setelah Abizar pergi, tangis Aluna keluar dengan begitu derasnya di pelukan Wati, segala pikiran buruk merasuk ke dalam otaknya, segala kekhawatiran mulai bermunculan. Sebagai seorang ibu sudah tentu Aluna sangat mengkhawatirkan kondisi putri kecilnya saat ini

" Sudah Aluna jangan menangis lagi, dari pada kamu terus menangis lebih baik kamu terus berdoa untuk kesembuhan Kiara! "

" Mbak Wati benar seharusnya Aluna berdoa bukan malah menangis seperti ini. " batin Aluna yang membenarkan ucapan Wati

Aluna langsung menghapus air mata yang mengalir di pipinya lalu menengadahkan tangannya ke atas seraya berdoa

" Ya Allah tidak ada yang Aluna inginkan di dunia ini selain kesembuhan Kiara dan kebahagiaan Kiara, ya Allah Aluna memang bukan anak yang baik tapi izinkan Aluna untuk bisa menjadi Ibu yang baik untuk Kiara, sembuhkanlah putriku ya Allah dan angkatlah segala sakitnya dan kembalikan kesehatan dan keceriaan Kiara seperti sedia kala! Aamiin. " doa Aluna dalam hati sambil mengusapkan kedua tangannya ke wajah

Selesai berdoa pintu ruang ICU terbuka dan keluarlah seorang dokter dan dua orang suster yang tadi masuk ke dalam ICU dengan terburu buru

" Bagaimana keadaan anak saya dokter? " tanya Aluna yang langsung menghampiri sang dokter

" Alhamdulillah ini suatu mukjizat, semalam waktu saya visit kondisi Kiara belum ada perubahan sama sekali tapi hari ini suatu keajaiban Kiara sudah sadar dari komanya dan keadaannya pun sudah stabil, bahkan sebentar lagi Kiara sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan! " papar dokter yang membuat wajah sedih nan mendung milik Aluna langsung berubah menjadi wajah yang tersenyum ceria

" Alhamdulillah! " sahut Aluna dan Wati bersama, bahkan mereka sampai melakukan sujud syukur karena Kiara sudah sadar dari komanya

" Terimakasih banyak dokter terimakasih banyak! " ucap Aluna seraya mencium tangan sang dokter karena saking bahagianya

Dokter dan kedua suster itu juga ikut tersenyum merasakan kebahagiaan yang Aluna dan Wati rasakan saat ini

" Sama sama ibu, kalau begitu saya permisi dahulu! mari.! pamit sang dokter yang langsung pergi meninggalkan ruang ICU dan di ikuti oleh kedua orang suster tadi

setelah dokter tersebut pergi, tidak lama pintu ruang ICU terbuka dan keluarlah dua orang suster yang sedang mendorong ranjang milik Kiara dan terlihatlah Kiara yang sedang membuka kedua matanya sambil mengerjab ngerjab matanya seperti orang kebingungan

Aluna dan Wati langsung mengikuti kedua orang suster yang tadi mendorong ranjang milik Kiara menuju ke ruang perawatan VVIP

" Loh mbak kenapa Kiara di bawa ke ruang VVIP mbak, ini pasti biayanya sangat mahal sekali! " ucap Aluna yang sedang kebingungan

" Iya ya, kenapa di bawa kesini? uang yang kita miliki pasti tidak akan cukup membayar tagihannya Aluna! " sambung Wati yang juga ikut bingung

Sampai di dalam kamar kedua suster itu pun langsung menjalankan tugasnya, setelah semuanya selesai barulah kedua suster itu pamit untuk keluar

" Semua sudah selesai, kami permisi ibu! " pamit dua orang suster itu dengan sopan

" Maaf suster sebelumnya saya mau tanya? kenapa putri saya di pindahkan ke ruang VVIP,? dan berapa biaya perawatannya"

