NovelToon NovelToon
Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:760.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nurma Azalia Miftahpoenya

Perjuangan seorang Gadis bernama Aracelia Daneen Gunawan untuk meluluhkan hati seorang karyawan biasa di kantor ayahnya.
Ali Danish Mahendra adalah seorang pria yang terpaksa menikahi Putri Tunggal sang Bos di kantor dia bekerja.

seperti Apakah perjuangan Ara untuk Ali.

Simak kisahnya disini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Azalia Miftahpoenya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Numpang Sholat

"Maksud kamu kak Rei?" tanya Ara seraya mengerutkan dahinya.

"Siapa lagi memangnya?" Ali justru melempar pertanyaan kembali.

"Memangnya, kenapa, kalau aku bertemu dengan Kak Rei? Kak Reiner 'kan, Kakakku Danish," jawab Ara polos, dia belum paham dengan situasi hati Ali yang mulai cemburu akan kedekatannya dengan Reiner.

"Kamu menyayangi dia, 'kan?" tanya Ali ambigu, dia masih gengsi mengakui perasaannya.

"Jelas saja, Kak Reiner kan yang menjagaku sejak kecil. Dia lebih menyayangi aku, di bandingkan dengan dirinya sendiri,"

"Ya sudah, kita kesana. Tapi jangan lama-lama, hari sudah hampir sore!" ucap Ali mengingatkan.

"Iya, Danish," jawab Ara singkat.

"Dia sama sekali tidak peka, Huh!" batin Ali kesal.

Ali melajukan mobilnya menuju mantion Papi Adit, walaupun tidak suka jika Ara dekat dengan Reiner. Tetapi Ali tidak boleh egois dan membatasi komunikasi Ara dengan keluarganya.

Setelah menempuh perjalanan satu jam, mereka sampai di mantion keluarga Aditia.

Masuk ke dalam gerbang berwarna gold, mobil berhenti di area parkir di mantion itu.

Ara keluar di susul Ali, mereka berjalan beriringan menuju pintu yang terbuka lebar. Beberapa pengawal mendekat dan menyapa sang Nona Muda.

"Nona Ara, apa kabar?" sapa beberapa pengawal di mantion Aditia.

"Baik, pak, Papi dan Mami di rumah 'kan?" Ara menanyakan keberadaan kedua orang tua angkatnya.

"Ada, Nona. Tuan dan Nyonya Besar, ada di dalam," jelas kepala keamanan di mantion besar itu.

"Baiklah, terima kasih,"

"Sama-sama, Nona," jawab mereka serempak.

Ara melanjutkan langkahnya, di ikuti Ali di belakang. Ali memandang takjub pada mantion besar keluarga Aditia, ruang tamu yang bergaya american classic yang di dominasi warna putih dan krem. Jangan lupakan, segala yang ada di dalamnya adalah furniture dengan material premium. Banyak Guci besar dan perintilan hiasan dengan kualitas premium.

Melihat Nona Mudanya datang, seorang maid mendekat.

"Nona Ara baru datang?" tanya seorang maid di mantion besar itu.

"Iya Bi, Ara baru sempat datang," jawab Ara dengan senyum manisnya.

Maid itu mengangguk tanda mengerti. "Semoga langgeng pernikahannya ya Non," Maid itu mengucapkan doa untuk pernikahan Nona mudanya.

"Terima kasih, Bi, Ara ke atas dulu ya," pamit Ara dengan lembut.

Ali masih mengedarkan pandangannya. sedangkan Ara, dia sudah hampir naik tangga untuk menuju lantai 2. Sebenarnya di mantion itu juga terdapat lift, hanya saja, Ara memang lebih sering menggunakan tangga di sana.

Sadar Ali tidak mengikuti langkahnya, Ara menoleh ke arah belakang. Ali masih saja mengedarkan pandangannya. Hingga Ara memanggil beberapa kali, Ali sama sekali tidak merespon. Dengan terpaksa, Ara melangkah ke arah Ali berdiri. Dia menyentuh bahu Ali untuk menyadarkan pria tersebut.

"Danish, kenapa tidak ikut ke atas?" tanya Ara dengan lembut.

Ali mengerjap, sadar dari lamunannya, dan segera bertanya apa yang Ara katakan barusan.

