Novel ku kali ini menceritakan mengenai percintaan dan persahabatan,tapi bukan cinta dengan sahabat atau sahabat yang rebutan cinta.
Penasaran kan....yuk mampir diceritaku
Warning
tolong bijak dalam membaca ya,karena nantinya akan ada sedikit adegan +21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 26
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Pesanan mereka datang,mereka makan dengan tenang sambil menunggu yoga datang. Jantung Darmi berdetak tak karuan karena sudah lama tidak melihat wajah yoga,dia juga merasa takut jika yoga tidak mengingat nya. Selama ini Darmi selalu mengingat yoga,karena yoga lah yang pertama kali mencium Bahakan menjamah tubuhnya. Walaupun hanya sekedar saja tapi membuat Darmi suka dengan sentuhan yoga
Wajah Darmi memerah kala mengingat itu semua,dara terkejut melihat wajah Darmi yang memerah. Dara langsung meletakan tangannya diatas kening Darmi,Darmi tersentak dan menatap dara.
"kami ngak apa-apa kan dar?wajah kamu merah banget"ucap dara serius
"aku ngak pa-pa kok ra"jawab Darmi malu
flashback on
Sementara sebelumnya dikamar yoga
Setelah yoga menerima beberapa kaset DVD dari kakeknya,yoga masuk kedalam kamarnya dan mulai menghidupkan laptopnya dan memasukan kaset nya dilaptop. Pertama terlihat biasa saja,hanya dua orang pria dan wanita yang sedang makan malam.
Setelah makan mereka berciuman dengan tangan pria nya bergerilya kemana-mana,yoga terkejut melihat film itu.
"apa ini maksud kakek?kakek menyuruhku menyentuh Darmi ?"tanya yoga dalam hati
Yoga masih memperhatikan wanita dan pria yang masih berciuman,tanpa melepaskan ciumannya si pria menggendong wanita nya didepan sambil merrremasss bokong si wanita dan membawanya ke tempat tidur
Si pria mendudukan wanita dipangkuan nya masih dengan posisi yang sama sambil melepaskan ciuman nya dan berpindah ke bagian leher si wanita hingga ke bagian dada nya yang sudah sedikit terbuka, menggigit buah dada si wanita.
Baru ini yoga melihat film beginian,karena kesibukan dengan pekerjaan membuatnya tidak sempat menonton film. Si pria terus menciumi si wanita hingga tubuh wanita itu direbahkan ditempat tidur,si pria masih menciumi dan membuka pakaian wanita itu hingga tubuh wanita itu polos.
Yoga membelalakkan matanya,pria itu juga mengguullum dan merrremasss-reemaas gundukan si wanita dengan sesekali menjjjillatti nya hingga akhirnya si pria menjjjillatti seluruh tubuh wanita itu sampai bagian intinya. Terdengar suara desahan si wanita saat si pria memasukan senjata nya kedalam llluubaang vvvaggina si wanita,yoga ikut meraba senjata nya yang sudah berdiri
Lagi asyik meraba senjatanya,ponselnya berdering.
krriiiing.....krriiiing ....
Yoga mematikan laptopnya kemudian mengangkat panggilan telponnya
flashback off
Senjata yoga masih berdiri,dia harus menetralkan dirinya dulu agar senjatanya kembali seperti semula. Yoga bersiap-siap ingin menjemput dara dan Darmi,tapi tiba-tiba ada pesan masuk dan ternyata dari dara. Yoga duduk dipinggiran tempat tidur nya,sambil membalas pesan dara.
Tak lama kemudian kakeknya masuk kedalam kamar yoga,dia menatap yoga yang tersenyum melihat ponsel nya.
"ga ... kamu dah melihatnya?"tanya kakek
"sudah kek...kakek ini benar-benar mesum ya"jawab yoga sambil tersenyum
"nanti waktu berduaan dengan Darmi,kau harus mempraktekannya. Jangan biarkan Darmi lepas,mengerti??"ucap kakek tegas
"siap kek....yoga mau pergi dulu"jawab yoga sambil memberi hormat menandakan dia akan melaksanakan perintah kakeknya untuk menggarap Darmi
Yoga berjalan ke mobilnya,dia melajukan mobilnya menuju ke cafe dimana dara mengirimkan alamatnya.