" Kalau masalah itu, anda bisa tanyakan langsung pada bagian administrasi ibu, kalau sudah tidak ada lagi yang di butuhkan kami permisi! " pamit suster yang segera keluar dari ruang perawatan Kiara

Setelah kedua suster itu pergi Aluna dan Wati berjalan perlahan mendekati ranjang Kiara

" Mama! " panggil Kiara pelan dan Aluna langsung mencium kedua pipi dan kening milik Kiara

" Iya sayang ini mama, apa yang sakit nak, bilang sama mama! " tanya Aluna dengan air mata yang lagi lagi langsung keluar tanpa permisi

" Kiara gak sakit kok ma, mama jangan menangis nanti Kiara jadi ikutan menangis juga! " sahut Kiara dengan suara lemahnya dan menghapus air mata yang menetes di kedua pipi mamanya

" Mama menangis karena bahagia nak, mama bahagia karena akhirnya Kiara sudah sadar! "

" Mama lucu ih Kiara kan cuma bangun bobo ma, kenapa mama sampai menangis begitu! " sahut Kiara dengan polosnya yang malah di sertai tertawa khas milik Kiara

Aluna dan Wati lantas ikut tertawa mendengar jawaban polosnya Kiara

" Oh iya ma papa mana? " tanya Kiara yang melihat ke sekeliling ruangan mencari papanya

" Papa? " beo Aluna dan Wati bersama

" Iya ma tadi waktu Kiara bobo, Kiara kan lagi main di taman bunga yang cantiiik sekali ma, banyak kupu kupu nya lagi, tapi saat Kiara udah betah di sana, Kiara denger suara papa yang manggilin Kiara, papa juga bilang maaf karena baru bisa datang sekarang, terus Kiara liat papa yang lagi lari ya udah deh Kiara ikutin papa aja tapi tiba tiba papa menghilang, terus pas Kiara buka mata Kiara udah ada di sini! " papar Kiara yang membuat Aluna dan Wati syok, diam mematung sampai tidak bisa berkata apa apa

" Terus sekarang papa mana ma? Kiara mau ketemu papa dan Kiara juga mau peluk papa! " ucap Kiara lagi yang membuat Aluna dan Wati seketika tersadar dari lamunannya

" eeee papa! " jawab Aluna terbata

" Papa mana ma? Kiara mau ketemu papa! " pinta Kiara yang sedikit memaksa

" Kiara sayang, Kita bobo yuk? biar Kiara bisa cepat sembuh dan bisa cepat ketemu papa. " ajakWati

" Tapi Kiara tidak sakit bude! " tolak Kiara

" Iya bude tau tapi Kiara masih lemas kan? " tanya Wati lagi dan Kiara pun langsung mengangguk

" Maka dari itu Kiara bobo biar gak lemas lagi! "

" Tapi abis bobo Kiara bisa ketemu papa kan bude! " sahut Kiara lagi dengan antusiasnya, sedangkan Wati dan Aluna hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan Kiara barusan

Karena kondisinya yang masih lemas, Kiara langsung menutup matanya lalu terbang ke alam mimpinya, setelah memastikan Kiara sudah tertidur pulas, Aluna mengajak Wati untuk berbicara di luar ruang rawat Kiara

" Mbak apa yang Kiara maksud papa itu Abizar ya mbak? "

" Bisa jadi Aluna karena kan yang terakhir datang melihat Kiara itu dia! " sahut Wati

" Jadi Aluna harus bagaimana mbak? "

" Iya mau tidak mau kamu harus meminta tolong dan berbicara sama Abizar Aluna, kamu tidak mau kan mengecewakan Kiara yang baru saja terbangun dari komanya! " sahut Wati lagi dan Aluna pun langsung menggelengkan kepalanya

" Tapi mbak? " sambung Aluna yang merasa keberatan

" Lakukan ini semua demi Kiara Aluna, mbak tau ini sangat berat untuk kamu tapi cobalah lakukan itu untuk membahagiakan Kiara! "

" Iya mbak besok Aluna akan bicara sama Abizar saat bertemu di kantor! "