"Kenapa, Moon?" tanya Ali dengan canggung.

"Kamu kenapa, malah diam disini? Papi dan Mami pasti di atas. Ayo kita ke atas," ajak Ara pada sang suami.

"Oh, iya," Ali menggandeng tangan Ara menuju tangga. Ara hanya ikut melangkah bersama Ali, hingga sampai di lantai dua. Ara segera memanggil sang Mami.

"Mi, Mami, Ara datang. Mami dimana?" Ara berteriak, hingga mengagetkan Mami Jane yang sedang asik bersama beberapa peliharaannya.

"Seperti suara Ara," Mami Jane beranjak, melangkah keluar dari ruangan yang dia khususkan untuk beberapa kucing kesayangannya.

"Mam ...." Ara masih berteriak memanggil sang Mami. Tetapi berhanti ketika melihat Papi yang datang dari tangga lantai atas.

"Ara, kamu datang, Sayang?" Papi Adit berlari mendekat pada Ara. Sejak dulu, Ara memang menjadi putri kesayangan mereka. Bahkan mereka lebih sayang pada Ara dari pada Reiner. Papi Adit memeluk Ara dengan sayang, lalu mendaratkan kecupan di kening Ara.

"Ara baru sampai, Pi, Mami mana?" tanya Ara setelah Papi Adit melepaskan pelukannya.

"Mami, ada...."

"Disini, Sayang. Ya ampun, Ara. Mami rindu sekali," Teriak Mami Jane bahkan sebelum Papi Adit menyelesaikan ucapannya.

Mami Jane mendekat, dan memeluk putri kesayangannya. Walaupun kemarin mereka sudah bertemu, tetapi tidak bisa melepas rasa rindu mereka terhadap putri kecil yang sekarang sudah dewasa. Karena biasanya, Ara akan menginap di Mantion, bersama mereka jika saat berulang tahun.

Papi Adit juga menarik Ali ke dalam pelukannya. Beliau sudah menganggap Ali juga putranya saat sudah resmi menikahi putrinya.

"Terima kasih, Ali, Kamu sudah mau menjaga Ara dengan baik. Papi titip putri Papi sama kamu ya?" pinta Papi Adit kepada Ali.

"Ya ampun, Pi, kan masih ada Reiner dan ...."

Ara segera menarik Mami Jane menjauh, takut jika rahasia miliknya terbongkar jika Mami masih di zona Rem Blong. Ara sudah paham sekali, Mami pasti mau membahas tentang Deadly Scorpion. Ara tidak mau jika Ali mengerti tentang kelompoknya.

"Kenapa menarik Mami, Sayang?" tanya Mami heran.

"Mam, jangan bahas tentang Deadly Scorpion pada Danish. Mami tidak ingat pesan Asila?" jelas Ara pada sang Mami.

"Oh, Mami lupa, kalau suami Ara adalah calon Asila dulu. Maaf, Sayang," Mami Jane merasa bersalah pada putrinya.

"Tidak apa-apa, Mi, yang penting. Mami jangan bocorkan hal ini, pada Danish," pinta Ara dengan lembut.

Mami Jane memeluk Ara dengan erat, dia tahu, apa yang Ara lakukan adalah demi menebus rasa bersalahnya pada sahabatnya, Asila.

"Mami janji, Mami tidak akan membocorkan apapun, Sayang. Kamu pasti kuat," Mami Jane mengelus rambut Ara dengan sayang.

"Ara akan berjuang Mi, demi Asila, apapun akan Ara lakukan. Ara juga harus menyembuhkan trauma yang di derita Danish, akibat kejadian malam itu," Ara semakin mengeratkan dekapannya pada sang Mami.

"Kamu, jangan pernah merasa bersalah, Sayang. Semua sudah takdir," Mami Jane menasehati Ara pelan.

Setelah membahas masalah itu, Mami Jane dan Ara segera bergabung dengan Ali di sofa santai. Ara mendudukkan dirinya di samping Ali. Sedangkan Mami Jane di samping Papi Adit.

"Ara, menginap disini, 'kan?" tanya Papi Adit dengan pandangan memohon.

