NovelToon NovelToon
Cinta Istri Simpanan

Cinta Istri Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Poligami / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Indah R Y

Banyak Adegan 21+
Yang Masih dibawah umur harap bijak dalam memilih bacaan.

"Mas Aku Hamil" Begitu kata seorang wanita cantik yang usia nya baru menginjak 20 tahun.

"Kamu gak bohong kan ?" tanya Seorang pria yang bekerja sebagai dokter kandungan.

Wanita yang bernama lengkap Alsafa Margareth itu mengangguk.

Dan mulai hari itu dirinya resmi menjadi istri simpanan dari seorang pria yang jarak umurnya terpaut sangat jauh. Namun cinta Safa begitu tulus ia begitu sabar walau statusnya tak pernah menemukan titik ujung. Entah karena suaminya takut meresmikan hubungan mereka atau memang tak ada cinta untuk dirinya ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah R Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Entahlah apa yang harus Safa jawab, akankah ia mau menerima pertemanan dari Orlando. Sejujurnya Safa sangat membutuhkan teman jikalau ia tengah gunda seperti semalam. Tapi ia takut Febri akan marah jika Safa berteman dengan Orlando.

"Ayolah Cantik, mari kita berteman !" ucap Orlando lagi.

"Nama ku Safa bukan cantik, gimana sih !"

"Ok aku akan memanggilmu Safa, dengan syarat kau mau menerima pertemanan dariku"

"Ya sudah iya, aku mau berteman dengan mu"

Orlando tersenyum bahagia, inilah yang ia inginkan yaitu berteman dengan Safa. Sejak pertama melihat Safa entah kenapa ada perasaan yang aneh yang Orlando rasakan. Tapi saat mengetahui kalau Safa sudah menikah Orlando hanya menginginkan pertemanan.

"Terima kasih, sekarang aku minta nomor ponselmu !"

"Buat apa ?"

"Kita kan sudah berteman, bukankah sebagai teman kita harus saling menghubungi"

Safa akhirnya menyebutkan berapa nomor ponselnya, setelah itu Safa pergi karena ia harus menyelesaikan memasak sebelum sang suami datang.

******

Febri baru saja memarkirkan mobilnya di tempat yang telah di sediakan. Saat akan menuju Apartemen yang Safa tinggali. Febri berpapasan dengan Orlando.

Namun Febri tak menghiraukan, ia hanya mengangguk saat tak sengaja bersitatap dengan Orlando, sangat berbeda dengan Orlando yang menatap penampilan Febri dari atas sampai bawah.

"Benar-benar gak cocok kalau dia jadi suaminya Safa" ucap Orlando dalam hati.

Febri memasuki lif dan menekan tombol 5, setelah sampai disana, ia langsung menelpon Safa dan mengatakan kalau dirinya sudah di luar dan menyuruh Safa untuk membukakan pintu.

Beruntung Safa sudah selesai mandi, walaupun semenjak hamil Safa paling malas mandi pagi, tapi demi ingin menyambut dan membuat Febri nyaman Safa melakukan semua itu.

"Assalamualaikum" ucap Febri setelah sang istri membukakan pintu.

"Waalaikumsalam Mas" balas Safa, ia mencium punggung tangan suaminya.

"Wangi sekali, kamu masak apa Sayang ?" tanya Febri saat hidung nya mencium aroma masakan yang sangat wangi.

"Aku cuman masak sayur asam, lele goreng sama sambal mentah Mas"

"Enak tuh, hmmm Mas boleh gak makan disini ?"

"Ya boleh dong, kan aku sengaja masak itu buat Mas"

Febri terdiam ia menatap wajah Safa dengan seksama "Kamu serius masak itu semua untuk Mas ?"..

Safa menjawab dengan anggukan kepalanya, membuat Febri terharu dan tersenyum. Tak berselang lama Febri menarik Safa kedalam pelukan nya.

"Makasih ya sayang ! makasih untuk semuanya"

"Sama-sama Mas, itu memang sudah menjadi kewajiban ku untuk berbakti sama Mas. Walaupun kita nikah hanya secara sirih tapi tetap saja di hadapan Allah Mas adalah suami nya Safa"

Febri benar-benar tak menyangka kalau Safa akan berpikiran sedewasa ini. Hatinya kembali di selimuti dengan rasa haru yang begitu besar.

"Mas janji akan selalu membahagiakan kamu"

"Iya Mas, aku percaya kok"..

"Ya sudah yuk makan ! Mas sudah sangat lapar"

Safa terkekeh, ia melepaskan diri dari pelukan suaminya, kemudian mengajak Febri menuju meja makan.

Febri kembali di buat terkesima saat Safa melayani dirinya dengan sangat baik, tutur kata Safa yang lembut dan membuat hatinya tenang.

"Segini cukup Mas ?" tanya Safa.

"Cukup Sayang, entar kalau kurang Mas nambah lagi"

Safa mengangguk kemudian meletakkan piring yang sudah berisi nasi putih kehadapan Febri.

"Kamu gak makan juga ?" tanya Febri karena tak melihat Safa mengambil nasi juga.

"Aku baru saja selesai minum susu Mas, masih kenyang entar kalau di tambah lagi takutnya langsung emmmm...." Safa tak lagi melanjutka ucapan nya, karena Febri pasti mengerti tentang arah pembicaraan Safa.

"Mas mengerti, nanti Mas bawain obat mual ya, kalau kamu merasa mualnya parah kamu minum itu dan mualnya akan berkurang"

"Iiiisss.. Kenapa gak dari kemaren sih Mas bawain nya ?" Safa cemberut.