Walaupun itu semua sangat berat rasanya untuk Aluna tapi Aluna mencoba untuk mengalah demi kebahagiaan putrinya

" Oh iya mbak Aluna titip Kiara ya? karena Aluna mau ke bagian administrasi dulu untuk bertanya berapa biaya perawatan Kiara! "

" Iya Aluna kamu pergilah Kiara aman bersama mbak! "

Aluna langsung pergi menuju ke bagian administrasi, sampai di sana Aluna langsung bertanya pada petugas Administrasi tersebut

" Selamat malam ibu ada yang bisa saya bantu? "

" Selamat malam mbak, saya mau tanya berapa biaya perawatan atas nama Kiara Luvita? "

" Sebentar ya ibu saya cek dulu! "

" Tagihan atas nama Kiara sudah di bayar lunas ibu! " papar sang petugas

" Di bayar lunas? siapa yang bayar mbak? " tanya Aluna penasaran

" Namanya Abizar Nugraha ibu! " papar penjaga administrasi yang membuat Aluna terkejut

" Abizar Nugraha, mbak tidak salah? " tanya Aluna memastikan sekali lagi

" Tidak ibu dari identitasnya tertulis jelas namanya Abizar Nugraha! "

" Terimakasih atas informasinya mbak! " sambung Aluna lagi yang segera pergi meninggalkan bagian administrasi

1
Ayu
Akhir nya tamat sdh. berakhir dgn kebhgiaan. mksh thor crita nya bagus. smgt dan sukses sl
Ayu
,Wati ketemu Bara.. deg2 an aku. psti mereka terkejut dan bhgia jg
Ayu
Bu Sarah sdh terlanjur malu dgn kluarga Abizar. payah km Mona. nasib mu sm dgn Aluna yg di usir orang tua nya
Ayu
Kenapa gk cr bukti di Hotel Mona nginap. kan bs lht CCTV nya
Ayu
Gk jdi pkai W O bu Sarah dong ya. kan mereka sdh cemarkan nm baik Abizar sekeluarga. jdi dadakan cr W O baru tentu nya ya thor. dan persahabatan bu Widya sm bu Sarah putus jdi nya gr2 ulah Mona
Ayu
Kpn Wati ketemu sm Bara nih thor
Ayu
Thor.. bu Widya kok jdi bu Anggun. ngantuk ya thor
Ayu
Thor.. dulu kan Abi hbs pisah sm Aluna trs sm Mona. skrg Mona nya di mn
Ayu
Cpt bgt Aluna memaafkan Abizar ya. tapi gkpp. semua kan demi Kiara. smg aja orang tua Abi dot menerima mereka
Ayu
Thor..yg di syg kan.. knp ibu angkat Aluna di buat meninggal. psti nanti Kiara tanya kakek nenek nya din. dan kbr Anisa sm suami nya gimana thor
Ayu
Semoga Kiara cpt sembuh nanti klau ketemu pp nya ya
Ayu
,Baizan kok mirip crita nya sm Wati. tapi nm pacar Wati bkn Baizan kan thor. Akhir nya Abizar ketemu Aluna nanti di kantor
Ayu
Di tinggal ke Jakarta. trs usaha warung nya gimana tuh
Ayu
Yg ada nanti gk sengaja Kiara ketemu pp nya. bs jdi mereka bersatu lg dgn penyesalan Abizar
kalea rizuky
gini doank endingnya setelah menderita diterima dengan gampang
kalea rizuky
laki pengecut pecundang awas aja ampe balikan lo lun jangan mauu
Sri Supeni
aq suka krn logika ada
Rismawati Damhoeri
gampang sekali ya memberi maaf..setelah 4 th lebih menderita sendiri..
Kasmawati S. Smaroni
sumpah ini aluna kesannya wanita jablai
Kasmawati S. Smaroni
di mana2 wanita yg dalam novel sebagian besar miskin,di hamili di buang lalu di buat bucin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!