"Ara tidak bisa, Pi, Danish bilang. Mulai sekarang, Ara harus belajar agama. Mungkin akan lebih nyaman jika ada di rumah," jelas Ara.

"Oh, ya sudah, tapi harus sering main kesini ya?" pinta Mami Jane pada putrinya.

"In Sya Allah, Mi, Ali usahakan. Ngomong-ngomong, ini sudah masuk waktu Ashar. Apa ada tempat solat?" tanya Ali pada kedua pemilik mantion.

"Em, kami bukan muslim Ali, Tetapi ruang solat Ada. Karena maid dan penjaga di sini, banyak juga yang beragama Muslim," jelas Papi Adit.

"Oh, maaf Pi, Ali tidak tahu. Boleh Ali menumpang sholat sebentar?" Ali meminta ijin pada Papi dan Mami.

BERSAMBUNG...

Thanks For Reading...

_Nurmahalicious_

1
Nunung Chaniago
Luar biasa
aira aira
,seru
Ratu Kalinyamat
aneh emg ara ya, ad yg suka tpi d tolak.mlh milih org biasa yg jelas" ga cinta
Anonim
Bukannya wkt nikah mad kawinnya sepetangkat alat solat ya. Kan ada mukenanya
Memyr 67
𝗺𝗮𝗺𝗽𝗶𝗿. 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗽𝗲𝗻𝗮𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻, 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗮𝗽𝗮 𝗰𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮 𝗰𝗹𝗮𝗿𝗶𝘀𝘀𝗮, 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗮𝗹𝗶 𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝘀𝗮𝗱𝗮𝗿, 𝗰𝘂𝗺𝗮 𝗱𝗶𝗽𝗲𝗿𝗯𝘂𝗱𝗮𝗸 𝗰𝗹𝗮𝗿𝗶𝘀𝘀𝗮 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮.
Deedu Herman
aku belum ngerti alur ceritanya
Filau Cokelat
ceweknya matre
Endang Werdiningsih
aldev knapa berunah,,tadi'a rela menjaga ara dr jauh asal ara bahagia,,
dev,,,jgn makin membuat ara membencimu, karena cinta tdk bisa dipaksakan
Endang Werdiningsih
jebak menjebak fitnah menfitnah...
ara jgn lsg percaya dgn apa yg diterima...
seorang ketua mafia kan hrs bertindak dgn bnyk pertimbangan..
cari tahu kebenaran'a baru ambil tindakan
fia macks
jiminnaaa 💜💜💜 borahae 😘
Kaka El
Author bukan gays,tapi guys
Bukan mantion tapi mansion.
Nurma Azalia Miftahpoenya: Terima kasih sudah di ingatkan, Kak. Novel pertama masih butuh belajar banyak.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Jadeehhh nih org keras kepala sekali,Kamu tuh lagi Hamil Ara,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Whaatt kok Rei mau kalo emang dia tau itu hukan Imel!!!😡😡
Qaisaa Nazarudin
Mommy Cia bisa melawan penjahat,tp dady nya tidak,,, Sama kayak Ara dan Ali deh keknya😂
Qaisaa Nazarudin
Ini lasti Reiner kan,,,
Qaisaa Nazarudin
Harusnya di ambil Video jadi kan ancaman utk Clarissa setelah ini,,biar gak ngelunjak dia..
Qaisaa Nazarudin
Keputusan yg susah kan Ra,,antara ayah dan suami,,Itulah yg Aldev rasa kan dulu kalo kamu mau tau,,🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Hah itu baru liat Ara mengendarai mobil,,Apa reaksi kamu saat tau siapa Ara sebenarnya,,Kamu pasti akan shock Ali🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh Aldev udah deh,ngapain kamu mau menyakiti diri sendiri segitu nya,,Ikhlasin Ara Dev,Masih banyak cewek di luar sana yg lebih baik dan cantik setara dgn Ara,ayo dong Dev,cinta kamu sudah berubah jadi obsesi tuh,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Kok lain lain sih??yg bener siapa?? Sila mau Ali bersama Clarissa atau atau Ara sih?? Semakin membingungkan🤔🤔🤔
Nurma Azalia Miftahpoenya: Clarissa itu licik, Kak. Dia bisa memutar balikkan fakta
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!