"Hehe, maaf Mas lupa"

Febri mulai menyantap makanannya, sangat lahap dan itu membuat Safa senang. Itu berarti makanan yang ia buat enak dan pas di lidah Febri.

"Istri Mas pintar masak juga ternyata" puji Febri.

Safa tersipu malu karena pujian dari suaminya.

*****

Selesai sarapan bersama Febri langsung pamit untuk bekerja, sebenarnya Safa masih ingin berada di dekat Febri. Ia ingin di manja dan di beri perhatian. Namun karena tuntutan pekerjaan Safa harus rela Febri tinggalkan.

"Emmmm, Mas" Safa terlihat ragu mengatakan nya.

"Iya ada apa ? katakan Sayang kamu mau apa ?"

"Nanti malam temenin aku ya Mas !"

"Kita lihat nanti ya, kalau Mas punya alasan yang pas pada Desi nanti Mas menginap disini. Soalnya Desi ngajakin makan malam berdua"

Safa langsung tersadar atas permintaan nya, tidak seharusnya ia meminta sesuatu yang sulit untuk Febri lakukan. Ia hanya bisa mengangguk dan berusaha sabar.

Menyadari raut wajah Safa yang berubah Febri hanya bisa menghela nafas panjang, ia tau istrinya itu sedang terluka..Tapi harus bagaimana lagi Febri tak bisa melakukan apa-apa untuk menolak keinginan Desi.

"Mas berangkat ya ! kamu jalan-jalan geh ! biar gak jenuh"

"Iya Mas"

Sekarang Febri benar-benar pergi, tanpa bertanya tentang perasaan Safa. Detik itu juga air mata Safa menetes namun secepat kilat ia menghapusnya.

Safa kembali menutup pintu, karena saking rapuhnya ia mendudukan diri dan menyandarkan tubuhnya pada pintu, Dadanya terasa sesak dalam menjalani rumah tangga seperti ini.

Jika dulu ia menginginkan mempunyai suami yang selalu ada di dekatnya, sangat berbeda dengan kenyataan yang ia terima. Safa harus sabar menanti kedatangan suaminya, bahkan untuk menelpon Febri saja Safa harus menunggu saat laki-laki itu mengiriminya pesan duluan.

"Hiks-hiks-hiks. Aku cuman mau di perhatikan sama kamu Mas, aku ini sedang mengandung anak kamu"

Bahkan malam ini Febri akan makan malam berdua dengan Desi, semua itu membuat Safa sadar dan tau diri bahwa ia hanya sebatas istri simpanan.

"Kira-kira Mas Febri makan malam dimana ya nanti malam ? aku mau lihat seperti apa mbak Desi"

"Aku bukan ingin mengganggu acara Mas Febri, aku cuman mau ketemu dan lihat seperti apa mbak Desi".

Safa memang begitu penasaran seperti apa sosok wanita yang menjadi istri tua suaminya itu. Karena kelak saat semuanya terungkap Safa sudah tak terkejut dengan kedatangan wanita asing yang akan mengaku sebagai istri nya Febri.

Namun bagaimana caranya supaya Safa tau tempat makan malam Febri nantinya, tidak mungkin kan ia bertanya pada Febri. Karena pasti Febri tak akan memberi tahunya.

"Apa minta bantuan Orlando ya ? kita kan sudah temenan !"

"Tapi nanti Orlando akan tau kalau aku hanya istri sirih Mas Febri"

"Atau gak usah bertemu kali ya, entar Mas Febri marah lagi"

----

...LIKE DAN KOMEN...

...ADD FAVORIT...

...KASIH HADIA (BUNGA/KOPI)...

1
Rina Rina
bener Thor biar kan Safa bahagia kasian dri awal nangis trus
Rina Rina
keren
Rina Rina
sama aq juga setuju
Rina Rina
rasakan itu masih ada di sia2kan
Rina Rina
betul itu kk
Rina Rina
bodoh udah dibilang pigi aja
Rina Rina
aq setuju pergi aja untuk apa cinta klo trsiksa
Rina Rina
klo aq jdi Safa pergi aja bawa anak nya biar gk sakit hati trus
Ray Jepara
Kecewa
Awind Widayanti
ga suka safa yg terlalu lemas sama kk tirinya
Awind Widayanti
kan udah liat d foto
Li Tho
Luar biasa
Starry💫
antara kasihan sama Desi dan juga kasihan sama Safa, tapi pingin banget menenggelamkan Febri di danau Sunter 😠
Nani Mardiani
Makanya wat kaum perempuan jangan mau dinikahi siri, rugi banget.
Klo kejadian kaya Safa harusnya Febri jujur sama istrinya klo dia sudah niduri perempuan lain walau karena kecelakaan. Istrinya mo terima apa gak itu sudah jg resiko Febri dan tanggungjawab sudah merusak kehormatan perempuan lain. Ini malah berbohong dan bohong terus lebih baik Safa pergi deh tinggalin Febri daripada tersakiti , lebih baik hidup bahagia bersama anakmu. Soal rezeki dan jodoh kan dah ada yg atur. Upps lupa deh ini kan novel 😄😄😄 jelas yg atur author donk. Safa selamat berjuang aja ya.
Enung Samsiah
naaahhh akhirnya ketauan juga di sembunyikan d mn pun akn ketauan juga,,,,
Enung Samsiah
aduuhh sipebi pdhl jngn bilng mau mkn berdua kan ibu hmil snsitif sedih jdinya,,
Enung Samsiah
aaaahhh rumah tangga kacau klu udh begini,,, ayo jdi siapa yg d salahkan,,,,
Enung Samsiah
rasa takut seorang istri pasti ada, semua istri pasti gitu
Dila Ayu
semangat y thor..
Jeany Cutex
ceritanya seru kayak di sinetron
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!