Hanya butuh setengah jam yoga sudah sampai didepan cafe,dia turun dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam cafe itu. Matanya celingukan mencari sosok wanita yang dicintainya,saat matanya menatap wajah wanita yang dicintainya. Yoga tersenyum senang,dia harus menetralkan jantungnya agar tidak keluar dari tubuhnya
Darmi masih menunduk menatap ponselnya ,dia sudah merasa gerah dengan pakaiannya. Dia ingin segera mandi dan berganti pakaian tapi karena harus menunggu yoga jadinya dia tidak bisa mandi dan mengganti pakaiannya
Darmi membuka kancing depannya hingga menampakan belahan dadanya,dia tidak sadar jika yoga sudah berada dibelakang nya. Darmi mengibas-ngibaskan kemejanya,dia benar-benar merasa gerah. Yoga memandangi belahan dada Darmi dari atas kepala nya,tidak ada seorang pun yang sadar akan kedatangan yoga hingga akhirnya seorang pria mendekati Darmi dari depan.
"eekhm....boleh saya gabung?"tanya pria itu menatap Darmi
yoga merasa risih melihat pria itu,dia langsung duduk disebelah kursi Darmi. Darmi menatap yoga,begitu juga dengan wanita yang dari tadi sibuk berdandan
"maaf ya mas... kami lagi ngak ingin diganggu"jawab dara blak-blakan
"oo.... baiklah,tapi boleh kah saya berkenalan dengan wanita cantik ini?"tanya pria itu sambil menatap Darmi
Yoga menarik tangan Darmi dibawah meja,dia menggenggam nya dengan sangat erat. Darmi terkejut dan langsung menatap mata yoga yang sudah menatap nya dengan tajam.
"boleh kok mas ...hanya saja aku sudah punya pacar"jawab Darmi
Yoga semakin membulatkan matanya,pria itu mengulurkan tangannya.
"saya sih tidak masalah,belum tentu pacar kamu akan menjadi suami mu nantinya....saya Randy "jelas pria itu sambil menunggu sambutan tangan Darmi
Dibawah meja,Darmi menghempaskan tangan yoga. Darmi membalas uluran tangan Randy
"ada benarnya juga ucapan kamu mas"jawab Darmi
"hhmm....bolehkah aku minta nomor ponsel kamu?"tanya pria itu masih berdiri didepan Darmi
"itu privasi mas....aku janji,jika kita bertemu lagi maka aku akan memberikan nomor ponselku. Kalau untuk sekarang,aku tidak mau"jawab Darmi lagi
"baiklah....aku berharap akan ada pertemuan kita selanjutnya"ucap pria itu dengan segera pamit dan pergi meninggalkan mereka
"apa kabar ga?"tanya wanita itu yang duduk dihadapan yoga bersebelahan dengan dara
Yoga masih diam,tangannya dibawah meja sedang meremas paha Darmi karena tangannya tadi di hempaskan oleh Darmi .
Darmi diam saja tangan yoga berada di pahanya,dia melirik yoga yang tidak menjawab pertanyaan wanita itu.
"eekhmm....mas yoga,ditanyain tuh"ucap dara sedikit kesal karena niatnya dara ingin membuat Darmi cemburu
"oo...iya,aku baik"jawab yoga sambil memandang wanita didepannya
"kamu.... sepertinya aku pernah melihat mu"ucap yoga lagi mengingat-ingat
"iya....aku anaknya pak Atmaja"jawab wanita itu sambil tersenyum karena memang mereka pernah bertemu diacara amal perusahaan
"oo....pantas saja"ucap yoga sambil tersenyum
Yoga mengelus-elus paha Darmi dibawah meja,tangannya mulai naik ke bagian sensitif Darmi. Darmi memegang tangan yoga yang sudah berada dibagian sensitif nya yang ditekan-tekan oleh yoga,Darmi menatap wajah yoga. Tapi yoga malah terlihat acuh saja,sambil menanyakan keluarga wanita itu membuat Darmi sedikit merasa sesak.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘🥰