NovelToon NovelToon
Record Of Third Life

Record Of Third Life

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Supernatural / Barat
Popularitas:26.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hermit of Imagination

Apa tujuan dari kehidupan?
Kekayaan?
Kekuasaan?
Kejayaan?
Tidak, tujuan dari kehidupan hanyalah kesenangan.
Ketika mereka mendapatkan kekayaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kekuasaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kejayaan, mereka senang.
Tujuan hidup sesimpel itu, pada akhirnya ketika mereka meraih tujuan, mereka akan senang.

Dan aku bereinkarnasi kedua kalinya untuk kesenangan.
Menggunakan segudang harta kekayaan dan pengetahuan, aku akan mencari kesenangan di kehidupanku yang ketiga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hermit of Imagination, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

027. Alice

Gimana? Gimana? Gimana ini?

Haruskah aku mengatakan bahwa itu hanya salah paham.

Ataukah aku harus menjelaskan kenapa aku seperti itu.

Mungkin pura-pura nggak kenal dan nggak pernah ketemu.

Tidak, yang baik itu adalah…

"Apakah nona ingin topeng ini." Aku menunjuk topeng itu seolah tidak memperdulikan perkataannya. "Silahkan diambil, Saya ada urusan dulu."

Pergi. Cepet pergi dari sini adalah yang terbaik. Dengan ini, dia tidak akan membahas masalah itu untuk mempermalukan aku, dan aku dengan cepat keluar dari masalah ini.

"Tunggu!"

Kelihatannya tidak semudah itu. Ketika aku berbalik dan berniat pergi, tangan wanita itu meraih pundak ku.

"Maaf, saya terburu-buru." Tentu saja aku tidak ingin menurutinya.

"Jangan cepat-cepat, ayo kita berbicara sebentar. Kamu juga boleh ambil topengnya."

Ohh, ya ampun. Bahkan jika aku tidak mau masuk kedalam kehidupan orang lain, orang lain yang masuk kedalam kehidupanku. Ironis.

"Maaf, saya sangat lelah hati ini. Saya mau pergi mencari hotel dan tidur. Bisakah bicaranya lain kali saja."

"Kalau begitu kenapa tidak menginap bersamaku saja, sekalian kita juga bisa berbicara."

"Eh?" Apa, sih, yang wanita ini katakan. Meskipun penampilanku terlihat seperti perempuan. Dia jelas-jelas pernah melihatku telanjang bulat, jadi seharusnya dia tahu aslinya aku. "Itu kurang sopan."

"Tidak, apa-apa. Kitakan sama-sama perempuan." Dia menekankan kata-kata 'sama-sama perempuan'.

Mengancam aku. Sialan, jika aku tolak lebih dari ini dia pasti akan membocorkannya.

"Oke." tanpa daya aku menjawab.

Sebelum aku keluar dari toko mengikuti wanita itu, aku membeli dulu topeng kucing putih.

Aku mengikuti dia dari belakang.

Mengamati wanita ini aku mengetahui bahwa dia bukan hanya dari keluarga kuno, dia juga genius.

Ferdinand diperingkat empat itu sekarang berusia dua puluh enam tahun. Sedangkan Vienna berusia dua puluh dua tahun. Itu adalah usia dan peringkat rata-rata bagi seorang yang memiliki bakat.

Tapi ini wanita berusia sekitar dua puluh tahun sudah peringkat empat. Jelas bahwa dia merupakan jenius yang memiliki bakat roh yang luar biasa.

Bukan itu saja yang membuatku terkejut. Dia memiliki tubuh peringkat ekstrim. Itu jelas bukan dari hasil usaha melakukan penempaan tubuh, tapi dia memang lahir dengan tubuh seperti itu.

Entah itu tumbuh atau roh, keduanya sama-sama diberkati. benar-benar kecurangan nyata.

Ini membuatku iri. Bahkan jika aku pernah melakukan penempaan tubuh hingga peringkat abadi, aku terlahir dengan tubuh spesial.

Tubuh itu tidak seperti roh. Bakat roh itu bervariasi, tapi semua orang dilahirkan dengan peringkat yang sama. Tapi tidak dengan tubuh, Beberapa orang yang beruntung dilahirkan dengan tubuh peringkat tinggi, seperti wanita di depanku ini.

Meskipun aku sekarang memiliki tubuh chaotic imitation dan roh dewa relik, tapi itu semua adalah hasil dari kerja kerasku, bukan keberuntungan.

Hahh. Dari awal aku sebenarnya tidak memiliki bakat seperti itu. Jika dibandingkan dengan para jenius, akulah yang memiliki bakat terendah.

Tapi, meskipun begitu. Aku tetaplah yang terbaik dari semua jenius. Faktanya, para jenius yang memiliki bakat lebih tinggi daripada aku, banyak dari mereka yang aku bunuh.

Meskipun aku di kehidupan yang sebelumnya aku dilahirkan dengan hanya tubuh peringkat spesial, dan juga roh yang lebih kecil dari kebanyakan manusia. Aku memiliki persepsi yang luar biasa mengerikan hingga menguasai keseluruhan lima aliran sihir.

Akhirnya aku tiba di hotel, dan sudah masuk lift yang sepi.

"Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku?" Aku memulai pembicaraan.

"Nanti kita bicarakan di kamar."

Lift terhenti, dan pintu terbuka. Aku dan wanita ini keluar sebelum ke kamarnya.

Ketika aku masuk ke kamar hotelnya, aku menyadari bahwa ini adalah kamar yang sangat mewah dan elegan, jelas sangat mahal. Ini memberiku informasi bahwa ini wanita tidak hanya dilahirkan dengan segudang bakat, tapi juga dengan privilege.

"kamu boleh menggunakan kasur itu, atau lakukan apa yang kamu mau. Aku mau mandi dulu." Mengatakan itu, dia pergi ke kamar mandi.

Aku tidak ke kasur, sebagai gantinya aku duduk sofa dan mengambil buah terdekat sebelum memakannya.

"Enak bener hidupnya." Aku berkata dengan nada iri.

"Tidak, kenapa juga aku harus iri."

Bagaimanapun juga aku adalah mantan orang terkaya dan transenden.

Tapi tetap saja, aku tidak pernah dilahirkan dengan privilege ataupun bakat. Meskipun aku pernah menjalani tiga kehidupan, aku tidak pernah dilahirkan dengan privilege. Semua yang aku dapatkan adalah hasil dari upaya yang aku lakukan.

Aku rebahkan di sofa menuggu sambil makan buah-buahan. biasanya wanita itu lama.

Dan benar saja tiga puluh menit kemudian

"Maaf menunggu."

Akhirnya dia keluar.

Dengan rambut yang masih basah dan tubuh yang hanya ditutupi handuk.

"Apa yang kau inginkan?"

"Tunggu sebentar."

Sedari tadi aku berinteraksi, aku menyadari suara wanita ini sangat halus dan datar, tidak ada kedinginan dan kesombongan seperti penampilannya. Dari informasi ini aku tahu bahwa ini wanita dididik dengan baik.

Sebenarnya siapa orang tuanya.

"Siapa orang tuamu?" Aku menengok bertanya.

"Rahasia." Dia menjawab sebelum membuka handuknya dengan membelakangi ku saja.

Dari sini aku bisa melihat bagian belakang sosoknya yang seksi sempurna.

"Oy, apa kau sudah lupa jenis kelaminku." Aku memperingatkannya.

"Aku pandai melihat orang, kamu tidak akan melakukan itu."

Itu memang benar, sih. Lagipula tidak ada reaksi dari bawah. Aku bahkan membuka dan melihatnya.

"Apa kamu menilai wanita dari benda itu?" Suara wanita itu menarik perhatianku dan aku sadari bahwa dia melihatku.

"Bagaimanapun juga, menghasilkan keturunan adalah alasan mendasar kenapa orang mencari pasangan." Aku menjawab dengan santai.

Sedikit wanita yang bisa membuat benda milikku mengeras. Salah satunya ratu Phoenix.

"Apa gunanya berpasangan dengan wanita jika wanita itu tidak mampu membuatku ereksi."

Sedari dulu, sangat sedikit wanita yang bisa memicu nafsuku. Dan inilah yang membuatku perjaka meskipun aku sudah memiliki pengalaman lebih dari seratus lima puluh tahun.

Bukan karena aku terlalu fokus untuk mengejar kekayaan, juga bukan karena aku terfokus untuk sihir. Itu disebabkan oleh banyaknya wanita yang membuatku tidak bisa memicu nafsuku. Sampai pada tingkat aku berfikir bahwa aku adalah homoseksual.

Tapi ketika aku menonton film porno gay, aku hanya berakhir muntah.

Ini membuatku sedih, dan juga salah satu alasan kenapa aku bereinkarnasi.

Untuk mencari jodoh.

"Hahh."

"Kamu ingin makan apa?" Dia bertanya sambil mengangkat telepon hotel.

Sekarang dia selesai berpakaian, menggunakan piama yang juga berwarna hitam. Wanita ini benar-benar suka warna hitam, seperti aku.

"Sate seratus tusuk." Aku menjawab sebelum bertanya. "Apa yang kau inginkan?"

Selesai memesan, wanita itu datang ke sofa diseberang aku sebelum duduk.

"Kenapa tidak berkenalan dulu. Aku Alice."

"Lucy. Hanya Lucy, dan aku laki-laki." Mulai sekarang aku akan memperjelas jenis kelaminku saat berkenalan. Agar tidak ada kesalahpahaman yang mengakibatkan, seperti KTP yang ditulis perempuan, saat aku berkenalan dengan Stella.

"Tidak perlu diperjelas."

"Tujuan, cepat katakan tujuanmu." Aku berkata tidak sabar.

"Aku ingin kamu membantuku memasuki sebuah aliran sihir."

1
Chou12999
Thor mohon untuk ucapan pakai pihak ketiga jangan pihak pertama kata Aku dan ku
pakai nama aja Thor
saudaraku mohon ini yg sering baca novel saya gk enak baca pakai pihak pertama
Little Dreamers: Terimakasih atas sarannya, akan saya pertimbangkan
total 1 replies
devourer of the universe
pusing bacanya
devourer of the universe
ku kira Alice yang minta tolong tadi
devourer of the universe
apa lagi saat gelap
devourer of the universe
kalau malam malam gak akan nampak dia sama orang tu
devourer of the universe
Hahahahhaahhaha
devourer of the universe
kayak denger pelajaran MTK aja penjelasannya
Ela Febry
Semangat up, kak.
Salam Permata Elemen.
Little Dreamers
Tolong abaikan saja episode ini
Nurul
Saran aja, kalau mau memberi detail pakaian jangan terlalu terperinci, karna itu pakaian walupun juga berfungsi sebagai armor
Little Dreamers: terima kasih atas sarannya
total 1 replies
Nurul
Seharusnya "Hobi, tunggu dulu. Memangnya kau punya bukti untuk menangkapku"
Nurul: Salah ketik seharusnya "Hoi....."
total 1 replies
Nurul
Nice Penjelasanya walupun panjang bet👍
Nurul
Ketika bukan ketiga, OK!
Nurul
di jalanan
Nurul
Lima nya malah ketawa🤣🤣🤣

🔥SEMANGAT TERUS THOR NGETIKNYA👏👏👏🔥
Nurul
Antara 'beberapa' dan 'seberapa' pilih satu kata saja agar pembaca tidak bingung.OK!
Nurul: Iya kak, ditunggu update selanjutnya dan semangat terus dan selalu sehat
total 2 replies
Nurul
Semuanya serba 'Dengan segudang harta...' terus
Nurul
Anda masih waras kan? kan?
Nurul
sebelum meminumnya?
'setelah meminumnya' yang bener thor
Khalidi Huri
semangat thor,gw baru baca bagus kok ceritanya
Little Dreamers: makasih, tolong dukungannya ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!